"Aku hanya berharap tidak ada lagi kesepian didalam hidup ini, walaupun cara dia datang dengan kesalahan ku, tapi aku akan menjaganya. Walaupun aku tidak tahu siapa diri mu. Terima kasih dari ku untuk mu yang membuat ku tidak lagi kesepian. " - Aksara
"Aku menemukan bidadari yang memasrahkan diri nya kepada ku, pagi menjelang namun bidadari itu pergi meninggalkan ku, hingga aku berpikir mungkin malam itu adalah mimpi, namun setelah aku membuka selimut aku mendapati bahwa apa yang terjadi tadi malam adalah nyata. " - Juan A Abraham
Cinta datang karena terbiasa, atau cinta bisa saja datang karena telah merasa. Mungkin ini lah yang tepat dalam mendiskripsikan jalan hidup ini.
Aksara, anak ke 5 dari 5 bersaudara memiliki seorang kakak perempuan dan 3 orang abang laki-laki. kedua orang tua jangan ditanya mereka sibuk entah apa yabg mereka terus kejar sehingga tidak menyadari bahwa dirumah ada seorang gadis kecil yang menunggu kedatangan mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Rara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
true proposal...
-
-
hati ini telah memilih dan itu jatuh kepada diri mu, mau kah kau menjadi persinggahan terakhir ku. - Juan Alexander Abraham
-
-
aku orang yang awam dalam masalah cinta, laki-laki pertama yang membuat hati ku bergetar adalah diri mu, mau kah kau mengajari ku cara mencintai mu. - Aksara
-
-
******
pagi cerah seperti biasanya, dimana sang surya sedikit demi sedikit mulai menampakkan wujudnya menghapus kegelapan malam, menyinari dunia dengan cahaya menyilaukannya.
setelah melakukan ritual seperti biasanya, didepan cermin lemari berwarna putih gading aksara melihat pantulan dirinya, melihat kearah perutnya yang sekilas terlihat rata namun bila diperhatikan dengan jelas ada sedikit tonjolan walaupun masih sangat samar.
'berikan mommy semangat baby twins dalam menjalankan hari ini. ' ucap aksara sbil mengelus lembut perutnya.
mengambil tas dan kacamata besarnya aksara berjalan keruang makan, namun ada pandangan yang aneh di meja makan, terlihat ramai. langkah kaki aksara sedikit demi sedikit menuju meja makan dan dia menumukan bahwa disana seluruh anggota keluarganya berkumpul disana.
ada papa, mama, kakak, dan abang-abangnya. namun tidak ada pertanyaan aksara langsung menuju dapur yang berada tidak jauh dari ruang makan.
melihat aksara menuju dapur membuat suasana yang tadinya sedikit bising kini hening.
" kemana kamu? " tanya tuan hutomo
" menyiapkan bekal. " jawab aksara
" sudah ada bibik, sekarang sarapan. " lagi tuan hutomo memerintah.
setelah aksara mengambil kotak bekal yang telah disiapkan oleh ami dia segera menuju meja makan sambil membawa piring makanannya sendiri yang telah disiapkan ami.
melihat itu membuat semua orang bertanya kenapa aksara melakukannya.
" kenapa kamu membawa makanan dari dapur yang berbeda? " tanya nyonya hutomo tidak senang karena saat ini semua orang sedang makan dari hidangan diatas meja yang telah disiapkan oleh nya sendiri.
liat sendiri, ibunya saja entah lupa atau tidak tau dia punya alergi terhadap penyedap.
" tidak ada apa-apa. " jawab aksara malas menjelaskan.
mendengar jawaban aksara membuat tuan hutomo tidak senang, dia tau sarapan saat ini dibuat oleh istrinya sendiri.
" apa maksud jawaban mu itu aksara, semua yang diatas meja dibuat oleh mami mu. kenapa kau tidak memakannya malah mengambil makanan dari dapur." tanya tuan hutomo tidak senang.
aksara tidak menjawab hanya kembali memakan makanannya yang telah disiapkan oleh ami, menikmati sarapannya ditengah tatapan mata yang melihatnya tidak suka.
