NovelToon NovelToon
One Night With Idol

One Night With Idol

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:236
Nilai: 5
Nama Author: Dk_Hiday

Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.

Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#28 Tragedi yang menimpa Xiarui

A Yan menceritakan semua apa yang terjadi sampai dia kemudian bertengkar dengan Xiarui .

" Itu salah mu menang, kau yang menghamili nya tidak salah Xiarui berkata dia terpaksa menikah denganmu karena posisi sudah hamil. " Chenghao membela Xiarui membuat A Yan semakin kesal padanya.

" Yang adikmu itu aku atau dia sih! " dengue kesal A Yan sambil meneguk habis minuman di gelasnya.

...----------------...

Xiarui menunggu A Yan sampai jam 12 malam tapi tak kunjung pulang, rasa khawatir bercampur aduk dengan rasa bersalahnya tadi sore.

" Jangan saja A Yan mencari wanita lain karena aku terpaksa dengannya,! " itulah isi kekhawatiran Xiarui saat ini.

Dia sangat takut A Yan terpesona dengan wanita lain secara tak sulit wanita cantik itu menempel pada A Yan apalagi dari kalangan artis pasti banyak.

Xiarui niatnya ingin berjalan jalan ke lantai bawah menunggu A Yan pulang, karena memang dirinya tak bisa tidur saat ini .

Tiba -tiba, Brughhhhh!

" Nyonya!!!! "

Kepala pelayan berteriak kencang dan berlari ke arah Xiarui.

Benar, Xiarui terpeleset ketika beberapa anak tangga lagi dia sampai.

Kepala pelayan panik melihat darah di baju yang dikenakan Sang nyonya.

Begitupun pelayan lainnya yang mencoba membangunkan Xiarui yang sudah tergeletak.

" Cepat telepon Tuan A Yan! " Kepala Pelayan menyuruh pelayan lain menghubungi A Yan lewat telepon rumah.

Tak ingin mengulur waktu Kepala pelayan di bantu sopir langsung mengangkat tubuh Xiarui dan langsung di larikan kerumah sakit detik itu juga.

Dering telepon berbunyi nyaring A Yan yang setengah sadar pun mengangkatnya.

" Halo , kenapa? "

" Tuan, anu itu nyonya sedang perjalanan ke rumah sakit, Nyonya jatuh dari tangga. "

Duarrrrrr! Kedua bola mata A Yan melotot sempurna, nyawa yang tadi hanya setengah sadar sekarang sadar sepenuhnya.

" Kak Kita ke rumah sakit, Xiarui Jatuh dari tangga! " A Yan dengan cemas langsung mengambil jaket dan kunci mobilnya.

" Huajinnn! Telepon ibu dan ayah cepat suruh ke rumah sakit! " Chenghao berteriak keras, Huajin yang menyadari situasi tidak baik menuruti perintah sang suami .

" Aku yang menyetir! " Chenghao merebut kunci A Yan dan berlari ke mobil dengan cepat mobil melaju ke tempat yang di beritahukan sang pelayan tadi.

...----------------...

" Dokter! Tolong nyonya saya, ! " Mendengar teriakan kepala pelayan Dokter langsung membawa nya ke UGD.

Kepala pelayan dan sopir rumah A Yan terduduk lemas di kursi tunggu.

" Tuan pasti akan memarahi kita semua! " Sopir itu meruntuki dirinya.

" Yang terpenting keselamatan nyonya untuk saat ini! " Kepala pelayan merasakan sangat bersalah karena lalai menjaga Sang majikan.

Selang 30 menit dokter belum kunjung keluar. A Yan dan Chenghao berlari dari Koridor rumah sakit dan menuju ruang UGD sesuai arahan resepsionis tadi.

" Bagaimana istriku! " A Yang dengan nafas tersenggal-senggal bertanya pada Kepala Pelayannya.

" Dokter yang menanganinya belum keluar tuan, " Ucap Kepala pelayan dengan hati- hati.

" Bagaimana istriku bisa jatuh! Aku akan mengurus kalian semua nanti, " A Yan yang marah dan kesal memilih mengurus masalah itu nanti yang terpenting adalah sang istri.

" Kalian pulanglah , terimakasih sudah membawa nya langsung kesini. " Ucap Chenghao dengan tenang . Kemudian Kepala pelayan dan sopir rumah A Yan pulang dengan wajah murung dan baju yang sudah lusuh terkena noda darah sang nyonya.

A Yan mondar mandir di depan Ruang UGD dengan ras a takut yang menyelimuti nya. Tak beberapa lama Ayah, Ibu dan Huajin menyusul mereka.

