NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta : Ternyata Aku Seorang Pelakor

Berbagi Cinta : Ternyata Aku Seorang Pelakor

Status: tamat
Genre:Poligami / POV Pelakor / Cinta Terlarang / Romansa / Tamat
Popularitas:658.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Shan_Neen

Berawal dari pertemuan kembali di acara reuni SMA, Sarah Amalia berjumpa dengan cinta pertamanya, setelah sekian lama mereka berpisah.

Kedekatan mereka pun kembali terjalin, dan kabar gembira pun datang, setelah beberapa bulan mereka menjalin hubungan.

"Maukah kau menjadi istriku?" tanya Miko, cinta pertama Sarah.

Dengan mata berkaca-kaca, perempuan itu pun mengiyakan ajakan kekasihnya.

Pernikahan pun terjadi. Setelah beberapa bulan, tiba-tiba datang seorang wanita ke hadapannya.

"Perkenalkan, saya istri pertama suamimu."

Bagai disambar petir, Sarah harus menerima kenyataan pahit itu, dikala dirinya tengah mengandung buah cintanya dengan Miko.

Bagaimana kelanjutan kisah ini? Akankah Sarah tetap bersama Miko? Atau justru menemukan cinta yang lain? Mari kita simak selengkapnya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan_Neen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari ganti

Lidia masuk ke dalam dan menemui Miko di kamarnya. Perkataan ibu mertuanya terus saja menggema di memorinya.

Wanita itu masuk ke dalam ruangan yang nampak begitu suram. Dia melihat seorang pria yang tengah duduk di atas tempat tidur sambil terus memeluk guling yang sudah nampak begitu lusuh.

Wajahnya pucat, dan tak ada lagi g*irah hidup di sana. Miko benar-benar terpuruk atas kehilangan anaknya.

Lidia terus memandangi suaminya dengan tak percaya. Matanya mulai berembun, dan mulutnya ia bekap dengan tangannya sendiri.

Apa sekehilangan itu kamu, ko. Sampai-sampai semuanya sudah tak berarti lagi bagimu? Apa cuma dengan hadirnya anak di tengah-tengah kita, kamu mau kembali lagi sadar dan menjadi Miko yang sebelumnya? batin Lidia.

Dia pun kemudian berjalan mendekati sang suami yang sudah seperti orang gila. Lidia memberanikan dirinya untuk duduk di hadapan Miko.

Tanganya terulur, dan menyetuh wajah yang nampak kuyu dan terlihat pucat.

"Ko, ini aku, Lidia." Lidia mulai mengajak bicara orang yang terus mendekap erat gulingnya itu.

Miko tak merespon. Dia terus saja asik dengan dunia yang ia ciptakan sendiri untuk megururung kesadarannya.

"Ko, kita pulang yah. Aku akan coba kasih kamu anak, sebagai ganti anak Sarah yang telah dimakamkan itu. Tapi, kamu ikut aku pulang ke rumah yah," bujuk Lidia.

Miko hanya melirik sekilas, dan setelah itu dia kembali menatap kosong ke arah depannya.

Lidia nampak menghela nafas panjang. Dia terlihat geram dengan sikap Miko yang masuk akal ini.

Wanita itu, dengan tiba-tiba merebut bantal guling yang sedari tadi dipeluk oleh Miko, dan membantingnya ke lantai.

"Heh! Kenapa kamu tega lakukan itu pada anakku! Dia anak kita, Sarah. Kenapa kamu bunuh dia. Apa salah dia!" teriak Miko yang seketika membuat Lidia terkejut, namun juga merasakan sesak di dadanya.

Jadi, kamu masih mengingat wanita itu. Rasa bencimu padanya, justru membuatmu terjebak dalam situasi ini. Harusnya aku senang karena kamu membencinya, tapi hati ku sakit melihatmu terus mengingatnya, batin Lidia.

Miko maju dan menyerang Lidia. Dia mencekik istri pertamanya itu, hingga Lidia pun menjerit kesakitan.

"Lidia. Ini semua salah Lidia. Kenapa wajahmu seperti dia? Aku tidak mau melihatnya lagi. Pergilah! Pergilah!" pekik Miko.

Lidia sudah tak bisa lagi teriak. Suaranya tertahan karena cekikan Miko yang sangat kuat. Dia hampir kehabisan oksigen, jika saja seorang asisten rumah tangga tak menolongnya.

