Seorang pria yang dijuluki oleh semua orang di dunia gelap sebagai "Crazy Man" mencari seorang wanita, karna telah menyelamatkan nyawanya. Tapi tak disangka keadaan tiba-tiba berubah sehingga mereka terjebak dalam suatu ikatan. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka apakah bisa bersama selamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Sakit
Dengan tubuh yang menggigil ella dan alex pun kembali ke kediaman.
Tampak kepala pelayan sedang menunggu mereka datang dan dengan wajah sedikit terkejut, lalu ia memerintahkan anak buahnya untuk mengambilkan handuk dan menyiapkan minuman hangat untuk kedua tuannya.
Tak lama kemudian para pelayan kembali membawakan beberapa handuk kering dan minuman hangat.
"Ada yang perlu saya bantu lagi tuan muda?..."tanya sang kepala pelayan.
"Antarkan minuman hangat itu ke kamarku dan juga dia." kata Alex.
"Baik tuan muda."saut kepala pelayan tersebut.
Ella dan alex pergi ke kamar masing-masing setelah mendapatkan handuk kering yang diberikan pada mereka.
Sebelum membuka pintu kamarnya, ella memandanginya dengan tajam.
"Ada apa?..."tanya alex.
Karna kamar mereka berdua besebelahan,,
"Huhhh...."ujar ella sinis sambil memalingkan wajahnya.
Alex yang melihat tingkah ella pun hanya menggelengkan kepalanya lalu membuka kenop pintu kamarnya.
Setelah membersihkan dirinya, alex langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur yang empuk, dengan hanya menggunakan jubah mandinya saja.
Ia tersenyum kecil mengingat ulah mereka tadi, dan tiba-tiba menyadari dirinya tersenyum sontak ia langsung menghilangkannya dari pikiran kecilnya.
KE ESOKKAN HARINYA
Semua orang sudah berkumpul di meja makan, alex turun dan menuju ruang makan dilihatnya semua orang sudah berkumpul di meja makan.
Neneknya memanggil alex,
"Dimana ella nak?.." ujar neneknya.
Alex berhenti dan melihat sekelilingnya memang tidak ada tanda-tanda ella disitu.
"Kau tidak turun bersamanya nak? kau ini seorang pria atau bukan."sindir neneknya.
Alex mengerutkan keningnya, mendengar sindiran dari neneknya, dan ia langsung berbalik kembali menaiki tangga menuju kamar ella.
Di depan pintu,
Tok Tok Tok...
Suara pintu diketuk
Tak ada sahutan dari dalam.
Ia lalu membuka kenop pintu tersebut, alex kembali mengerutkan keningnya.
(Apa ia tidur tidak mengunci pintunya"pikir Alex).
Dilihatnya seisi kamar tersebut, jendela dan tirainya masih belum dibuka tampak gelap.
Dan ia menuju tempat tidur tersebut, lalu membangunkan ella.
"Heyy,,
Alex mengguncang kecil tubuh ella,
Masih tidak bergerak,
Disentuhnyalah kening ella,
"Shittt.... Mr.Royy!!!!! teriak alex pada sang kepala pelayan dari depan pintu.
Semua orang mendengar samar-samar teriakkan dari atas, dan Mr.Roy berlari kecil menuju lantai atas karna ia sudah tidak muda lagi.
"Ada apa tuan muda."tanya Mr.Roy.
"Cepat panggilkan dokter segara."ujar Alex.
Alex ingin langsung menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit tapi mengingat jarak dari rumah ke kota lumayan jauh.
"Di daerah sini hanya mempunyai sebuah klinik saja."pikir alex .
Karena rumah utama tempat ia dibesarkan merupakan sebuah desa yang termasuk pemandangan alamnya masih asri dan tak tersentuh oleh era modern.
Beberapa langkah kaki menaiki tangga terdengar, nenek dan kakeknya tampak muncul di depan pintu kamar.
"Ada apa alex?..."tanya kakeknya.
"Ella demam, kakek."saut alex.