"ada apa dengan mu aksara, mami sudah membuatkan kita sarapan setelah selama ini kita tidak bisa memakan masakan mami, tapi kau malah tidak menghargainya. " balas Ayudia
kembali aksara hanya diam menikmati sarapannya, tidak ingin mengambil bagian dari drama keluarga pagi ini.
sementara anggara yang melihatnya hanya diam memperhatikan tindakan aksara yag sangat santai tanpa beban memakan makanannya.
" aksara, kenapa kau tidak mencoba sarapan buatan mami. " kali ini adrian dengan lembut meminta aksara.
mendengar itu, ada rasa hangat dihatinya namun
" bukan kah sudah lama kau tidak merasakan buatan mami, kapan lagi mami masak untu kita ditengah kesibukannya menemani papi. " lanjut adrian dengan suara meremehkannya.
begini rasanya, sebelumnya aksara berharap masih ada sedikit harapan dari keluarga ini, namun tidak ada sama sekali.
" coba lah ra, kami sudah mencoba dan rasanya sangat enak. betul kata kak adrian kapan lagi mami memasak untuk kita. " desak attala
liat seluruh keluarganya tidak tau kalau dia memiliki alergi yang tergolong akut terhadap penyedap makanan.
sementara para pembantu yang mendengar hal tersebut memandang iba kepada nona muda mereka, tidak ada dari mereka yang tau bahwa semua yang dimasak oleh nyonya tidak ada yang bisa dimakan oleh nona muda mereka.
oleh karena itu ami menyiapkan bekal dan sarapan aksara terpisah, namun hal itu justru membuat nyonya mereka tersinggung.
ingin rasanya mengatakan hal tersebut namun apa daya mereka, mereka hanya pembantu sementara disana adalah majikan yang harus mereka layani.
" saya sudah selesai, saya mau berangkat kesekolah dulu selamat pagi semua. " balas aksara sambil pergi meninggalkan ruang makan.
membuat semua penghuni didalamnya menatapnya tidak suka.
" lihat kelakuannya makin hari makin menjadi, apa yang selama ini dilakukannya? " tatap ayudia disudut kepergian aksara.
" sayang, liat kelakuan anak itu terakhir kita pulang dia menghina kina sekarang kita datang dan aku sudah memasakkan untuknya malah tidak dihargai." adu nyonya hutomo tidak terima dengan sikap aksara
" tarik saja semua fasilitasnya, kita liat apa dia masih angkuh seperti saat ini." usul ayudia kepada orang tuanya.
anggara yang mendengar itu seakan tersenyum, benar semuanya tidak tau bahwa setelah beberapa waktu lalu aksara tidak lagi menggunakan semua fasilitas yang diberikan oleh kedua orang tua mereka.
mendengar usulan dari ayudia, ada rasa tersentil dihati anggara karena selama ini walaupun Ayudia sudah menikah namun dia masih menerima kiriman dari kedua orang tua mereka.
padahal kalau dilihat dia lebih tidak pantas mendapatkan hal tersebut. sungguh menjijikkan bergaya bak sosialita padahal uang yang selama ini dihambur-hamburkannya diminta dari orang tua mereka.
model terkenal, semua itu sudah ketinggalan zaman, saat ini banyak daun muda yang lebih cantik dan juga seksi dibandingkan dirinya. namun lagi-lagi karena orang tua mereka dia masih bisa menjadi salah satu model papan atas di negeri ini.
" benar itu pi usulan kak ayudia. biar dia tau susahnya cari uang" lanjut adrian.
mendengar ini membuat anggara tidak habis pikir seperti apa sebenarnya keluarga mereka.
" Sudah lah, hanya masalah sepele lagian kita semua disini untuk membicarakan persiapan pernikahan ku." anggara yang dari tadi diam sekarang mulai bersuara.
" ah benar, hampir saja mami lupa hal itu. namun anggara bukannya cantika masih sekolah saat ini, kenapa sangat terburu-buru kalian ingin menikah? " tanya mami hutomo.
