NovelToon NovelToon
Cintaku Di Lorong Waktu

Cintaku Di Lorong Waktu

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Sci-Fi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:45.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irish_kookie

Tahun 3264, seorang wanita, bernama Dream, melakukan pelarian di karenakan di masa itu punya peraturan, bahwa setiap orang yang sudah menginjak usia 20 tahun, akan di test menggunakan kalkulator kehidupan, dimana kalkulator itu akan membantunya menemukan pasangan hidup 100%. Dan jika presentase pasangan tersebut sudah 100%, maka pasangan tersebut wajib menikah. Dream yang saat itu sudah berusia 22 tahun, sudah mendapatkan pasangan dengan kecocokan 100%, dan harus segera menikah. Namun karena Dream ingin merasakan "berdebar" karena jatuh cinta, akhirnya kabur bersama dengan Kai, sahabatnya. Di saat para penjaga di kediaman Dream mengejar mereka, Dream dan Kai bersembunyi di sebuah bangunan, dan ternyata bangunan itu adalah lorong waktu yang membawa mereka ke tahun 2022. Disanalah mereka bertemu V, seorang pria pekerja keras, yang pada akhirnya terjebak juga di masa depan. Bagaimanakah petualangan mereka pada akhirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irish_kookie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waiting for The Morning

2022

Aku selalu menyukai pagi hari, entah kenapa, perjalanan waktu menuju pagi itu terasa sangat lama. Harusnya di waktu itu, kamu masih tertidur, tapi tidak denganku, di tahun waktu ini, aku selalu suka menunggu pagi. Aku menunggu matahari yang selalu muncul dengan megah, seolah menantang semesta untuk bertahan dengan teriknya.

"Hai, Dream, sudah bangun?" aku menoleh ke arah sumber suara.

"Hai V" sahutku. V duduk disampingku, dan aku menyandarkan kepalaku ke bahunya.

"Aku ingin menikmati pagi, dan kepongahan matahari pagi" sahutku. V tersenyum.

"Menurutku, kamu lebih sombong dari matahari." katanya. Aku mengangkat kepalaku, dan memandangnya.

"Kenapa aku sombong?" tanyaku.

"Kamu tidak mau menikah denganku, tapi kamu mengikutiku kembali. Kamu memberiku harapan, Dream" jawab V.

Aku mengehela nafasku lagi. Aku bisa berada disini, karena aku di hukum. Papaku mengetahui bahwa aku berhubungan dengan Kai dan V dalam satu waktu, papa menuntutku dengan 2 dakwaan : yang pertama adalah selingkuh, yang kedua adalah pembangkangan. Sejak kapan, bingung dianggap selingkuh? Aku melakukannya dengan mereka juga tanpa status.

"Yang benar adalah, aku dibuang kesini, hanya untuk memastikan perasaanku, dan karena aku juga dengan Kai, yang seharusnya larangan status sosial" sahutku.

"Dan sekaligus kamu mencintai pengawalmu sendiri" tiba-tiba Kai datang dan bergabung bersama kami. Di belakang sudah ada Bry. Menurut papa, Bry adalah komplotan kami, seharusnya dia melaporkanku kalau sudah mengetahui perbuatanku salah.

"Perlu di catat, aku tidak mencintaimu, Kai, saat itu, aku sedang mencari pembuktian kan?" sahutku kepada Kai.

"Dengar V, Dream hanya melakukan itu bersamaku, bahkan tidak bersamamu, apa itu masih kurang untuk membuktikan cinta?" tanya Kai kepada V. V tertawa, "Malam ini aku akan berhasil melakukan itu juga bersamanya..hahahaha" jawabnya, tak mau kalah.

"Kalian pikir aku wanita macam apa?" tanyaku kemudian. Kai dan V tertawa.

"Jadi, apa yang akan kita lakukan disini?" tanya Bry, "maksudku untuk apa kesini, aku berasal dari sini...ah...tidak adil sekali papamu, Dream" sahut Bry kesal. Aku memeluk lengan Bry, "Aku tau, maafkan aku, tapi kamu boleh pakai mereka sepuasmu" jawabku, dan mereka tertawa.

"Kita nikmati saja waktu disini, dan jalani saja" sahutku.

"Bagaimana kalau kalian bekerja di tempatku saja, membantuku sebagai chef...ah aku lupa, aku sudah tidak di hotel lagi." sahut V murung. V mundur dari pekerjaanya dan menyusulku saat itu, entah apa yang dipikirkannya hingga bisa melakukan suatu hal yang begitu besar. Itulah cinta, Dream...rela mengorbankan segalanya demi bertemu denganmu, sahut seseorang yang ada di pikiranku.

