kehidupan umi berubah setelah dia di tinggal neneknya, satu persatu orang yang dekat dengan nya pun mulai meninggal kan nya,
umi bertahan hidup dengan bekerja serabutan, demi menyelesaikan sekolah nya, dan cita citanya untuk segera berkumpul lagi dengan adik tercinta, sedangkan ibunya tidak perduli dengan keadaan umi dan adiknya semenjak kehilangan ayahnya ibu umi telah menikah lagi. dan suaminya yang baru tidak menginginkan umi dan adiknya,
di sekolah umi termasuk siswa berprestasi, ia mempunyai seorang sahabat baik , namun saat umi baru merasakan cinta pertamanya pada seorang cowok yang pernah membantunya, umi pun terpaksa harus mengalah demi persahabatanbnya, karena ternyata sahabatnya juga menyukai pria yang sama
bagaimana dengan keseharian umi, mampukah umi menyelesaikan sekolah dan berkumpul lagi bersama adik tercinta , lalu bagaimana dengan cinta pertama umi
***
cerita ini aku buat tentang kisah percintaan anak di era tahun 2000 an , di mana saat itu tidak ada sosial media , dan ini cerita pertama ku , masih berantakan dan aku berharap kritikan dan saran dari pembaca yang baik hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfirzik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
arfan dan Ardi
Umi sudah bersiap untuk pulang , ia merasa sangat lelah setelah bekerja . tiba tiba di depan parkiran ia bertemu arfan ,
" Umi.., " umi pun menoleh ke arah suara yang memanggil namanya
" arfan,..." umi kaget dan mata nya membulat tak percaya saat melihat arfan sudah ada di depan nya,
" kau sedang apa di sini .."
" aku..., tentu saja aku menunggu mu. kau pikir ngapain aku di sini dari tadi, .. ngojek..!? " arfan berusaha bercanda walau sedikit garing..
" yah mungkin saja kau alih profesi jadi tukang ojek pangkalan.." umi tertawa ringan
" aku ingin ngajak kamu jalan jalan, mau gak.. "
umi melihat arah jam tangan nya yang sudah menunjuk kan jam setengah sebelas malam ,
" udah malam fan, aku takut besok kesiangan . dan besok aku ada ulangan ." umi terpaksa menolak ajakan Arfan ..
" ah.. padahal aku ingin sekali ngobrol dengan mu . tapi kau sepertinya gak ada waktu ." Arfan menatap Umi kecewa
" maaf fan. kamu tau kan aku gak bisa seperti kalian, aku harus kerja , kalau aku gak kerja dari mana aku bayar kos. dan buat keperluan sekolah aku dan ica. kau juga tau ibuku hanya kuli pasar.. " umi menatap arfan dengan tatapan sedih
" maaf mi, aku gak bermaksud .."
" ah.. apa an sih kamu, kok jadi canggung gitu kau kan sudah tau aku dari dulu fan, jadi santai aja . aku udah biasa .."
" eumm aku antar ko kos ya mi. "
" ya sudah, ... yok.." Arfan pun mengantar umi ke kos yang terletak di belakang Ruko tempat umi bekerja .
" mi, malam Minggu kamu sibuk gak ." arfan
" eum.. sepertinya aku kerja fan, soalnya kak sri of, jadi aku harus masuk ."
" oh..."
" mang kenapa fan. "
" sebenarnya aku ingin mengajak mu jalan jalan ,bagaimana kalau sepulang kerja aku tunggu kamu di depan ruko."
" mang kamu gak ada cara lain ." umi
" enggak sih , mo acara apa an, aku gak pernah keluar kalau malam, takut di culik Tante Tante cantik.. " Arfan
" hahahaha.. kamu bisa aja, siapa yang mau nyulik kamu ." kata umi
" eiit.. kamu lupa yah , teman mu ini kan manis dan imut . " kkkkkk Arfan dan umi tertawa kencang sampai lupa kalau mereka sudah berada di depan kos umi
" mi,.. ummmm aku boleh tanya gak, .. " Arfan menatap umi ragu
" boleh.."
" mi, kamu .. um.. kamu.. aja gak jadi mi, lain kali aja " Arfan membatalkan niat nya
" ah.. kamu bikin aku penasaran aja, apa sih fan.. "
" gak ada yang penting kok, lain kali aja "
" ya udah aku pulang dulu yah, malam Minggu aku jemput di ruko."
" ya makasih udah nganter aku fan, dan hati hati di jalan ."
arfan membalik badan nya hendak pulang tapi tiba tiba ia tertegun di depan nya sudah ada bang Ardi yang baru saja memarkirkan motornya ,
" bang, Abang ngapain kesini " tanya arfan masih dalam keadaan yang kaget
" arfan.. kamu juga ngapain di kos an umi." Ardi gak kalah kaget
" aku.. oo aku mengantar umi pulang , Abang kok kenal sama umi " Arfan bertanya penuh selidik
" yah kenal lah, umi ini teman nya Raisa yang sering Abang cerita sama kamu."
