NovelToon NovelToon
Cinta Suci Seorang Selir

Cinta Suci Seorang Selir

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: souzouzuki

Ikuti aturan. Dibawah 21 jangan baca.

Belum pernah ada yang bisa merebut hati Kaisar Zhou Shen Wang sebelumnya. Setiap pernikahan hanya ia laksanakan sebagai formalitas semata. Itupun karena permintaan ibunya Shen Wang agar ia dapat segera menimang cucu pewaris bagi Kerajaan Zhou.

Bagi Shen Wang tak ada yang spesial dari wanita, selain dari pada kecantikan dan sikap manis palsunya dihadapan seorang kaisar bermartabat sepertinya.

Tapi karena sebuah kejadian yang tak terduga, Shen Wang mengalami sakit parah. Satu satunya tabib yang handal pun sedang diutus mengatasi perang di wilayah perbatasan. Akhirnya seorang gadis bernama Liang Kim Hwa, putri dari tabib handal itu dipaksa untuk mengobati Shen Wang.

Dengan tekun Kim Hwa mengobati sang kaisar muda dalam waktu yang cukup lama. Tak disangka, akhirnya Shen Wang dapat merasakan yang namanya jatuh cinta. Ternyata cinta itu rasanya tidak masuk akal. Ternyata cinta itu tak mengenal waktu dan tempat.

Tapi apakah ia akan mengambil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon souzouzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 29 - Mudah Sekali Digiring

"Baik Nona..." Xiao Qi pun menurut.

Jari-jemari Yue Xi mengepal erat. Nafasnya jadi tak beraturan. Sejak awal ayahnya itu menjanjikan kalau ia akan menjadi permaisuri Kaisar Shen Wang, hatinya sudah terlanjur suka. Tapi hari ini ia harus mendengar kalau Shen Wang berkunjung dan menginap di kediaman perempuan lain.

"Ayah harus segera menikahkanku dengan kaisar! Tidak boleh begini terus." Yue Xi memukul pegangan kursi yang ia duduki dengan telapak tangannya sendiri.

"Putri Yue Xi memanggil saya?"

Yue Xi menoleh cepat. "Ya kau kemari."

Wanita itu berjalan mendekat dengan tubuh menunduk.

"Apa yang terjadi di kediaman Min Mi jelek itu kemarin?" tanya Yue Xi.

"Hamba tidak tahu banyak. Sesampainya kaisar ke kediaman itu, keduanya yang awalnya tak akur menjadi akur. Yang terakhir saya dengar, kaisar menyukai kejujuran. Setelah itu keduanya berciuman, jadi kami semua para pelayan wanita harus keluar dari ruangan." cerita wanita itu panjang lebar.

"Apa putri ingin merebut hati kaisar? Dia menyukai kejujuran. Putri pasti bisa menyainginya." yakin wanita itu sambil tersenyum ramah.

"Bodoh! Kau menyindirku barusan??" Yue Xi yang tak terbiasa berlaku jujur itu langsung bangkit karena tersinggung.

Wanita itu menggeleng cepat sambil menunduk lebih lagi.

"Pergi kau!" usir Yue Xi.

"Ba-baik Putri..."

"Hmh!" Yue Xi mendesis meremehkan.

"Kejujuran? Sejujur apa Min Mi? Kalau begitu aku sudah bisa lihat kelemahan hubungan mereka." Yue Xi tertawa jahat.

Xiao Qi dengan cemas berjalan mendekat. "Nona... jangan lakukan hal yang terburu-buru, bisakah Nona membicarakannya dengan Xiao Qi dulu?" kata Xiao Qi takut-takut. Kalau sampai terjadi hal memalukan pada Yue Xi, dia lah yang harus bertanggung jawab dengan Perdana Menteri Ban Poo.

"Kejujuran... kejujuran... Coba kau pikirkan ini Xiao Qi..." Yue Xi melirik pelayannya dengan senyum penuh intrik.

"Apa rencana Nona?" tanya Xiao Qi.

"Membuat yang mulia cemburu dengan Min Mi? Bukannya dia membenci ketidak jujuran dan akan marah?" Yue Xi menaik turunkan alisnya.

"Ah Nona, itu kurang mengena. Kenapa tidak melihat situasi dulu... Kalau sampai permaisuri hamil, toh yang mulia memang datang ke kediamannya kemarin. Kalau dikira selingkuh juga tidak masuk akal." tutur Xiao Qi.

