NovelToon NovelToon
One Step Closer

One Step Closer

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cut Ria

Tahap Revisi Typo 🙏🙏

Bagaimana jika yang melamarmu adalah dokter yang menangani sakit mu??


"Maukah kau menjadi istriku??" ucap Dokter evan menatap wulan.

Wulansari 26 tahun, gadis cantik pemilik toko kue Dr. Dessert yang terkenal akan kelezatan cakenya harus menerima kenyataan bahwa ia divonis tak bisa memberikan seorang anak untuk suaminya kelak.

Evan Sandres 39 tahun duda tampan berprofesi sebagai dokter obgyn (kandungan) yang memiliki dua anak kembar yang berharap memiliki seorang ibu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

dr. Evan berjalan menyusuri lorong rumah sakit itu dengan sedih. Langkahnya berat untuk masuk kekamar sakura yang terlihat kedua putrinya masih tertidur karena pengaruh obat.

Sesaat ia duduk termenung melihat Safa dan Marwah bergantian.

" Maafin papa, " ucapnya menyesal karena memberi izin pada keduanya untuk ikut ibu mereka.

" Maafin papa Marwah, karena menyakitimu lagi, " imbuhnya yang meraih tangan kecil Marwah. Marwah laah yang paling keras untuk tak mau ikut ibunya Vivian, tapi karena ingin menyenangkan Safa dan permintaan papanya. Ia pun mengalah pada dirinya sendiri dan ikut ibunya Vivian dengan berat.

Flash back on dr. Evan story

Pagi itu waktu Jakarta, disebuah rumah dua tingkat terdengar suara Vivian memanggil Bibik untuk membantunya mengendong Marwah yang menangis berbarengan dengan Safa digendongannya.

"Bik, Bik!! cepet Bik, Marwah udah kejer-kejer nangisnya, " ucapnya panik, karena sesaat lagi ia akan kekantor karena ada meeting yang menunggunya.

" Iyya Nyonya, " jawab Bibik sopan seraya meraih Marwah yang terduduk dengan menangis kuat.

" Sini Non sama Bibik, cup..., cup..., jangan nangis lagi anak cantik, " ucapnya penuh kasih sayang kepada Marwah.

" Bik, tolong cariin satu pengasuh, pusing saya tiap pagi begini terus sama anak-anak, " ucap Vivian kesal karena tangisan keduanya hampir setiap ia ingin pergi kekantor.

" Ah, iyya Nyonya nantik saya tanya sama sodara saya dikampung".

" Segera ya bik!!? " perintah Viviqn yang masih menenangkan Safa yang tak mau turun dari gendongannya.

Hampir 1 jam lebih Safa Marwah menangis, sehingga Vivian harus membatalkan meetingnya kali ini. Safa dan Marwah benar-benar berhenti menangis ketika Vivian sudah berganti baju kantor kebaju rumah, dan keduanya tertidur lelap karena lelah menangis.

Vivian keluar kamar keduanya dengan mengendap-ngendap tak bersuara agar tak membangunkan Safa dan Marwah.

Seketika ia menarik nafas panjang, sungguh lelah hari ini menenangkan amukan kedua putrinya yang masih berumur 3 tahun setengah.

Ia masuk kekamar utama dan menghempaskan tubuh rampingnya diatas kasur king size itu. Ia menatap layar handphonenya dengan serius, terdapat beberapa panggilan masuk dan beberapa pesan dari WA yang membuat Vivian syok.

" Evan akan pulang??, " ucapnya tak senang. Namun seketika ia menghitung-hitung, yaa hampir 2 tahun Evan di Jepang menyelesaikan study Sub Spesialianya.

Vivian menghela nafas panjang.

" Kacau!!, " ucapnya meletakkan handphonenya diperutnya dengan malas.

" Hhmm, bagaimana ini???, gak, sebelum Evan pulang aku harus putus dengannya, " gumamnya sendiri.

Lalu Vivian bangun, ia bersegera berpakaian rapi dan buru-buru keluar dari kamarnya dengan mengendap-ngendap. Ia mencari Bibik ke dapur, dan berbicara secara berbisik.

" Bik, saya keluar titip Safa Marwah ya??, " ucapnya cepat.

" Baik Nyonya, apa saya panggil Pak Didi Nyonya??"