" apa...." arfan terkejut .. "jadi umi adalah cewek yang di sukai bang Ardi, ahh menyebalkan kenapa jadi begini, ahh apa mereka udah jadian yah.. ." arfan bergumam dalam hati
" kamu sendiri sejak kapan kenal Umi ." arfan yang masih shokc hanya diam
" fan, Arfan.. "
" ah.. iya bang ada apa.."
" kamu sejak kapan kenal umi "
umi yang dari tadi juga kaget mengetahui Arfan adalah adik nya Ardi hanya diam tak tau harus bagaimana di satu sisi Arfan adalah orang yang sangat di inginkan umi untuk jadi pacarnya, tapi di sisi lain dia tak enak dengan Ardi karena ia telah menolak Ardi
" umi.. umi teman ku di SMP bang ."
" ohh kebetulan banget yah.."
akhirnya mereka sama sama diam dalam pikiran masing masing hingga beberapa menit berlalu
" oh ya mi, aku pamit yah, gak enak sudah malam ." arfan
" ah.. eh. iya fan hati hati di jalan yah."
" Abang juga sekalian pamit ya mi, ." Ardi juga pamit
" iya bang . hati hati juga ."
umi menatap kepergian kakak beradik itu dengan perasaan tak menentu
***
di dalam kamar yang berbeda dan di waktu yang sama ketiga remaja yang sedang sibuk dengan pikiran masing masing tak bisa memejamkan matanya mereka benar benar bingung dengan keadaan yang sedang di hadapi
" sial.. kenapa bang Ardi harus menyukai umi.." Arfan menggerutu kesal
" tidak.. pokoknya aku gak mau lagi kehilangan kesempatan untuk jadi pacar umi, aku sudah pernah kehilangan nya dan aku gak mau itu terjadi lagi " Arfan bicara pada dirinya sendiri
sementara itu
" ah... apa Arfan juga menyukai umi.., tapi aku tidak pernah melihat arfan mendekati cewek selama ini selain cinta monyet nya di kampung dulu , ah.. aku rasa tidak mungkin bukan nya Arfan masih berharap sama cewek masa kecilnya itu, .. tapi mengapa Arfan ke kos umi..
ah...... sial.., kenapa ini harus terjadi padaku aku cemburu pada adik ku sendiri.. ahhhhhhhh." Ardi pun prestasi
di tempat lain,
" jadi Arfan dan bang Ardi adalah kakak beradik ah.. bagaimana ini, bagaimana jika ... ahh tidak, aku tak boleh begini aku harus jaga jarak sama keduanya , aku tidak boleh menyakiti salah satunya.. , ahhhh tapi aku menyukai arfan dari dulu.. ihhhhh kenapa jadi sulit sih, padahal aku sangat senang saat bertemu lagi dengan arfan, .. dulu aku gak punya kesempatan menerima cinta Arfan karena rina menyukai arfan , dan sekarang. bang Ardi.. ya tuhan...."
umi akhirnya bangun dan melakukan sholat malam , untuk menenangkan pikiran nya, dan kemudian ia pun tertidur
paginya umi bangun dengan badan yang masih lesu karena bergadang semalaman, ia berangkat kesekolah dengan wajah sedikit pucat, karena kurang tidur
" mi, kamu sakit yah. " tanya teri
" ah.. gak kok .." jawab umi seadanya
" kok lesu gitu , mukamu juga pucat
" ini karena aku kurang tidur .. "
" kamu kenapa , apa ada yang sedang kamu pikirin sampai gak bisa tidur , " teri lagi
" huf.. umi hanya menghembuskan nafas berat" membuat teri makin penasaran sama sahabat nya itu
Vani dan Raisa baru saja masuk ke kelas mereka melihat Umi dan Teri , dan menghampirinya
" mi, kamu sakit yah." tanya raisa
umi hanya menggelengkan kepala menjawab pertanyaan Raisa
" trus.. kok lesu gitu , " sambung Vani
" aku lagi pusing , gak bisa tidur semalaman."
" mang kamu mikirin apa ." umi menatap ketiga sahabat nya itu bergantian dan tiba tiba .. hik hik hik... umi menangis membuat mereka semua panik .
" mi, kamu kenapa.. cerita dong .. sama kami kalau kamu hanya nangis kami mana bisa bantu ." vani mengusap rambut umi..
umi mengusap air matanya dan hendak bercerita tapi guru mapel sudah masuk dan siap untuk ulangan mingguan ,