NovelToon NovelToon
I Love You Musuh Bebuyutan

I Love You Musuh Bebuyutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintapertama
Popularitas:102.9k
Nilai: 5
Nama Author: vero

Halo semuanya 👋😁
Perkenalkan ini novel pertamaku. Jadi mohon pengertiannya ya, kalau novel ini belum sebagus novel-novel yang lain.

Karena jujur, aku masih dalam tahap belajar menulis yang baik dan benar nih guys 😄
Jadi mohon pengertiannya, untuk semua readers yang mampir disini 😘😘

👇👇👇

Demi membayar hutang kelurganya Siska harus masuk di Universitas terbaik se Indonesia yaitu; Universitas Dharma Wijaya. Agar ketika lulus nanti, Siska bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Sehingga dia bisa menafkahi dan melunasi semua hutang kelurganya.

Namun siapa sangka, dalam perjalanan perkuliahannya Siska harus mendapatkan banyak rintangan. Ada seorang mahasiswi yang tidak suka dengan Siska dikampus. Karena melihat Siska yang terus berurusan dengan Felix cowok yang disukai oleh mahasiswi itu. Namun semuanya itu tidak dihiraukan oleh Siska, karena tujuan Siska berkuliah disana untuk mengubah masa depan keluarganya.

Penasaran dengan kisah mereka? Mangga dibaca yaa 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Jangan lupa like dan tulis pendapat kalian dikolom komentar ya 😊

Terima kasih semuanya, jangan bosan-bosan untuk mampir disini 🤗

***

"Halo bos. Ini dengan saya!"

"Iya! ada apa kamu menelpon saya?" tanya amel.

"Kami ditangkap oleh polisis bos, tapi untungnya saya berhasil lolos dari polisi," ucap orang itu.

"Kalian itu bo**h banget sih, masa lari dari polisi saja tidak bisa? Dasar nggak becus!" marah amel kepada orang-orang suruhannya.

"Maaf bos, kami dikepung makanya semua nya sudah tertangkap dan hanya saya yang berhasil lolos."

"Dasar bo**h, apakah polisi sudah tahu bahwa saya yang menyuruh kalian untuk mencopet tas siska?" tanya amel.

"Setahu saya, polisi belum tahu bos. Tapi, mereka masih dalam penyelidikan."

"Bagus kalau polisi belum tahu! selama kalian tutup mulut maka saya aman, dan kamu terus bersembunyilah karena saya akan menyewa pengacara untuk membebaskan teman-temanmu yang sudah tertangkap," kata amel kepada orang itu.

"Baik bos, saya akan terus bersembunyi sampai masalah ini bisa bos selesaikan."

Amel akhirnya mematikan telepon antara dia dan orang suruhan nya itu.

"Sial, bo**h sekali mereka. Tinggal kabur saja tidak bisa, dasar orang-orang bo**h.

Sekarang, aku harus mencari pengacara untuk membebaskan mereka, karena kalau sampai polisi tahu aku adalah dalang dibalik pencopetan tas siska maka, papa akan marah besar kepadaku. Aku pikir gadis miskin itu tidak akan menindaklanjuti kasus ini, dan ternyata aku salah. Tapi tenang, aku tidak akan kalah dari gadis miskin itu. Kita lihat saja nanti, aku yang menang atau gadis miskin itu yang menang."

***

Setelah kepergian kak erik, siska kemhali berjalan menyusuri jalan raya yang sudah nampak ramai.

"Sekarang tugas selanjutnya, aku harus cepat-cepat mencari rumah kos. Aku sudah tidak bisa tinggal di rumah tante indah, apalagi ada si felix. Cuma yang aku heran dari dia itu, semalam saat bertemu ditaman rumahnya dia baik, eh pas pagi sifat songong nya muncul lagi. Dia pikir dia siapa? Pake dibentak segala lagi, orang tua aku saja nggak pernah bentak aku lah dia?" ucap siska dengan kesalnya.

Siska pun memasuki beberapa komplek untuk mengecek kos-kos an.

Saat berjalan siska bertemu dengan beberapa ibu-ibu yang sedang membeli sayur di tukang sayur.

"Selamat pagi, buk. Maaf mengganggu waktu nya, saya ingin bertanya apakah dikomplek ini ada kos-kos an yang kosong?" tanya siska kepada ibu-ibu.