" bukannya semakin cepat semakin bagus, dengan begitu jaringan bisnis wijaya bisa ku kuasai. " balas anggara.
selalu ada kepentingan materi disetiap kesepakatan yang dibuat, kebahagiaan pun dipertaruhkan apalagi keluarga. sungguh dibalik sikap sosialita mereka banyak hal yang harus dikorban demi meraih obsesi kalangan atas.
" bagaimana setelah ujian selesai, sehingga kita bisa mempersiapkannya. " usul tuan hutomo.
" baiklah, aku akan mengabari om wiguna. kalau kita nanti malam akan ke rumahnya untuk membicarakan pernikahan." lanjut anggara
dengan teralihkannya pembicaraan mengenai aksara membuat raut wajah ayudia dan adrian tidak senang. namun mereka masih punya cara lain agar kedua orang tuanya memberhentikan bantuan keuangan aksara.
*****
di sekolah
aksara sampai dikelas dan disana ada rayyan dan juga zulfan, setelah mereka mendapat kursus kilat dari aksara saat ujian, ketiganya menjadi dekat. apalagi saat ini masa masa ujian dimana harus giat, namun semua itu sangat aksara nikmati.
karena bagi aksara waktunya saat ini sangat berharga, entah kapan dia bisa menikmati suasana sekolah saat ini.
" sara, apa yang terjadi kemarin? " tanpa banyak basa basi rayyan bertanya kepada aksara tentang Juan.
" yang mana? " balas aksara pura-pura tidak tahu
" tuan muda abraham, most wanted man in the world. " lugas rayyan
" tunggu siapa tadi yang loh maksud yan? " tiba-tiba zulfan baru sadar
" ah itu, aku kira kamu mau nanyain masalah kerjasama. kalau gitu aku batalin aja ya?" balas aksara
" jangan, gue udah kirim perbaikannya dan udah mulai buat spice dan juga RAB awal jadi jangan dibatalin ya bos. " pinta rayyan panik ke aksara sambil menyembah.
hahahahaaa... terdengar tawa aksara dan zulfan melihat wajah memelas rayyan
sementara sebagian murid yang melihat ke akraban ketiga merasa iri dan curiga sejak kapan mereka bertiga menjadi akrab, ditambah siapa yang tidak mengenal Al Rayyan Fikri tuan muda kedua group al Fikri dan juga Zulfan anak salah seorang pengusaha di negara ini. dan siapa aksara banyak dari mereka berfikir bahwa dia dari kalangan menengah ke bawah dan mengandalkan beasiswa.
diantara kebencian siswa siswi tersebut ada rasa cemburu dari teman teman aksara dulu ynag pernah sempat dekat diantaranya Rina, Dewi, Sandi dan dimas.
dengan dekatnya zulfan dan aksara serta rayyan membuat mereka menjauh dengan sendiri. terlihat seakan dua dunia berbeda yang ada diantara ketiganya.
disaat siswa lain memikirkan mssalah ujian, aksara dan rayyan sudah sibuk mengenai kerjasama. ini membuat zulfan juga mulai bertekad merintis usahanya.
" ok, nanti rayyan bisa langsung ke gedung alexissky di tower2 lantai 15 ketemu dengan agra disana jadi biar semuanya lancar jangan lupa bawa sekalian Max. " ingat aksara sambil tersenyum.
" terima kasih bos, akhirnya gue harus tunjukin ini ke raihan. bahwa gue bisa berhasil. " rayyan sombong
" jangan sombong ini baru awal, kalau rayyan gak bisa berkembang ucapkan selamat tinggal. " aksara mengingatkan rayyan
" tenang bos, anak mu ini akan memberikan yang terbaik. " kata rayyan dengan pasti
" asik, kalau gitu nanti ada yang traktir kita makan dan minum dong ak? " tiba-tiba zulfan menodong rayyan.
" kampret loh bro, ini baru awal udah nodong gue. " gerutu rayyan.
