NovelToon NovelToon
Keira Or Agatha

Keira Or Agatha

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:506.2k
Nilai: 5
Nama Author: rrs_mrd

Hanya kisah transmigrasi seorang gadis.

Gimana Jadinya kalau ada orang yg bertransmigrasi ke tubuh orang lain??

Emang ada yg kaya gitu ??

Ini terjadi begitu saja kepada seorang Keira Cristie. Gadis dingin bar bar dan bad girl tentunya.
Karena tragedi kecelakaan padanya , jiwa Keira bertransmigrasi ke dalam tubuh seseorang yg tak ia kenal sama sekali.

Jiwa Keira masuk ke dalam seseorang gadis dengan reputasi buruk sebagai sang pembully.

Agatha Alexandra gadis pembully yg tubuhnya dijiwai oleh Keira.

Lalu apakah Keira akan merubah sikap Agatha ketika masih ada??

Atau apa yg akan dilakukan Keira ketika tau sifat asli dari pemilik tubuhnya ini??

Lalu bagaimana dengan kisah selanjutnya?

Apakah Keira bisa kembali ke tubuh aslinya begitu pun dengan jiwa Agatha yg entah kemana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rrs_mrd, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...

___________

Keira membawa Alan ke Parkiran.

"Kenapa ke parkiran?" Tanya Alan bingung.

"Kita bolos aja yah?" Pinta Keira melas

"Tapi gue kan baru jadi murid baru masa udah mau bolos sih"ucap Alan datar

"Ga papa kali. Kaya gak pernah bolos aja" ucap Keira mencibir Alan.

"Yaudah kita bolos. Emang mau kemana?" Pasrah Alan .

"Emm kedanau yg waktu itu aja deh" ucap Keira

"Ok. Gue bonceng!" Ucap Alan karena ia tau jika Keira bawa motor juga.

"Tapi motor gue?" Bingung Keira.

"Nanti ada yang ambil" ucap Alan.

Dengan segera Alan Keira keluar dari sekolah. Untung saja gerbang depan tidak ditutup.

Banyak orang yg memperhatikan Alan dan Keira . Karena mereka masih menggunakan seragam sekolah.

_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Danau

Hening!

Satu kata itu pas untuk keadaan Alan dan Keira. Mereka menikmati angin danau dalam diam.

Sangat sejuk dari pada disekolah tadi. Pikir mereka berdua.

"Ta!" Panggil Alan membuat Keira menoleh kearah Alan.

Keira mengakar satu alisnya.

"Gimana rasanya pas lo deket sama gue?" Tanya Alan tiba tiba.

Deg deg deg

Jantung Keira berdetak dengan cepat serasa jantungnya ingin keluar dari badannya.

"Mangsutnya gimana?" Ucap Keira agak gugup

"Yaaa apa yang Lo rasain ketika Lo deket gue?" Tanya Alan lagi. Cowo itu menatap Keira dalam dalam.

"Entahlah gue ga tau sama perasaan gue. Gue tuh nyaman sama lo dan kadang kadang jantung gue mau copot jika Lo deket sama gue" ujar Keira jujur.

"Mangsut lo jantung Lo akan berdetak kencang pas gue gini?" Ucap Alan sambil memajukan wajahnya hingga beberapa senti.

Keira hanya mengangguk , ia terlalu kaku jika berbicara dengan Alan sedekat ini. Ia juga takut kalau nanti pas ngomong nafas nya bau ( heheh canda)

Alan tersenyum sangat manis. Dilihat wajah Keira yg memerah seperti kepiting goreng eh rebus.

Alan memundurkan wajahnya dari wajah Keira. Lalu tersenyum.

"Pipi Lo kenapa merah Ta?" Ucap Alan sok polos.

"Eh" otomatis keira memegang pipinya.

"Hahaha Lo imut banget hahaha" tawa Alan meledak.

"Apaan sih!!" Ucap Keira malu  malu.

"Hahahaha Lo kalau malu kayak kucing kejepit hahah"  ucap Alan gemas.

"Sialan!" Umpat Keira wajahnya kini sudah tidak merah malu namun merah  marah karena diledek seperti kucing kejepit.

"Ga boleh ngumpat!" Tegur Alan. Cowo itu meredakan tawanya ketika mendengar umpatan Keira.

"Bodo amat wleeee" ucap Keira lalu bangun dari duduknya dan berlari di tepi danau agar Alan mengejarnya.

