NovelToon NovelToon
Langkah Sunyi Arunika

Langkah Sunyi Arunika

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Konflik etika / Penyesalan Suami
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Empat tahun lamanya Arunika mengalah dan hidup sebagai istri pajangan, demi menghormati amanah almarhum ayahnya. Namun, segalanya hancur saat ia mendengar rencana kejam Saka. Pria itu berniat menikah lagi dengan kekasihnya, namun menolak menceraikan Arunika hanya karena butuh statusnya demi warisan keluarga Daniswara. Saka mengira Arunika wanita lemah yang akan pasrah dipoligami.
Kekecewaan mendalam itu justru membangkitkan sisi cerdas yang selama ini Arunika sembunyikan. Tanpa labrakan histeris, Arunika menyusun skenario skakmat dalam senyap. Tepat di hari pernikahan megah Saka, ia melangkah pergi membawa dokumen cerai dan menayangkan video perselingkuhan suaminya di gedung pesta. Sebuah langkah sunyi yang tidak hanya menyelamatkan harga dirinya, tetapi juga menjadi awal runtuhnya seluruh takhta palsu yang Saka banggakan.

Ingin tahu kisah selengkapnya? Yuk ikuti cerita Langkah Sunyi Arunika hanya di NovelToon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Karma dan Penebusan

Malam hari di kediaman utama Daniswara memancarkan kesunyian yang teramat pekat. Di dalam ruang perpustakaan pribadi yang luas, Kakek Agung Daniswara duduk bersandar di kursi goyang kayunya. Di bawah temaram lampu meja yang redup, wajah sepuhnya memancarkan kelelahan fisik yang amat sangat. Tiga bulan penuh didera beban pikiran, rasa syok psikologis, dan penyesalan sejarah yang merajam batinnya membuat kondisi kesehatan pria tua berusia delapan puluh tahun lebih itu kian menurun. Penyakit jantungnya sesekali kambuh, memaksanya untuk selalu menyediakan tabung oksigen kecil di samping tempat duduknya.

Namun malam ini, saat Darma, tangan kanan kepercayaannya, melangkah masuk dan menyerahkan map kulit cokelat berisi foto-foto digital hasil pelacakan senyap di Yogyakarta, setitik cahaya kehidupan seolah kembali membakar batin Tuan Agung.

"Ibu Arunika Wiranata saat ini menetap dengan aman di sebuah rumah asri kawasan Sleman bersama keluarga sepersusuannya, Tuan Besar," lapor Darma dengan nada suara yang teramat santun. "Beliau juga sudah resmi menempuh kuliah pascasarjana S2 di Universitas Gadjah Mada."

Kakek Agung mengambil lembaran foto digital tersebut satu per satu. Air mata pria tua berhati baja itu perlahan luruh membasahi pipinya yang berkerut saat melihat foto Arunika yang tampak begitu sehat dan anggun di balik hijab pastelnya. Namun, gerakan tangan Kakek Agung mendadak terkunci pada lembaran foto berikutnya. Di dalam foto tersebut, Arunika tampak sedang melangkah di selasar koridor kampus, dan tidak jauh di sampingnya, berdiri sosok pria tinggi tegap mengenakan kacamata berbingkai hitam tipis yang menatapnya dengan pandangan penuh wibawa.

Kakek Agung membelalakkan matanya, meraba permukaan foto itu dengan jantung yang berdegup kencang. "Darma... bukankah ini Mahen? Cucu laki-laki dari almarhum sahabat karibku?"

"Benar, Tuan Besar," jawab Darma takzim. "Tuan Muda Mahendra saat ini mengajar sebagai dosen pengampu di departemen pascasarjana UGM tempat Ibu Arunika kuliah, sekaligus mengelola gurita bisnis logistik milik kakeknya di kota budaya tersebut."

Mendengar konfirmasi itu, senyum lega yang teramat tulus akhirnya terbit di wajah sepuh Kakek Agung. Rasa cemasnya memudar seketika. Mengetahui bahwa cucu kandungnya berada di bawah radar pengawasan seorang pria terhormat sekelas Mahendra, yang garis keturunan keluarganya sangat ia kenal dan hormati sebagai cucu sahabat lamanya. Dan itu memberikan rasa aman yang luar biasa di hatinya.

Kakek Agung perlahan menoleh menatap tumpukan koran bisnis yang sempat menampilkan skandal video perselingkuhan Saka sebulan lalu, skandal kotor yang awalnya sangat ia sesali karena menghancurkan saham Daniswara Group. Namun detik ini, Kakek Agung menyadari dengan sangat jelas bahwa badai memalukan itu justru merupakan anugerah terbesar dari garis takdir. Jika Saka tidak berselingkuh dan memicu langkah sunyi gugatan cerai Arunika, maka surat wasiat Raditya tidak akan pernah dibuka, dan kebenaran suci mengenai mendiang Bagus Wiranata sebagai putra kandung pertamanya akan terkubur bersamanya sampai ke liang lahat.

