NovelToon NovelToon
Cinta Pria Introvert

Cinta Pria Introvert

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shanti san

Mengkisahkan seorang bernama Kikan yang wanita yang mencintai Pria Introvert,Tapi Cinta nya seperti bertepuk sebelah tangan,karena pria itu tidak menunjukan rasa suka dan ketertarikan pada Kikan.

Tapi sebuah kejadian membuat mereka akhirnya bersatu, tapi tentu saja tidak membuat Kikan merasa di cintai setelah memiliki nya,tapi ia merasa sangat jauh meski mereka sangat dekat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 - Ditinggalkan

Malam itu semua orang sedang bersantai di luar, tidak lepas ibu-ibu menyiapkan makanan untuk semua orang agar santai mereka menikmati langit malam yang cerah hari ini.

"Kikan, kamu kapan menikah?, Apa kamu sudah punya pacar?." Tanya Bu Sisil pada Kikan yang membantu ibu-ibu menyiapkan cemilan..

"Belum kepikiran Tante."Balas Kikan dengan sopan.

"Iya Jeng, Kikan kalau saya tanya juga selalu jawab begitu ?."Ucap Bu Rina.

Nayla yang mendengar jawaban Kikan hanya tersenyum saja, karena ia tahu laki-laki mana yang bisa menaklukan hati Kikan.

•••

Malam itu.

Kikan berjalan bersama Nayla ke pantai dan melihat orang-orang berkumpul menyaksikan tari. Kikan pun dan Nayla berdiri tersenyum melihat tarian yang indah itu, tampak juga beberapa turis ada berada disana.

Tanpa Kikan sadari, Evan dan Aldo juga berada di sebrang tempat mereka berdiri saat ini. Evan dan Aldo memegangi kamera mereka dan mengfoto tarian yang sangat bagus itu.

Saat Kikan sadar kalau di sana ada Evan, Kikan pun tersenyum dan melihat laki-laki itu dari jauh, lagi-lagi Memang Evan seperti dulu.

"Tak bisa ku pungkiri kalau ini sangat sulit bagi ku, aku tak bisa melupakan mu, tak bisa."Batin Kikan.

•••

Keesokan Harinya.

Kikan yang baru selesai mandi, berdiri di depan jendela kamar nya, menatap Langsung View yang begitu indah dan sejuk, karena Kamar Kikan lansung bisa melihat pemandangan pantai.

"Ki, aku sama Kak Jerry mau keluar bentar ya, katanya pingin cari makanan khas daerah sini, kamu mau ikut gak?." Tanya Nayla.

"Engak ah, gak mau jadi obat nyamuk."Balas Kikan tersenyum.

"Engak juga kali Ki."Balas Nayla tersenyum.

"Iya tahu kok calon Kakak Ipar, aku cuman bercanda, pergi lah, titip punya ku di Bungkus."Balas Kikan.

"Oke, jalan dulu Ki."Ucap Nayla dan keluar dari kamar hotel.

Kikan tersenyum lalu kembali memusatkan pandangan nya pada pemandangan yang menyegarkan mata.

Tok

Tok

Tok

Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar Pintu.

"Nayla, pasti lupa dech bawa kunci."Ucap Kikan karena Pintu kamar hotel itu akan otomatis terkunci saat tertutup.

"Apa Nay..."Ucap Kikan saat membuka Pintu hotel.

Namun bukan Nayla yang berdiri di depan pintu, tapi itu ternyata adalah Evan.

"Evan." Ucap Kikan.

"Kau sedang apa?." Tanya Evan.

"Em tidak ada, ada apa?." Tanya Kikan.

"Orang tua kita, semua nya menunggu mu di bawah, mereka mengajak ke pantai." Ucap Evan.

"Oh, Iya, aku ambil ponsel ku dulu."Balas Kikan.

Evan dan Kikan pun berjalan menuju lift dan masuk, Pandangan Evan ke depan, ia melihat dari pantulan Kaca dinding lift Kikan tampak agak menundukan kepala nya.

Saat sampai di bawah, keluarga Kikan dan Evan sudah tidak ada.

"Mereka dimana?." Tanya Kikan sembari mata nya melihat sekeliling mereka.

"Mungkin sudah lebih dulu pergi ke pantai."Balas Evan.

"Ayo kita pergi."Ajak Kikan dan Evan pun mengiyakan, berjalan bersama wanita itu ,tak banyak kata yang terucap dari kedua nya.