"Awas Lo gue kejar!!" Ucap Alan ikut berlari mengejar Keira.

"Hahahaaha" tawa Keira lepas . Sudah lama ia tak tertawa lepas seperti ini.

Alan juga ikut tertawa melihat betapa senangnya Keira.

Ia jadi mengingat saat pertemuannya dengan Agatha untuk pertama kalinya.   Dia yg dingin menjadi hangat dan penuh senyum.

"Huh huh udah lan gue capek huh huh!" Ucap Keira berhenti berlari lalu duduk menselonjorkan kakinya.

"Makanya jangan lari lari!" Ujar Alan ikut duduk lalu merebahkan kepalanya dipahami Keira.

"Iya iya bapak Alan" cengir Keira.

"Lan lo orang yg paling bisa buat gue tertawa lepas seperti ini" ucap Keira menatap lembut Alan.

"Beruntung dong gue" ujar Alan senang karena ia orang yg bisa membuat Keira tertawa.

"Hem iya. Gue sayang Lo" gumam Keira lirih namun bisa didengar oleh Alan.

"Gue juga sayang sama Lo" ucap Alan membuat Keira kaget ia kira Alan tidak mendengar ucapan nya tadi.

"Nikah aja yuk Ta" ucap Alan ngawur tapi hatinya serius.

Pluk

"Gila Lo kan kita masih SMA kali!" Ucap Keira mengeplak jidat mulus Alan.

"Adohh kan kalau nikahnya sekarang , nanti pas kita punya anak kita masih muda" ujar Alan kesal.

"Kok udah bahas anak sih! Emang gue mau nikah sama Lo" ujar Keira sinis.

"Ya mau dong kan Lo udah sayang sama gue" ucap Alan tersenyum ke arah Keira.

"Yayayaya terserah Lo"

"Beneran Lo mau nikah sama gue?" Tanya Alan senang.

"Emmm ya mau ya gitulah" ujar Keira agak salting mendengar pertanyaan Alan tersebut.

"Yaudah ayo kita ke KUA sekarang!" Ucap Alan berbinar

"Ya kalau udah dewasa lah bego!" Ujar Keira ngegas.

"Kan kita udah dewasa!!"

"Aduhh kok Alan yg dingin kek tembok jadi cerewet banget sih!" Ucap Keira lebayy

"Heh nyadar mbaknya Lo juga dingin waktu itu dan sekarang banyak tingkah" ucap Alan tak mau kalah.

"Nyenyenye" cibir Keira terhadap Alan.

"Dasar!" Ucap Alan menggeleng geleng.

_-_-_-_-_-_-_-_-_-

"Makasih ya Al" ucap Keira.

"Hem sana masuk kedalam!" Ujar Alan

"Iya byy" ucap Keira lalu masuk kedalam rumahnya.

Alan dan Keira bermain di danau tadi sampai sore . Dan kini Alan mengantarkan Keira kembali kerumahnya.

Cklekk

Keira membuka pintu rumahnya . Pemandangan pertama yg dilihat Keira adalah barang barang yg tak ia kenali di ruang tamu.

"Bibi!" Panggil Keira keras. Lalu datang lah bibi.

"Iya non ada apa?" Tanyanya.

"Ini barang barang siapa bi?" Ucap Keira bingung.

"Oh itu barangnya non siapa ya pokonya itu milik gadis yg dibawa mama sama papa nya non Agatha non" jelas Bibi

"Oh gitu. Terus mama papa sama bang Devan mana bi?"

"Nyonya sama tuan sedang pergi keluar sama gadis tadi non sedangkan den Devan belom pulang sekolah non" jelas Bibi.

Keira hanya mengangguk lalu pergi kedalam kamarnya.

Brukkk

Keira menjatuhkan dirinya di kasur. Keira lalu memandang langit langit.

Cewe itu tersenyum senyum mengingat kejadian kejadian di danau tadi bersama Alan.

"Ternyata Alan juga sayang sama gue" monolog Keira .

Andai Keira bisa memutar waktu pasti Keira terus memutar mutar kejadian tadi siang bersama Alan.

Tak terasa Keira malah tertidur tanpa mengganti seragamnya dulu.

_-_-_-_-_-_-_-_-

Malam hari

Tok tok tok

"Sayang Keira keluar dong" panggil mama Agatha dari luar.

