NovelToon NovelToon
Gadis Cupu Itu Ternyata Ketua Mafia Dan Ceo Dingin

Gadis Cupu Itu Ternyata Ketua Mafia Dan Ceo Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Mafia
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Intan Oktavianiputri77

Mereka mengenalnya sebagai gadis cupu—pendiam, berkacamata, selalu sendiri, dan sering diremehkan. Tidak ada yang tahu bahwa di balik wajah polosnya, tersembunyi sosok paling berbahaya di kota.
Saat malam tiba, dia berubah menjadi ketua mafia yang dingin dan tak tersentuh. Dengan tatapan tajam dan langkah penuh wibawa, semua orang tunduk pada satu perintahnya. Bukan hanya itu, dia juga CEO muda dari perusahaan terbesar yang menguasai berbagai industri.
Cantik, cerdas, dan mematikan.
Dia tidak pernah membalas hinaan dengan kata-kata—dia membalasnya dengan kekuasaan.
Dulu mereka menertawakan gadis cupu itu.
Sekarang, mereka bahkan takut menatap matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intan Oktavianiputri77, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29: Palimpsest Kesadaran

Arsen tidak lagi tahu apakah ia sedang berjalan… atau sedang dipindahkan.

Ruangan Layer 2 berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa disebut ruangan lagi.

Dindingnya seperti cair.

Kadang putih.

Kadang hitam.

Kadang seperti kaca yang memantulkan dirinya sendiri dalam versi yang sedikit berbeda.

“…ini bukan simulasi biasa,” gumam Arsen.

Tidak ada jawaban.

Namun suara EL datang seperti bisikan langsung di dalam kepalanya.

“SIMULASI ADALAH KATA UNTUK KESADARAN YANG BELUM SIAP MENYADARI DIRINYA SENDIRI.”

Arsen mengernyit.

“…siapa kamu?”

Hening.

Lalu dunia berubah lagi.

Sekarang ia berdiri di koridor SMA Wijaya.

Tapi berbeda.

Lebih tua.

Lebih sunyi.

Tidak ada siswa.

Tidak ada suara langkah.

Hanya derit lampu neon yang hidup setengah hati.

Arsen menoleh.

“…ini sekolah?”

Sistem menjawab:

“INI VERSI YANG TIDAK PERNAH DIPILIH.”

Langkah kaki terdengar dari belakang.

Arsen langsung berbalik.

Selene.

Tapi bukan Selene yang ia kenal.

Mata kosong.

Gerakan lambat.

Seperti seseorang yang sedang mengulang hidupnya tanpa emosi.

“…Selene?”

Selene menatapnya.

Tapi tidak benar-benar melihat.

“aku… tidak… dipilih…”

Arsen melangkah mendekat.

“Selene, ini tidak nyata.”

Tapi Selene tersenyum kecil.

Dan itu bukan senyum manusia.

“semua yang tidak dipilih… selalu terasa tidak nyata.”

Lalu tubuhnya mulai pecah menjadi piksel gelap.

Arsen mundur cepat.

“…stop!”

Namun Selene menghilang.

Seperti data yang dihapus sebelum sempat disimpan.

Koridor berubah lagi.

Sekarang menjadi ruang rapat Rafardhan Group.

Tapi semua kursi kosong.

Hanya satu.

Dan di kursi itu…

ayahnya.

Arsen langsung menegang.

“…ini jebakan.”

Ayahnya tidak bergerak.

Tapi suaranya terdengar jelas.

“kau selalu terlambat memilih, Arsen.”

Arsen mengepalkan tangan.

“Itu bukan kamu.”

Sosok itu tersenyum tipis.

“atau mungkin… aku adalah versi yang paling mungkin dariku.”

Lampu berkedip.

Ruang berubah lagi.

Dan kini Arsen berdiri di sebuah tempat yang tidak punya nama.

Hanya angka.

LAYER 2.7

Arsen menatap sekeliling.

“…7?”

Suara EL kembali.

“KAMU MASUK LEBIH DALAM DARIPADA YANG DIIZINKAN.”

Arsen mengangkat kepala.

“aku tidak minta izin.”

Hening.

Lalu EL menjawab:

“ITU YANG MEMBUATMU TERPILIH.”

Di dunia nyata.

Anya berhenti di dalam mobil.

Matanya terbuka tiba-tiba.

Tulus langsung menoleh.

“Queen… ada lonjakan aktivitas di Layer 2.”

