NovelToon NovelToon
Lily Untuk Angga

Lily Untuk Angga

Status: tamat
Genre:Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:819.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: P TututhPern

Angga dan Lily pertama kali bertemu di rumah sakit, dimana ayah Lily di rawat.

Angga yang juga kebetulan mengantar ayahnya ke sana untuk di rawat karena magh, siapa yang menyangka kalau kedua Ayah itu adalah sahabat lama yang sudah lama tidak bertemu.

Ayah Lily yang merasa dirinya tidak lama lagi meminta Angga untuk merawat Lily menggantikannya. Bukan karena tidak mempercayai keluarganya, namun Ayah Lily tidak bisa meninggalkan putrinya di tangan keluarganya.

Dan benar saja, setelah akad yang hanya di saksikan oleh dokter, Ayah Lily pergi untuk selamanya. Bukan hanya beliau, Ayah Angga juga menghembuskan nafas terakhirnya setelah dua jam sang sahabat meninggalkannya.

Sanggupkah mereka menjalani rumah tangga mereka? Sepasang suami istri sebatang kara tanpa orang tua yang mengayomi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon P TututhPern, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 29

Lily seperti biasa bangun pagi, melihat Angga di sampingnya sudah tidak membuatnya kaget lagi. Lily menguncang bahu Angga membangunkannya tapi sepertinya Angga terlihat enggan membuka matanya.

"Kakak! Kak Angga!" Dia menepuk pelan lengan Angga

Angga menarik nafas dan menghembuskan berlahan, dia membuka matanya dan Lily dengan jelas melihat matanya memerah layaknya orang kurang tidur, kantung mata Angga juga sudah lumayan tebal dan mukanya memucat terlihat jelas kalau dia kelelahan.

"Kakak kalau mau tidur tidur saja, nanti Lily suruh kak Ezra atau teman sekelas kakak yang lain izinin kakak"

"Sekolah" gumam Angga dia juga berusaha bangun, mengumpulkan nyawanya yang sepertinya baru kembali.

Lily melihat Angga sekali lagi yang duduk di tengah kasurnya masih dengan selimut menutupi setengah tubuhnya.

Lily kembali ke kamarnya untuk mandi dan bersiap.

"sshh" dia meringis begitu mengaplikasikan obat ke lukanya yang terkelupas.

Setelah semua siap dia kembali ke kamar Angga memastikan cowok itu bangun, saat masuk Angga sudah siap.

"Kenapa?" tanya Angga tangannya memasang sabuk pinggangnya, Lily menggelengkan kepalanya dia menutup kamar Angga sebelum membukanya kembali karena matanya menatap sesuatu "Handuknya tolong di jemur jangan di taruh sembarangan"

Angga yang kaget menatap pintu yang kembali tertutup, matanya berpindah ke handuk sebelum tertawa.

"Anak itu" decaknya sambil menggelengkan kepalanya merasa lucu. Dia mengambil handuk menjemurnya dan mengambil pakaian kotor yang tadi dia lempar begitu saja di lantai, memasukkan ke keranjang pakaian kotor sebelum dia dimarahi Lily.

Lily berjalan ke dapur untuk membuat sarapan tapi terkejut karena sarapan sudah siap di meja.

Ah dia lupa kalau sudah punya ART di rumah ini.

"Selamat pagi, Nyonya!" Bude Sum meletakkan piring ke meja.

"Selamat pagi, Bude." Dia menatap makanan di atas meja, ini pertama kali ada seseorang menyiapkan sarapan untuknya.

"Apa Nyonya tidak suka bubur ayam?" Bude Sum bertanya karena melihat Lily yang hanya diam saja. Lily menggelengkan kepalanya

"Saya suka, ini pertama kali saya dibuatkan sarapan" Lily tersenyum kecil "Terimah kasih Bude"

"Tidak perlu terimah kasih, ini pekerjaan saya, Nyonya."

"Saya panggil kak Angga dulu." dia keluar dari dapur untuk memanggil Angga sarapan.

