NovelToon NovelToon
Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Cinta Lansia
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: husna_az

Ainun yang sudah berusia senja, harus mengurus Alif—cucunya—yang tingkat kenakalannya luar biasa. Beberapa kali dia dipanggil ke sekolah karena Alif membuat ulah. Meskipun begitu Ainun sangat menyayangi cucunya itu.

Hingga suatu hari datanglah murid baru dari kota yang ternyata cucu dari Malik, yang merupakan mantan kekasih Ainun. Perasaan tidak enak dan canggung pun membuat keduanya bingung harus bagaimana. Namun, tanpa disadari semua itu adalah awal dari cinta lama yang kembali hadir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"Fajar, kamu tidak sedang mengerjai Opa Malik, kan?" tanya Laila dengan memicingkan matanya ke arah cucunya.

"Ya enggaklah. Memang bener kok, kalau Alif minta beliin bubur ayam, hanya saja dia mintanya aku yang beliin dan anterin ke rumahnya. Ya sudah, mumpung di sini ada Opa Malik 'kan bisa sekalian apel ke rumah omanya Alif. Ini juga menguntungkan Opa Malik," kilah Fajar yang tidak ingin disalahkan.

"Jadi intinya kamu memang ngerjain Opa Malik 'kan?"

"Ya ... 'kan emang aku tidak salah. Apa yang aku katakan tadi benar."

"Sudahlah, Ma, biarkan saja. Lagi pula Malik juga senang bisa pergi ke rumahnya Ainun," sela Harun.

"Nanti kalau Ainun marah bagaimana?"

"Tidak akan. Kan yang minta dianterin bubur ayam itu Alif. Malik cuma datang sesuai keinginan Alif. Malik juga pasti punya cara untuk lari dari kesalahannya. Kamu seperti tidak mengenalnya saja. Sudahlah, biarkan saja. Walaupun nanti diusir juga Malik tidak akan mau dan beralasan."

Laila akhirnya mengangguk saja. Benar apa yang dikatakan sang suami. Malik juga sudah tua, bukan anak kecil yang harus diajari harus melakukan apa di rumah orang. Pria itu pasti tahu mau bagaimana menghadapi wanita seperti Ainun karena Malik lebih tahu segalanya dibandingkan dirinya yang seorang teman.

***

Malik sudah membelikan bubur yang diminta oleh Alif. Tadi dia sempat mengirim pesan pada Fajar dan bertanya, Alif maunya bubur ayam yang beli di mana dan Fajar pun membebaskan Malik untuk pergi membeli di mana pun, karena memang Alif tidak mengatakan mau bubur ayam yang di mana dan bagaimana. Juga tidak lupa teh hangat serta kue untuk cemilan.

Semuanya sudah lengkap di tangan Malik, bahkan kue yang dibeli jumlahnya cukup banyak. Mungkin cukup sampai besok. Sebenarnya tadi Malik asal pilih saja, tidak menyangka jika jadi segini banyak. Mau bagaimana lagi, jadi dia bawa saja. Tidak mungkin dia bawa pulang, siapa juga yang akan makan nanti, dia hanya hidup seorang diri.

Begitu sampai di rumah Ainun, Malik segera mengetuk pintu. Sebelumnya dia pernah datang ke sini waktu mengantar Ainun pulang, tapi hanya sampai di depan pagar saja. Saat itu sudah malam setelah makan malam.

Sekarang saat pagi hari suasana terlihat lebih jelas, pemandangan di sekitar terlihat begitu asri, sesuai dengan keinginan Ainun dulu, yang ingin memiliki rumah minimalis dengan kebun yang luas agar bisa ditanami berbagai macam tanaman kesukaannya, bahkan kalau bisa dipakai untuk kebun sayuran dan buah. Pintu utama terbuka, tampak Alif yang menggunakan setelan santai.

"Assalamualaikum, selamat pagi, Alif," sapa Malik.

"Waalaikumsalam, pagi juga, Opa. Ini masih sangat pagi, kenapa Opa sudah bertamu?"

"Bukankah tadi kamu pesan bubur ayam? Ini Opa belikan."

Alif mengerutkan keningnya, mencoba berpikir kapan dirinya meminta Malik untuk membelikan bubur ayam? Sungguh tidak sopan sekali memerintah orang tua.