"Den Miko. Ya Allah, sadar, Den," asiste rumah tangga itu berusaha melepaskan tangan Miko dari leher Lidia.

Asisten itu pun kemudian menyerahkan guling yang jatuh tadi, kepada Miko, dan menganggapnya seperti sebuah bayi.

"Den! Den Miko, bayinya nangis. Ini bayinya dipegang , Mas," ucap si asisten rumah tanggang itu membujuk Miko.

Miko menoleh dan melihat guling yang ada dalam gendongan asisten rumah tangga tersebut. Perlahan, cekikannya melemah, dan Lidia pun merosot jatuh dan terduduk bersimpuh di atas lantai, karena terlalu kaget dengan serangan Miko yang membuatnya lemas.

Sementara itu, Miko segera mengambil kembali guling itu, dan naik ke atas tempat tidur, kemudian duduk di posisi semula.

"Mbak Lidia. Mbak, nggak papa?" tanya asisten rumah tangga tadi yang khawatir melihat kondisi Lidia.

"Nggak. Aku nggak papa kok, Bi," jawab Lidia dengan tatapan nanar menatap suaminya yang sudah seperti orang gila.

"Ayo, Mbak. Sebaiknya kita pergi dari sini. Jangan ganggu Den Miko dulu. Dia sedang tidak stabil," ajak si asisten rumah tangga itu.

Lidia pun menurut dan keluar dari sana sambil dipapah oleh orang tadi. Dia pun duduk di ruang tamu, di mana sudah ada ayah mertuanya.

"Ini semua juga salah kamu. Jadi, jangan salahkan Miko kalau dia berbuat kasar seperti itu," ucap Ayah Miko serta merta.

"Lho, kenapa salah saya, Pak? Bukannya saya ini pihak yang tersakiti di sini, karena suami saya sudah selingkuh dan didukung oleh keluarganya," balas Lidia dengan tak kalah sengit.

"Miko nggak akan nikah lagi, kalau kamu mau kasih dia anak. Tapi apa? Kamu malah sibuk kerja terus, dan susah diaturnya," cemooh sang mertua.

"Pak, ini bukan seluruhnya salah saya. Ini juga salah Miko yang tak mau mengerti posisi saya. Dia yang terlalu banyak menuntut," sahut Lidia geram.

"Rupanya, semua wanita yang dinikahi Miko, nggak ada satu pun yang bener," cetus sang mertua.

"Apa maksud Bapak bicara begitu?" tanya Lidia kesal.

Dia merasa tak terima dengan perkataan mertunya itu.

"Ah … sudahlah! Percuma bahas masalah tidak penting. Sekarang, langsung saja. Kalau kamu mau tetap bersama Miko, kasih dia seorang anak. Karena hanya dengan anak, Miko akan kembali seperti semula," ucap pria tua itu.

"Anak? Apa hanya itu yang ada dipikiran kalian para orang tua?" Lidia mengernyitkan alisnya.

Dia tak habis pikir jika mereka terus saja berbicara soal anak.

Anak siapa? Anakku dan Miko? Sedangkan sekarang, Miko justru dalam kondisi seperti ini. Ini gila namanya, batin Lidia.

"Apa hanya anak yang bisa menyembuhkannya? Apa kita tidak mencoba membawanya ke psikiater dulu?" tawar Lidia mencoba bernegosiasi.

"Apa kamu pikir anak ku gila, hah! Berani sekali kamu menganggap suami sendiri seperti itu," maki ayah mertua.

Lho … kalau bukan gila, lalu apa memangnya? batin Lidia sinis.

Dia berpikir sejenak. Dia mencoba tenang dan tak mengambil keputusan yang justru akan menyusahkannya. Sempat terbersit pikiran untuk membongkar rahasia Sarah mengenai anaknya, Namun, sekali lagi, egonya menang. Dia tak mau mengurus anak dari suami dan madunya itu.

Hingga akhirnya, dia pun mendapat sebuah ide yang cukup masuk akal dan patut dicoba.

"Baiklah. Mungkin untuk sekarang, Saya belum bisa memberikan anak dari hubungan kami berdua. Tapi, aku akan carikan seorang bayi dari panti asuhan sebagai pancingan. Jika memang Miko bisa membaik dengan kehadirannya, maka aku akan bawa Miko pulang bersamaku, Pak." tandas lidia dengan tegas.

