NovelToon NovelToon
Bukan Rahim Bayaran

Bukan Rahim Bayaran

Status: tamat
Genre:CEO / Poligami / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:355.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Linda manik

Mendapatkan kasih sayang yang cukup dari kedua orang tua angkatnya tidak lantas membuat Marissa tidak lepas dari beban pikiran. Wanita itu terlihat bahagia hidup bersama dengan kedua orang tua angkatnya.

Baru saja dirinya. Duduk di bangku Kelas XII di sebuah sekolah swasta ternama di kotanya. Marissa menemukan dirinya sedang hamil satu bulan. Dia tidak mengetahui siapa yang menjadi Ayah dari janin yang dikandung bahkan dirinya merasa tidak pernah melakukan perbuatan dosa hina itu.

Jadi siapakah yang tega menghamili Marissa yang terkenal baik dan murah hati di sekolahnya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda manik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekhawatiran Nisa

"Keterlaluan kamu Nisa, tidak hanya menghancurkan masa depan Marissa kamu juga memfitnahnya. Membunuh mentalnya. Kita berdua sudah membunuh mental Marissa," kata Arjuna penuh sesal. Dia sangat menyalahkan dirinya sendiri yang terlalu bodoh hingga begitu cepat percaya dengan apa yang dikatakan oleh Nisa dan Dino.

"Maafkan aku pa, maafkan aku."

Tidak ada pilihan lain bagi Nisa. Hanya dengan meminta maaf yang dapat menyelamatkan dirinya dari amarah suaminya. Dia meremas Surat keterangan dokter itu hingga kusut.

"Aku minta maaf karena tidak jujur tentang keadaan rahimku. Aku menyembunyikan ini karena aku tidak ingin kehilangan kamu. Aku sangat mencintai mu, sayang."

"Kamu sadar jika rahim mu tidak bisa lagi untuk hamil. Lalu dengan seenaknya kamu membuat rahim Marissa untuk mengandung benih milikku. Dan seenaknya juga kamu mengatur skenario supaya anak itu jadi anak kamu juga. Bukan hanya kata egois yang cocok ditujukan kepada kamu Nisa. Tapi kamu jahat. Manusia yang paling jahat yang pernah aku kenal. Apa kamu tidak mengetahui resiko hamil di usia muda. Selain resiko cacat pada bayi juga rentan kematian pada ibu dan anaknya. Jika salah satu dari tiga resiko itu yang terjadi nantinya. Apa kamu bisa mengembalikan Marissa sebelum dirinya hamil?"

Arjuna berkata dengan marah dan menunjuk wajah Nisa. Dadanya terlihat Naik turun pertanda jika Arjuna berusaha menahan diri supaya tidak lepas kendali. Arjuna tidak dapat membayangkan salah satu resiko itu terjadi nantinya. Dan yang membuat Arjuna sangat marah karena hasutan Nisa. Dia sudah menghina Marissa dengan kata kata yang tidak pantas.

Arjuna melangkahkan kakinya dari kamar itu dan menutup pintu dengan kasar hingga suaranya pintu tertutup itu membuat jantung Nisa hampir copot. Dia tidak menghiraukan teriakan Nisa yang memanggil dirinya dan ingin menjelaskan.

Nisa masih menangis dengan posisi terduduk di lantai. Dia tidak membantah perkataan Arjuna karena dirinya pun sadar akan akibat perbuatannya. Jika rencananya itu berhasil. Dirinya memang akan beruntung banyak dan Marissa yang rugi besar. Jauh di lubuk hatinya, Nisa juga menyayangi Marissa. Dia sudah membesarkan Marissa sejak usianya lima tahun. Tapi tuntutan dan ancaman kedua mertuanya membuat Nisa ketakutan kehilangan Arjuna membuat dirinya terpikir untuk mengorbankan Marissa.

"Kenapa aku harus mandul seperti ini," kata Nisa sambil terisak. Karena kesal dengan takdirnya sendiri. Nisa memukul perutnya berkali kali. Dia berpikir jika masalah ini semua berawal dari rahimnya yang tidak bisa mengandung.