"Saka sudah tidak bisa bergerak ke mana-mana lagi di Jakarta, Tuan Besar," Darma kembali menyambung, memecah keheningan. "Beliau telah pasrah, tersandera di meja kerjanya di bawah pengawasan ketat tim komite audit korporasi dan dewan komisaris. Seluruh akses keluar kotanya ditutup mati."

Kakek Agung mengangguk lemah, namun sorot matanya memancarkan ketegasan yang mutlak. "Karena Saka sudah lumpuh dan tidak bisa mengacau lagi, kita tidak perlu membuang waktu menempuh jalur darat yang melelahkan, Darma. Siapkan penerbangan kelas bisnis paling awal besok pagi menuju Yogyakarta. Bawa tim medis pribadi kita untuk berjaga-jaga. Di sisa napas tuaku yang kian menipis ini, aku harus segera menemui satu-satunya cucu kandung murniku yang sah. Aku ingin berlutut memohon ampun pada Arunika."

Sementara persiapan keberangkatan rahasia Kakek Agung diatur secara senyap malam itu, hukum tabur-tuai sedang menarik tali jeratnya secara kejam di sudut lain ibu kota Jakarta.

Di dalam sebuah unit apartemen mewah di kawasan Jakarta Selatan, Valerie duduk mendekap kedua lututnya di atas sofa ruang tengah dengan pandangan mata yang sepenuhnya kosong. Ruangan yang remang-remang itu berantakan oleh tumpukan pakaian mahal dan tas desainer yang berhasil ia selamatkan dari rumah elite Jakarta Pusat sebelum batas waktu pengosongan habis. Selama dua minggu Saka menghilang secara misterius ke Yogyakarta, Valerie hidup di dalam kurungan masalah dan kepanikan yang teramat mengerikan.

Dia diabaikan sepenuhnya oleh Saka, diblokir dari seluruh sirkel sosialita arisannya, dan diusir secara kejam oleh orang tuanya sendiri karena menanggung malu atas statusnya sebagai selingkuhan perusak rumah tangga orang. Di dalam hatinya yang dipenuhi racun keserakan, Valerie terus-menerus menyalahkan Arunika atas kehidupannya yang sekarang berantakan. Di dalam pikirannya, jika saja Arunika tidak menyabotase pesta pernikahannya dan mengajukan gugatan cerai, dia tidak akan pernah jatuh miskin dan terlunta-lunta seperti ini.

Namun malam ini, hantaman badai terdahsyat baru saja meruntuhkan sisa-sisa kewarasannya. Tangan Valerie yang gemetar perlahan menurunkan sebuah alat uji kehamilan dari hadapannya. Dua garis merah pekat tertera dengan sangat jelas di sana. Valerie hamil.

Didera kegelisahan dan ketakutan finansial yang luar biasa, Valerie segera menyambar ponselnya untuk menghubungi Rian. Rahimnya telah membuahkan kehidupan, dan Valerie berniat meminta perlindungan materi serta mengadu pada Rian yang selama ini selalu memanjakannya dengan harta.

Namun, begitu panggilan telepon terhubung, suara Rian di seberang sana tidak lagi terdengar hangat, melainkan sangat formal dan berjarak. Sebelum Valerie sempat mengeluarkan isak tangis aduannya, Rian justru memberikan sebuah kejutan yang laksana hantaman palu godam mematikan bagi ego Valerie.

"Valerie, kebetulan kamu menelepon," ucap Rian datar dari seberang sana. "Minggu depan aku akan melangsungkan pernikahan resmi dengan putri dari rekan bisnis papaku. Kurirku baru saja bergerak untuk mengirimkan undangan fisiknya ke apartemenmu. Kuharap kamu tidak menggangguku lagi setelah ini demi menjaga marwah calon istriku."

Klik.

Sambungan telepon diputus sepihak oleh Rian, meninggalkan Valerie tertegun kaku dengan tubuh yang bergetar hebat. Rasa terhina dan keputusasaan yang mencegah napasnya seketika meremukkan dadanya. Rian yang selama ini menjadi tempat pelarian perselingkuhannya justru menghempaskannya begitu saja demi pernikahan bisnis konglomerat.

Menyadari dirinya telah dibuang oleh keluarganya dan Rian, mau tidak mau, Valerie harus memutar otaknya yang licik demi bertahan hidup di Jakarta. Valerie memantapkan hatinya untuk menjadikan Saka sebagai ayah dari anak yang dikandungnya, meskipun dia belum tahu pasti, berapa usia kehamilannya. Bisa saja baru beberapa minggu, hasil hubungannya bersama Rian setelah menikah, atau hasil dari satu minggu sebelum pernikahannya dengan Saka, di mana selama satu minggu sebelum pesta pernikahan mewahnya dengan Saka digelar, dia bermain api secara aktif, berhubungan intim dalam waktu yang sangat berdekatan bersama Saka maupun Rian.