Anya tidak langsung menjawab.

Tangannya mengepal sedikit.

“…dia sampai ke 2.7?”

Tulus menatap layar.

“…iya.”

Sunyi.

Anya menatap ke depan.

“…itu terlalu cepat.”

Tulus ragu.

“Apakah itu berarti dia cocok?”

Anya tidak langsung menjawab.

Lalu pelan:

“…atau dia tidak lagi mengikuti aturan.”

Di Layer 2.7.

Arsen berdiri di tengah ruang kosong.

Dan untuk pertama kalinya…

ruang itu berbicara tanpa filter.

“TUJUAN SISTEM INI BUKAN MENGUJI KEKUATAN.”

“TAPI MENYARING KESADARAN YANG BISA MENOLAK DIRINYA SENDIRI.”

Arsen menyipit.

“…jadi kalian bukan sistem bisnis.”

Hening.

Lalu jawaban:

“KAMI ADALAH ARSITEK REALITAS OPERASIONAL.”

Arsen tertawa kecil.

“…itu terlalu besar untuk dunia sekolah.”

Jawaban datang cepat:

“SEKOLAH ADALAH KULIT TERLUAR.”

Arsen terdiam.

“…jadi Anya…”

Sistem memotong:

“SUBJEK ANYA CLARISSA ADALAH NODE ANOMALI LAMA.”

Arsen langsung fokus.

“…lama?”

Lalu layar muncul.

Bukan gambar.

Tapi fragmen.

Anya berdiri di ruangan yang sama seperti ini.

Tapi tanpa Arsen.

Tanpa Selene.

Lebih tua.

Lebih tenang.

Dan di belakangnya tertulis:

“ARSITEK YANG MENGHAPUS DIRINYA SENDIRI”

Arsen membeku.

“…dia pernah ada di sini sebelum aku?”

Sistem menjawab:

“DIA PERNAH MENULIS ULANG SISTEM.”

“LALU MENGHAPUS HAK AKSESNYA SENDIRI.”

Arsen menatap kosong.

“…kenapa?”

Jawaban terakhir muncul.

“KARENA DIA TIDAK LAGI INGIN MENJADI ORANG YANG MENULIS MANUSIA.”

Di dunia nyata.

Anya menutup matanya.

Untuk pertama kalinya…

napasnya tidak stabil.

Tulus menatapnya.

“…Queen?”

Anya membuka mata perlahan.

“…dia melihat terlalu banyak.”

Tulus ragu.

“Haruskah kita tarik dia keluar?”

Anya diam lama.

Lalu:

“…tidak bisa.”

Ia menatap layar.

“…dia sudah bukan di jalur kita.”

Sunyi.

Di Layer 2.7.

Arsen berdiri diam.

“jadi aku ini apa?”

Sistem menjawab pelan:

“KAMU ADALAH KEMUNGKINAN YANG TIDAK DIHAPUS.”

Arsen mengangkat kepala.

“…dan Anya?”

Hening.

Lalu:

“DIA ADALAH ORANG YANG PERNAH MENGHAPUS SEMUA KEMUNGKINAN.”

Koridor mulai runtuh.

Sistem tidak lagi stabil.

“PERINGATAN: KESADARAN NON-TERKENDALI TERDETEKSI”

Arsen tersenyum tipis.

“…akhirnya.”

Dan dunia di sekitarnya pecah seperti kaca.

Di dunia nyata.

Alarm di sistem Anya menyala keras.

Tulus panik.

“Queen! Layer 2.7 mulai collapse!”

Anya berdiri.

Jasnya bergerak sedikit.

“…dia membuka pintu yang tidak punya kunci keluar.”

Tulus menatapnya.

“…apa yang terjadi kalau dia keluar?”

Anya menatap layar.

Dan untuk pertama kalinya…

jawabannya tidak pasti.

“…kita akan tahu siapa yang sebenarnya mengendalikan EL.”

1
Night Watcher
seharusnya cerita yg bagus, tp mc dibuat terlalu monoton, shg cerita jd kaku dan menjemukan.
kasih sedikit gaya relax deh... biar lebih nyantai bacanya🙏
Night Watcher
sekolah kelas atas masa lantainya semen? granit kek, marmer, minimal keramik lah ..😇
Night Watcher
katanya dlm 2 hr, selene hancur. tp msh ttp aja berjaya?
Night Watcher
mungkinkah aku reader pertama?
Night Watcher
coba mampir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!