" setuju aku sama zulfan. ah sepertinya stok air mineral aku udah habis. " aksara membayangkan.
mendengar itu mau tidak mau rayyan merinding, bagi siapa yang mengenal aksara akan tau apa maksud dari stok air mineral apalagi kalau bukan air magic yang harganya satu botol 50.000 dan harus membeli satu dus dengan harga 500.000.
" rayyan ini dia nomor agen nya, aku mau 5
10 dus ya. " tanpa dosa aksara menyerahkan hpnya yang ada nomor agen magic water.
"sial, ini baru kerjasama sara, lagian loh yang bos nya masak nodong gue? gak tangung-tanggung 10 dus ngapa gak sekalian 100 dus. " sewot rayyan namun tetap menyalin nomor agen tersebut.
" bagus juga, rayyan mau beliin 100 dus buat aku? " tanya aksara polos.
mendengar itu rayyan menghentikan gerakan jarinya yang menyalin nomor agen dan menatap aksara dengan pandangan dingin.
" bagus tuh ak, seorang rayyan memang baik hati. " kompor zulfan.
" gue juga mau dong, 5 dus. " lanjut zulfan, bagi mereka kalangan atas tidak asing dengan magic water namun hanya sedikit bisa mendapatkannya.
" kampret kalian berdua, gak tangung tanggung nodong gue, ngapa gak sekalian mutilasi gue. " balas rayyan ngamuk
namun kedua temannya hanya bisa tertawa, dan tawa mereka membuat yang lain cemburu.
disaat itu bel masuk berbunyi dan semua siswa kembali belajar karena ini adalah ujian maka dari itu selalu cepat pulang.
ditengah pelajaran hp aksara bergetar dan ada notifikasi chat
" honey, nanti pulang aku jemput. " isi chat tersebut.
' apa dia tidak sibuk,' batin aksara
"ok" balas aksara dan kembali menghadap ke depan.
tidak terasa bel pulang sekolah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar dari kelas.
" sara, gue antar yuk ke cafe. " ajak rayyan.
" sorry, udah ada yang jemput. " tolak aksara
" siapa? " tanya rayyan dan zulfan barengan, karena setiap orang yang menjemput aksara selalu mendapat perhatian sekolah.
" ada deh. " jawab aksara dan tidak lama kemudian getaran hpnya
" honey, aku sudah di gerbang. " isi chat tersebut.
mendapati chat tersebut aksara bergegas keluar kelas dan berjalan ke gerbang sekolah.
" bear, kau dimana? " balas aksara
"sebelah kiri, mobil paling pojok. " balas chat.
aksara jalan ke gerbang sekolah sebelah kiri awalnya aksara mencari mobil juan, namun setelah melihat juan keluar dari salah satu mobil yang terparkir tidak disangka aksara, juan menjemputnya dengan salah satu mobil mewah koleksi rolls royce phantom Ghost V Extended Wheelbase 6.6 L.
juan membuka pintu belakang mobil mempersilahkan aksara masuk, setelah masuk dia mengelilingi mobil dan duduk disamping aksara.
demian duduk dibangku depan bersama supir, mereka pun keluar dari persembunyian dan berjalan dengan pelan, karena saat ini masih banyak siswa yang baru pulang sekolah.
melihat sebuah mobil mewah edisi terbatas membuat semua siswa memandang dengan tatapan ingin tahu, siapa pemiliknya atau apakah ada dari siswa greenland yang memiliki hubungan dengan pemilik mobil ini.
serta masih banyak pikiran lainnya, ketika mobil tersebut terus berjalan dan akhirnya membaur dengan mobil lainnya.
didalam mobil, juan yang melihat aksara tidak ada perubahan merasa sedikit lega, ya sedikit. karena juan tahu aksara tipe orang yang sangat pintar menyimpan luka dan deritanya.
" bear, kemana kita? " tanya aksara
dibangku depan, demian mati-matian menahan tawa mendengar panggilan aksara kepada juan.
