NovelToon NovelToon
The Girl Who Likes Me

The Girl Who Likes Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:245.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elkuna

Sebuah tragedi berhasil merenggangkan hubungan persahabatan di antara Juni dan Risa, sehingga membuat keduanya harus berpisah untuk sementara.

Setelah sama-sama melalui tahun yang berat, Juni dan Risa mengalami perubahan drastis.

Juni yang dulunya gendut dan ceria berubah menjadi tampan dan pendiam. Dia hanya baik kepada satu gadis bernama Amelia.

Pada semester kedua di tahun pertama Juni kuliah, dia dikejutkan dengan kedatangan Risa sebagai mahasiswi baru. Bagaimana tidak? gadis itu menjadi lebih agresif dan tomboy dari biasanya. Risa bilang dia datang kembali untuk mendapatkan cinta dari sahabatnya.

"Aku mencintai Amelia, titik!"- Juni.

"Aku akan melakukan segalanya untuk membuat Juni jatuh cinta kepadaku."- Risa.

Visual ada di Bab 35 ya!

Harap maklumi kalau dari segi cerita dan penulisan masih banyak kekurangan. Karena ini novel pertama saya. Semoga kalian suka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elkuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 - Ciuman Risa

Amelia keluar dari pintu, dia juga terlihat begitu cantik dengan dress berwarna navy polos. Rambutnya disanggul ke atas dengan sedikit helaian rambut yang ditinggal pada area pelipisnya. Juni terpesona, dia tak mampu melepaskan pandangannya kepada sang kekasih.

"Hellooo! aku ada di sini!" Risa sengaja menutupi penglihatan Juni dari Amelia. Alhasil Juni pun mendorong wajah Risa tanpa ampun. Risa hanya bisa mengangakan mulutnya dengan mata yang melotot.

"Kurang ajar sekali nih anak!" geram Risa sembari mengacak rambut Juni yang sudah rapi.

"Risaaa!!!" pekik Juni yang tidak terima mahkota kepalanya di obrak-abrik. Lantas kedua sahabat itu pun saling bergulat untuk saling menghancurkan penampilan. Amelia yang sudah tiba di dekat mobil merasa enggan mengganggu perseteruan antara Juni dan Risa.

"Ju-ju-juni." Amelia memanggil dengan enggan. "Juni." kali ini dia mulai mencondongkan kepalanya ke arah kaca mobil.

"Juni!" akhirnya Amelia bersuara dengan nada tinggi. Sontak Juni dan Risa pun tersadar, lalu segera menoleh ke arah Amelia. Tampilan kedua sahabat tersebut sudah terlihat berantakan.

"Maaf Mel!" ucap Risa seraya membuka pintu mobil, kemudian pindah duduk ke belakang.

"Mel! maaf ya, Risa tadi jahil banget. Harusnya aku nggak usah ngajak dia!" tutur Juni dengan dahi yang berkerut.

"Haaiisss! kutu kampret berhenti nggak!" sumpah Risa yang tidak terima dirinya disalahkan.

"Lah! kenapa kamu nyalahin Risa? sudahlah. . ." ujar Amelia yang sudah duduk di samping Juni. Dia berusaha merapikan rambut Juni dengan lembut.

"Bhuwek!" Risa bertingkah seakan-akan ingin muntah melihat kemesraan di antara Juni dan Amelia.

"Kamu kenapa Ris?" Amelia yang mendengar gelagat Risa segera menegur.

"Oh nggak apa-apa! mag-ku kambuh kayaknya. Santai aja Mel! ayo jalan Jun, nanti telat!" sahut Risa santai. Juni pun mulai menjalankan mobilnya. Tidak butuh waktu yang lama untuk mereka tiba di tempat acara reuni, karena tempatnya lumayan dekat dengan rumah Amelia.

"Ris, rambutmu sedikit berantakan tuh!" tegur Amelia sembari mencoba merapikan rambut Risa.

"Oh, aku bisa sendiri kok Mel!" tepis Risa yang sontak merapikan rambutnya sendiri dengan tangan.

"Ayo Mel!" ajak Juni.

"Cuman Amel aja yang di ajak?" sindir Risa pada Juni yang sudah berjalan lebih dahulu bersama Amelia.

"Jun, Risa marah tuh!" Amelia merasa khawatir.

"Udah ah! dia sudah gede bisa ngurus dirinya sendiri. Kalau mau ikut dia pasti menyusul kok!" balas Juni sambil menggenggam jari-jemari Amelia. Risa yang melihat penampakan tersebut langsung merengut, dia pun akhirnya berjalan dengan mengepalkan kedua tangannya.

Wush!

Risa melingus begitu saja melewati Juni dan Amelia. Dia masuk lebih dahulu ke dalam ruangan. Ketika gadis itu membuka pintu, dia segera disambut oleh semua teman-temannya.

"Risa?!" Agus sontak berdiri dari tempat duduknya. Penampilannya sekarang hampir sama seperti biasa.

