NovelToon NovelToon
Transmigrasi Istri Pemburu 2

Transmigrasi Istri Pemburu 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Reinkarnasi / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:43.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

[Di sarankan membaca Transmigrasi Istri Pemburu Season 1 terlebih dahulu]

↓↓

Sesama Reinkarnasi yang mencari misteri kisah kehidupan masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bersatu kembali

Yue dan Yuwen duduk diam, menatap Yi'er yang duduk kaku di gazebo tanpa bergerak sedikitpun. Yue tidak merasa takut sama sekali, justru dia merasa sedih.

"Yuwen." Panggil Yue.

"Ya?." Yuwen menoleh.

"Bawa Putra kita kembali." Ucap Yue.

"Bagaimana?." Yuwen bingung.

"Entahlah, pergi dan ajak dia kembali." Ucap Yue.

"Kenapa kita tidak mengajaknya bersama-sama?." Bingung Yuwen.

"Tidak Yuwen, diantara kita berdua justru kau lah yang paling dekat dengan Yi'er." Jujur Yue.

"Aku tau, tapi diriku saat ini merasa asing dengannya." Jujur Yuwen.

"Itu lah kenapa Yi'er mengatakan kau bukan Ayahnya. Kembali lah menjadi sosok Ayah bagi Yi'er, dia menunggumu." Ucap Yue.

Yuwen termenung, menatap Yue lalu beralih menatap Yi'er yang duduk seperti patung di dalam gazebo misterius. Yuwen berdiri dan berjalan dengan tenang menuju gazebo, dia bisa merasakan tanah berlumpur yang dirinya pijak terasa sangat nyata.

Selama dia berjalan, dirinya bertanya pada dirinya sendiri. Apa yang harus dia lakukan? apa dia melakukan kesalahan? apa dia gagal menjadi sosok reinkarnasi yang sempurna? apa roh putranya di masalalu membencinya? pikiran negatif trus berputar di kepala Yuwen.

tap

tap

Yuwen telah masuk ke dalam gazebo, dia berdiri termenung menatap Yi'er yang aneh. Terlihat duduk dengan kaku, tidak bergerak, tidak berkedip dan bahkan tidak bernafas.

krieettt

Yuwen duduk di samping Yi'er, dia menarik nafasnya dalam-dalam. Saat ini usianya masih 18 tahun, untuk menjadi sosok Ayah bagi remaja yang mungkin usianya 15 tahun ini cukup sulit. Meksipun ingatan di masalalu telah sampai padanya lewat mimpi dan ingatan.

"Apa kau merindukan Ayahmu?." Yuwen mengajak bicara.

Anehnya Yi'er tetap diam, bahkan tidak menoleh sama sekali. Yuwen merasa dia sedang sendirian di sana, dia tersenyum miris karena bingung harus melakukan apa.

"Aku memang reinkarnasi dari Ayahmu, tapi tentu saja kami berbeda, usia kami berbeda, pola pikir kami berbeda, dan perasaan kami juga berbeda. Segala ingatan di kehidupan pertama sudah datang padaku, aku sudah pernah merasakan perasaan yang Yuwen rasakan untukmu. Cintanya yang begitu besar dan tulus padamu, tentu aku mengerti itu tapi jika untuk meniru nya tentu saja aku tidak bisa. Aku tidak memiliki pengalaman mencintai orang lain, bahkan pada Yue saat ini hubungan kami masih dalam pendekatan awal. Jika keputusan kami untuk menjemputmu terlalu terburu-buru, aku minta maaf karena ini kesalahan ku. Lin Yi, nama yang di berikan Yuwen padamu dengan panggilan Yi'er yang penuh kasih, aku tau hidupmu sangat manis meskipun memiliki akhir yang tragis. Keberadaan ku disini, bukan untuk menggantikan Ayahmu. Aku datang sebagai Ayahmu itu sendiri, aku bukan orang lain melainkan aku adalah Yuwen yang sama dengan sosok Ayah dalam pikiranmu. Karena itu Yi'er, lahirlah sebagai Zhao Yi dan jadilah anakku lagi." Ucap Yuwen mengatakan panjang lebar menatap Yi'er.

Yi'er akhirnya menoleh pada Yuwen, tatapan mata kosong itu bertatapan langsung dengan Yuwen saat ini. Mereka masih diam dengan posisi yang sama, Yuwen masih terus menantikan jawaban dari Yi'er di depannya.

"Aku sedih." Suara Yi'er terdengar lirih.

"Apa yang membuatmu sedih?." Yuwen bertanya dengan hangat.

