NovelToon NovelToon
MY LOVELY BRONDONG

MY LOVELY BRONDONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Nikahmuda / Berondong
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Calon suaminya tak datang saat hari H pernikahan, Pevita menangis dan malu sekali. Ditambah amarah sang papa sangat terlihat jelas, keluarga dokter dipermalukan sampai begini tentu tak terima.

Keajaiban justru datang dari Kalandra, keponakan ibu tiri Pevita, dengan berani maju, berniat menggantikan sang pengantin pria. Jelas saja Pevita tak mau, tapi melihat kesungguhan Kalandra, papa Pevita pun menerima.

"Kamu tuh bocil, kenapa sok-sok an mau menikahiku segala sih?" protes Pevita setelah rangkaian pernikahan selesai malam itu.

"Namanya juga jodoh, tidak akan salah alamat kan," Pevita hanya memutar bola mata malas mendengar ungkapan hati sang suami yang terpaut usia 2 tahun lebih muda darinya.

Dunia Pevita siap gonjang-ganjing karena pemuda brondong ini. Alamak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BUKAN BOCIL BIASA

Lo dan suami lo nikah gimmick ya?

Sebuah pesan masuk di ponsel Pevita dari nomor tak dikenal. Pevita pun cek profil, dia tersenyum sinis ternyata Andro. Aneh juga, kenapa dia menghubungi Pevita lagi setelah sekian lama lost contact. Malas juga membalas.

Kenapa gak bales? Mau tarik ulur? Atau biar gue chat lo terus? Lagi, Andro mengirim pesan saat Pevita sudah pulang. Lama-lama risih juga.

Gue akui sih, lo makin cantik. Sayang udah nikah, sama brondong lagi. Gak mungkin kalau kalian masih ori. Atau sebelum sama brondong sudah dicicipi Pak Dokter. Entah apa tujuan Andro meneror Pevita, sumpah risih. Apalagi pandangan Andro pada Pevita terkesan mesum.

Oke, sekali lagi tak perlu digubris. Tapi Pevita tetap screenshoot chat yang dikirim Andro, khawatir saja dia memelintir cerita.

Pev, sebenarnya gue tuh pengen dekat lagi sama lo. Terlepas status lo sudah nikah. Bisa gak kita kayak dulu lagi? Santai aja. Gue jomblo kok, dan gue yakin suami lo gak berani menghalangi pertemanan kita. Mau gak? Balik lagi kayak dulu.

"Nyawit nih cowok!" gumaman Pevita ternyata terdengar Kala.

"Kenapa, Yang?" tanya Kala, mengalihkan pandangan dari laptopnya. Minggu ini tugas kuliah Kala lagi banyak, beruntung tak ada panggilan proyek.

Pevita ingin mengabaikan, tapi Andro sepertinya tak mau mengakhiri spam chat. Terpaksa Pevita mendekati sang suami dan menunjukkan ponselnya. Bukan apa-apa, khawatir Andro nekad saat di kampus, dan Kala tahu belakangan, malah terjadi pertengkaran. Toh, Kala juga sangat terbuka terkait akses ponsel.

"Mantan kamu?" tanya Kala setelah membaca room chat tersebut, Pevita menggeleng dan menceritakan asal muasal kedekatan dia dan lelaki itu dulu.

"Coba lihat profilnya, apa sama dengan cowok yang lihat kita di kantin tadi?" tanya Pevita memastikan. Kala pun melihatnya, agak lupa-lupa ingat, namanya juga melihat sekilas.

"Lupa Sayang. Balas saja, kemudian blokir!" usul Kala tegas, kemudian dia meneruskan mengerjakan tugas. Pevita pun menuruti saran sang suami untuk membalas lalu memblokirnya.

Gue istri orang. Semoga saja dengan balasan Pevita ini, Andro menyadari bahwa tawarannya tidak pantas ditujukan pada istri orang. Merasa lega, Pevita pun melanjutkan membuat kliping masakan nusantara pada setiap daerah.

Sedangkan Kala, berhenti sejenak mengerjakan tugas. Dia malah membuka ponsel, menyimpan nomor yang beberapa menit lalu ia hafal. "CALON PEBINOR" begitu Kala menamai nomor tersebut.

Yah, saat membaca room chat Pevita dan Andro tadi, Kala sengaja menghafal nomor tersebut.

Malam. Dengan Bang Andro? Sengaja Kala bersikap sopan dulu.