' panggilan yang sangat cocok untuknya nona' juan memberikan komentar dalam hatinya, tidak berani untuk menyuarakannya.
"rahasia, jadi istirahatlah. ketika sudah sampai nanti aku bangunkan. " balas juan sambil mengambil tas sekolah aksara dan menyuruhnya tidur dipangkuannya.
sementara mobil terus melaju juan memeriksa beberapa dokumen yang diberikan demian kepadanya.
digerbang sekolah tidak hanya siswa yang melihat kepergian mobil super mewah tersebut, adapun anggara yang saat itu menjemput cantika juga melihat mobil tersebut, anggara mengenali bahwa mobil tersebut salah satu koleksi dari tuan muda abraham.
" siapa yang dijemput oleh tuan muda? " gumam anggara. namun belim sempat dia mendapatkan jawaban cantika datang.
" sayang, kamu nunggu lama ya? " tanya cantika manja
" tidak masalah, asalkan menunggu bidadari seperti mu. " balas anggara
mendengar balasan manis anggara membuat cantika menjadi seperti dilambung ke surga. apalagi sebagai tunangannya, anggara termasuk jajaran laki-laki mapan, kaya dan tampan. incaran semua orang.
" kamu lihatin apa yang,? " tanya cantika
" tidak ada. yuk aku antar pulang, jangan lupa nanti malam aku datang ke rumah kamu untuk menentukan tanggal pernikahan kita. " ingat anggara
" kenapa cepat sekali? " balas cantika terkejut.
" bukannya makin cepat makin bagus, sehingga aku bisa memiliki mu. " lanjut anggara.
" bukannya kau sudah memiliki ku seutuhnya. " lanjut cantika
" tentu sayang, tapi bukankah dengan menikah kita lebih bebas. " anggara menjelaskan.
memang gaya pacaran keduanya sudah sangat dewasa, dari awalnya hanya * sampai akhirnya making love karena keduanya tidak bisa menahan hasrat birahi mereka.
kalau dipikir-pikir, anggara melakukan ini ingin secepatnya dia bisa menjadikan jaringan bisnis wijaya dibawah kendalinya melalui jalan pernikahan.
" ok kalau itu yang terbaik bagi kita berdua sayang. " cantika menyetujui usulan anggara.
dengan jarak tempuh hampir 1 jam, juan membawa aksara kesalah satu vila miliknya, lokasi vila yang jauh dari hiruk pikuk kendaraan membuat suasanya nyaman dan asri.
keindahan tersebut ditambah dengan adanya kebun bunga dihalaman vila, berbagaimacam bunga tumbuh indah dihalaman tersebut dan ditengah kebun ada sebuah gazego yang terbuat dari kayu jati dan dihias dengan indah, ditengah gazebo ada sebuah meja dan dua buah kursi jati dimana ada taburan kelopak mawar dengan 7 lapisan warna dan ditengahnya ada sebuah kotak beludru berwarna hitam yang sangat kontas dengan warna ke 7 lapisan kelopak mawar.
" honey, bangun kita sudah sampai. " ajak juan kepada aksara saat memasuki halaman vila.
menyadari bahwa mereka telah sampai ditujukan, aksara membuka matanya, seperti yang diperkirakan juan bahwa dia memang butuh banyak istirahat.
" apakah kita sudah sampai. " tanya aksara setelah bangun dari tidurnya.
aksara melihat keluar dan mendapati bahwa mereka berhenti disebuah vila mewah dimana didepannya ada kolam air mancur yang berisi ratusan ikan koki besar.
" hem, ayo kita keluar. " jawab juan sambil membimbing aksara keluar dari pintu yang sama.
" kita dimana bear? " tanya aksara kepada juan
" ikutlah dengan ku, tutup mata mu tuan putri. " jawab juan setelah aksara keluar dari mobil dan menyuruhnya menutup mata.
ketika aksara mulai menutup mata, juan langsung menggendong aksara menuju gazebo yang berada ditengah kebun bunga.
