NovelToon NovelToon
System Kocok Dadu

System Kocok Dadu

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:365.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Alveandra

Seva Adelray bawahan seorang Gangster. Berkelahi tidak bisa, pegang senjata apa lagi, mental bertarungnya setipis tisu. Namun, kalau di suruh melarikan diri Seva ahlinya.

Kehidupan Seva hanyalah seorang pesuruh kelompok Gangster Ghost di kota Vox.

Penindasan oleh rekannya sendiri itu sudah biasa, bahkan Seva juga sering menjadi samsak tinju rekan-rekannya sendiri jika mereka ingin melampiaskan amarah.

Seva yang tidak memiliki keluarga, ia hanya bisa pasrah mengikuti kelompok tersebut, karena jika pun melarikan diri akan dibunuh oleh mereka.

Suatu ketika Seva yang sedang melarikan diri saat di jadikan umpan dan hampir terbunuh. Ia tidak sengaja menemukan System Dadu ditempat dirinya sembunyi, hingga akhirnya dirinya menemukan kekuatan untuk melawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alveandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata-Mata

Sementara Seva yang sedang beristirahat dikamarnya setelah seharian mengatur para bawahannya untuk membenahi setiap sudut kota Original.

Bawahan Martis yang di suruh untuk mengintai Seva sudah sampai dikota Original. Mereka datang dengan sembunyi-sembunyi, pasalnya mereka kurang lebih sudah tahu kalau pemimpin kota Original yang baru akan memeriksa mereka.

Menggunakan koneksinya, sosok tersebut dengan mudah masuk ke Kota Original lewat pelabuhan.

"Apa kamu yakin tidak ada yang mengikuti mu?" tanya bawahan Martis kepada orang yang menjemputnya.

"Tenang saja tuan, para keamanan kota Original baru dibentuk, mereka belum sepenuhnya berjaga di semua wilayah," jawabnya yakin.

"Keamanan? Apa maksudmu?" tanya bawahan Martis lagi.

Orang yang menjemput pria tersebut menghela napas. "Kota Original menghapus sistem bawahan atau penjaga wilayah, mereka sekarang membuat Sistem kemanan semacam militer."

Bawahan Martis mengernyitkan dahi. "Militer? Apa dia gila? Mana ada para bawahan Mafia bisa seperti militer, kemampuan mereka saja bisa dibilang pas-pasan."

"Tuan nanti akan melihat sendiri saat dijalan, bagaimana mereka melakukan pelatihan, bahkan dimalam hari seperti ini saja mereka masih melakukan pelatihan," jawabnya santai sambil melajukan mobilnya.

Bawahan Martis tidak bertanya lagi, ia fokus melihat jalanan kota Original yang masih ramai walaupun sudah ada peraturan baru.

Tiba-tiba pria itu melihat segerombolan orang yang memakai senjata sedang berjalan dengan gerakan menyerupai militer.

Pria itu benar-benar terkejut, ternyata ucapan penjemputnya benar, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri.

"Lihatlah mereka tuan, para bawahan ketiga kelompok Mafia di kota Original benar-benar mau melakukannya dan pelatih mereka merupakan para jebolan militer yang sebelumnya menjadi bawahan tuan Drake," ucapnya menjelaskan.

Bawahan Martis mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti, sekarang semua perkataan orang yang menjemputnya itu menjadi masuk akal.

"Jika sudah seperti ini, berarti dia akan menjadikan kota Original sebagai Negara seharusnya, apa aku benar?" tanyanya memastikan.

Pria itu mengangguk. "Anda benar tuan, tapi Negara yang ingin dibuatnya sedikit aneh, karena kemarin saya mendengar jika tujuannya membuat kota Original menjadi Negara, untuk memperlebar bisnisnya. Padahal anda tahu sendiri, kota ini sudah menguntungkan dari segi bisnis ilegalnya."

Bawahan Martis memegang dagunya berpikir. "Kamu benar, jadi yang perlu kita tahu, apa rencana dia kedepannya, apa maksudnya dengan memperlebar bisnis, benar-benar orang yang susah ditebak."

Bawahan Martis sampai di hotel, sosok tersebut ditinggalkan di sana seorang diri, agar keberadaanya tidak di ketahui Seva.