"Aku menunggu sendirian disini, tidak ada yang memeluk dan menciumku. Tidak ada yang menyanyikan lagu tidur untukku, tidak ada yang memanggil namaku. Aku sudah mempersembahkan jiwaku pada kaum iblis untuk menutup gerbang setan, tapi tanda iblis masih ada padaku. Aku tidak mau reinkarnasi menjadi iblis lagi, aku tidak mau mati di tangan Ayahku sendiri. Ayah yang aku cintai, aku melihatnya menangis saat membunuhku dan aku juga membunuhnya. Tatapan mata dan senyumnya sebelum tewas sangat menyakiti hatiku, aku ingin kembali pada mereka aku ingin merasakan kehangatan itu lagi tapi aku tidak bisa bereinkarnasi untuk takdir yang sama." Yi'er menangis terisak-isak.

"Kau tidak akan menjalani takdir pedih yang sama Yi'er." Ucap Yuwen ikut merasa sedih.

"Dengan lahir sebagai adikku? bukankah aku sangat egois, bahkan aku merebut hidup yang seharusnya milik adikku sendiri." Yi'er terlihat depresi.

"Tidak, Ayahmu sudah tau tentang semua ini." Ucap Yuwen tersenyum.

"Apa maksudmu?." Yi'er menatap Yuwen.

"Aku ingat semuanya, saat kita semua menguburkan telur phoenix di dalam hutan kematian. Aku memberikan tanda nama Zhao di sebuah batu, kau berpikir Zhao adalah nama untuk adikmu bukan? itu memang benar, tapi doa yang di panjatkan olehku saat itu bukan seperti yang kau pikirkan." Ucap Yuwen.

"Apa maksudmu?." Yi'er masih tidak mengerti.

"Jika ada kehidupan kedua, ketiga dan seterusnya aku berharap kita semua akan tetap kembali utuh. Terimakasih Yue, maafkan Ayah Yi'er. Nasib mu begitu pedih saat menjadi putraku, tapi Ayah berharap kau tetap lahir menjadi anak Ayah di semua kehidupan. Ayah akan menantang segalanya agar kau tetap lahir menjadi anakku, anak kedua ku yang belum lahir biarlah tidak lahir, karena jika kita semua kembali bersatu maka kelahiran anak kedua bukan hal mustahil." Yuwen mengucapkan doa Yuwen dulu.

"A-ayah berdoa seperti itu?." Kaget Yi'er.

"Ya, karena adikmu masih berupa gumpalan daging tanpa roh. Dan saat ini aku terlahir sebagai Zhao Yuwen dengan nama Zhao untuk marga barumu nantinya, kau tidak merebut hidup adikmu karena sejak awal adikmu memang belum memiliki roh." Ucap Yuwen.

"Benarkah?." Yi'er merenung.

"Benar, dan aku menyadari satu hal sekarang." Ucap Yuwen tiba-tiba tersenyum tulus.

"Apa?." Yi'er menatap Yuwen.

"Putraku benar-benar manis." Ucap Yuwen mengelus rambut Yi'er yang dingin.

Deg.

Yi'er tersentak kaget, dia menatap Yuwen dengan berkaca-kaca lalu menangis keras. Kata yang selalu di ucapkan Yuwen di masa lalu, meskipun Yi'er sudah tumbuh besar tetap saja Ayahnya mengatakan dirinya manis. Yi'er sangat merindukan Ayahnya, dia sangat merindukan Keluarganya yang hangat.

Sesaat tiba-tiba Yi'er menjadi berwarna dan memakai pakaian bagus, Yuwen juga merasa tiba-tiba memakai pakaian mewah dan cahaya tiba-tiba datang menyinari mereka.

Yuwen berdiri karena terkejut, menatap wajah Yi'er yang terlihat sama persis dengan wajahnya saat ini. Hanya beberapa detik, kemudian semuanya kembali seperti semula, dimana Yi'er tidak berwarna dan terlihat dingin tanpa kehidupan.

"Tidak, tunggu sebentar." Batin Yuwen ingin menatap wajah asli Yi'er lebih lama.

Greb

"Ayah... huhuhu." Yi'er menubruk Yuwen dan memeluknya erat-erat.

Yuwen sempat mematung, lalu kemudian membalas pelukan Yi'er, meskipun tubuh Yi'er dingin dia merasa anak ini hidup. Dia tau jika roh Yi'er sudah lama terkurung disini sendirian, Jika kehadiran sosok Ayah begitu berarti baginya Yuwen memutuskan untuk melupakan semua gengsi nya. Dia menerima jika takdirnya menjadi seorang Ayah di usia muda.