" jangan membuka, sampai aku menyuruh mu membuka mata indah mu honey. " instruksi juan
setelah sampai di gazebo juan menurunkan aksara, menuntunnya menuju sisi meja yang memperlihatkan bentangan kebun dan juga taburan bunga mawar 7 lapis warna yang menggambarkan hati.
berada di belakang aksara, juan mulai berbisik sambil memeluk aksara dari belakang. tubuh mungil aksara tenggelam dihadapan tubuh tengap juan yang memiliki tinggi 185 cm.
" buka mata mu Pelan-pelan honey.," bisik juan kepada aksara.
aksara membuka matanya perlahan-lahan, dihadapannya pemandangan kebun bunga yang sedang bermekaran terpampang dihadapannya, menyejukkan mata disaat dia memandang lebih luas dan melihat kebawah dia menemukan taburan kelopak mawar dengan 7 lapisan warna kelopak yang berbeda berbentuk hati dimana ditengah-tengah nya ada sebuah kotak hitam yang elegan.
ditengah keterkejutan aksara, juan mengambil kotak tersebut berlutut dihadapan aksara memegang tangannya dan berkata,
" hai gadis pemilik hati ku dan calon mommy anak-anak ku. " sapa juan
" hai tuan salah kamar, ayah. " canda aksara ditengah suasana romantis mereka
keduanya tersenyum sangat indah dan menawan
" aksara, saat kau bertanya kepada ku kemarin apa yang bisa aku berikan pada mu, aku akan menjawab apapun yang kau inginkan.
namun saat ini aku semakin tau apa yang bisa ku berikan kepada mu. saat kita bersama kemarin, disaat kau yang ada untuk ku, disaat aku menatap mu dalam tidur dan makan bersama aku semakin yakin apa yang benar benar bisa aku berikan untuk mu. " juan memgambil napas sebentar sebelum melanjutkannya
sementara aksara menatap lurus ke kedua bola mata juan, mencari setiap kebohongan yang tidak ditemuinya, dimata juan hanya ada keseriusan dan kebenaran dalam setiap kata-katanya.
" aku Juan Alexander Abraham akan memberikan semua sisa waktu ku untuk menemanimu menghadapi dunia ini, menjadi tameng dan perisai mu di saat kau berperang melawan dunia, menjadi sandara disaat kau letih, menjadi jalan keluar disaat kau tersesat, menjadi rumah disaat kau ingin pulang dan akan menjadi tawa mu disaat kau menangis.
jadi aksara, mau kah kau berbagi waktu, hidup, sedih, senang, luka, duka, dan beban mu dengan ku sampai habis usia kita?" akhirnya juan mengakhir pengakuannya, kalimat panjang yamg sebelumnya tidak pernah terpikirkan akan meluncur dengan begitu saja saat berhadapan dengan aksara.
pengakuan yang berawal dari hati, akan dapat menyentuh hati dan masuk ke sanubari. disaat itu juan membuka kotak beludru hitam dimana biasanya orang memberikan cincin, namun juan memberikan sebuah kalung berlian bertahtahkan blue safir berbentuk hati yang sangat langka.
melihat itu tidak hanya membuat aksara terkejut, namun yang paling membuat aksara menetes kan air matanya adalah jawab juan yang membuatnya yakin bahwa tuhan tidak pernah tidur dan selalu ada untuk mengawasi makhluknya.
" *Willy you marry me, honey? "
//////*****/***
sumpah buat 2 chapter ini, perasaan aku diaduk kayak telur ceplok...
dukung terus ya readers, perjuangannya juan dan aksara dengan memberikan komentar dan like nya...
#salambumibertuah 🤗🤗💐💐💐
kalu iya pindah di negara mana, kuning.ungu.hijau.orange. pink atau apalah itu,
udah berbulan2 niiieh...
di tamatin aja thorrr biar pembaca nggak nungguin cerita selanjutnya.
kecewa aq thor
jangan digantung kek gini laaahhh apalagi dibiarkan dijemuran sampe jamuran
nihh aq komen tgl 7 Januari 2022 loh, dh ganti taon loh kak, sedih deh rasanya