Saat sampai di pantai, Kikan tak menemukan mereka yang di cari oleh nya.

"Mereka tidak ada."Ucap Kikan.

"Oh iya Van, bagaimana kalau kita ke sana saja."Tunjuk Kikan Reflek ke berbatuan di tepi pantai.

"Iya "Balas Evan.

Evan mengulurkan tangan nya untuk membantu Kikan naik ke atas, Kikan pun tersenyum dan dengan senang hati menerima bantuan Evan.

Kedua nya lalu duduk di atas berbatuan, menikmati pemandangan yang indah dari atas.

Kikan pun mencoba menghubungi keluarga nya, namun tidak mendapatkan jawaban, membuat Kikan bertanya-tanya kemana keluarga nya berada.

"Van, apa tadi Naura juga menunggu ku?." Tanya Kikan.

"Iya."

"Lalu kemana mereka, tidak ada yang mengangkat telefon."Ucap Kikan.

"Aku juga tidak tahu."Balas Evan.

Evan lalu membaringkan tubuh nya di atas berbatuan itu, menutup kedua mata nya, Kikan yang melihat terheran dan melihat Evan yang berbaring di berbatuan tepat di samping nya.

"Kau tidak khawatir karena mereka menghilang?."Tanya Kikan.

"Mereka ramai-ramai, bukan kah seharusnya mereka yang mengkhawatirkan kita, terutama dirimu."Ucap Evan tanpa membuka mata nya.

"Iya, tapi kemana mereka."Gumam Kikan.

Saat masih bertanya-tanya kemana keluarga nya dan yang lain pergi, tiba-tiba sebuah pesan masuk di ponsel Kikan.

"Ki, semua nya ikut bersama kami cari makan di luar, kamu gak apa-apa kan di hotel sendirian, aku sudah meminta Evan menemani mu."Isi Pesan Dari Nayla..

"Astaga, apa mereka tak bisa membiarkan Nayla dan Kak Jerry berdua saja."Pikir Kikan dan menghela nafas.

"Lagian, tega sekali mereka meninggalkan ku sendirian, untung saja ada Evan, apa jangan-jangan Aldo juga ikut."Pikirnya lagi.

Kikan lalu kembali melihat Evan yang ada di samping nya itu dan menatap laki-laki itu dengan sangat dekat dan jelas, Kikan tersenyum manis melihat nya, ia lalu memberanikan dirinya berbaring di samping Evan, ingin merasakan apa yang lagi di rasakan Evan berbaring seperti itu.

Evan yang mengetahui Kikan ikut berbaring menoleh dan melihat Kikan menutup mata menirukan nya pun tersenyum sebelum Evan kembali menutup kembali mata nya.

1
Sri Mulyani
ada obat tertentu di kasih masuk Joan kali🤭🤭🤭🤭
Vitriani
Lumayan
Supri Yatin
bagus bingit tapi lanjut dong tor kisahnya si aldo sama evan belum puas
Rosia Ariyanti
Luar biasa
wahjoenita
baru baca
hari minggu, Evan ke kantor ya?
Nola
.
Nurmiati Aruan
hati-hati loh joan...jangan sampai kau malu sendiri nanti nya
Ari_nurin
harusnya Aldo jujur dg Evan .. katanya teman kok hal spt ini didiamkan.. kasian Evan yg memang tdk ada peka hehe
Ari_nurin
lama lama pengen numpuk Evan dg batu Krn terlalu tolol dg perasaan nya sendiri tdk peka .. apalagi dg perasaan orang lain?? dh lah mending Kikan dg cowok lain atau Aldo aja
Sri Wahyuni
keren
Hesti Amelia
kisah di novel ini hampir sama dg kisahku ☺
Muhammad Jain
Biasa
edi
bagus
Amyra balqis
Ya thour kenapa ya kalau ceritanya seru selalu tamat nya cepet sama episode nya sedikit ha
Amyra balqis
Sumpah rasanya pengen tuh evan
Siti Mujimah
keren love sekebon Thor.. cerita gk berbelit-belit
fatma
ihh sukaaaa jga cerita evan sama kikan😍🥰
Rifka Sabriaaqila
zb b
ceritanya sangat menarik
Yani Sri
lanjut dong ceritanya lagi semakin seru banget nih ceritanya......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!