"Astaga, kalian lagi-lagi melupakan Ibu." Yue datang menyusul dengan senyum cerah.

"Suara apa itu Ayah?." Yi'er mengatakan ucapan yang familiar juga.

"Entahlah mungkin Ayah kentut." Jawab Yuwen.

"Hahahahahahahhaha." Yi'er tertawa bahagia, Yue dan Yuwen menatap Yi'er dengan tulus dan perasaan sedih.

"Yi'er mengantuk, bisakah Ayah dan Ibu menyanyikan lagu tidur untukku?." Ucap Yi'er, sudah terbaring di pangkuan Yuwen.

"Tentu saja." Yue duduk di samping Yuwen, ikut mengelus kepala Yi'er.

Bila ku ingat lelah Ayah Bunda

Bunda piara-piara akan daku

Sehingga aku besarlah

Waktu kecil hidupku amatlah senang

Senang dipangku-dipangku di peluknya

Serta dicium-dicium di manjakan

Namanya Kesayangan

Yuwen dan Yue bernyanyi bersama dengan nada suara yang sama, perasaan yang familiar dan penuh cinta kasih. Yuwen memeluk Yue dan Yi'er bersamaan, dia tau sekarang betapa dalam cinta Yuwen untuk istri dan putranya ini.

Yue dan Yuwen merasa mengantuk tiba-tiba, mereka berusaha tetap sadar tapi entah kenapa kegelapan menelan mereka begitu saja. Mereka terlelap tidak sadarkan diri, masuk ke dalam kegelapan aneh yang entah membawa mereka kemana.

1
zhuyan 🙊🙊
akhirnya ketemu juga sama yuwen persi dewasa
kira² apa ya yg mau disampaikan yuwen dewasa 🤔🤔
Mellisa Gottardo: Wahh apa ya kira-kira 🥰
total 1 replies
Babyme
aaaaaa jadi jemuran digantung😭
Mellisa Gottardo: maaf yaww🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lah kan di gantung kata katanya, pinisirin ini sama perkataan mereka /Cry/
Mellisa Gottardo: apa ya kira-kira wkwkwk
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
itu sih akal akal-akalan Yue dan Yi'er aja itu pasti /Facepalm/
Mellisa Gottardo: hahaha jelas🥰
total 1 replies
Mama molen
lanjut thor🔥
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
Jas Merah
🤣🤣🤣🤣semangat thor
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah yuwen selamat dahhh menikmati waktu sama yi'er
pinter juga yue jadi bisa me time terus 🤣🤣🤣😁😁😁😆😆
Mellisa Gottardo: demi kewarasan 🥰
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 padahal emaknya yang gak mau diganggu
Mellisa Gottardo: hahah akal-akalan Yue 🤣
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Smirk//Smirk/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hidupnya terlalu banyak misteri tapi kayanya emang mungkin ortunya masih hidup tapi ga tau juga 😁😁😁🤣🤣
Mellisa Gottardo: ayoo tebak 🥰🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
hidup mereka yang sekarang masih dipenuhi dengan misteri yang kuat
Mellisa Gottardo: /Gosh//Gosh/
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bisa jadi orang tua Yuwen masih hidup
Mellisa Gottardo: bener tuch
total 1 replies
Babyme
julid nya yi’er tuh julid banget🤣
Mellisa Gottardo: lebih pedes dari ibu-ibu 🤣
total 1 replies
Babyme
ZE TENANGIN DIRI LO!!!! Sabar dulu ege😭😭
Mellisa Gottardo: Hahahah mana tahan🥹
total 1 replies
Babyme
stres nya sampe sini, masa todler yi’er emang dar der dor banget🥰🔥🤣
Babyme
terharu, akhirnya Ze jadi guru Yi’er lagi🥰🥹
Mellisa Gottardo: finally si guru bisa lepas rindu🥹
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Applaud//Applaud/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
terlalu lama dibelakang layar jadi ga ada yg tauuu 😆😆
Mellisa Gottardo: Ahahah nyesek🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayahmu bukan Serena sang artis terkenal Yi'er, ayah mu itu sebelum nya beruang kutub yang gak pandai berekspresi
Mellisa Gottardo: wahhaha beruang kutub banget nih🤣
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkw....kasihan Yuwen....diremehin Mulu sama yi er😌
Mellisa Gottardo: ya gimana ya, emang mencurigakan sih🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!