Valerie tidak peduli, berapapun usia kehamilannya, dia akan memanipulasi kehamilan ini sebagai senjata terakhir untuk mengikat Saka kembali dan menuntut jatah nafkah dari sisa harta Daniswara Group. Valerie sama sekali tidak menyadari bahwa di masa depan, bom waktu medis mengenai selisih usia kandungan akan membongkar seluruh kebusukan rahimnya di depan mata Saka sendiri. Valerie juga lupa, Saka selalu memberinya obat pencegah kehamilan setiap kali mereka selesai berhubungan.

Keesokan paginya, sebuah mobil MPV mewah yang membawa Kakek Agung Daniswara perlahan bergerak menuju bandara internasional Jakarta. Di kursi belakang, sang penguasa tua duduk tenang didampingi Darma, satu tangannya mendekap erat kotak beludru hitam berisi kalung peninggalan masa lalu milik istri pertamanya.

Pria tua itu menatap gedung-gedung pencakar langit Jakarta yang perlahan menjauh dari balik jendela kaca mobil. Dia meninggalkan Saka yang sedang tersandera pasrah di Daniswara Group, meninggalkan Valerie yang sedang membusuk di dalam penjara penyesalan kehamilannya di apartemen, bergerak cepat menggunakan penerbangan menuju Yogyakarta. Langkah sunyi Arunika dari seberang sana telah resmi memanggilnya pulang, siap menyerahkan seluruh sisa hidup serta kejayaannya ke dalam genggaman sang pewaris yang sah di kota budaya.

1
Noey Aprilia
Kl cwoknya ky kang mas mh, msti dinda yg bnyk usahabiar dia peka....
aku gmes.....
Ade Chubi
baru mampir Thor 😄
Noey Aprilia
Biar saka tau skitnya d khianati orng yg dia prcya,blm lg kl trungkp spa bpk kndungnya....
laah...ni ga kebalik apa y....mstinya kang mas yg ngajakin dinda,tp ni sbliknya...🤣🤣🤣
Bunaya: cewek ibu kota vs mas-mas Jawa Kak. Yang berani yang perempuan 🤭🤣🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
bayangkan perasaan papa Raditya yang juga dikhianati tapi tetap diam 😡😡 serta Nika yang juga kamu khianati 😡😡😡
Noey Aprilia
Gmna rsanya d khianati???sakit kn???
gtu jg yg arunika rsakan dlu...jd trima nsib aja,hkum krma udh dtang.......
Lucy
nah ketauan juga kan Valeri,ank rian kau blg ank saka untung saka pinter GK mau kejadian dirinya terulang lagi😀😀
Lucy
lanjut Thor,penasaran isi surat keterangan Test DNA nya😃😃
Sri Widiyarti
lanjut kak penasaran..
Noey Aprilia
Kevin sm anknya udh nyman sm gita,tp oma'nya msih ttp mau mnjdohkn dgn kluarga yg setara ktanya....tp tnang aja,ibunya kevin udh ngsih lmpu hjau kyanya....
Sri Widiyarti
lanjut thor ditunggu up-nya...
Lucy
Oma Kevin seharusnya LBH mementingkan Kevin dan Keysha drpd martabat kluarga😡jgn mau di atur Oma mu kevin
Sri Widiyarti
arunika bahagia setelah lepas dari kamu saka....
Sri Widiyarti
saka...saka muak arunika liat mukamu...
Noey Aprilia
Oma'nya kevin mstinya lbh mmentingkn prsaan ccunya drpd skdr gengsi.....ngpn jg pke jdoh2an kl ga bsa bkin nyman,apa lg ada ank kcil yg btuh ssok ibu....udh nmpel gt sm anggita,msa ga ngrti.....
udh msuk rak kk,tp aku glau bcanya....sedih.....😭😭😭
Sri Widiyarti
semoga Abang mahen jodohnya sejatinya arunika ..
Sri Widiyarti
selamat hancur saka penyesalanmu ga guna ..
Noey Aprilia
Mga aja ga ada drama mnyebalkn dr kluarganya mahen,kn kl holang kaya biasanya songong....mskpn ga smua sih.....tkutnya blm apa2 udh kluar kta" tidak merestui krna prbedaan sosial"....🙄🙄🙄
Muft Smoker
lanjuuuuut kak
Noey Aprilia
Jgn usik nika....
skrng pawangnya bnyak,pd galak pula...sklinya ngusik,abis d bntai....😁😁😁
Nurhartiningsih
suka sama novel yg tokoh wanitanya cerdas..kuat .dan tangguh .nggak cengeng nggak menye2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!