NovelToon NovelToon
ISTRIKU MENDIAMIKU

ISTRIKU MENDIAMIKU

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:230.6k
Nilai: 5
Nama Author: Saskiah Khairani

Setelah Andra menikah lagi, Armila berubah. Ia menjadikan suaminya ini ada, tapi tiada. Sapaan, rayuan dan keberadaanku serupa angin lalu.
Diamnya armila membuat Andra stres.
Pernikahannya dengan resti pun menjadi tidak harmonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saskiah Khairani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

APALAGI

RESTI

"Kata dokter ibu beneran hamil. Kok, bisa, ya, Bu? Bukannya cuma pura-pura?"

Aku sama bingungnya dengan bi Mimin tentang diagnosis hamil dari dokter di rumah sakit ini. Bahkan katanya aku di kuret pasca jatuh itu. Mana mungkin hamil bohongan bisa dikuret. Masa iya dokter salah mendeteksi.

"Ibu telat haid, gak?"

Aku menggerakkan bola mata ke kanan dan ke kiri ketika sedang berpikir. Coba membuka lembar-lembar ingatan tentang jadwal datang bulan.

"Kayaknya emang udah telat seminggu, deh. Jadi, aku beneran hamil, Bi! Ya, Tuhan, berarti memang keguguran!"

Aku menutup mulut dengan kedua

tangan ketika menyadari hal tersebut. Jantungku tiba-tiba detakannya mengencang sebab benar-benar kaget akan fakta yang baru diketahui.

Andai tahu benar-benar hamil, aku tak akan melakukan strategi gila ini.

Tadinya aku pikir menggelinding di tangga bisa jadi alibi gugurnya kandungan. Sudah kusediakan kantung darah di pakaian dalam sehingga ketika jatuh akan pecah. Jadi tampak sebagai kasus keguguran.

"Bi... Aku beneran keguguran. Ya, Tuhan, aku 'kan memang pengen anak dari mas Andra biar ikatan kami kuat. Malah hilang sekarang. Ini gara-gara kamu yang bikin ide gak becus!"

Aku menunjuk ke arah bi Mimin yang memasang tampang tak bersalah. Sebal sekali melihat gerakan mata dan bibirnya itu. Cocok kalau kujadikan pelampiasan amarah atas hilangnya anakku.

"Loh, loh mana saya tahu ibu hamil beneran. Ibu jangan nyalahin saya, dong. Kita 'kan sepakat kerjasama. Mana saya harus akting di depan bapak! Udah jiper aja, nih nyali!"

Memang benar aku tidak bisa menyalahkan bi Mimin secara mutlak sebab ini kesepakatan bersama. Tentang kehamilan, jangankan dia, aku saja tidak tahu. Pantas saja memang suka mual dan pusing beneran. Tapi karena hati sangat kesal, dia harus tetap jadi sasaran amarah.

"Keluar kamu, muak lihat mukamu yang super jelek itu, keluar sebelum saya lempar ke hutan A****n!"

Suaraku jadi tak terkendali. Untung di ruangan ini tak ada siapa-siapa. Tanganku juga sampai tunjuk-tunjuk wajah bi Mimin.

"Ibu jangan ngusir saya dulu, dengerin, nih petuah dari wnaita cerdas dan cantik jelita. Meski ibu kehilangan bayi, tapi percaya sama saya, ibu akan memiliki pak Andra seutuhnya. Lihat aja, bentar lagi wanita itu akan diceraikan! Dan, kebohongan kita juga gak kebukti, sebab ibu beneran hamil! Bayi, mah bikin lagi aja, Bu gampang!"

Kata-kata bi Mimin ada benarnya. Meski keguguran, aku dapat hadiah lebih besar, yaitu perceraian Armila dan Mas Andra. Kalau tidak ada tragedi ini, mungkin akan sulit perpisahan terjadi. Masalahnya mas Andra, tuh bego sebab cinta banget sama wanita bodoh itu.

"Ibu harus pura-pura baik dan memaafkan bu Armila. Biar apa? Biar ibu makin disayang dan dia makin dibenci. Hasilnya pikiran pak Andra akan berbalik seribu derajat!" jelas bi Mimin selanjutnya

"Tumben otakmu pinter. Makan apa semalem?"

"Saya emang udah pinter dari orok, Bu. Makanya ibu gak boleh galak ma saya. Malah kudu ngasih banyak bonus biar ide saya lancar!"

"Bonus aja yang dipikirin! Kerja kerja, kerja!"

"Ih, ibu kayak seseitu aja, deh!"

Aku tak mendengar lagi celotehan bi Mimin sebab pikiran mulai fokus pada langkah ke depan. Belum tentu juga Mas Andra menceraikan Armila meski kasusnya pengguguran anak. Maka dari itu harus ada langkah-langkah strategis berikutnya yang bisa mewujudkan tercapainya tujuan menyingkirkan Armila.