" A Yan bagaimana Xiarui? " Ibu nya berlari memeluk A Yan.

A Yan hanya menggeleng kan Kepala.

" Bersabarlah A Yan pasti istrimu baik-baik saja. " Snag ibu menenangkan nya.

Sang Ayah dengan wajah datar dan dingin menarik sang ibu kebelakang nya dan Menatap Mata A Yan yang sendu.

" Kau sendiri yang memaksa meninggalkan keluarga demi wanita itu. Tapi, kau sendiri lalai pada tugasmu itu sebagai pasangan. ! " Tuan besar Liu melotot dengan marah di hadapan A Yan.

A Yan hanya tertunduk dan mendengarkan semua kata-kata yang ayahnya lontarkan. Karena menurut A Yan benar, Dia yang memaksa meninggalkan keluarga nya demi xiarui tapi dia juga yang tak bisa menjaga xiarui dengan baik. Kali ini A Yan benar-benar merasa sangat bersalah karena lalai pada tugasnya sendiri.

Tiba-tiba Dokter keluar dari ruang UGD.

A Yan langsung memegangi tubuh dokter dan bertanya cemas padanya tentang keadaan sang istri.

" Bayinya selamat, untung saja cepat di bawa kesini sehingga pendarahan bisa di tangani cepat dan tidak banyak. Sementara ibunya masih dalam keadaan lemah, Kepala nya terluka tapi hanya butuh perawatan kami akan segera pindahkan ke ruang rawat. " Ucap Dokter, membuat semua yang berada di ruang tunggu bisa menghela nafas lega.

" Tapi jangan ada kejadian seperti ini lagi, jika itu terjadi lagi saya tidak akan menjamin jika keduanya akan bisa selamat. Saya permisi. " Ucap dokter, seraya pergi dan memindahkan Xiarui ke bangsal VIP 1 di RS Shanghai.

A Yan terduduk lemas , Chenghao menenangkan nya dan memeluknya .

" Aku yang salah, Aku lalai menjaga istri dan anakku dan aku hampir kehilangan semuanya gara-gara emosi konyolku itu. " A Yan meneteskan air mata tak sanggup melihat istrinya berbaring lemah yang masih menjaga anaknya tetap aman bersamanya.

" Kau setidaknya sudah mau punya anak 1 lebih dulu dari kakakmu, tapi emosi mu benar-benar tak bisa kau kontrol! " Sinis sang Ayah.

" Ayah juga begitu, Emosimu menurun padaku. " Gumam A Yan.

Melihat A Yan tak mau kalah, Sang ibu hanya menatap malas situasi ini.

" Yang terpenting sekarang adalah kesehatan Xiarui, Jika dia tidak sehat maka mempengaruhi bayinya.Mulai sekarang ibu akan tinggal di rumah kalian , Tidak boleh protes. " Tutur sang ibu membuat A Yan terdiam.

" Kau harus menurut pada kami, kau tidak bisa menjaga istrimu bocah ingusan. " Sang Ayah dengan wajah kesal tapi tak bisa marah itu pun segera pergi ke resepsionis untuk membayar seluruh biaya nya dan menempatkan Xiarui di ruangan VIP.

...----------------...

Ketika Xiarui sudah di pindahkan A Yan tak melepas genggaman tangannya dari sang istri dengan wajah cemas harap.

" Makan lah dulu, A Yan. " ibunya membawakan kotak makanan padanya.

" Aku akan menunggu Xiarui sadar dulu bu, " ungkap nya dengan wajah sendu.

" Jika kau tidak makan tidak ada tenaga bagaiamana nanti kamu menjaganya heumm? " Sang ibu mencoba membujuk A Yan.

A Yan meraih kotak makan dan pergi ke sofa di ruangan itu dan duduk bersama ayahnya. A Yan melahap dengan cepat makanan yang ada di tangannya. Sementara ibunya bergantian menunggu Xiarui sadar.

" Makan pelan- pelan. Kau jadi kurus begini! " Ucao sang ayah dengan nada dingin tapi masih menunjukan perhatiannya.

" Maafkan Ayah saat itu, tidak mengerti dirimu dan keadaan mu. Lupakan masalah itu, Ayah akan mendukung semua langkah mu kedepan dan tidak akan memaksa mu berbuat apa - apa lagi jika bukan kehendak mu. " Cetus snag Ayah, membuat A Yan langsung menghentikan aktifitas makan nya.

" Yang harus Ayah mintai maaf adalah istriku," A Yan menjawab nya dan menatap sekilas sang Ayah lalu kembali memakan makanan nya.

Ayahnya hanya menganggukan kepala dengan pelan.

BERSAMBUNG

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!