"Neng, kalau kos-kos an disini lagi penuh semua. Yang ada cuma kontrakan," ucaap salah satu ibu kepada siska.

"Oh, cuma kontrakan ya bu?" tanya siska lagi.

"Iya neng, setahu ibu kos-kosan disini penuh semua, yang tersisa hanya rumah kontrakan."

"Selain disini, kira-kira dimana lagi yang ada kos-kos an?"

"Mungkin di gang sebelah ada neng,"ucap ibu itu.

"Baik bu, kalau begitu saya permisi dulu ya. Terima kasih untuk info nya buk," pamit siska dan langsung menuju ke gang sebelah.

"Semoga di gang sebelah ada. Amin."

Siska pun memasuki gang sebelah dan menyusuri gang itu. Saat berjalan siska melihat ada pangkalan ojek dan beberapa bapak-bapak sedang mangkal disitu. Akhirnya siska pun berjalan maju dan menghampiri bapak-bapak itu.

"Selamat pagi pak, maaf mengganggu waktu nya sebentar. Saya ingin bertanya apakah disini ada kos-kos an yang sedang kosong?" tanya siska.

"Oh kos-kos an ya?" tanya salah satu bapak-bapak tukang ojek itu.

"Iya pak betul, kos-kos an."

"Kalau kos-kos an sepertinya ada didalam," kata bapak tukang ojek itu.

"Hufft...

Syukurlah kalau ada, semoga saja ada supaya pulang kerja nanti aku bisa langsung membawa papa mama dan helen untuk kesini."

"Kalau boleh tahu disebelah mana ya pak? tanya siska.

"Itu dek, dirumah berwarna putih yang didepan sana. Langsung sana kerumah itu, karena pemilik kos-kos an nya tinggal disitu."

"Oh iya pak, terima kasih banyak ya pak atas informasi nya. Kalau begitu saya permisi ke sana."

"Iya dek sama-sama," jawab bapak tukang ojek itu.

Siska pun berjalan menuju rumah yang dimaksud itu. Sesampai nya, rumah itu terlihat sepi. Siska pun maju kedepan rumah itu dan mengetok pintu nya.

"Tok..tok..tok.."

"Selamat pagi," teriak siska.

Berulang-ulang siska terus mengetok namun nihil tidak ada yang keluar dari dalam rumah itu.

"Ada orang nya atau tidak ya?" tanya siska pada dirinya sendiri, sambil terus mengetok pintu rumah itu. Sampai akhirnya pemilik rumahnya pun keluar.

"Klek," bunyi pintu rumah itu dibuka.

"Maaf anda siapa ya?" tanya ibu pemilik rumah itu.

"Selamat pagi buk. Perkenalkan nama siska, saya kesini untuk bertanya sama ibu, apakah kos-kos an milik ibu masih ada yang kosong?" tanya siska kepada ibu pemilik kos-kos an itu.

"Please...semoga ada."

"Kalau kos-kos an ada satu kamar yang kosong. Ada apa ya?" tanya ibu itu kepada siska.

"Yes! Akhirnya ada kos-kos an yang kosong."

"Begini buk, saya ingin kos ditempat ibu. Apakah saya boleh melihat tempatnya?"

"Boleh, hanya saja atap dirumah itu sedang bocor dan belum diperbaiki, jadi kalau sedang hujan maka air hujan akan tembus kedalam. Apakah tidak apa-apa?"

"Tidak, apa-apa buk. Nanti saya lihat kondisi genteng kos-kos an nya kalau kondisi nya baik, saya akan naik keatas untuk memperbaiki genteng yang berlubang itu," jawab siska dengan senangnya.

"Baiklah, kalau begitu mari ikut saya."

Siska mengikuti ibu itu menuju ke rumah kos yang dimaksud tadi.

"Nah, ini rumah kos nya, ayo silahkan masuk."

Siska masuk kedalam melihat keadaan rumah itu. Rumahnya tidak sebesar rumah siska sebelumnya, terdapat 2 kamar, 1 kamar mandi, dan dapur yang sangat kecil. Untuk kebersihan, rumah itu nampak sedikit kotor banyak kecoak yang berjalan didinding juga dilantai tempat siska berdiri.

"Begini suasana rumah nya, karena sudah setahun lebih tidak ada yang masuk makanya keadaan nya seperti ini," jelas ibu itu kepada siska.