Nisa juga mengetahui jika masalah ini belum selesai hanya karena Arjuna meninggalkan dirinya di kamar ini. Arjuna sedang marah besar dan saat ini butuh ketenangan hati. Seketika itu juga, Nisa merasa ketakutan yang luar biasa. Nisa takut, Arjuna menceraikan dirinya setelah semuanya terbongkar.

"Maafkan aku pa, jangan ceraikan aku."

Karena terlalu takut, Nisa menggumam. Dia beranjak dan keluar dari kamar hendak mencari keberadaan Arjuna.

"Mana tuan mu?" tanya Nisa kepada seorang pekerja yang sedang lewat dari ruang tamu.

"Sudah pergi nyonya," jawab pekerja itu. Karena menangis. Nisa tidak mendengar suara mobil Arjuna yang keluar dari rumah. Nisa semakin merasakan hatinya tidak tenang. Dia merasa jika Arjuna benar benar menghindari dirinya. Arjuna sepertinya tidak hanya ingin menenangkan dirinya tapi benar benar tidak ingin melihat wajahnya.

Di dalam mobil, Arjuna berusaha meredakan amarahnya. Dia sangat marah kepada Nisa sehingga dirinya memilih lebih menerima undangan dokter Marsel untuk bergabung dengan dokter itu di sebuah klab daripada harus mendengarkan penjelasan Nisa yang pasti akan berusaha mengelak dari kejahatannya itu.

"Kenapa harus bertemu di tempat seperti ini?" kata Arjuna kepada dokter Marsel begitu tiba di meja dokter itu. Arjuna harus berkata keras karena suara musik yang memenuhi ruangan itu.

"Kita perlu mengenang masa muda bro," jawab dokter itu sambil menuang minuman dari botol ke gelas. Dia menyodorkan gelas itu kepada Arjuna. Arjuna dan Dokter Marsel adalah dua pria yang sangat gaul dan bisa dikatakan nakal di Masa mudanya. Tapi setelah berumah tangga dua pria itu memilih bertobat dan setia dengan pasangan masing masing dan tidak menyentuh alkohol lagi. Ini yang pertama kalinya mereka mengunjungi tempat haram setelah mereka menikah.

"Minum sobat. Sesekali tidak mengapa. Tapi jangan sampai mabuk. Target kita juga belum mabuk," kata dokter Marsel. Dia menunjuk ke arah belakang Arjuna. Arjuna membalikkan tubuhnya dan mengarahkan pandangannya. Terhalang beberapa meja dari meja mereka. Arjuna dapat melihat jika target yang dimaksudkan oleh dokter Marsel adalah Dino. Dino terlihat sedang meneguk minuman langsung dari botol minuman. Sepertinya kesadarannya sudah mulai berkurang.

"Aku kan sudah bilang. Jangan libatkan aku untuk mengorek kejujuran dari bocah itu," kata Arjuna.

"Yang gak bisa donk. Aku tidak mengenalnya. Kan lucu jika aku tiba tiba bertanya tentang obat kuat itu. Sudah, yang penting kamu jangan lepas kendali," kata dokter Marsel. Dia mengetahui kekhawatiran sahabatnya itu mengapa sampai tidak mau langsung berhadapan dengan Dino untuk mengorek kejujuran bocah itu.

Dokter Marsel bertindak cepat untuk menyelidiki Dino. Bukan karena imbalan yang ditawarkan oleh Arjuna tapi karena dia sangat kasihan kepada gadis belia yang baik seperti Marissa. Dia geram sendiri mendengar cerita dari Arjuna. Dokter Marsel mempunyai seorang putri yang masih duduk di sekolah dasar. Dia tidak bisa membayangkan jika apa yang dialami oleh Marissa dialami oleh putrinya.