"Hm? Kenapa?" Angga yang sudah di tangga bertanya

"Sarapan" beritahu Lily

Angga mengkerutkan keningnya "Cepat sekali"

"Kan ada bude Sum" Angga menepuk keningnya, melihat reaksi Angga sepertinya bukan hanya Lily yang lupa kalau di rumah mereka sudah ada orang lain.

Mereka berbarengan masuk ke dapur, Angga menyapa ARTnya sebelum menarik kursi untuk sarapan.

"Enak bude" puji Lily wanita paru baya itu hanya tersenyum ke arahnya dan berterima kasih.

Selesai sarapan mereka bersiap ke sekolah tapi sebelum itu Lily memberitahu Bude Sum untuk tidak perlu membersihkan lantai dua dimana dia dan Angga tinggal karena disana tanggung jawabnya.

"Kenapa kamu tidak mau lantai dua dibersihkan bude Sum?" tanya Angga begitu mereka sudah di jalan, Lily yang membaca buku karena lagi lagi ada kuis hari ini.

"Karena itu kawasan pribadi" ucap Lily, Angga memasang wajah bertanya "Kak, ART kan ada untuk membantu bukan untuk mengambil alih semua pekerjaan. Kan tidak etis juga harus masuk ke era pribadi, bukan karena Lily tidak percaya hanya saja Lily merasa tidak nyaman saja."

"Hem" Angga bergumam sebelum mencubit pipi Lily "Terserah kamu."

"Pakaian Kakak biar Lily yang cuci jadi jangan taruh di sembarang tempat supaya Lily bisa langsung mengambilnya.

"Iyaaaa... Kamu bawel ternyata." Mendengar ucapan Angga Lily langsung menunduk membaca bukunya, Lily menepuk kepalanya "Tidak apa apa, tapi sama kakak saja ya".

**

Lily dan Rosa berjalan barengan menuju tempat dimana para peserta persiapan OSN berkumpul untuk belajar bareng.

"Kalian pasti anak baru yang dibilang kak Angga" siswi bertagname Jasmine menghampiri mereka " Ah, Gue Jasmin kelas 11 IPA 4"

Lily dan Rosa juga memperkenalkan diri, Jasmine membuka pintu mempersilahkan mereka masuk, dan kesan pertama mereka dengan tempat itu... Sunyi!

Bahkan perpustakaan kalah, hanya suara alat yang mencoret kertas terdengar. Jasmine menepuk tangan dua kali meminta perhatian. Jasmin memperkenalkan mereka setelahnya meminta mereka mencari tempat ternyaman untuk duduk.

Tak lama pintu di ketuk dan saat membuka pintu Angga masuk dan langsung menuju kursi paling depan tepatnya samping papan tulis. Saat dia mendongak matanya menangkap keberadaan Lily yang baru dia sadari keberadaannya.

"Oh kalian berdua sudah masuk" ucapnya basa basi, Angga membuka kardus yang tadi dia saat masuk.

Angga menopangkan tangannya di meja menatap lurus ke arah adik adik kelasnya. "Gue bawa soal soal OSN tingkat nasional tahun kemarin sampai tiga tahun sebelumnya, kemungkinan kali ini jenis pertanyaan yang sama akan muncul, jadi pelajari inI." Angga mengeluarkan tumpukan kertas dari kardus. "Oh iya, duduk berdasarkan jurusan yang masing masing. Jasmine, bantu memisahkan ini dulu."

Sementara Jasmine dan Angga mengatur kertas soal dan materi, yang lainnya mengatur kursi sesuai perintah.

Dan karena masih baru Rosa dan Lily kebingungan. Angga yang tidak sengaja melihat Rosa dan Lily yang hanya berdiri berbicara "Matematika di depan, Fisika di tengah" beritahu Angga.

Lily dan Rosa langsung menarik kursi milik mereka dan bergabung dengan yang lainnya, dan karena mata pelajaran yang mereka pilih Lily dan Rosa terpaksa berpisah.