"Kita buka restaurant sederhana saja di rumahmu, V" sahutku. V memandangku, matanya bersinar, "Ide bagus, Dream. Kita rubah ruangan bawah menjadi restaurant, untuk kamar, bagaimana kalo tempat ini kita jadikan kamar, agak sempit, dan harus berdesakan, tapi aku rasa itu akan cukup untuk kita berempat." jawab V lagi. Matanya menerawang dan membayangkan segalanya, sambil mengangguk - angguk.

" Baiklah kami akan membantumu menyiapkan segalanya" sahut Kai menambahkan.

"Aku bantu melihat saja!" jawabku, Bry melemparkan tangannya kepadaku, "Apa - apaan itu, Dream!" katanya.

......................

Tahap pertama sudah siap, rumah V tidak ada barang besar dan berat. Hanya di penuhi oleh peralatan memasak dan meja kecil, yang biasa kami pakai untuk makan, dan meja itu tetap akan disitu, nantinya tetap akan kami pakai untuk makan dan beristirahat. Aku membantu V memindah- mindahkan piring dan gelas.

"Wow, kamu hebat sekarang Dream, tidak ada piring jatuh atau pecah!" sahut V, menepuk- nepuk kepalaku.

"Iyalah, maksudku kalau aku tidak berkembang menjadi lebih baik, aku tidak akan bertahan menjadi tokoh utama wanita di novel ini, bukan? Tidak sepertimu, yang pada akhirnya Kai menggeser posisi tokoh utama pria darimu." aku menjawabnya sambil tersenyum, dan sedikit tertawa.

"Ah, benar juga. Hei author jahat, kembalikan posisi tokoh utama pria kepadaku!" sahut V kepada sang author.

Baiklah, mungkin aku bisa memikirkannya kembali , jawab sang author, suaranya menggema di seluruh ruangan rumah V. Kami semua tertawa.

"Dan tolong kembalikan image tampan dan seksiku" kata V lagi kepada sang author.

Maafkan aku V, entah kenapa aku merubah imagemu, baiklah, akan aku usahakan untuk menjadikanmu tampan dan seksi kembali V, jawab sang author menjelaskan. Dan tampaknya, memang sang author sempat kehilangan arah. Aku berdoa yang terbaik untuknya.

"Ini melelahkan, bagaimana kalau kita lanjutkan besok saja." seru Bry. Dia terduduk di lantai dan meluruskan kakinya. Ruangan ini telah di kosongkan untuk diisi dengan kursi dan meja makan kecil untuk para tamu yang datang.

"Benar sekali, Kai tolong ambilkan aku air" sahutku, dan menemani Bry meluruskan kaki. Kai datang dan membawakan kami segelas air untuk masing - masing.

"Ini tidak akan selesai dalam waktu 1 hari saja, dan ruangan ini harus di cat ulang juga, V" sahut Kai, melihat sekeliling ruangan. V mengangguk, dan matanya memutari ruangan, "Idemu bagus juga Kai, baiklah, kita akan pikirlan lagi, bagaimana kalau aku buatkan kalian makanan?" tanya V lagi. Kami bersorak kegirangan saat V menawarkan akan membuatkan makanan. Tak lama, V datang dan membawa makanan untuk kami.

"Yeeeeiiiiyyyyy, makanaaaaannn!!" sahut kami bersorak gembira. Masakan V selalu sempurna, dia pandai mengolah dan menghiasnya menjadi makanan cantik. Itu salah satu pesona V. Seksi dan tampan, matanya yang selalu menatap tajam kepadaku, itu yang membuatku berdebar-debar untuk pertama kali kepadanya.

Selesai makan, kami merapikan piring-piring kami, hari mulai gelap, aku pergi ke ruangan atas dimana aku selalu menunggu pagi disana.

"Hei" sahut seseorang, aku menoleh untuk melihat.

"Hei Kai" jawabku.

"Apa yang kamu lakukan? Kamu lelah?" tanya Kai penuh perhatian.

"Aku tidak memikirkan apa - apa, hanya sedang menikmati pemandangan disini, dimana tidak ada mobil terbang lalu lalang menghalangi pemandangan" sahutku. Kai duduk di sebelahku, dan menatap langit bersamaku.

"Aku menemukan kedamaian hanya dengan seperti ini, Kai, dan masalahku tampak kecil sekali jika melihat langit." sahutku. Kai mengalihkan pandangannya dan menatapku.

"Apa masalahmu?" tanya Kai

"Pernikahan Kai, seharusnya jaman modern seperti tahun waktu kita itu, sudah tidak ada menikah. Tahun waktu ini saja, sudah banyak masyarakat memilih married free atau child free" sahutku berkilah.

"Itulah kenapa di tahun waktu kita, kekurangan penduduk" jawab Kai. Ada benarnya juga memang.