" Ga.., gak usah, saya naik taksi aja, takut suara mobil ngebangunin anak-anak lagi, bisa kacau, " ujarnya dengan nada serius dan kemudian berlalu menuju pintu samping garasi yang selalu terbuka lalu buru-buru jalan kedepan pintu pagar samping.

"Huufffft. ., aman, " ucapnya yang lega keluar tanpa diketahui oleh putrinya.

Vivian menunggu taksi yang lewat seraya mengetik nama di handphone untuk menelfon seseorang yang akan ia temui. Dan telfon iti tersambung dengan segera ke Vivian.

" Hallo, Yuda??, kamu dimana??, " tanya Vivian dengan melambaikan tangan kepada taksi yang lewat. Dan taksi kosong itu menghampiri Vivian dan Vivian bersegera naik taksi tersebut.

" Aku masih dikantor sayang, kamu kenapa gak masuk??, ibu Dewi kecewa kamu batalkan meeting kali ini"

Vivian menghela nafas panjang, ia sudah memperkirakannya, pasti rekanan kali ini kecewa dengan pembatalan meeting penting.

" Tadi pagi anak-anak kompak menghalangi aku untuk kerja, " ujarnya kesal.

" Tapi bukan itu Yuda, aku ingin ketemu dengan kamu, ada hal penting harus aku sampaikan padamu"

" Ngomong aja, karena aku gak bisa keluar sekarang"

" Suamiku akan pulang dua minggu lagi, kau harus segera mengambil barang-barangmu dirumah ku".

" Apa??, dokter itu akan pulang??, " ucapnya kaget.

" Makanya temui aku sekarang di mall Xxx, " pinta Vivian.

" Ditempat biasa, " ucapnya dan menyudahi telfon Vivian.

Vivian menyebutkan pada sopir taksi arah tujuannya. Dan mobil taksi itu pun melanju cepat ke mall Xxx ibu kota yang dituju.

Vivian turun dengan cepat dan ia bergegas berjalan menuju tempat yang bisa ia duduk bersama Yuda.

🍃🍃🍃

Vivian menunggu dengan gelisah karena sudah hampir 1 jam, Yuda membuatnya menunggu. Ia berkali-kali melihat jam ditangannya.

Dan sosok yang ditunggu akhirnya muncul juga wajah tersenyum kearah Vivian yang cemberut. Ia memgecup bibir cemberut Vivian dengan singkat.

" Maaf aku terlambat sayang, " kata Yuda.

" Kamu tau?, aku gelisah, " ujarnya lagi seraya mengeser tempat posisi duduknya sehingga Yuda pun duduk tepat disisi Vivian.

" Apa yang membuat mu gelisah sayang??, apa karena suamimu akan pulang??, " tanya Yuda seraya menarik tubuh Vivian untuk dekat dengannya.

Vivian mengangguk pelan.

" Kita tak akan sebebas ini nanti, " kata Vivian menatap wajah Yuda sendu.

" Semua karena kau pengecut Yuda, andai dulu kau membawa ku pergi!!".

" Sudah laah Vivian, jangan ungkit kebodohanku yang dulu, itu tak kan mengubah apa pun sekarang !!, " ucapnya yang tersinggung.

Memang kenyataannya hubungan gelap ini terjadi karena Yuda dulu tak kunjung melamarnya, dan orang tua Vivian menjodohkannya dengan Evan. Vivian yang tak bisa membantah keputusan ayahnya akhirnya pasrah mengikuti perjodohan itu.

Namun ketika Evan harus melanjutkan study spesialisnya ke Jepang, Vivian menolak untuk ikut. Ia tak ingin meninggalkan dunia kerjanya yang dapat membuatnya menjadi diri sendiri. Tak berselang lama dari kepergian Evan ke Jepang, Yuda masuk kedalam hidup Vivian lagi yang sekarang menjadi rekan kerja.

Dari hanya rekan kerja, Vivian yang masih mencintai Yuda tak bisa membohongi dirinya untuk rindu menjalin kasih dengan mantan kekasihnya itu, ditambah lagi Evan meninggalkannya begitu lama. Sehingga Vivian selama itu bebas menjalin hubungan gelapnya dengan Yuda diwaktu-waktu tertentu tanpa sepengetahuan keluarga kedua belah pihak Evan dan Vivian.