"Tapi aku tadi mintanya sama Fajar, kenapa jadi Opa yang belikan?"

"Tadi Opa ada di rumah Fajar dan kebetulan tidak ada kerjaan, jadi tidak apa-apa biar Opa yang belikan. Fajar juga masih ngantuk kelihatannya."

"Tapi 'kan aku jadi nggak enak, massa aku minta tolong sama orang yang lebih tua," ujar Alif dengan perasaan tidak enak.

Sungguh dia pun tidak tahu jika yang datang adalah Malik. Fajar ini membuat masalah saja untuknya. Bagaimana bisa pemuda itu meminta orang tua datang dan memintanya untuk membelikan bubur ayam? Pasti dirinya nanti akan dimarahi omanya padahal bukan dirinya yang memerintah.

"Alif, siapa yang datang? Kenapa kamu lama sekali?" tanya Ainun dari dalam kebetulan wanita itu sedang mempersiapkan sarapan.

"Itu ...."

"Siapa?"

"Ini ... itu ...."

"Ini, itu, apa sih?" tanya Ainun sambil berjalan keluar.

Wanita itu terkejut saat melihat keberadaan Malik di sana. Apalagi penampilannya saat ini sungguh terlihat lusuh sekali. Bagaimana tidak Dia baru saja selesai masak, pasti bau bawang dan keringat di mana-mana. Belum lagi daster lusuhnya yang semakin membuatnya terlihat buruk.

Namun, berbeda dengan pandangan Malik, justru di matanya Ainun terlihat begitu cantik dengan tampilan yang begitu sederhana dan biasa aja. Dulu inilah yang dia inginkan, saat di pagi hari dia bisa melihat tampilan Ainun apa adanya dengan pakaian apa adanya juga dan tanpa riasan sedikit pun.

1
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor
Love You Z♥️
aku ngak puas bacanya,,, padahal novelnya baguuussss,,, ngak melulu percintaan anak muda remaja atau dewasa,,, tapi dicerita yang mengisahkan lansia lansia iniiii menunjukkan setia itu mahaaalll
Husna_az: terimakasih atas ulasannya kak🙏
total 1 replies
Love You Z♥️
uploadlaahhh 2 bab sehari thooooorrrr,,,
Love You Z♥️
semangat teruuussss othooooooorrrrrr,,,
ceritanya baguuuuss,,, aluuuurrrnnnyyaaa aku suka bangeeettttt,,,,, 😍😍😍😍
gaby
Seru thor, sangat jarang ada novel kisah cinta paruh baya, bahkan bila adapun biasanya mereka baru pny anak, bukan cucu yg dah remaja. Btw dr awal bab ga di sebutin brp usia mereka, biar kt bisa berhalu ria
gaby
Seru, kisah cinta pasangan paruh baya👍👍
gaby
Penyakit anak jaman skrg gitu, ga menghargai orangtua. Dulu ketika mereka msh anak2, kita para orang tua yg repot mwngasuhnya. Giliran anak2 dah dewasa & berumahtangga, kita jg yg harus jd babu ngurus cucu. Harusnya menikmati sisa usia dgn pikiran tenang, ini malah di bebani jg babu sitter. Kalo pasutri sama2 kerja, alangkah baiknya sewa pembantu buat ngasuh anak, tp tetep nenek atau kakeknya bantu pantau doang.
Love You Z♥️
sering sering up yaaa thooorrr
novelnya baguuuuss,,,, alur ceritanya juga bagussss,, aku suka😍
Husna_az: insyaallah diusahakan ya kak
total 1 replies
Mira Hastati
bagus
Nurgusnawati Nunung
semoga berhasil usaha kalian.. Fajar, Alif
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor..
Nurgusnawati Nunung
Alif . bisa juga ngerayu oma.
Nurgusnawati Nunung
Fajar anak yang baik. masih memikirkan opa Malik..
Nurgusnawati Nunung
Aduh.. opa Malik suka nge ghibah juga yaa. 🤣
Endang Sulistia
pret...manisnya mulutmu lif..
Endang Sulistia
lanjut thor...
Endang Sulistia
betul tuh lif..👍
Endang Sulistia
cocok Alif Ama fajar jadi saudara
Endang Sulistia
🤪🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!