Iya. Ini siapa? Kala mengerutkan dahi, secepat itu respondnya, kurang kerjaan sekali makanya bisa chat bini orang.

Gue suami dari Pevita. Kala pun mengimbangi kecepatan membalas pesan.

Wow, ada apa nih tiba-tiba chat? Jangan bilang lo cek ponsel istri lo. Wih, gak percaya sama kelakuan istri lo? Balasan Andro provokatif, tapi Kala tak mau buang energi buat adu argumen dengannya.

Cuma mau ngingetin, pesan lo gak sopan buat bini orang.

Kata siapa gak sopan? Lo? Masih bocil gak usah pura-pura bisa jaga bini lo. Palingan lo kalah sama istri lo. Jadi kacung kan lo? Andro emosi.

Kayaknya lo gak bisa diajak bicara baik-baik emang ya. Meski gue masih bocil, gue suami bagi Pevita dan berhak buat cut siapa pun yang toxic bagi dia. Kala tak mau terintimidasi.

Wah so sweet. Sok sok an bela istri lo, palingan rumah tangga kalian gak lama. Tangan Andro makin ngeselin.

Kala berdehem, tersulut emosi.

Widih. Saingan sama peramal nih. Sok tahu masa depan orang. Gelar lapak gih, buka outlet ramalan biar punya kerjaan, gak ganggu bini orang. Kala makin berani.

Bacot. Gue tunggu lo di area parkir Vokasi kalau lo emang laki.

Oke. Kala tak pernah takut meski dipandang bocil. Demi menyelamatkan harga diri sang istri, Andro harus diberi pelajaran kalau tidak dia akan terus spam chat yang menjurus pada pelecehan.

Kala tak mengatakan apapun pada Pevita, biarlah ini menjadi urusan laki-laki. Kalau pun nanti bonyok, ya resiko, mau gimana lagi.

Hari itu, Kala beralasan banyak urusan sejak pagi, tujuannya agar sang istri tak nebeng, dan berangkat pakai mobil saja. Pevita pun mengiyakan, karena tahu aktivitas dan tugas sang suami lagi padat. Keduanya berangkat masing-masing.

Entah mengapa, selama perkuliahan, Pevita tak tenang, kepikiran Kala. Di sela-sela penjelasan dosen, Pevita mengirim pesan pada Kala.

Di mana?

Kelas. Memang benar Kala di kelas, ia pun menyertakan foto saat berdiskusi kelompok dalam kelas.

Pevita tenang. Ganti sesi kuliah, kembali kepikiran pada Kala. Pesan yang dikirim pun sama, Di mana? Jawaban Kala pun sama, kelas.

Setelah sholat dhuhur, Pevita mengirim pesan pada Kala ajakan untuk makan siang, dan Kala pun mengiyakan. Keduanya pun makan siang di kantin Fakultas Teknik, Kala masih ada satu kuliah lagi setelah ini.

"Kamu yakin gak menyembunyikan sesuatu?" tanya Pevita curiga.

Kala yang mempercepat makan siangnya, menggeleng. "Enggak ada. Aku cuma lagi banyak tugas dan presentasi saja, biasa matkul umum dan dasar kan banyak diskusi, karena kita sudah punya pemahaman sebelumnya di SMA."

Pevita pun percaya, setelah makan siang, Pevita izin untuk pergi bersama teman-temannya, nongkrong di cafe depan kampus, sekaligus diskusi model tumpeng yang akan digunakan untuk praktik.

"Kenapa gak di area kampus, ke kantin atau gazebo?" tanya Kala, menyamakan dengan teman dan dirinya kalau ada tugas kelompok mengerjakan di area kampus.

"Bosen," jawaban khas para cewek. Kala pun memberi pesan gak usah centil, sebelum mereka berpisah. Rasa khawatir pada sang suami masih ada, apalagi Pevita pulang lebih dulu. Ia sampai spam chat pada Kala, karena sampai jam 5 sore Kala tidak membalas pesan Pevita.

Acil kelar kelas jam berapa?

Cil, udah jam 4 lebih, masih ada tugas kelompok kah. Aku udah di rumah?

Cil kok gak balas.

Baterai habis kah?

Eh Acil, gue timpuk lo ya, kok gak balas pesan gue. Ini udah jam 5 asal lo tahu.

Cil, gak lucu ya. Ini sudah mau maghrib lo di mana?