"Wah Risa, kamu kemana aja?"

"Makin cantik deh!"

"Kamu makin keren Ris!"

"Gimana kabarnya sekarang?"

Beragam sapaan didapatkan oleh Risa, gadis yang berhasil banyak menarik perhatian saat di sekolah dahulu. Juni yang tengah menyaksikan mengukir senyum simpul. Raut wajahnya sangat jelas bahwa dia sedang merasa bahagia dengan kehadiran Risa.

Amelia yang tidak sengaja melihat ekspresi Juni mulai merasa tersisihkan. Dia menatap Juni dengan penuh tanya. 'Jun, apa benar kau mencintaiku?' batin Amelia.

"Ris! sumpah rambutmu kenapa jadi kayak barbie? mentang-mentang sudah tinggal di London! betingkah kali!" sarkas Agus dengan cengirnya.

"Idih! bilang aja kamu mau bilang aku cantik Gus!" sahut Risa seraya memutar bola matanya. "Oh iya, Irfan mana?" tanya Risa.

"Dia lagi berak di toilet, kamu pasti bakal kaget deh lihat penampilan dia. Irfan sekarang badannya banyak otot!" ujar Agus. "Kamu nggak gabung sama Juni dan Amel?" sambung-nya lagi.

Risa menggeleng. "Males, aku jadi nyamuk terus! hari ini aku mau senang-senang sendiri dahulu. Kalau sama Juni nanti aja pas di rumah!" tutur Risa dengan senyum smirk-nya.

"Hah? di rumah? emang kamu satu rumah sama Juni?" Agus merasa dibuat kaget.

"Enggak! tapi tetanggaan." Risa menatap ke arah Juni dengan binar matanya. Sahabatnya itu tampak tidak terpisahkan dengan Amelia.

"Kamu masih suka sama Juni?" tebak Agus, yang merasa curiga dengan gelagat Risa. Dia sudah mengetahui perasaan Risa terhadap Juni, sejak memergokinya mencium pipi Juni setahun yang lalu.

"Iya, suka banget. Kamu tahu nggak Gus, waktu di London aku selalu mikirin dia!" Risa menghela nafasnya sejenak. "Aku berusaha melupakannya tapi tidak bisa, dan saat mendengar ayahku akan kembali lagi berbisnis di sini, tiba-tiba saja aku kembali bersemangat!" pandangan Risa tidak teralihkan dari Juni.

Dari kejauhan Risa bisa melihat kedatangan Irfan. Benar yang dikatakan Agus, lelaki tersebut sekarang lebih berotot dan tambah macho. Dia bahkan sudah memangkas rambut kribo-nya demi mengabdikan diri menjadi polisi.

"Irfan!" seru Risa dengan nada tinggi. Lantas Irfan pun menoleh, mulutnya langsung mangap ketika menyaksikan keberadaan Risa.

"Wah, Ris! hahaha! kamu tambah keren!" ucap Irfan dengan penuh semangat.

"Kamu yang makin keren Fan! macho kali lah! makin banyak nanti cewek yang kepincut!" balas Risa sambil menekan-nekan otot di bahu Irfan.

"Ah! itu sudah pasti!" Irfan tampak percaya diri.

"Kok Juni nggak gabung sama kita ya?" tanya Risa seraya menatap Agus dan Irfan secara bergantian.

"Dia memang begitu Ris sejak pacaran sama Amelia, udah jarang nimbrung bareng kami. Kecuali dipaksa baru mau!" jelas Irfan.

"Oh, pantesan dia nggak punya banyak teman!" Risa mendengus kasar.

"Semuanya Dj akan memainkan musik untuk kalian, jika ingin bergoyang dan bersenang-senang dipersilahkan. Ayo jangan lewatkan keseruan yang hanya diadakan setahun sekali ini!" pembawa acara bersuara dengan lantang, kemudian disusul dengan musik yang bertempo dengan cepat. Kala itu Dj memainkan lagu Uptown Funk milik Bruno Mars.

"Ayo kita ke lantai dansa!" ajak Risa yang sudah memutar-mutar badannya menuju lantai dansa. Alhasil Agus dan Irfan pun ikut menyusul. Agus melakukan goyangan asal-asalannya. Sedangkan Irfan masih setia dengan gerakan menjijikannya, pantatnya berputar dengan lincah, dia seakan lupa dengan otot-otot yang sudah dimilikinya.

"Tunggu ya, aku mau ajak Juni!" Risa segera berlari ke arah Juni.

"Mel! aku boleh pinjam Juni bentar nggak?" ujar Risa dengan mengukir senyuman lebar.

"Mau ngapain kamu?" Juni bertanya dengan dahi yang mengernyit.

"Bo-boleh Ris. . ." jawab Amelia dengan hati yang terasa berat.

"Ayo Jun!" Risa menarik paksa tangan Juni.

"Mel, kamu mau ikut?" Juni berbalik untuk menatap sang kekasih. Namun Amelia hanya menggelengkan kepala sambil memberikan isyarat tangan untuk menyuruhnya pergi.