Kurasa bersikap pura-pura baik tidak cukup untuk membuat Mas Andra terikat sempurna. Harus ada jalan yang lebih ekstrim agar bisa dengan mudah kata talak itu terucap.

Kira-kira fitnah apalagi yang harus aku sebarkan agar wanita itu benar-benar buruk di mata masa Andra?

Fitnahnya perselingkuhan kurasa tidak akan mempan. Armila bukan tipe wanita penggoda lelaki. Dia itu wanita rumahan seperti ibu peri. Buktinya waktu kasus dengan Reiga, mudah sekali untuk dibalikkan.

"Pikirin gimana caranya biar mas Andra makin benci sama Armila!"

"Saya mikir kalau udah lihat yang merah, Bu. Pasti kenceng puol. Kalau belum ada, suka rada lola. Satu aja dulu, Bu, anggep DP!"

"Sontoloyo banget, sih kamu. Aku, tuh jalan aja masih males, kamu sudah minta uang!"

"Gimana, ya, Bu. Saya butuh duit buat beli bedak sama eye shadow. Itu, tuh bisa bikin mood saya naik terus. Ide juga langsung lancar!"

"Iya, iya nanti dikasih. Sekarang mikir dulu!"

"Siap, komandan!"

*

Luar biasa, akhirnya Armila meminta cerai tanpa aku harus bertindak lebih jahat lagi. Gugatan cerainya sudah masuk ke pengadilan dan telah siap dilaksanakan sidang.

Selepas kepergian Armila, Mas Andra seperti orang linglung. Banyak bengong dan kadang salah mengerjakan beberapa hal. Ia menghabiskan waktu di beranda sambil menatap pada taman dan kolam. Sesekali melihat ke arah awan.

Aku tak boleh mengusiknya saat ini.

Biarkan menikmati kebaperannya dulu. Aku tidak boleh menunjukkan kebahagiaan saat ia larut dalam duka sebab sangat berbahaya.

Kalau ingin pesta nanti jika keputusan pengadilan sudah dipukul palu. Sekarang sandiwara dulu saja. Pura-pura merasa bersalah telah membuat Armila menggugat cerai. Anggap itu permainan menyenangkan.

"Aku yang bersalah telah membuat mba Armila menggugat cerai. Aku memang jahat, Mas, jahat!"

Aku memasang tampang penuh penyesalan. Tak lupa air mata dicucurkan agar mengesankan kesungguhan. Harusnya aku, tuh dapat penghargaan sebagai artis terbaik.

"Jangan terus menyalahkan diri sendiri. Yang sesungguhnya bersalah adalah Mas. Tak bisa menjaga Armila hingga ia berontak ingin kebebasan.

Tapi, Mas akan tetap berjuang untuk keputusan cerai itu tak terjadi."

Hmmm!

1
falea sezi
🤣🤣 najis bgt ini ae mila masih mau ma batangan satu kecil bekas lacur🤣🤣. bodoh kali kayak. gk ada. laki. lain. aja
Heny
Cerita nya hampir sm dng aku ingin bahagia
Maul 123
ngeselin
Maul 123
lambat sekali ambil keputusan
Maul 123
asyikk💪💪💪
Maul 123
adaa dukunnya woooii
Maul 123
🤣🤣🤣🤣🤣egois lu tong
Maul 123
jurig 🤭
Maul 123
bab ini membagongkan, tiba2 kondangan
Maul 123
dungu
Titien Prawiro
Dasar keluargs gk pendidikan omong tanpa fikir dulu, nanti kamu keluar dari penjara badan dan muka kamu sdh bonyok, tdk laku lagi.
Titien Prawiro
Nah benarkan jadi buron, makanya jadi tuh jangan jahat, terus kalian mau lari kemana? ini sepertinya polisi masang strategi, kalau bekal sdh habis baru polisi bergerak. memang enak jadi buron.
Titien Prawiro
ada keajaiban Antin sadar
Titien Prawiro
Istri Rafael sakit setiap hari diracun sama Rafael. semoga ada keajaiban Angin sadar dan sehat segar bugar, dan balas dendam pada Resti dan Rafael, biar pada masuk penjara.
Maul 123
💪💪💪💪💪💪
Maul 123
💪
Titien Prawiro
Andra kamu harus belajar bela diri atau bayar bodyguard. buat jaga keluargamu dan kamu sendiri. si Resti gila, keluarganya kere, makanya dia silau melihat uang banyak
Titien Prawiro
Buat Resti dan keluarganya hancur thor mereka kan preman pasar, berantas saja tuh preman2 meresahkan.
Maul 123
di goblok
Titien Prawiro
Tadi katanya rumah Irna didepan rumah Reiga dan sekarang mau kerumah Irna dalam perjalanan jauh, gimn ney ceritanya
sudah nyambungnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!