Mengetahui tujuan dokter Marsel meminta dirinya bertemu di tempat ini. Arjuna juga tidak mencicipi minuman itu sedikit pun. Dia ingin berhadapan dengan Dino dalam keadaan sadar. Sebenarnya tidak ada gunanya lagi bertanya kepada Dino karena tanpa penjelasan Nisa pun. Dugaannya sudah tepat. Tapi setelah di pikir pikir. Kesaksian Dino sangat penting supaya Nisa tidak bisa membuat skenario baru lagi.

"Sepertinya, saat ini waktu yang tepat," kata dokter Marsel setelah hampir setengah jam mereka mengamati gerak gerik Dino. Mereka berdua sama sama berdiri dan langsung melangkah mendekati meja Dino. Tanpa menyapa, dokter Marsel langsung menarik tangan Dino. Dia juga memberikan isyarat kepada teman Dino yang duduk di tempat itu supaya tidak ikut campur. Dokter Marsel dan Arjuna membawa Dino keluar dari ruangan itu. Kondisi Dino yang sudah setengah mabuk dan menurut saja ketika diseret.

"Dino," bentak Arjuna setelah dokter Marsel menyandarkan tubuh Dino di mobilnya.

"Pak Arjuna di sini juga," tanya Dino dengan ciri khas orang mabuk. Dia masih mengenali Arjuna.

"Iya, aku disini karena ada keperluan dengan kamu. Kamu suka uang tidak?"

"Suka sekali pak," jawab Dino kemudian terkekeh.

"Aku akan memberikan kamu uang yang banyak asal kamu mau bercerita tentang Marissa. Kamu suka Marissa kan?"

Arjuna sengaja menyinggung nama Marissa supaya otak Dino cepat tersambung ke hal inti yang ingin ditanyakan. Arjuna juga sudah menunjukkan uang ke wajah Dino. Karena setengah mabuk, Dino terlihat kurang sopan dengan langsung merampas uang itu dari tangan Arjuna.

"Tidak. Aku tidak menyukainya."

"Kenapa?"

"Masih bocah pak." Dino tertawa

"Masih bocah ya. Aku Kira kamu sering datang ke rumah Karena menyukai Marissa," pancing Arjuna. Dan benar saja, Dino terpancing menceritakan mengapa dirinya sering datang ke rumah itu. Karena mabuk, dia menjawab pertanyaan Arjuna dengan jujur tentang semua rencana yang diatur Nisa hingga Marissa bisa hamil anak Arjuna.

Arjuna mengepalkan tangannya. Dia sungguh tidak menyangka wanita yang sangat dia cintai bisa berbuat sejahat itu. Setelah mendengar semua skenario demi skenario yang diatur oleh Nisa. Arjuna dan Dokter Marsel menyuruh petugas keamanan untuk membawa Dino kembali ke dalam klab.

"Rekamannya sudah aku kirim ke nomor mu," kata Dokter Marsel.

"Terima kasih Sel."

"Aku menyarankan supaya kamu rutin membawa Marissa ke dokter kandungan. Benih wanita di bawah usia dua puluh tahun belum sebagus benih wanita usia dua puluh tahun ke atas. Untuk menghindari resiko, ada baiknya ada seorang dokter untuk mengawasi nutrisi Marissa dan kesehatannya."

"Terima kasih Sel. Aku pasti akan menuruti saran kamu itu."

"Dan ingat, perlakukan Marissa seperti putri kamu supaya mentalnya tidak terkejut dengan statusnya. Aku rasa kamu mengerti maksud aku."

Arjuna menganggukkan kepalanya. Tapi hatinya menyadari satu kesalahan yang ternyata sudah membunuh mental Marissa. Tadi pagi, dia menyinggung tentang haknya sebagai suami kepada Marissa.

"Tidak selamanya beristri dua itu enak Arjuna. Meskipun beristri dua sepertinya kamu harus puasa," kata dokter Marsel bercanda. Arjuna mengibaskan tangannya dan meninggalkan dokter Marsel yang terkekeh seraya membuka pintu mobilnya.

