Sejak kejadian kebakaran itu, Arga Mahendra jatuh cinta pada gadis yang menyelamatkan hidupnya. Amira, gadis belia yang masih berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku kelas XII SMA.
Keduanya kemudian terlibat dalam hubungan terlarang, dimana Amira diam-diam menikahi Amira tanpa sepengetahuan Stella yang tak lain adalah istri sahnya.
Lantas bagaimana kehidupan mereka ? Siapakah yang akan Arga pertahankan dalam hidupnya ? Amira atau Stella ? Disaat Stella sudah sembuh dari penyakit gangguan mentalnya.
Simak ceritanya di novel "Istri Simpanan Guruku" karya Dewi KD, jangan lupa berikan like dan komentar kalian untuk mendukung author 🔥
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi KD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29
Sedangkan di sisi lain, Stella dan kedua orang tuanya tengah duduk di ruang keluarga membahas Arga yang sudah lama tak kunjung pulang menemui Stella. Padahal Stella sudah sembuh dari penyakit gangguan mentalnya.
“Kenapa Arga tak kunjung pulang ? Apa dia tidak tahu kalau putri kita sudah sembuh ?” tanya Dina pada Johan
“Aku juga tidak tahu ! Aku dengar juga dari kantornya Arga sudah tidak lagi memimpin perusahaannya. Entahlah apakah ada masalah sebelumnya dirumah, nak ?” Johan balik bertanya pada putrinya sendiri.
“Arga sudah menikah lagi.” Ucap Stella tanpa melihat Ayah Ibunya.
“APA ?!!!”
Mereka pun terkejut mengetahui fakta kalau Arga sudah menikah lagi.
“Kau jangan bercanda, Stella !”
Dina sampai berpindah tempat duduk mendekati Stella.
“Aku serius Ibu ! Arga sudah menikah lagi !”
Stella meneteskan air matanya. Nyatanya semakin ia menggenggam Arga semakin jauh Arga mencoba pergi darinya.
“Kurang ajar ! Beraninya dia menyakiti putri kita !” Johan naik pitam karena amarahnya.
“Ayah, mau kemana ?” tanya Dina cepat melihat Johan hendak pergi.
“Aku yakin Arga pasti berada dirumah orang tuanya ! Orang tuanya harus tahu perbuatan anaknya yang kurang ajar itu ! Berani sekali dia menyakiti hati putri kita ! Mereka yang tidak tahu di untung itu harus mendapatkan pelajaran !” jawab Johan dengan tegas.
Dina hanya bisa menghela nafasnya, sedangkan Stella hanya diam dengan berurai air mata.
Johan menuju kediaman Mahendra dan mengamuk disana. Dimana Mahendra hanya bisa menerima luapan amarah dari Johan.
“Dasar tidak tahu diuntung ! Sudah bagus Aku menyelamatkan bisnis keluarga mu ! Kini putriku juga di sakiti oleh putra mu ! Hebat sekali Kau mendidik putra mu seperti itu !” ucap Johan dengan nafas yang naik turun.
“Aku minta maaf ! Aku akan berusaha untuk membuat Arga kembali pada Stella ! Tolong percayalah padaku !” ucap Mahendra pelan.
“Alah ! Omong kosong ! Ingat Mahendra ! Mulai saat ini Aku menarik semua saham perusahaan Ku, mulai detik ini tak akan ku biarkan satu sen pun uang ku mengalir ke perusahaanmu !”
Johan memberikan ultimatumnya pada Mahendra hingga membuat Mahendra terduduk lemas.
Malam itu juga Arga pulang ke rumah menemui Stella dan memberikan surat cerai pada Stella. Stella dan Dina tentu saja merasa terhina dan tak terima.
“Hebat sekali Kau menceraikan putriku seperti ini !”
Dina memarahi Arga, sedangkan Stella hanya diam menatap surat cerai tersebut.
“Aku tidak bisa terus-terusan bertahan dan membohongi diriku untuk terus bersama Stella. Maaf jika Aku harus mengambil keputusan ini.” Kata Arga dengan suara beratnya.
“Aku tidak terima Kau memperlakukan putriku layaknya membuang dia seperti sampah saat Kau mendapatkan wanita lain di luar sana !” kata Dina lagi.
“Jadi Kau ingin bercerai dariku ?” tanya Stella menoleh pada Arga.
Keduanya untuk beberapa saat saling menatap dalam diam.
“Kau menceraikan Aku saat Aku sudah sembuh dari penyakit ku !” ucap Stella lagi.
“Aku minta maaf !” kata Arga sekali lagi.
Stella menghela nafasnya, dan membuang muka.
“Pergilah !” ucap Stella yang membuat Arga terdiam.
“Stella ?!!” kali ini Dina yang bersuara. “Apa maksud mu ? Apa Kau menerima diceraikan oleh Arga ?”
Pergi katanya ? Bukan kah selama ini Stella tidak ingin Arga pergi darinya ? Lalu kenapa Stella dengan mudahnya memintanya untuk pergi ?
“Pergi, dan ambil lah barang-barang mu !” ucap Stella lagi yang membuat jantung Arga seakan berhenti berdetak.
Deg
“Stella…”
...****************...
bukan seorang ibu yang baik.
napsu jadinya....
gimana rasanya posisi Dia menjadi Amira.
nanti juga akan ada balasannya.
tetep Amira pertahankan..Libas saja jalang mah. jangan kasih ampun.
apa sekama ini pura2 sakit jiwanya.
jadi aja jiwanya bener2 sakit.