NovelToon NovelToon
Untuk Kehidupan Kedua Kami

Untuk Kehidupan Kedua Kami

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Isekai / Fantasi / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: sila

Kalista, seorang food blogger dengan ribuan penggemar dimana mana.
setiap konten yang di upload nya di media sosial akan selalu mendapat jutaan views.
tentu saja hobinya yang paling jelas adalah makan.

Aruna, putri dari seorang paruh baya pemilik restoran terkenal, dia bekerja ditempat ibunya sebagai latihan karena setelah lulus SMA dia akan meneruskan usaha ibunya itu.
salah satu kebiasaan nya adalah melakukan beatbox.

Luna, anak dari seorang petani, didesa nya orang tuanya adalah yang paling kaya.
mereka punya banyak tanah yang dijadikan kebun buah dan sayur, padi dan juga dijadikan tempat ternak hewan yang salah satunya adalah sapi dan kambing.
Luna sendiri punya satu sapi kesayangan yang dia berikan nama blackmoo, sapi nya hitam dan selalu lapar hingga terus berisik.

secara tidak terduga ketiga gadis itu mati dan berpindah ke masa lalu dijaman kuno, abad pertengahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

satu Minggu telah berlalu dan itu artinya Caily sudah tinggal dipuncak gunung dikediaman gurunya selama satu bulan lamanya.

Tapi masih tidak ada tanda-tanda dirinya aka kembali ke akademi kerajaan, bahkan kini gosip tentangnya menjadi kembali naik menjadi perbincangan hangat, beberapa dari mereka merasa penasaran mengapa dia tidak kembali, beberapa pula ada yang menggosipkan tentang pelajaran dan nilainya diakademi, tapi ada banyak juga yang secara terang-terangan menggosipkan dirinya tengah melarikan diri dari perbincangan tentang dirinya yang tidak memiliki hewan kontrak.

Namun beberapa hari berlalu, gosip tentang Caily yang masih tidak kembali ke akademi, kembali turun dan dilupakan saat mendengar jika Alisa pergi berdua dengan Shanez, berikutnya dia juga pergi berdua dengan Charlos dan hati berikutnya dia kedapatan pergi berbelanja berdiri bersama Chalios.

Ada banyak desas-desus jika ketiga orang itu sedang melakukan aksi pendekatan yang lebih intens pada Alisa, sebelumnya mereka selalu bepergian berempat, akan tetapi sekarang mereka menjadi lebih berani pergi berdua saja.

Rumor semakin menjadi lebih panas saat ketiga pangeran itu secara terang-terangan memperebutkan Alisa didepan publik.

Bahkan rumor tentang Shanez yang kembali mengincar posisi raja demi Alisa pun kembali terdengar setelah sekian lama redup, itu bertahun-tahun yang lalu.

Pada awalnya ada beberapa reaksi dari para bangsawan maupun rakyat biasa tentang gosip itu, apalagi Charlos dan Shanez yang diketahui telah memiliki tunangan yang bahkan seorang nona bangsawan.

Chalios pun demikian, ia tidak luput dari protesan para bangsawan yang mendukungnya setelah ia diketahui telah dijodohkan dengan seorang nona bangsawan yang tidak lain adalah Emyna Ress.

Akan tetapi semua kubu-kubu yang sempat protes tentang tingkah laku mereka mendadak redam saat ada gosip baru yang tengah naik menjadi berita utama, itu tentang Alisa yang akan diangkat menjadi murid dari menara sihir.

Bahkan juga dirumorkan jika Alisa kini menjadi sponsor utama dari kuil kerajaan.

Siapapun tahu jika kuil kerajaan sampai memberikan dukungan atas kinerja orang tersebut, maka mereka juga akan mendapatkan dukungan dari pihak kerajaan, bahkan mungkin dari yang mulia raja sendiri.

Disisi lain, Rosetta dan Vione hanya duduk santai ditaman dekat laboratorium akademi.