"Hoammm" Keira menguap dari tidur cantiknya lalu bangun dari tidurnya untuk menemui sang mama.

Cklekk

"Apa ma?" Tanah Keira dengan muka bantalnya.

"Ayo kita makan malam terus ada sesuatu yg mama omongin" ucap Mama tersenyum.

"Hm . Agatha mandi dulu"

"Ok mama tunggu dibawah ya!"

"Iya ma"

Lalu Keira segera mandi dengan cepat agar tidak ditunggu lainya.

"Malam semua" ucap Keira yg sudah selesai ritualnya.

"Malam" balas mama papa Devan dan satu lagi orang .

Keira berhenti melangkah karena melihat seorang gadis yg tak asing dia adalah Aresa.

"Hai Ta" ucap Aresa tersenyum lembut kepada Keira.

"Ngapain Lo disini!" Ucap Keira dingin kepada Aresa.

"Kita makan dulu aja sayang! Nanti papa mau ngomong sama kamu dan Devan" ujar papa tersenyum penuh arti.

"Hm" dehem Keira malas.

Lalu duduk di dekat Devan.

Skipp

Kini mama papa Devan Keira dan Aresa berkumpul di ruang keluarga.

"Emm Devan Agatha papa mau ngomong serius nih sama kalian" ucap Papa serius.

"Apa pah?" Tanah Devan sedangkan Keira ia malas bicara karena sudah ada Aresa.

"Mama mau Aresa jadi keluarga kita sekarang" ucap Mama tersenyum membuat Devan dan Keira kaget.

"Woah bagus dong ma" ucap Devan senang .

"Syukurlah kalain setuju" ucap papa

"Lah emang keluarga aress kemana?" Tanya Keira datar lalu menatap Aresa yg sedari tadi menunduk.

"Aresa mama adopsi karena sepertinya keluarganya pergi keluar kota untuk bekerja entah berapa lama" jawab mama.

"Tapi ga usah diadopsi juga lah ma!" Ucap Keira dingin.

"Gapapalah sayang biar kamu ada temennya" ucap Mama.

"Ck terserah!!" Decak Keira lalu masuk kekamar lagi. Ia kurang setuju jika aresa menjadi keluarganya.

"Pasti Agatha marah sama aku ya ma?" Tanya Aresa kepada Mama Agatha.

"Enggak sayang mungkin Agatha masih butuh waktu untuk menerima kamu" ujar malam lembut.

"Iya kamu gak usah sedih" ucap papa.

"Lagipula kan masih ada gue sa" tambah Devan senang.

"Makasih" ucap Aresa tersenyum lalu memeluk ketiganya. Tapi didalam diri Aresa ada sesuatu yg disembunyikan secara rapat.

_____________

1
Sulati Cus
👍🏻
Shine Yoon
Luar biasa
Shine Yoon
Lumayan
Sri Tati
Luar biasa
💗ɀꫝꫀꫀ *•̩̩͙✩•̩̩͙*࿐
keknya yg dorong Keira itu aresta deh... ia kan Thor 😁
Jung Dyn
dari awal ikutin ongoing sampe sekarang masih sebel banget sama ini cabe
Jung Dyn
cerita pertama yang gue baca tentang transmigrasi. pertama baca di apk oren, dan sekarang bacaa ulang lagi
Laila Nur
cerita nya bagus
Erik Herawati
geng Rey nyebelin semua anak 2 nya, mending, gmGeng Alan kocak semua
Yan Diningrat
tepok jidat plus remas kepala. puasa gue katany
Sulati Cus
😂😂😂maksudnya apa nih tak begitu luas tp terlihat luas😂
Sulati Cus: 😂😂😂😂😂😂😂😂
total 2 replies
ahahha
kjjj
ahahha
😘
Meili
ngakak bat 😆
Meili
semangat thor 😉
Marianti Lim
kurang ajar banget....apa susahnya bilang maaf bha. itu orang tua lho
Marianti Lim
yg baca novel mu bisa jadi anak sekolah thor...anak jaman skr kl melakukan hal gak bener merasa keren, hati2 dlm menceritakan sesuatu. murid mana yg boleh tendang2 pintu kepsek kayak gitu
Siti Nurain
👍👍👍👍
🌻Ruby Kejora
Hai kak salam kenal. Sukses bwt kk 💐💐
Lovlyis Milk
demi transmigrasi:/
salam kenal dari dunia oren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!