"Oh ya ampun, ini pasti gara-gara kalian bermain air semalam apa kau sudah memanggil dokter."saut neneknya.
Alex menatap neneknya,,
"Sepertinya orang-orang rumah ini kurang disiplin."sindir alex.
Tak lama kemudian Mr.Roy datang bersama seorang dokter.
"Siapa yang sedang sakit disini tuan, atau nyonya."ujar dokter tersebut.
"Tidak tidak bukan aku, tapi calon istri cucuku."saut neneknya sambil menunjuk kearah tempat tidur.
Dokter itupun dengan sigap mulai memeriksa keadaan ella, dan ia selesai memeriksa seorang wanita yang tidak ia kenal itu secara keseluruhan dan menyimpulkannya.
"Bagaimana keadaannya."tanya kakeknya.
"Dia baik-baik saja hanya saja dia demam dan kurang beristirahat saya akan memberikan beberapa obat dan vitamin, dan biarkan nona muda ini beristirahat."ujar dokter.
"Baik terima kasih dokter."saut alex.
"Baiklah, ayo sayang sepertinya kita harus pergi juga."ujar kakek alex.
Sepasang suami istri yang sudah berumur itu pergi meninggalkan alex yang sendirian bersama ella yang terbaring lemah ditempat tidur.
Alex mengambil ponselnya dari saku celananya dan menelpon seseorang.
"Aku akan terlambat, kau ambil alih."ujar alex.
"Baiklah."saut jordan.
"Uhhhh.... ."
Terdengar suara erangan kecil yang keluar dari mulut ella.
(Entah apa yang sedang dipirkan wanita ini dalam tidurnya)
"Ella, heyy bangunlah."ujar alex.
"Hmmmm..... Kau ada disini, ughhh kepalaku."ujar ella dengan suara seraknya.
"Minumlah ini dulu, kau demam."saut alex.
Sambil memberikan segelas air putih dan beberapa obat demam.
"Terima kasih."saut alex.
"Istirahatlah setelah ini, aku sudah meminta merry untuk menjagamu, jika kai perlu apa-apa kau bisa panggil pencet tombol yang ada disamping tempat tidurmu."kata alex.
"Baiklah...."saut ella lemas.
(Kupikir dia tidak punya hati pikir ella dihati kecilnya)
Alex beranjak dari sisi tempat tidur, dan berjalan menuju pintu.
"Kau mau kemana?..."tanya ella.
(Sebelum dia menghilang dibalik pintu)
"Istirahatlah... "saut alex tanpa memberi jawaban.
(Apa yang kuharapkan darinya pikir ella geleng-geleng kepala)
Alex turun ke lantai 1 menuju dapur,
Saat alex muncul di dapur semua orang mengangguk hormat padanya.
Ia melihat sekeliling ruangan tersebut dan tampak seorang wanita yang sudah cukup dikatakan berumur mendatanginya.
"Apa yang bisa saya bantu tuan muda?"tanya merry.
"Bisakah kau sesekali mengecek kondisinya nanti, karna kupikir dia tidak akan bangun setelah siang."ujar alex.
"Baik tuan muda."saut merry.
"Terima kasih merry."saut alex.
Ia menghormati wanita tua itu seperti nenek dan kakeknya yang juga sudah berkontribusi merawat dirinya saat kecil, ia sudah meminta pada merry untuk berhenti bekerja karna usianya yang tidak lagi muda dan menawarkan akan tetap memberikan bayaran pensiunannya setiap bulan dan tentu saja tanpa diketahui nenek dan kakeknya, tapi wanita tua itu menolak dan mengatakan bahwa ia ingin tetap bekerja dan menghabiskan hidupnya untuk mengabdi pada keluarganya itulah yang dikatakannya.
Ia pergi mengambil kunci mobilnya dan mengendarai mobil miliknya menuju tempat yang dimana jordan sudah menunggunya.
TERIMA KASIH SEMOGA KALIAN SUKA😊
BARU BISA UP NIH, YUK BANTU LIKE, DAN KOMENTNYA TEMAN-TEMAN SEMUA🤗🤗🤗
walaupun sudah late