Kala benar menemui Andro, tapi dia tak mau terluka konyol. Sebelum ke tempat janjian, ia menemui satpam kampus. Meminta berjaga-jaga bila ada yang terluka. Kala juga menjelaskan tujuannya menemui seseorang tersebut, dengan alasan Sebelum ada pelecehan lebih lanjut, dia harus dikasih paham secara laki-laki, Pak.

Pak satpam awalnya gak mau, nanti urusannya panjang, namun Kala menjamin tidak akan timbul masalah di kemudian hari. Kala berpesan, kalau adu jotosnya sudah dianggap berlebihan, pak satpam boleh muncul. Dengan alasan logis, pak satpam pun setuju. Dua orang berjaga-jaga di area itu, melihat sepak terjang dua laki-laki sok jagoan ini.

"Nyali lo gede juga! Datang ke sini sendiri," sindir Andro yang sudah menunggu Kala, duduk di atas motor sembari merokok.

"Gue gak mau ada kekerasan, gue cuma mau bilang gak usah ganggu istri gue dengan spam chat begitu!" Kala masih bicara baik-baik, cuma Andro saja yang merasa tertolak oleh Pevita, dan memilih Kala yang lebih muda.

"Kalau gue gak mau!" tantang Andro.

"Terus lo mau apa? Lo gak malu usia lo lebih tua dari gue tapi ngincer bini orang? Emang gak laku banget," inilah ucapan Kala yang memancing emosi Andro, sebuah bogeman mengenai sudut bibir Kala, namun Kala tak membalas dengan bogeman, ia langsung mempraktikkan latihan taekwondo saat SMA dulu, mengunci leher Andro dengan kaki.

"Sekali lagi gue peringatkan, ganggu istri gue baik chat maupun langsung, leher lo ini gue patahkan," ucap Kala dengan kekuatan penuh, menekan area leher Andro. Pria itu meringis, dan terdengar pelan Iya ampun. Gue janji gak ganggu Pevita.

1
Septyana Kartika
neeeek....aku bawa lakban nih..
yuk bisa yuk kita lakban bntar aja
Lel: gak bisa napas ntar
total 1 replies
apiii
Makan soto di sore hari,Ditambah kecap rasanya gurih.Para pembaca setia menanti,Ayo author ketik lagi dengan gigih🤭
Lel: capeeekkkk kriting akooohh
total 1 replies
apiii
dosa ga si kalo papa pevita bius neneknya kala?
Lel: bolej🤣🤣🤣
total 1 replies
Vivi Zenidar
ajak nenek ke tengah laut...... refresing..... pas di tengah laut.... ceburin
Lel: nguras laut sekalian
total 1 replies
Lel
jahat gak sih 🤣
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
maaf typo g ini pev, boleh ngomong sm kala dl? tp yg tnya pevita🙏
Lel: oke mksh
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
🤣🤣🤣mlh bhs perihal gaya d ranjang
Lel: biasa anak gen z main ceplos aja
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
oh nenek crwet itu dr papa e kala? brti mm kala sm bunda pevita ipar?
Lel: iyes tul
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nk ra eling wes umur tak tempeleng🤣🤣 lambene ra duwe rem si nenek
Lel: ihhh tapi ada loh semakin tua semakin cerewet
total 1 replies
Sherly Neovita
🥰🥰🥰🥰🥰
Septyana Kartika
nek pulang yuk
besok jadwal latihan Zumba lo
Lel: hwkwkkwklw pinggang copottt
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
gt g boleh d lawan ya , orgtua kolot merasa bener sndiri anak menghargai mlh mkn njengkeli kl nyakitin orgtua g dosa..minimal dksh sadar bentak aja biar degdeg ser jantungnya🤣🤣
Lel: serangan jantung dong nanti
total 1 replies
Vivi Zenidar
speechless..,.. ngadepin nenek
Lel
nanti dikira durhaka
Wahyuni Abuzar
🙄
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
pake tongkat g si nenek, kl iya ambil tongkatnya pev jgn buat mukul tp bkn nenek itu tersandung🤭
Lel: dijegal aja gitu kah🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
langkah yg benar pev , krg kasar mnrtku gtulah org tua d maklumi trs ngelunjak
Septyana Kartika
nek....jalan jalan yuk ...pake sepatu roda...aku dorong deh dari belakang
Lel: jatuh dong kakkkk🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Vivi Zenidar
Nenek bisa dibikin struk Thor??????
Lel: kayaknya butuh bantuan lantai kamar mandi ya🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jahat banget mulutnya , untung tua kl enggak udh pevita tampol kan
Lel: iya bakal ditampol
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!