NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI MAFIA CANTIK

TRANSMIGRASI MAFIA CANTIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / CEO Amnesia
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: Risma Reyna

Xarena yang seorang anggota tingkat 1 di sebuah kelompok mafia harus terbunuh karna ledakan sebuah bom saat melakukan misi,namun bukannya meninggal,Xarena justru bertransmigrasi ke tubuh gadis yang memiliki nama dan wajah yang sangat mirip dengannya
" siapa sebenarnya gadis yang tubuhnya kini aku tempati..."
" kemana dia.... "
" dan kenapa wajah dan nama kita hampir sama..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risma Reyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Wajah dingin dan kejam,itulah yang saat ini di perlihatkan Daniel saat para preman suruhan Leon itu dengan sengaja menghadang mobil yang Daniel kemudikan.

Seperti yang di perkirakan oleh Xarena,mereka berjumlah 10 orang,dan kini semuanya sedang berdiri mengepung mobil yang di tumpangi Daniel dan Xarena,memaksa dua orang tersebut untuk keluar.

" nyalain mobilnya..! " ucap Xarena.

" mau di tabrak atau di lindas sekalian..? " sahut Daniel.

" dua-duanya juga boleh " ucap Xarena seraya tersenyum menyambut usulan yang menakjubkan dari Daniel.

Menyadari dirinya sudah di kepung,Xarena dan Daniel memutuskan untuk bertahan dengan cara yang tak biasa,yaitu dengan menggunakan otak mereka daripada otot mereka.

Seperti yang mereka sepakati barusan,Daniel mulai menyalakan mesin,dan memainkan pedal gasnya sedikit demi sedikit namun berhasil membuat para musuhnya perlahan menjauh.

Tak berhenti dampai disitu,Daniel kini mulai menjalankan mobilnya,maju,mundur berbelok-belok mengejar setiap musuh yang ada di sekitarnya,menabrak mereka satu persatu,hingga suara teriakan mereka bergema bersamaan dengan suara gesekan ban dengan aspal.

" mereka berisik sekali" keluh Xarena.

" sepertinya mereka preman otodidak alias tidak terlatih " sahut Daniel.

" menurutmu ...mereka orang-orang suruhan siapa..?"

" siapa lagi kalau bukan tunangan tercintamu itu "

" aku sependapat denganmu,bahkan untuk balas dendam saja dia sepelit ini " ucap Xarena.

" okey...mari kita bikin preman geprek " gumam Daniel yang masih asyik memainkan setir mobilnya,mengejar para preman itu tanpa ampun.

" apa kita tidak terlalu kejam pada mereka,mereka bahkan tidak membawa senjata "

" sayangnya mereka datang di saat suasana hatiku sedang tidak baik "

Untungnya Daniel tidak serius dengan omongannya,para preman itu hanya luka ringan karna terserempet mobil milik Daniel,mungkin yang paling parah hanya patah tulang saja,tapi itu cukup untuk membuat mereka tidak berdaya.

Setelah memastikan semua preman itu sudah tidak bisa bergerak secara leluasa,Daniel pun keluar dari mobilnya,menghampiri salah satu dari mereka lalu berjongkok di depan salah satu preman yang tengah kesakitan sambil memegangi kakinya yang patah akibat lindasan mesra dari ban mobil milik Daniel.

" maaf karna telah membuat kalian terluka,aku hanya berusaha melindungi diri,tapi lain kali jika kalian berurusan denganku lagi aku pastikan bukan cuma patah,tapi kau mungkin akan kehilangan kedua kakimu" ucap lelaki tersebut seraya menaruh 30 lembar uang pecahan 100 ribuan di dekat lelaki tersebut.

Daniel mengira perkelahian itu sudah berakhir,namun sedetik kemudian dirinya mendegar suara benturan yang cukup nyaring dari arah mobil miliknya,dan benar saja,saat pria itu menoleh ke asal suara,ia melihat ada satu orang preman yang terkapar dengan mulut berdarah di dekat mobilnya.