"Apapun caramu. Yang jelas, kembalikan anakku seperti semula, baru kami akan tetap menerima mu sebagai menantu," ucap pria tua itu.

Setelah mengatakan hal itu, Lidia memilih untuk pergi. Tujuannya satu, yaitu mencari anak yang bisa membuatnya membawa kembali suaminya pulang.

.

.

.

.

Jangan lupa like dan komen di bawah ya guys😊mohon dukungannya🙏

1
Jmath
Tidak bisa seratus persen menyalahkan Miko, jika Sarah tidak mulai meladeni Miko juga semua ini tidak akan terjadi
Jmath
kurang nya perhatian istri membuat Miko akhirnya mencari perhatian itu dari wanita lain
Jmath
laki-laki yang tidak bersyukur
Jmath
miko adalah laki-laki yang wajib dihindari
Surati
ceritanya bagus 👍🙏🏻semangat thor 💪
Bundanya Pandu Pharamadina
otw di mari mbak Author
Windarti08
yg punya lobang bukannya ngusir tikusnya, tapi malah keenakan Thor... 🙈🙈🙈
🐌KANG MAGERAN🐌: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Windarti08
aku tuh lugu dan polos Thor... jadi gak tau "Dia yg udah bangun" itu siapa?
kasih penjelasan dong Thor... jangan digantung kek jemuran di musim hujan gitu🤭😆
🐌KANG MAGERAN🐌: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Windarti08
woles Mas Tino... jangan nge_gas gitu ah, wong adikmu maunya cuma sama Pak duda yg kamu panggil berengsek dan badjingan itu, gimana dong😅😅
Windarti08
hukuman untuk Lidya dibayar kontan... dulu dia menolak untuk hamil dan menjadi Ibu demi karir yang sedang melejit, sekarang... dia divonis kena kanker ovarium stadium lanjut dan terancam diangkat rahimnya. hmmmm.....miris sekali
Windarti08
mamam tuh hasil dari keegoisanmu Lidya... jangan nyalahin Miko doang, kau pun punya andil yg besar dalam kehancuran rumah tanggamu.
bukannya dulu kau yg nantangin Miko buat nikah lagi saat Miko minta kau untuk hamil, knapa jadi kau salahkan Miko jahat karena dia nikah sm Sarah? mengapa batas sekarang kau mau berubah untuk menjerat Miko kembali padamu lagi? udah telat Lidya!
sekarang saatnya kau instropeksi diri
Windarti08
jadi, sebenarnya Miko sadar kalo bayi perempuan itu bukan anak kandungnya...
Windarti08
Jefry Budiawan siapa ya Thor... maaf, apa ada yg aku lewatkan?🤔
Windarti08
mungkin emang lebih baik si jabang bayi gak selamat, Allah lebih sayang dia, jadi diambil lagi oleh pemilik yg sesungguhnya, daripada ia hidup menjadi rebutan dan orang tuanya gak utuh lagi
Windarti08
hadeh... apa sih maunya Sarah ini... kalo bisa menghindari pertemuan dengan Lidya, knapa ini malah ngejar Lidya? ntar ujung-ujungnya sakit hati karena lidah tajam Lidya beserta teman-temannya, kram lagi tuh perut😏😏
Windarti08
perasaan dokter Fadil luang banget waktunya... selalu bisa ketemu saat Sarah menenangkan diri di taman RS
Windarti08
ntar kalo udah lahiran Miko masih gak tegas dengan pernikahan poligaminya pisah aja Sar, gugat cerai Miko.
ngapain masih bertahan dengan laki-laki gak punya pendirian seperti Miko.
dia yg salah, Sarah yg dihujat ibu-ibu bermulut pedas
Windarti08
mungkin yang dimaksud author IGD kali ya...😅✌
🐌KANG MAGERAN🐌: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
ℒ⃝esℽαͦ°᭄🐾
dih othor ngeprenkk nih
🐌KANG MAGERAN🐌: maaf kan othor yang iseng ini 😅
total 1 replies
ℒ⃝esℽαͦ°᭄🐾
puber kedua si miko, salah lidya jg sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!