Setelah membagikan contoh soal dan materi Angga memberi sedikit wejangan kepada mereka.

"... Jasmine, mulai dari sini lo yang urus karena gue ada urusan lain"

Jasmine memberi hormat "Siap Kak"

Sebelum benar benar keluar dia menghampiri Lily dia menepuk kepalanya "Nanti kamu ke kelas Kakak, ada yang mau kakak kasih" beritahu Angga, Lily mengangguk mengerti.

Sebenarnya Angga bisa saja ke kelas Lily tapi dia benar benar punya banyak urusan.

Setelah mengatakan apa yang mau dia katakan dia langsung keluar.

"Lo adeknya kak Angga?" salah satu siswa disitu bertanya

"Kerabat" jawab Lily seperti biasanya

"Lo Lily yang nilainya paling tinggi di kelas sepuluh kan?" Lily mengangguk sedangkan Rosa yang mendengar nada sarkas dan dingin itu menoleh.

"Gue kasih tahu ya, lo jangan sombong kalau mau lama, nilai lo itu cuman sementara." Lily mengkerutkan keningnya bingung, kapan dia sombong? Dia melirik papan namanya, Mikel dan dia masih kelas sepuluh terlihat dari lambang kelas yang ada di lengan bajunya. "Dan karena lo juga kerabat kak Angga jangan bertingkah karena disini lo sama sekali tidak spesial dan tidak akan diperlakukan demikian."

"Saya juga tidak berharap diperlakukan spesial" balas Lily dia kemudian menunduk membuka lembaran dan buku yang dibagikan Angga tadi.

*****

1
aurora
balik lagi berharap ada karya baru dari author 🤭🤭
Daffa Dien Dien
💖💖💖💖💖
Draco Malfoy
baca lagi di Januari 2026 😄
Juriyah Non
hebat jarang bgt cerita yg nyambung dari satu judul ke judul yg Laen 👍👍👍
Umfia Fhiya
entah sudah berapa kali saya membaca cerita ini
Anitaa Buztamy
salah satu part favorit klu blik ke nove ini😍
Nayla
pdhal endingnya nikah beneran 🤣🤣
Sry_tika
comeback lagi di hari kamis, 13 november 2025. suasana mendung gini memang cocok buat baca novel kek gini. yah walaupun banyak nyeseknya/Grimace/
Eka Safitri
Semua karya2 kak tutu selalu bagus... gak cukup kalo dibaca sekali doang.....
Nine
Mak buat cerita lgi dong🥹 suka sama cerita Mak tutu, udah berapa kali aku baca ini sma cerita yg lain
Daifuku ❤️
kayanya kalo ada cerita si ejrk bagus ni konfliknya angsat beut mantul 🤭
Agan Dewi
jadi ini pasangan suami istri yang dimaksud yang lainnya
Barokah 5.17
Buruk
Mommy Seventh
Mak Tuu,, namanya Angga ganti keh? dah lama baca, baru tanya ini
imach ❤️❤️❤️
slebew.. kiw kiw 😍😍😍 tetep melehoy walau udah baca entah yg keberapa kali. 🥰🥰🥰🥰
Ainiah Filips
aku suka dengan novel kk tutu sangat menarik dan alurnya tidak terduga.
Jupita Fitriyani
🤣🤣🤣
Lufi Ariana
kak buat cerita tentang Zain dan Ciara kak
Lufi Ariana
liam ini teman Madina dan Adam ketua kelas Madina,teryata alga perna ada di cerita Madina dan Arsyad.suaminya Bu Ratna wali kelas 11ips 1 pasti sakti yang pernah jadi pengacaranya afkar yang ada di cerita aya.makin seru aja
Nopita Sari: kan memang ada kak, waktu madina makan nasi gorenh bareng aa dipinggir jln. pertama muncul alga lagi usia 6th gitu ya
total 1 replies
Kentsa
the best
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!