Arjuna masuk ke dalam mobilnya. Dia membenarkan perkataan Dokter Marsel. Saat ini dirinya mempunyai dua istri. Dan sepertinya memang dirinya pasti berpuasa. Tidak memungkinkan bagi dirinya untuk menuntut kewajiban Marissa. Perkataan dokter Marsel sangat benar. Marissa sudah tertekan dengan kehamilan, pengasingan bahkan karena putus sekolah. Akan lebih tertekan lagi jika harus melayani dirinya sebagai suami. Bukan karena faktor usia. Tapi status yang melekat sebelum mereka suami istri. Marissa juga masih menyebut bahwa dirinya masih putri Arjuna.

Sedangkan untuk menuntut kewajiban Nisa. Untuk saat ini tidak mungkin. Kesalahan Nisa sangat fatal hingga bisa mengikis perlahan rasa cinta di hati Arjuna. Jangankan untuk menuntut kewajiban istrinya itu. Untuk melihat dirinya saja. Arjuna tidak ingin.

Malam itu, Nisa menunggu Arjuna pulang. Tapi hingga pagi menjelang, Nisa terbangun tanpa Arjuna di sisinya. Dan malam itu juga mereka tidak tidur bersama untuk pertama kalinya setelah mereka suami istri. Kekhawatiran Nisa semakin bertambah. Di pagi buta itu. Dia berlari kencang menuju paviliun Marissa. Ketika dia mendorong pintu itu ternyata terkunci dari dalam. Dia berjalan ke arah samping paviliun. Dia berharap ada celah yang bisa untuk mengintip ke dalam paviliun.

"Jangan sampai Arjuna tidur di sini tadi malam," kata Nisa dalam hati. Hatinya sangat sakit membayangkan Arjuna dan Marissa tidur bersama.

1
Siti Yatimatin
sungguh kejam
Desi Eka s
Luar biasa
Nurlaila Hasan
keren lah...
mom's Azril
udah 1 tahun gak ada sambungan ceritanya y thor
Arni
y ini gmn ceritanya kak, jd penasaran
Yayi Maryati
klo aku ko geli yah bacanya ,,,anak adopsi mengandung benih papah angkat,,,kesannya gimana gitu ,,waloupn ini cmn novel ,, tpi yg d BCA BKN cmn kisah cintanya aja ,,tpi alur dari kehidupn sebuah Kel ,,klo seorang ayah yg baik mungkin ga bkln tega menggauli anaknya sendri Yach
Arni: y, emang pasti g tega kan saat menggauli nya lg pd g sadar akibat terobsesi pengen punya keturunan jd otaknya O
total 1 replies
Nunik Juliastuti
Kaka author ini ada lanjutannya ngkk Kaka aq masih penasaran ceritanya 🤗
Mami Al
nungguin nih...., tumben lama bgt up nya Thor....
mom's Azril
Thor knpa GK lanjut LG ceritanya
Arni: da lama nungguin gmn kelanjutannya, da g dilanjut apa
total 1 replies
Hanizar Nana
😂😂😂😂
aku dewe
lanjut
sriefah muliani
mana janji mu thorrrr yang katanya diusahakan selalu up..dah mau sebulan ini belum ada up nya
Sͨυͪɦͣυᷡ ǪḺǝͷḡ✨𝒜⃟ᴺᴮE𝆯⃟🚀HIAT
lama gak up ya Thor 😐
.
lama gak up
Mesra Jenahara
aassyyiikk .cinta mmng terasa indah..😍😍❤️❤️
m. adibai bai
cieee, Arjun berasa muda lagi punya istri abg
Nurbaiti Nurbaiti
bagus
Dewita
koq udH end ya Thor kan blm slsai crita ny
Linda ma: Tetap lanjut kok kak.
total 1 replies
❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
☺seyum2 sendiri bc y
Arjun dah berasa seperti ABG lg krn menikah dengan yg msh ABG
Beruntung km Arjun dpt Marissa yg msh ori😆
Nana Conley loehat
q jd ikutan kasmaran ahaiii😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!