"Gosipnya makin panas, ya." Gumam Vione dengan wajah malasnya.

Rosetta sibuk mengaduk teh di cangkirnya.

"Biarin." Singkatnya yang juga merasa malas dan muak.

"Kalau begini terus, Caily bisa dalam bahaya dong." Sanggah Vione.

Rosetta menaikkan satu alisnya.

"Kenapa?"

"Iya dong, kita tahu kalau posisi Shanez saat ini lebih unggul dari dua idiot lainnya, takutnya plot utama berjalan lebih cepat, Caily dan Shanez menikah lalu konspirasi terhadap Caily dan dia akhirnya dihukum, dan Shanez bisa menikahi Alisa, keduanya hidup bahagia, lalu tamat." Oceh Vione panjang lebar, tapi masih sedikit terdengar masuk akal bagi Rosetta.

Rosetta menghela napas, bahkan posisinya di kerajaan pun tidak mengalami kemajuan sedikitpun.

Yang ia tahu dari kebanyakan buku novel yang genre nya seperti yang ia alami, seharusnya saat ini dia menjadi populer dan dicintai seluruh rakyat kerajaan, menjadi putri kesayangan raja dan ratu serta para pengeran yang menjadi kakak kandungnya, lalu mendapatkan seorang pria sebagai ML.

Dan ternyata realita membangunkannya lebih dulu saat satu tetes teh muncrat ke matanya hanya karena es balok yang Vione tuangkan kedalam cangkir tehnya.

"Diem mulu." Gerutu Vione.

Rosetta tersadar lalu mengusap matanya, ia melirik kearah jemari tangan Vione yang baru saja mengeluarkan sihir es lalu menghela napas panjang seperti orang yang baru saja lepas dari kerja lembur.

Ia dengan malas membuka buku ramalannya dan mulai membaca plot yang baru saja tertulis, saat iamembaca barisan terakhir dari paragraf dibuku, matanya melotot karena terkejut.

Vione yang tidak menyadari perubahan raut wajahnya masih terus mengoceh dengan malas.

Rosetta terdiam dan terus menatap buku ramalannya dengan pandangan kosong.

Akhirnya Vione menyadari saat keheningan menyambutnya, ia tak dengar suara Rosetta sama sekali hingga dia mendongak dan menoleh kearahnya.

"Apa?" Tanyanya dengan nada penasaran.

Rosetta tersadar, lalu ia menepuk tangannya sekali sambil berdehem pelan.

"Gak ada, cuma si Alisa berulah lagi." Jawabnya santai.

Vione menghembuskan napasnya dengan tajam.

"Sudah gue Dugong, yang gue heran, kok bisa laki-laki dengan title pangeran kerajaan sebodoh itu." Katanya menggebu-gebu.

Rosetta mengangkat bahunya dengan malas, ia kembali mengangkat cangkir tehnya lalu meminumnya sambil sesekali matanya melirik kearah buku ramalan.

'Caily menyukai Lysander sedangkan Lysander sudah menyukai Vione sedari dulu, akan tetapi Vione yang memiliki kepekaan 5% tentu saja tidak menyadari akan perhatian yang Lysander berikan padanya sedari dulu.'

Kira-kira begitulah paragraf yang tertulis oleh plot buku ramalan.

Rosetta bahkan harus menarik napasnya beberapa kali setelah melihat informasi itu, yang ia harapkan kedepannya tidak terjadi apapun diantara Caily dan Vione hanya karena masalah itu.

.

.

.

Hari ini Caily resmi kembali ke akademi setelah satu bulan lebih dua Minggu lamanya berada dipuncak gunung dirumah gurunya Vione.

Timbul gosip baru sejak kedatangannya yang tidak terduga, apalagi Caily datang bersama Lysander bahkan terlihat sangat akrab dengannya.

Gosip yang menyatakan jika Lysander dan Caily memiliki hubungan pun secara perlahan menyebar keseluruh akademi dan naik menjadi top satu sebagai bahan perbincangan dikalangan bangsawan.