Pak Didi dan Bibik yang sedari dulu, ikut ketika awal pernikahan Vivian dan Evan hanya bisa diam melihat kelakuan Nyonya mereka ketika Tuan mereka tidak ada. Mereka bertahan karena sayang pada si kembar Safa Marwah yang sudah mereka anggap keluarganya.

" Maaf, " ucap Vivian menyesal.

Sesaat suasana dingin menghinggapi keduanya. Mereka melamun di pikiran masing-masing.

" Ya, " jawab Yuda.

Vivian menyelipkan lengannya di sisi lengan Yuda, ia ingin merayu Yuda untuk menyudahi kekesalannya atas salah perkataannya tadi.

" Apa kau masih marah??, " ucapnya melihat Yuda.

" Ayolaah Yuda, waktu kita tak lama lagi untuk bisa seperti ini, " ucapnya mencium pipi Huda manja.

" Hhmmm, yaa aku menyerah, " ucapnya yang kini menarik hidung Vivian dengan gemas.

Keduanya tertawa seketika, obrolan kini cair seiring dengan suasana hati mereka.

1
ㅤㅤㅤ
terulang lagi berlahan harusnya PERLAHAN, relflek harusnya REFLEK, astaga banyak banget remed bahasa Indonesia 😭😭😭
ㅤㅤㅤ: kalau percakapan sebanyak gak usah /: terlalu boros😭
total 2 replies
Risa Apriyanti
nga ada bosan Nya buat ngebaca ulang
Safitri Agus
terimakasih Thor 🙏🥰
Safitri Agus
cafe nya Irwan suami Saskia
Violet
Chemistry karakternya benar2 dpt bgt. Benar2 real rasanya dgn sesama pejuang garis 2 (dulunya).
Hny kurang sdkit dr akhir cerita ini biar Wulan benar2 nyata bisa hamil, melahirkan & memeluk buah hatinya dgn perasaan mengharu biru karna sblomnya Wulan ga berani bermimpi indah bisa memiliki keluarga seutuhnya.
Terima kasih utk karyanya Kak 🙏🏻💐 semangat & sehat2 slalu ya Kak 🥰💪🏼
Maria Mahdalena Manalu
Lumayan
Yani Kustiti
Luar biasa
Satri Ani
palaku yg pusing baca hadilnya
Sri Udaningsih Widjaya
Ceritanya bagus
Vivi Zenidar
cerita yang bagus
oca rm
pertama baca cerita ini thn 2023 dan tahun 2025 kembali baca lagi😁
Nabil Az Zahra
harusnya wulan jjur aja ma rendy maupun dr. evan, biar rendy bisa melepasmu & dr. evan paham mau mu lan, jg diem" trus apa" di pndem sndiri😞
Nabil Az Zahra
seenggaknya dr. Evan & ibu dr. Evan nerima kmu Wulan, dri pda hidup dg cintamu tp kmu trluka🥺🥺
Nabil Az Zahra
aku tau jodoh Wulan dr.Evan, tp kok kasian ya ma Rendy😔
74 Jameela
rendi sutris yaaaa...kok bilg wulan miliknya..ente sadar bilg gt rend...🤔
74 Jameela
gpp wulan..awalnya mungkin sulit bwt kmu menitipkn hidupmu ke mas dok evan..tp seiring jln jemari author psti kmu bs mencintai evan scra ugal"an💃💃💃
74 Jameela
ayooo wulan trima lamaran mas dok ajja drpd rendi menghantui bgai momok di hidupnya...bkn jadikn mas dok pelarian tp paling gk kehormatanmu sbgai wanita Insyaa Allah terjaga..smngt wulan🥰
74 Jameela
nglamarnya bgai org diacungi pistol nyawa atau harta..walahhhh mas dokter mbokyao romantis dkit..yg dilamar model bgni yaa tertegun sejenak..ini serius opo guyon yiiioooo..👍🤭
74 Jameela
vivian oohh vivian..berani betul buka slengkimu bwt lelaki lain..pdhl kmu adl istri skaligus ibu 2 anak...kmu udh bgai jallang ajja🤮
74 Jameela
perceraian ortu..bw dampak efek ke anak diakui atau tdk tetap anak yg jd korban dibwt dilema..dewasa dg pemikiranny sndri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!