NovelToon NovelToon
Antagonist Yang Menghindari Takdir

Antagonist Yang Menghindari Takdir

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Obsesi / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:598.5k
Nilai: 3.8
Nama Author: Aplolyn

Saat tragedi mengambil jiwanya, Syifa menemukan dirinya yang masuk ke dunia novel sebagai seorang antagonis yang secara obsesif mengejar protagonist pria bahkan berencana untuk menghancurkan hubungannya dengan sang kekasih.

Pada akhirnya dia akan mati terbunuh karna alur itu, oleh sebab itu untuk menghindarinya, dia selalu menghindari pria itu.

Namun bagaimana jika tiba-tiba alurnya berubah, pria itu malah memperhatikannya..

"Tidak! ini tidak ada dalam plot!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Kayden terdiam di seberang sana.

Syifa bisa mendengar napasnya, berat—seolah pria itu sedang menahan sesuatu yang ingin diluapkan tapi ditelan kembali.

“Apa maksud kamu?” suara Kayden terdengar rendah, dingin.

“Maksudku jelas,” sahut Syifa cepat, nadanya masih tinggi karena emosi yang belum turun. “Daripada ganggu aku terus, mending kamu balikan sama Wenda. Dia nunggu kamu tuh.."

“Dia nyari kamu?”

Syifa mendengus. “Menurut anda?.”

Sunyi beberapa detik.

“Apa yang dia bilang?” tanya Kayden.

“Kenapa kamu peduli?” Syifa langsung memotong. “Itu bukan urusan aku lagi.”

“Syifa.”

Tak ada jawaban lagi karna Syifa telah memutuskan panggilan itu sepihak.

Ia bersandar di dinding koridor, dadanya naik turun. Beberapa mahasiswa lewat sambil melirik penasaran, tapi Syifa tak peduli.

“Bagus,” gumamnya. “Dorong dia ke Wenda. Jauhkan diriku.”

Itu rencana paling aman.

***

Namun rencana semesta jarang sesederhana itu.

Hari-hari berikutnya justru terasa semakin kacau.

Kayden tidak mengejar Wenda.

Ia malah mengejar Syifa.

Entah di kantin, perpustakaan, bahkan lorong fakultas yang seharusnya jarang dilewati mahasiswa lain, Kayden selalu muncul dengan alasan sepele.

“Kamu makan apa hari ini?”

“Nilai kuis kamu keluar belum?”

“Kenapa kamu kelihatan capek?”

Pertanyaan-pertanyaan itu membuat Syifa nyaris frustasi.

“Kenapa kamu nggak sama Wenda aja?” semburnya suatu siang ketika Kayden duduk begitu saja di depannya tanpa izin.

Kayden menatapnya lama. “Kenapa aku harus?”

“Karena—” Syifa tercekat. “Karena dia masih suka sama kamu.”

“Memangnya aku masih suka sama dia?”

Jleb..

'Harus dong! Harusnya kamu sama dia bersatu tau!!'

Syifa merasa kesal setengah mati, semakin dia mencoba menjauh, Kayden malah semakin mendekatinya.

Syifa menegakkan punggungnya, menatap Kayden dengan sorot tak ramah.

“Masalahnya bukan itu,” ucapnya tajam. “Masalahnya kamu nggak pernah jelas.”

Kayden menyandarkan tubuh ke kursi, sikapnya santai—terlalu santai—seolah percakapan ini bukan hal penting.

“Jelas soal apa?” tanyanya.

“Perasaan,” jawab Syifa tanpa ragu. “Dulu aku kejar kamu, kamu nolak aku, kan?. Sekarang aku berhenti, kamu malah datang. Kamu pikir aku mainan?”

Kayden terdiam. Bukan karena tersentuh—melainkan karena tepat sasaran.

“Aku nggak minta kamu ngejar aku tau!,” lanjut Syifa, suaranya lebih tenang tapi justru lebih dingin.

“Kalau aku bilang aku tertarik sama kamu?” sahut Kayden.

Syifa tertawa kecil, hambar. “Nah. Itu dia.”

“Apa maksudmu?”

