NovelToon NovelToon
My Little Queen

My Little Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:376.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Oktavia Ellisa

Tak disangka-sangka nasib buruk menimpa Putri Isnari, gadis belia yang baru berumur 21 tahun, ia harus menikah dengan pria arogan dan sombong. Pernikahan tersebut baginya adalah mimpi terburuk dalam hidupnya. Ia harus menikahi seorang pria yang sama sekali tak dikenalnya!
Pernikahan itu sama sekali tak ada landasan cinta dan juga kasih sayang.

Mampukah ia menjalani rumah tangga yang teramat rumit itu, mampukah dia membuat pondasi rumah dengan cinta dan kasih sayang?

Yuk bareng-bareng baca kisahnya:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oktavia Ellisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Rizki

Pagi Hari

"Oh iya Tuan, saya boleh ke toko lagi kan?" tanya Putri memastikan.

"Hem."

"Apa sih maksudnya, mana aku paham, kebiasaan banget kalo ditanya cuma hem hem hem," batin Putri ingin sekali memukul mulut Ridho.

"Gak ada jawaban lain apa Tuan, selain kata hem," protes Putri tak terima.

"Gak ada," lagi-lagi Ridho menjawab singkat.

"Irit bicara banget, suaranya mahal apa," celetuk Putri berjalan mendahului Ridho menuju meja makan.

"Gadis nakal," gumam Ridho lirih menyusul istrinya.

skip meja makan

"Pagi Papa Mama," sapa Putri tersenyum secerah mentari.

"Pagi menantu Bunda yang sangat cantik," balas Ayu tersenyum manis.

"Pagi juga Put," sambung Wira.

"Ridho mana Put?" tanya Wira.

"Lagi diatas tadi Pa, bentar lagi juga turun," jawab Putri sopan.

"Nah itu dia," lanjut Putri.

"Pagi Ma Pa," sapa Ridho mencium pipi Ayu.

Putri dibuat melongo melihat tingkah Ridho yang 180° berbeda dengan kehidupan diluar rumah, baru kali ini Putri melihat Ridho mencium pipi Ayu hangat.

"Pagi sayang," ucap Ayu.

"Ehm Papa dianggurin nih," sindir Wira dengan kekehan.

"Bukan gitu Pa, Idho takut mama Ayu cemburu," jawab Ridho ngawur.

"Sembarangan, ya kali mama cemburu sama kamu Dho, ada-ada aja kamu," ucap Ayu.

"He he bercanda Ma," cengir Ridho.

"Pagi Mama, pagi Papa, pagi Kakakku yang paling ganteng, pagi juga Kakak ipar kesayangan ku!!" teriak Rilli saat sudah sampai dimeja makan.

Cetakkk.... Ridho menjitak kepala adiknya.

"Auhhh... sakit Kak," pekik Rilli meraba-raba kepalanya yang dijitak.

"Siapa suruh teriak-teriak, kemasukan kecoa baru tau rasa," ketus Ridho.

"Mana berani kecoa nya hinggap di mulut Ili, dia keburu pingsan ngeliat kecantikan Ili," songong Rilli.

"Dibilang cantik sama kecoa aja bangga," balas Ridho datar.

"Biarin, yang penting Ili cantik," ucap Rilli tak mau kalah.

"Pagi semuanya!" seru Keila.

.

"Astaghfirullah, baru aja yang satu selesai, disambung yang kedua," ucap Wira menggelengkan kepalanya.

"Dasar duo trenggiling, ingin sekali ku melempar kalian kelautan biar dimakan hiu sekalian," kesal Ridho.

"Jangan gitu Kak, nanti kalo gak ada kita, pasti Kakak akan kesepian, dan pasti rindu dengan kecantikan wajah kita," balas Keila.

"Tumben lo pinter Key," puji Rilli.

"Dari dulu gue pinter kali," jawab Keila tak terima.

"Udah-udah berantem mulu, kapan makannya kalau kalian

adu mulut terus, gak malu apa sama Putri, yang dari tadi liat tingkah laku kalian, udah kayak Tom and Jerry," lerai Wira jengah.

"He he..." cengir Adik Kakak itu menunjukkan deretan giginya yang putih.

Mereka melaksanakan makan setelah perdebatan kecil usai.

"Kamu ke toko lagi Put hari ini?" tanya Ayu disela-sela makan.

"Iya Ma," jawab Putri singkat.

"Ke toko siapa Kak?" tanya Rilli penasaran.

"Ke toko Kakak ipar kamu lah," saut Ayu.