Kedua kakak laki-lakinya mendatangi Caily untuk memastikan tentang rumor itu.

Tetapi Caily hanya menjelaskannya secara singkat jika dirinya hanya satu seperguruan, tidak memiliki status apapun.

Kedua kakaknya pun kembali pergi meskipun masih ada sedikit rasa tidak nyaman, apalagi melihat dengan jelas jika Caily tampak benar-benar membangun tembok tinggi diantara mereka.

.

.

.

Pada hari libur, Caily tidak pulang ke mansion Valkey, ia pergi ke puncak gunung hanya untuk memberi makan kuda-kuda yang ia rawat.

Saat ini dirinya tengah berada dibawah pohon sambil mengamati semua kuda-kudanya yang sedang mengunyah rumput.

Ia bahkan berpura-pura tidak tahu jika kedua kakak laki-lakinya berada digerbang sedang menunggunya untuk pulang bersama, bahkan sampai sore.

Akhirnya keduanya pun pergi mencari Rosetta yang ternyata memilih tinggal di asramanya.

"Dimana Caily?" Tanya Christopher dengan nada datarnya yang biasa.

Rosetta bahkan tidak mengalihkan perhatian dari bukunya.

"Pergi memberi makan kuda peliharaannya." Balasnya dengan nada santai terkesan malas.

Kening Calief sedikit berkerut, ia maju selangkah mendekati Rosetta.

"Dia hanya punya kuda peliharaan dikediaman Valkey, tapi dia tidak pulang bersama kami."

Rosetta menurunkan buku ditangannya dan memandang dengan malas.

"Kau pikir yang punya kuda hanya kediaman kalian saja?" Balasnya hampir dengan nada tidak ramah, kata kasarnya nyolot.

Christopher menghela napas panjang ia menarik mundur Calief agar tidak terbawa emosi.

"Lalu dimana dia sekarang?" Tanyanya dengan nada datar.

"Gurunya Vione, tahu kan?" Sahut Rosetta dengan seringai sinisnya, tahu jika keduanya tidak akan pernah menemukan tempat Caily tinggal saat ini.

Karena memang tidak ada yang tahu dimana tempatnya kecuali Lysander, Luis dan Vione yang memang muridnya.

"Caily ada dirumah gurunya Vione." Tambah Rosetta memperjelas maksudnya.

Kedua kakak Caily menghembuskan napasnya dengan tajam, mereka berbalik dan pergi tanpa mengatakan apa-apa lagi.

Rosetta hanya mendengus pelan dan menutup pintu kamar asramanya lalu pergi bersantai.

Disisi lain, Caily yang hendak pulang malah tak sengaja berpapasan dengan seorang laki-laki tampan dengan netra berwarna emerald, yang tidak pernah Caily temui dikerajaannya tinggal saat ini.

Seperti Caily yang memiliki mata merah paling langka di kerajaan, mungkin mata itu hanya dimiliki Caily saja karena mata itu adalah ikon dari kekuatannya yang mampu mengendalikan para hewan-hewan.

Caily menebak dua hal, antara laki-laki itu orang dari kerajaan lain atau dia punya kemampuan khusus seperti dirinya.

Tapi ia tersadar tentang beberapa hal, siapa laki-laki itu? dan mengapa dia bisa memasuki area gunung ini? dengan alasan apa dia berhak memasuki wilayah kekuasaan gurunya itu?

Yang ia tahu gurunya tidak punya siapa-siapa selain tiga muridnya itu, dan ia belum tahu siapa Luis Suarez yang menjadi dua diantara tiga murid itu.

Jadi dengan perlahan dan waspada, dia membuka suaranya.

"Kau Luis?"

1
Dewiendahsetiowati
kapan ketahuan belangnya si biang kerok Alisa
UMMI HABIBAH
lanjut thorrr
Dewiendahsetiowati
gak ada jari emas kah untuk salah satu MC nya
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Dia Fitri
/Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!