Menggunakan orang-orang Martis yang masih tersebar dikota Original, sosok tersebut ingin membongkar kebenaran dari rencana Seva.

...***...

Ke esokan harinya....

Seva terbangun dari tidurnya, setelah cahaya sang mentari mulai menyeruak masuk kedalam kamarnya. Pria itu menggeliat sebelum akhirnya membuka mata.

Seva menoleh kanan kiri, ia tidak melihat Luci dan Helen disampingnya, pria itu baru menyadari kalau semalam menyuruh mereka agar tidak mengganggunya.

Seva memijat pangkal hidungnya. "Kau terlalu naif Seva," gerutunya pada diri sendiri.

[ Tuan, anda belum mengocok Dadu, apakah anda akan mengocoknya? ]

Layar hologram Sistem memberikan pemberitahuan.

"Ya Kocok saja," ucap Seva malas sambil masuk kedalam kamar mandi.

Layar hologram menunjukkan gambar Dadu kemudian mengocoknya, setelah berputar beberapa saat Dadu berhenti.

[ Selamat, anda mendapatkan uang 1 Milyar dolar Original! ]

[ Status ]

Nama : Seva Adelray

Umur : 24 tahun

Tinggi: 176 cm

Berat : 66 Kg

Kemampuan : menggunakan senjata Api berbagai jenis / Beladiri Kuno / Fisik Kuat / Ahli Medis / Regenerasi/

Saldo :1.009.999.000 dolar Original.

Seva tertegun, baru saja kemarin sistem mengatakan kalau kekuatan lebih penting dari yang, tapi sekarang ia malah mendapatkan uang.

"Kau ini sungguh plin-plan Sistem," gerutu Seva, sambil menutup kamar mandi.

Seva membersihkan dirinya, sebelum akhirnya ia turun kebawah, dimana kedua wanitanya sudah menunggu di ruang makan.

Seva melihat Helen dan Luci yang sedang ngobrol santai, terlihat keduanya tampak baik-baik saja, sehingga membuat Seva bernapas lega.

"Pagi Helen, Luci," sapa Seva seraya duduk di kursinya.

"Eh... pagi juga sayang, kirain kamu akan bangun siang, jadi kami sarapan lebih dulu," ucap Luci sambil beranjak dari duduknya dan mengambilkan roti untuk Seva dengan perhatian.

Seva menatap wanita itu yang tampak tidak marah sama sekali dengannya, padahal ia mengira kalau Luci akan ngambek setelah perkataannya semalam.

"Kamu tidak marah?" celetuk Seva.

"Marah? Kenapa aku harus marah?" jawabnya sambil mengolesi roti Seva dengan selai.

"Semalam kamu tidak suka aku pulang seperti itu?" cecar Seva.

Luci menaruh roti di piring Seva, ia tersenyum sambil menatap prianya itu. "Oh semalam, aku sedang ada tamu bulanan jadi cepat marah, maaf sudah berbicara yang tidak pantas padamu," jawabnya santai.

Seva merasa ada yang aneh dengan Luci, padahal semalam wanita itu terlihat marah dengannya, tapi sekarang ia tampak baik-baik saja.

1
ZAHRANI
mana kelanjutannya thor
Aries Hikmal
💝
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
semo ada kelanjutannya
FAJRI KUNINGAN: tidak akan ada kelanjutannya
total 1 replies
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
tetap semangat dalam berkarya , salam sehat sukses selalu
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
mantab tetap swmangat
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
hem cari mati saja kalian
umar aryo
Luar biasa
farid fariadi
good
farid fariadi
kill them all
farid fariadi
kucing mana yg dikasih ikan nolak?
Raysonic Lans™
oke
§i↑↓Pemula
Luar biasa
§i↑↓Pemula
tembak tembak dor dor dor tembak tembak
§i↑↓Pemula
Dor
Dor
Dor
Dor1000x
Samsul Bahri
Biasa
Minartie
apa sih yg direncanakan silas???🙏🏻🙏🏻🙏🏻
dhani satria
Luar biasa
dhani satria
gitarisnya oasis ni
dhani satria
Luci nta luna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!