"Maksud aku kenapa tiba-tiba kamu tertarik sama aku? like.. how! Dari dulu banget kamu tolak aku.. trus sekarang kamu mendadak tertarik? Kayden! Kamu pasti punya maksud lain, kan?!"

Kayden menghela napas panjang. Untuk pertama kalinya, sikap santainya runtuh.

“Aku gak ada maksud lain,” ucapnya pelan. “Aku cuma mulai terima kamu Syifa..”

Syifa menatapnya tajam.

"Aku gak butuh kamu lagi Kayden! Stop deketin aku dan kembali aja sama Wenda!"

'Ya.. kembali sama dia sebelum dia sebelum dia yang bunuh aku'

Alur itu tiba-tiba terbesit di pikiran Syifa, kalau bukan Hansen yang membunuhnya, bisa jadi alurnya berubah dan menjadikan Wenda yang membunuhnya karna kecemburuannya.

"Suka-suka aku dong.. aku maunya kamu!," jawab Kayden dengan santai seolah tak peduli dengan penolakan Syifa.

Jika dipikirkan lagi, alur mereka malah terbalik.. bukan Syifa yang mengejar cinta dan ditolak oleh Kayden, malah Kayden yang seperti itu.

"Ya kalau gitu, suka-suka aku juga dong.. aku gak mau berhubungan lagi sama kamu!"

Syifa mencoba melarikan diri dari hadapan Kayden, namun kalah cepat dengan tangan besar pria itu yang mencegahnya.

Kayden memegang pergelangan tangan lalu menariknya dan..

Cup..

Sebuah kecupan singkat mendarat di bibir Syifa..

1
Suhana Sulaiman
dh tau alur yg tetap tapi masih bodoh ya mati 2 kali.
Atoen Bumz Bums
perasaan di cerita lain kok enak bener ngempaskan koruptor di perusahaan sendiri
beda cerita kalau di negara Konoha pasti kayak gini melipat-lipat taruhannya nyawa🤭
Atoen Bumz Bums
mc-nya mengecewakan
pengen jadi kaya tapi sifatnya sifat miskin
Atoen Bumz Bums
masa nggak sadar sih ada yang aneh
Atoen Bumz Bums
kok jijik ya bodoh dari tadi nggak ngomong-ngomong diem aja di sudutkan
Hibatul Wafiroh
lama lama alurnya membosankan kan
Hibatul Wafiroh
huuh aku kira keren sifa tuh...gak taunya lelet ngomngnya ga tegas
Pipit Ayu
masa ga ada pembelaan diri sedikitpun? kebangetan bgt nyiptain karakternya
ea
aneh jln ceritanya, ada org baru kenal minta tolong ngebujuk soal bisnis , eh dia mau bkn nya langsung nolak
ongkoh takut, tp diladenin trs, dibantuin jg /Sweat//Speechless/
ea
setengah 7? td aja c'kayden jemput kan jam 6.55 trus syfa jg sarapan dl sblm brngkt ma kayden?? authornya linglung or gmn nih? bnyk yg ngaco atau ga fokus jln ceritanya kdg ga nyambung
ArlettaByanca
Syifa lancarin aja lah Wenda n Kayden....
embun senja
mertua gue juga kerja disawah,tapi pas udah pulang langsung mandi dia dandan lohhhh,dengan gincu kebanggaannya dan selalu dipamerin... gintu elisabet katanya yg merah merona kek abis makan cabe sekilo🤣🤣🤣
ina
🤭🤭🤭
saputri
cerita sampah g jls
Retno Palupi
ini Zayn ada d cafe apa d rumah kok jd bingung aq
Retno Palupi
zayn itu suka Sifa dari dulu ya
Nadia Ulfani
karakter syifa ada bodoh’ nya yah
Latifah nurraini tijani
menye² banget ni fl bacanya juga monoton malah kesel, buat author juga baca lagi deh dari eps awal banyak kata typo juga, sorry buat baca juga aku berhenti alurnya kek gimana gitu
Shen
halo, kak! pembaca baru. ironisnya namanya sama sama aku. aku juga Syifa 🤣
Jumaidah Nasution
iya, syifa jiwa baru kok terlalu lembek
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!