"Kak Putri punya toko?" tanya Rilli dan Keila bersamaan.

"He'em," Putri menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan Adik iparnya.

Duo trenggiling itu langsung memuji Putri hingga sampai langit ke 7, yang membuat Putri terbang melayang-layang.

~

"Tuan nanti pulang jam berapa?" tanya Putri memastikan.

"Belum tau," jawab Ridho cuek.

"Sekretaris Roy," panggil Putri.

"Iya Nona, ada apa?" tanya Roy balik.

"Tolong nanti kalo Tuan Muda pulang, kabari saya ya," ucap Putri.

"Baik Nona Muda," jawab Roy sopan.

"Sampai jumpa lagi," Putri melambaikan tangannya, bersamaan dengan mobil Ridho yang melaju keluar halaman rumah.

Putri masuk kembali untuk mengambil tasnya.

"Ma Pa, Putri pamit ya" pamit Putri.

"Iya Nak, hati-hati ya," jawab Ayu.

"Assalamualaikum," Putri

"Wa'alaikumsalam," balas Wira dan Ayu.

"Ma, Papa pengen perusahaan kita segera diserahin ke Ridho, Papa pengen istirahat gak mikirin urusan perusaahan lagi," jelas Wira setelah kepergian Putri.

"Nanti malam kita bicara'in bareng-bareng Pa," ucap Ayu.

Ridho telah sampai dikantor nya.

"Ada jadwal apa aja hari ini?" tanya Ridho duduk dikursi kebesarannya.

Roy mulai menjelaskan jadwal yang sudah disiapkan untuk Ridho.

"Padat juga jadwalnya," keluh Ridho.

"Sabar bro, jatahnya besok lagi," ledek Roy.

"Sial lo," ketus Ridho.

Dilain tempat Putri baru saja sampai di toko kuenya.

"Assalamualaikum gaes!" seru Putri memasuki tokonya.

"Wa'alaikumsalam," all karyawan.

"Wihhh udah pada stay aja nih," Putri sudah kemode hidupnya dulu yang normal gak sebeku hidup dengan Ridho.

"Liat jam dong Neng," ucap Dila melirik kearah jam.

"Basa-basi Dil, gitu aja gak paham," kekeh Putri.

"Garing," saut Sita yang mengundang tawa semua orang.

"Hay Kakakku sayang," sapa seorang lelaki yang langsung merangkul bahu Putri dari belakang.

"Loh Rizki," Putri terkejut melihat Adiknya ada ditokonya.

"Gak rindu nih sama Iki, "sindir Rizki yang melihat Kakaknya hanya bengong.

"Ya pasti rindu lah," Putri langsung memeluk erat Adik kesayangannya.

"Kamu kok ada disini, gak kuliah, kamu kan ngambil kuliah jam pagi kan?" tanya Putri.

"Kampus lagi libur, jadi Iki kesini deh, dari pada gabut dirumah," jelas Rizki.

Putri ber oh ria menangapi ucapan Rizki.

"Makan soto ditempat biasa yuk Kak," ajak Rizki antusias.

"Let's go," Putri tak kalah antusias nya dengan Rizki.

"Gais aku pergi dulu ya, nanti aku bawain deh buat kalian," sambung Putri.

"Siap Bu bos," jawab para karyawan.

"Aduhh Iki, Kakak rindu banget sama soto favorit kita," ucap Putri.

"Sama Kak, Iki juga rindu banget," balas Rizki.

Mereka memesan soto dengan minum es jeruk, selang beberapa waktu pesanan sudah dihidangkan.

Putri menatap soto itu dengan mata yang berbinar-binar, seakan ingin sekali melahap sekalian mangkuknya, Putri menyuapkan soto itu kedalam mulutnya, rasa yang sudah berhari-hari ia rindukan.

"Ehm lezatnya," lidah Putri bergoyang nikmat.

Mereka berdua makan dengan lahabnya, hingga dalam waktu 5 menit soto sudah tandas.

"Iki kenyang banget Kak," ucap Rizki menyandarkan tubuhnya.

"Oh iya Kak, Iki mau tanya sesuatu sama Kakak," lanjut Rizki dengan wajah yang mulai serius.

"Apa?" Putri menautkan kedua alisnya.

"Kakak baik-baik ajakan disana, Kakak gak dijahatin kan disana," ucap Rizki to the point.

Putri tersenyum manis kearah Rizki, ia sangat bersyukur memiliki Adik yang sangat-sangat perduli padanya.