"Tuh! Amel-nya nggak mau, ayo!" Risa kembali menyeret Juni bersamanya.

"Sudah ku-bilang kan Ris, kalau nggak dipaksa pasti susah ngajak dia nimbrung!" sindir Agus pada Juni yang baru bergabung.

"Sudah dong, ini aku udah gabung!" ujar Juni yang segera menari dengan gerakan robot. Lantas Agus, Irfan dan Risa tertawa geli menyaksikan gerakannya.

Lama-kelamaan lantai dansa semakin ramai, Dj yang merasa terbawa suasana segera mengganti lampu dengan bola disko. Penerangan agak sedikit gelap dan remang-remang. Musik yang dimainkan pun berubah menjadi lagu romantis. Risa memanfaatkan momen tersebut untuk membawa Juni lebih dekat dengannya. Dia melingkarkan tangannya ke pundak Juni, lalu menempelkan jidatnya ke dahi Juni.

"Ris!" Juni mencoba membuat Risa menjauh, namun tidak bisa melawan sahabatnya yang bersikeras. Dia terpaksa menerima tatapan lekat dari Risa.

Perlahan tangan Risa mulai menangkup wajah Juni. Tanpa pikir panjang dia pun melayangkan bibirnya ke pipi sang sahabat. Sontak mata Juni membulat sempurna, tubuhnya mematung sejenak.

"Ris! cukup!!!" Juni mendorong Risa dengan paksa, dia menatap tak percaya. Kemudian segera beranjak pergi meninggalkannya.

1
💜LAVENDER💜
Aku hadir Thor ☝😁
💜LAVENDER💜: Iya Kak, sama2😁
total 2 replies
re
Salah satu cerita favorit yg tak terlupakan ngak bosan baca lg, antara senang dan sedih pas tamat
Elkuna: wah kak makasih ya😍, aku terharu banget🤧, ternyata ada org yg mau bc ulang novel ini. padahal menurutku ceritanya jauh dari sempurna 😅
total 1 replies
Hayaku Gaya
Wihhh!!! Honey Moon! Lukisan Risa selalu best dah.! Maknanya sampe ke sini.. 😘
Huff, ending deh.. aku bakal kangen kamu Jun.. eh, sama kamu juga kok Ris.. tapi dikit wkkw canda ris ✌️😆
Hayaku Gaya: Waduh bener juga. Bisa kena santet onlinenya Risa waduh Ris pis pis ✌️😆
total 2 replies
Hayaku Gaya
Wih abis wisuda nikah deh... wuhu! Dede bayi aku menunggumu haha. 😆
Hayaku Gaya
Kejar restu ayah Jun.. ayo!!!
Hayaku Gaya
Waduh waduh.. Tom relain aja ya... berat nih...
Hayaku Gaya
Nah kan nyesel deh dah buang .. waduh
Nguhuhu, aku ikutan nangis..
Tom.. bersiap kecewa 🤐
Sin Cera 😉
Masih kurang thor 😗 kurang hbs nikah, punya anak 😗😗 cerita anaknya klo mau d tambah juga boleh thor 😂
Elkuna: jgn macam2 kau patkay 😒😒😒
total 1 replies
Sin Cera 😉
duh dah tamat aja thor. cerita setelah pernikahannya mana?? belum juga punyaa anak😗sekalian cerita anaknya yaa thor buat bonus 😂
Sin Cera 😉
uwuwu risaa ama juni. tom gimana thor kasian amat deh nasib dia 😂🤣 tapi dia gak penting lah yaw jadi abaikan aja komen netijen ini 😂🤣🤣
Sin Cera 😉
astoge udin tom sama aku aja 😂🤣
K.A
Tapi Thor ceritamu yg judul nya psychopat meets indigo gak bisa ku baca dong🤧aku baru 15 thor😭 tapi gpp tetap aja nanti ku baca🤣🤣
Elkuna: wkwk, dasar kamu, baca aja asal jgn ditiru 😂
total 1 replies
K.A
End end end, bangga thor aku ingikut cerita mu dari awal sampe akhir😆
Elkuna: uwuw, makasih bnyk ya lili, dah meluangkn wktu buat komen terus. lope lope buat kmu
total 1 replies
re
Bisa ditambah pas hamil dan ngidam mungkin hehe kan penasaran hebohnya mereka
Elkuna: btw mkasih ya kak, udah mau nyempetin baca dan komen. lope lope deh 🤣
total 2 replies
re
Ya sah juga
re
Semoga semua rencana tercapai
re
Lanjut
re
Ya risa sih terlalu emosi akhirnya tanpa pikir panjang terimaTom, semoga nanti tdk trjd lg
K.A
End dong besok, end dong...
Ada seaseon dua gak thor?
Elkuna: untuk season 2 nya mau othor pikirin dulu yaw 😆
total 1 replies
Noer Row_ling
lanjut 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!