"Emm, nggak apa-apa kok buk, saya bisa membersihkan nya. Kalau biaya perbulan kira-kira berapa?" tanya siska.

"Kalau biaya perbulan 600.000 itu sudah termasuk listrik. Kalau air ada sumur dibelakang, tapi airnya tidak jernih jadi harus disaring dulu baru bisa dipakai.

"Bagus juga sih, cukup murah dan masih bisa dibayar dengan gaji bulananku. Walau tidak terlalu besar rumahnya, tapi masih bisa untuk kami tempati."

"Baik buk, saya sanggup. Apakah malam ini saya sudah bisa tinggal disini?" tanya siska.

"Sudah bisa, tapi kebersihan rumah ini dibersihkan oleh kamu sendiri."

"Iya buk, saya bisa. Nanti sekitar jam 8 malam saya akan kesini untuk membersihkan rumah nya."

"Baiklah, pembayaran akan dibayar mulai bulan depan."

"Baik buk, terima kasih banyak. Kalau begitu saya pergi dulu, nanti jam 8 malam saya kembali kesini."

Siska pergi meninggalkan rumah itu dan berjalan menuju coffe shop karena sudah waktunya dia bekerja. Beruntungnya siska sampai bertepatan dengan coffe shop yang baru saja dibuka. Siska pun masuk dan menuju meja kasir tempat dia bekerja. Belum ada pembeli yang datang karena coffe shop baru saja dibuka. Dengan ekspresi bahagianya dia pun berkata pada dirinya sendiri;

"Akhirnya kos-kos an nya telah aku dapatkan. Oh iya aku harus bilang mama untuk beres-beres barang rumah tante indah, supaya setelah aku membersihkan rumah itu, papa mama dan helen sudah bisa tinggal."

Siska menelpon mamanya menggunakan telepon coffe shop karena baterai handphonenya lemah.

Mama heni yang sedang membersihkan kamar mandi dilantai dua pun kaget saat melihat nomor telepon yang tidak dikenal.

"Ini siapa ya?" tanya mama heni.

"Sudahlah aku angkat saja, siapa tahu penting," ucap mama heni dan menjawab telepon itu.

"Halo," ucap mama heni.

"Halo ma, ini dengan siska."

"Ya ampun ternyata kamu nak? mama pikir dari orang lain. Kenapa kamu pakai telepon untuk menghubungi mama? handphone kamu dimana?" tanya mama heni.

"Baterai handphone aku lemah ma, makanya aku nelpon nya pake telepon punya coffe shop."

"Oh begitu, ya sudah tidak apa-apa. Kamu ada perlu sama mama?" tanya mama heni.

"Iya ma, siska ada kabar bahagia buat mama," ucap siska dengan bahagianya.

"Wah, kabar bahagia apa nak?" tanya mama heni.

"Aku sudah berhasil menemukan kos-kos an untuk kita tinggal ma."

"Beneran nak? kamu sudah menemnukanny?" tanya mama heni kembali.

"Iya ma, beneran. Dan kabar baik lainnya adalah kos-kos an itu letaknya tidak terlalu jauh dari kampus aku ma. Jadi aku bisa jalan kaki ke kampus, dan sekaligus bisa menghemat juga."

"Wah, mama ikut senang nak. Jadi kapan kita bisa kesana?" tanya mama heni.

"Kakau bisa malam ini kita sudah bisa kesana. Mama mulai packing ya, supaya saat siska selesai kerja, siska jemput papa dan helen di situ supaya kita semua bisa langsung ke sana."

"Iya nak, setelah mama selesai mencuci kamar mandi mama akan langsung menyimpan barang-barang kita."

"Ok ma, mama jangan terlalu capek ya, kalau capek harus istirahat dulu."

"Iya nak, kamu juga ya!"

"Pasti ma, aku tutup telepon dulu ya ma, soalnya ada pembeli yang datang. Da mama, nanti aku jemput baru kita kesana."

"Iya nak, kamu hati-hati ya."

Telepon pun ditutup siska kembali melayani pembeli itu.

***

Felix sampai dikampus, dan bertemu dengan kedua sahabatnya juan dan bayu.

"Felix, kok tumben pagi-pagi sudah dikampus? kan satu jam lagi baru masuk kelas."

"Lagi malas lama-lama dirumah," jawab felix dengan muka juteknya.

"Kenapa bro? cerita aja ke kita. Iya kan bay?" tanya juan ekspresi ledeknya.