"Makasih ya Iki, kamu udah khawatirin Kakak, kamu tenang aja, Kakak disana baik-baik aja kok," jelas Putri meyakinkan.

Rizki menatap kedua bola mata Putri, ia berusaha mencari kebenaran disana.

"Kakak harus inget satu pesen Iki, hubungi Iki kalo ada apa-apa," ucap Rizki mengingatkan kembali.

"Oke," saut Putri.

"Iki tau Kak, Kakak disana tertekan, Iki tau Kakak gak bahagia disana, maafin Iki Kak, Iki gak bisa berbuat apa-apa," batin Rizki sedih.

"Duhh Ki, Kakak lupa pesenin soto buat mereka," Putri menepuk jidatnya.

"Oh iya ya Kak, Iki juga lupa, sangking menikmati sih, jadi lupakan," lanjut Rizki.

"Yaudah deh pesen aja, nanti suruh anter ke toko aja kak," saran Rizki.

"Pinter," Putri mengacungkan jempolnya.

Setelah memesan, mereka berdua kembali lagi ke toko.

Detik berlalu menjadi menit, menit berlalu menjadi jam dan, jam merubah waktu menjadi sore.

"Tuan Muda nanti pulang jam 4 Nona," Roy mengirimkan pesan pada Putri, jangan tanya Roy dapat dari mana no Putri, Roy kan mahluk milenial yang bisa dengan mudah mendapatkan apa yang diperlukan.

"Ehm... semuanya Putri pamit ya," ucap Putri setelah membaca pesan dari Roy.

"Udah mau pulang Kak?" tanya Rizki.

"Iya Ki," jawab Putri singkat.

"Aku pamit ya, assalamualaikum," ucap Putri berlalu keluar toko.

"Wa'alaikumsalam," all.

***

Di****mohon untuk bersedekah Like dan** Vote,

A**uthor mengharapkan itu dari kalian, alapiyu para readers ku😂♥️****

1
Sri Widjiastuti
ridho kah??
Epijaya
maaf kurang suka sama visualnya
ikatillah
g suka ma visual ny ikh g level g cocok norak g suka jga sie ma org org ny knpa g org luar ajh sie
Mikail
oktaaaaaaa...gimana khabar mu
oktavia: Alhamdulillah baik kakak, ngilang nih🤭
total 1 replies
Husna New
ahh terharu aq baca x
Husna New
next dong semngat ngetiknya Alhamdulillah kluarga putri lengkap
Husna New
next dong semngat ngetiknya semoga Ridho dan putri selalu bahagia
Husna New
next dong semngat ngetiknya
Ardi Ginsul
judulnya the little Queen aku kira sejenis cerita mafia.. tapi pas dibaca mlh kyk cerita saga Daniah ya?🤔🤔
Ida Blado
ihh bru sadar visual cowoknya kembaran si itu,, gk ada yg gantengan lgi ya,,, gk cocok bgt
Umiie'ne Naza: 😀😀 betul,, berarti ini cerita kisah ridho DA dn putri DA Toh
total 1 replies
Ida Blado
ish di sini putri terkesan norak, gue jg suia india tpi gk pernah ngebayangin nikah ala2 india
Ida Blado
kalau putri mau aja nurutin bapaknya, bkn bodoh lgi namanya tpi dungu akut
Ida Blado
,waaahh bapake gendeng perlu di kasih sianida nih
edelweis arabella
sediakan air mandi trs beberes kamar trs siapin pkaian gnti buat suami,yg cekatan donc putri jgn ngomongx ajj yg suka nyolot
edelweis arabella
putri koq dpn klrgax ma klrga ridho dy kyk munafik polos² gt,,tp koq ma ridho dy sk nyolot ajj kl ngomong,,,
edelweis arabella
enak lo hdpmu put,d tolong ma ridho trs dtrima d klrgax d perlakukan kyk putri sesuai namamu,n smua keinginan kamu d penuhi,,jgn kcwakan klrga wira aditama yh 🙏
edelweis arabella
si lara cantik dewasa mmg visualx,tp syg hati penuh dgn iri dengki
edelweis arabella
awas jgn mw putri,jangan sok nurut trs kesanx peras klrga si ridho,pdhl mereka baik banget ma kamu
edelweis arabella
putri jgn seenakx donc trn sarapan telat,trs hbs sarapan gk bntuin beberes,,aduhhh jgn kyk anak horang kaya donc put
edelweis arabella
btw si putri jgn nglunjak yh krn mreka syg ma kamu,jd nurut ajj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!