Wajah Yue Xi langsung berubah masam kembali. "Ah kau benar."

"Nona, tenanglah dulu. Kita ikuti alur yang sudah ayah Nona rencanakan... Pelan tapi pasti, bukannya lebih baik mendapatkan dari pada tidak sama sekali?" bujuk Xiao Qi.

Yue Xi menghela nafas. Entah sejak kapan ia harus belajar mengasah kesabaran seperti ini.

"Benar. Ikuti saja." putus Yue Xi akhirnya.

.

.

Dua bulan setelah malam kedua yang panjang antara Shen Wang dan Min Mi...

"Kau lihat itu Nona? Semua berjalan dengan baik. Dewa memang mengijinkan Nona untuk cepat menjadi selir." goda Xiao Qi.

Yue Xi tetap memasang wajah masam dengan tangan mengepal. "Aku melihatnya tadi. Dia terlihat begitu akrab dengan Shen Wang."

Xiao Qi menghela nafas. "Yang terpenting dia tak kunjung hamil sampai sekarang. Apa gunanya cinta di kerajaan ini?" kata Xiao Qi.

"Xiao Qi benar hahaha!" timbrung Ban Poo.

"Aku tidak bisa."

"Aku harus membuat yang mulia berhenti mempercayainya!"

Brakk!

Xiao Qi dan Ban Poo terkejut hingga terlompat dari tempatnya. Barusan bocah yang sedang cemburu buta ini menggebrak meja.

"Panggil tabib yang dapat memberi diagnosa palsu, siapapun yang pernah ayah panggil." Yue Xi menatap tajam ke arah pelayan pribadinya.

"Ba-baik Nona. Tapi... untuk apa?"

"Panggil saja!!!"

"Si-siapa yang harus Xiao Qi panggil?" tanya Xiao Qi takut-takut.

"Yasudah kalau itu yang putri kecilku mau. Panggil Tabib Juan..." Ban Poo tetap tersenyum tenang.

"Cepat pergi!!!" bentak Yue Xi.

Xiao Qi mengangguk dengan cepat karena takut, ia langsung berbalik dan berlari melaksanakan perintah majikannya.

Tak lama kemudian, Tabib Juan yang pernah memberi diagnosa palsu, langganan sogokan uang dari Ban Poo itu datang menyatukan tangannya ke depan dan menunduk. "Tuan dan Putri memanggil saya?"

"Ya." Yue Xi berdiri dari tempatnya.

"Aku mau kamu memeriksa Permaisuri Min Mi dan mengatakan kalau dia hamil." Yue Xi menatap tajam tabib itu.

"Itu mudah saja Putri... tapi tidak mungkin tiba-tiba saya datang dan memeriksa. Bukannya itu terlalu mencurigakan?" Tabib Juan mengatakannya dengan cengengesan.

"Biar aku yang membantumu." Ban Poo menepuk pelan pundak tabib Juan.

"Jadi kau ingin seolah Min Mi menipu kita semua?" Ban Poo menatap mata putrinya.

Yue Xi mengangguk cepat dengan yakin.

"Ini perkara cemburu yang sepele. Tapi kalau itu bisa membuat ibu suri segera menikahkanmu dengan Kaisar Shen Wang, ayah rela direpotkan." Ban Poo tertawa.

.

.

"Perdana Menteri Ban Poo memasuki ruangan!"

Ban Poo menunduk dengan senyuman. "Ban Poo memberi hormat kepada Yang Mulia Ibu Suri."

Ibu Suri ikut tersenyum, menyambut dengan baik seperti biasanya.

"Masuklah." Ibu suri mempersilahkan.

"Ada apa?"

"Hamba turut senang mendengar bahwa hubungan Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri Min Mi semakin membaik akhir-akhir ini." Ban Poo tertawa berbasa-basi.

Ibu suri ikut tertawa akrab. "Astaga kau datang hanya untuk mengucapkan ini...?"

"Benar." Ban Poo tertawa hangat lagi.

"Hamba yakin, tidak akan lama berita kehamilan itu datang." bujuk Ban Poo dengan wajah meyakinkan.

Ibu suri mengangguk sambil menunjukkan ekspresi senang.