"Apa aku benar - benar mencintai V? Bagaimana menurutmu, Kai?" tanyaku kepada Kai, "ini membingungkan, aku rasa aku mencintai kalian berdua, Kai" sahutku lagi. Aku tau itu tidak bisa, tapi entah kenapa aku bisa. Aku kembali menatap langit, dan aku akan menunggu pagi datang kembali. Aku berharap, hari esok akan lebih indah dari hari ini.

...----------------...

**EPILOG

Dream POV

3266**

"Kalian semua harus di hukum!! Terutama kamu Dream!! Kamu melakukan perbuatan terlarang dengan 2 pria sekaligus, bayangkan, 2!!" sahut papa berapi - api. Wajar papa seperti itu, anak perempuan satu-satunya melakukan hal yang memalukan seperti itu.

"Maafkan aku, maksudku maafkan kami" sahutku, menundukan kepalaku.

"Dan kalian laki - laki, itu salah! Astaga! Bryanna, kamu tau, tapi kamu diam saja!!" seru papa lagi. Matanya menatap kami berempat.

"Aku bisa jelaskan pa, itu suatu ketidaksengajaan, seperti terjadi begitu saja" V berusaha menjelaskan. Papa melotot ke arah V, "Apa kamu tau, istrimu melakukan itu dengan Kai juga?" tanya papa. V menggelengkan kepalanya.

"Aku bukan istri Voltaire lagi,pah." sahutku.

"Diam kamu, Dream! Kai, tugasmu, sebutkan tugasmu!!" sembur papa kepada Kai.

"Menjaga, mengawasi, dan menemani Dream kemana pun dan kapan pun." jawab Kai tegas.

"Sebutkan kesalahanmu Kai! Jawab dengan jelas!" sembur papa lagi.

"Aku mencintainya. Aku mencintai Dream!" sahut Kai dengan jelas sesuai instruksi papa. Papa menampar pipi Kai, "Aku paling kecewa kepadamu, Kai. Kamu tangan kananku, aku mempercayakan Dream dari kecil kepadamu, tapi lihat, bagaimana kamu membalasku?!" sambung papa. Aku maju ke depan Kai, dan merentangkan tanganku.

"Aku yang mengajaknya. Aku yang memintanya melakukan itu. Aku yang salah. Aku berhak di hukum!" sahutku, aku tidak mau papa menampar Kai lagi. Papa memandangku, mama yang sedari tadi merangkulku, memandangku.

"Kalian akan aku asingkan ke tahun waktu. Aku akan membuka semua lorong waktu di semua tahun waktu, aku tidak peduli kalian terpisah atau apa pun itu! Jangan kembali, sampai aku membuka lorong waktu lagi!!" ujar papa. Dan pergi meninggalkan kami. Mama memelukku, menangis.

...----------------...

1
Senajudifa
aku mampir thor
Senajudifa
jgn suka memberi harapan dream
Vi
hi dream apakabar???sengaja mampir karna lihat kover sampulnya di ganti...
Senajudifa
kai dan v
Senajudifa
kapok kau robbie
Senajudifa
betul itu luna
Dehan
Ah yakin kamu?
Dehan
Keren..
boleh pinjam robot pelayannya gak kai? 😂
Olive 🫒: sewa kak 😂
total 1 replies
Diyan
aku tandain dl kak
Diyan
berat banget kayaknya beban hidupmu yah dream smPe ga bisa bangun 🤣
Olive 🫒: untungnya bukan 🤭
total 1 replies
Senajudifa
apa sebenarx robbie itu tak punya istri
Olive 🫒: punya kak, dia udh divorced ceritanya
total 1 replies
Senajudifa
🤣🤣🤣ya ya betul itu yg dibutuhkn ponsel cinta tak bs dipakai unt menelpon
Senajudifa
oh no...jgn menyerah luna
Senajudifa
kurang ajar
nezuko
dream konyol banget 😂
Keeva Dewanti
Keren loh karyamu ini kak 👍🏽
Olive 🫒: makasih kak Keeva dukungannya. baca yg lain juga yah kak, sampe tamat kalo boleh 🤭 ngelunjak ih
total 1 replies
Little Angel
congrats kak, aku nemu karya kakak yg ini ada di beranda kontrak baru 🤗👏 sukses terus yah kak, semangat
Olive 🫒: Iya kak Angel lagi di promoin, tp telat banget yah? 😅 tp gpp daripada ngga sama sekali kan?

amin, makasih kak Angel 🤗
total 1 replies
Little Angel
nyicil kak, nanti disambung lagi
Dehan
Gimana sih?
cinta kok belum pasti
Dehan
hahahah sampe tersedak-sedak 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!