"Gue lagi kesal sama siska," kata felix dan spontan bayu dan juan kaget.

"Ha? kok bisa lo kesel sama siska?" tanya juan dengan penasaran.

"Iya juan, dia itu bikin gue kesal banget semalam," jawab felix dan lagi-lagi keduanya tambah kaget saat felix menyebutkan "tadi malam".

"Tadi malam?? Lho...sama sis...ka tadi malam...." ucap bayu terbata-bata.

"Jangan sembarangan ya mulut lo. Gue nggak ngapa-ngapain kok sama dia," jelas felix sedikit salting.

"Yang bilang lo ngapa-ngapain sama dia siapa? atau memang benar kalau lo sama siska semalam....."

"Isssh, ngaco ya kalian berdua. Ya kali gue sama dia, ogah tahu."

"Jangan gitu felix,banyak kasus kok yang awalnya saling benci dan ujung-ujungnya saling cinta. Awas ya kalau sampai lo termakan omongan lo sendiri."

"Idiiih, gue suka sama dia? Ga akan kali. Jadi kalian mau dengar ceritanya atau mau terus gosipin gue?" tanya felix dengan wajah kesalnya.

"Iya deh, buruan cerita," ucap bayu.

Felix pun menceritakan kejadian semalam, dimana siska melihat foto nya bersama seorang cewek yang adalah sahabat felix sejak kecil.

"Jadi lo kesel karena siska lihat foto lo bareng putri?" tanya bayu.

"Iya bay, gue kesel karena itu. Bukan cuma itu, gue tambah kesal karena dia berani-berani nya masuk ke kamar gue dan melihat barang-barang privasi gue tanpa seijin gue."

"Iya juga sih, tapi mungkin dia nggak bermaksud untuk lihat barang-barang lo," jelas juan kepada felix.

"Nggak tahu, pokoknya gue marah besar sama dia semalam."

"Felix, lo sudah tahu atau belum? putri bakalan datang dalam waktu dekat."

Kalian penasaran sama putri? Ditunggu updatenya yah 😁

Visual Tokoh Putri (Sahabat felix sejak kecil)

1
Ririte Husin
ayooo thoor lanjooootttt
Ririte Husin
💪💪💪💪💪
Ririte Husin
km Thor dilanjut lagi
Ririte Husin
lanjoooott
Ririte Husin
semangat thor
Sartika Bertha
lqnjut
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
semangat terus thorrr
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
kog lama thorrr baru muncul..... semangat y
person 💁🏻‍♀️
terimakasih upnya tor
Putri Tari
kapan up nya Thor nungguin nih:(
Vero: New bab sudah di up kak🤗
Happy reading ya ☺
total 1 replies
person 💁🏻‍♀️
lanjut thor...
Vero: New bab sudah di up kak 🤗
Happy reading ya☺
total 1 replies
Ririte Husin
ditunggu kelanjutannya kak 💪💪💪💪
Vero: Siapp kak, new bab sudah di up 😍
Maaf ya baru di up sekarang 😫😫
total 1 replies
Desi Nopitasari
nungguin ni thor
Vero: Maaf ya thor baru up sekarang 😫😫

New bab sudah di up, selamat membaca kak 😍
total 1 replies
Tum Morang
thor.. aku kurang suka karakter siska,,, agak simbong dan suka menuduh menurut ku... .
mudah marah dan gak konsisten dia nya..
😊😊😊😊😊😡
Tum Morang
sekaya apa si amel thor... sampe pemeran utama juga takut sama dia.... kalo gini ganti jadi amel aja pemeran utamanya..
Tum Morang
gak usah di temui sis,,, cuekin aja... nanti di kirain baper lg....
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
ditunggu kelanjutannya kak, semangat terus up nya
Vero: Terima kasih kak untuk dukungannya☺

New bab sudah di up, selamat membaca kak😍
total 1 replies
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
yeachh jadiannn asikkk🤭🤭🤭
Vero: Yuhuu musuh bebuyutan udah jadian nih 😁😆
total 1 replies
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
I Love you musuh bebuyutan ku🤭🤭🤭
Vero: Hehe iya kak 😁
total 1 replies
Muhammad Alvin Firmansyah
makasih ya thor udah up kembali.

semangat author 💪💪
Vero: Terima kasih kak ☺
Jangan bosan-bosan untuk terus mampir disini ya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!