"Aku belum menanyainya. Apa anak itu lupa memeriksakan diri. Ah harusnya minggu lalu saat aku berkunjung kesana, aku bawa tabib." Ibu suri berdecak kesal.

"Seharusnya sudah. Ini kan sudah lewat dua bulan..." Ibu suri mengangguk-angguk sendiri.

Ban Poo langsung menatap ibu suri dengan serius dan senang. "Ah benarkah? Dua bulan sejak mereka kembali harmonis??" Kebetulan pancingan dari Ban Poo sukses membuat ibu suri membuka pembicaraan sendiri.

"Iya benar." Ibu suri membalas tatapan Ban Poo dan mengangguk sambil mengingat-ingat.

"Aku jadi ingin kesana sekarang juga. Bagaimana kalau membawa Tabib Cheng kesana?" ucap ibu suri dengan semangat.

Belum digiring menuju pembicaraan itu, sudah kena pancingan saja. Jin Lian Jin Lian... aku makin suka padamu. batin Ban Poo.

"Tabib Cheng ya? Boleh saja. Kalau ibu suri berkenan... apa hamba bisa ikut?" tanya Ban Poo dengan sangat sopan.

Karena ia bertanya dengan sopan, ibu suri jadi sedikit sungkan pada teman akrabnya ini. "Ikut saja! Kau ini masih bertanya." tawa ibu suri.

Ban Poo tertawa ringan. "Baiklah." jawab Ban Poo.

"Pelayan, panggil Tabib Cheng kemari." perintah ibu suri.

"Baik, Yang Mulia."

"Ahh hamba tidak sabar. Kalau benar-benar hamil, hamba akan membuat pesta besar-besaran dan menyebar beritanya secepat mungkin." Ban Poo menggosok-gosok telapak tangannya seakan tak sabar, ditambah dengan kemampuan akting memihaknya yang tinggi.

1
Murni Murniati
apa tak cari tau soal mentri bakpao itu,, kan hrs cari tau scra rahasia gitu
Iyus Iyus
bagusssss
Rachmahsetiawardani
Di sini ramai ya,thor.
Beda ma Yuzhen..
reva
apaan sich..??!! baik mmg.. !! tp trlalu naif..!! asli nyampe' sini nyesel aq baca.a..!!
reva
ko' gw sakit hati y.. klo si kaisar cinta k tiga".a..
ahh jgn gitu lah thor.. kasian si kim hwa.. biarpun ini ttg keadilan tp ini kisah conta tragis menurutq sih..
kaisar menang banyak.. jg melambangkan ke egoisan laki" menang telak d sini..!!!! 😥😥😥
reva
fix..!! kek.a ibu.a kim hwa adalah anak dr bai liu (paman.a permasuri) yg f buang oleh nenek.a permaisuri..
oh y thor,, bawang putih cina itu yg kek mana yak?? serius nanya.. mihon d jawab..🙏
reva: eh ralat.. mksd.a ibu.a kim hwa adik dr bai liu
total 1 replies
reva
saya suka.. saya suka..
reva
m"f thor.. d sini asli gw skip..
Afrina Nurulhikmah
Luar biasa
Surati
bagus ceritanya
A&R
bagus
azka aldric Pratama
ini maksudnya Kim hwa lupa GK inget am kehidupan yg di alami am pemilik tubuh/ada ingatan dr zaman modern yg kehapus🤔🤔🤔
azka aldric Pratama
mampir LG di karyamu Thor 😉😉
Ariyanti💫
kalo Kim sama an Ming
bukannya itu GK nyambung dengan judul yha
Ariyanti💫
apaan sih tour ini
kalo mau flashback yh GK harus gini juga udh dari kemarin GK selesai ²+sekarang bikin pembaca kecewa aj terlalu lama flashback ny😢
souzouzuki: anu... di lompati ke eps selanjutnya langsung gapapa
total 1 replies
Ariyanti💫
knp nyeritain masa lalu ny terlalu lama tour bikin pembaca menunggu SJ
menunggu itu GK menyebalkan tour
Lhady Uriyama
wkwkwk, seperti suami istri aja ngambekan ni yee
LUOZR X
kenapa ya aq benci sma pameran utama wanita ya...rela dijadikan isteri keempat dan kaisarnya jga...lelaki yg punya banyak isteri itu terlalu menjijikan
Anisatul Faiqoh
aku cari kok enggan ada ya kk ?
Four.
ceritanya keren kak, semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!