" sepertinya aku terlalu bersemangat saat menendangnya " ucap Xarena dengan raut wajah bersalah.

" dia hanya pingsan,tapi sebaiknya kita segera menghubungi ambulance,karna dia bisa lewat kalau tidak segera mendapat perawatan " ujar Daniel usai mengecek denyut nadi pria tersebut.

Tidak lama setelah itu,para anggota yang berjaga di mansion Bagaskara akhirnya sampai di tempat dimana Daniel dan Xarena berada,dan seperti biasa merekalah yang harus membereskan kekacauan yang di buat oleh duo mafia nepo itu.

Tidak ada hal yang aneh saat mereka sampai di mansion Bagaskara,mungkin yang membedakan dengan kemarin adalah sikap para pelayan pada mereka berdua yang terlihat lebih sopan dari sebelumnya.

Begitu masuk mereka sudah di sambut dengan wajah sumringah Siti dan Rina yang saat ini telah resmi menjadi pelayan pribadi Xarena,dengan sigap mereka berdua membagi tugas dalam melayani nona mudanya itu.

" sini saya bawakan tasnya tuan" ucap Siti seraya mengambil dengan sopan tas milik Xarena yang di bawakan oleh Daniel.

" apa ada yang mencurigakan selama aku di mansion Abraham "

" hanya beberapa orang pelayan yang mencoba meyakinkan kami kalau dia tidak terlibat non" jawab Rina.

" bagus...tapi jangan senang dulu,selama papa belum menyetujui pembatalan petunanganku dengan orang utan itu,kita masih harus waspada pada para pelayan yang ada disini" ucap Xarena yang hanya di jawab dengan anggukan oleh dua pelayan pribadinya itu.

" selain mengambil alih pabrik,sepertinya ada cara lain untuk membuat om Aditya setuju jika pertunanganmu dengan Leon di batalkan " ucap Daniel

" apa itu..? " tanya Xarena penasaran.

" aku...pakai aku sebagai alasannya " jawab Daniel dengan raut wajah antusias seperti anak kecil yang menawarkan diri untuk peran dalam sebuah drama.

" kurasa tidak..bukankah kau harus memerankan peran sebagai kekasih kak Sera,tidak baik mengambil banyak peran dalam drama nanti jalan ceritanya bisa berantakan " tolak Xarena.

" tapi aku tetap menjadi mentormu dalam urusan perusahaan kan.." tawar Daniel mencoba mencari alasan agar ia bisa sering-sering bertemu dengan Xarena.

" tentu saja,bukankah itu sudah jadi kesepakatan kita berdua " jawab Xarena singkat namun bisa membuat senyum di wajah Daniel yang tadinya menghilang kini muncul lagi.

Pucuk di cinta ulam pun tiba,begitulah pribahasa yang tepat untuk menggambarkan keadaan saat ini,karna tanpa di duga,Aditya dan Rani juga baru saja menginjakkan kaki di mansion Bagaskara.

Terlihat raut wajah lelah masih menghiasi dua manusia paruh baya itu,namun itu tak membuat mereka kehilangan semangatnya saat bertemu putri tercinta mereka,apalagi saat ini di mansion mereka juga kedatangan tamu yang cukup penting yaitu Daniel.

" selamat pagi sayang...maaf yah mama dan papa nggak sempat pamitan sebelum berangkat " ucap Rani seraya menghampiri anak gadisnya itu kemudian keduanya berpelukan.

" iya mah...Rena ngerti kok " jawab Rena.

" terimakasih Daniel karna sudah menjaga anak om selama om tak ada,bagaimana apakah dia nakal..? " tanya Aditya pada putra sahabat lamanya itu.

" sedikit om" jawab Daniel sambil terkekeh karna membayangkan saat ia pertama kali melihat Serafin terkapar di lantai karna pukulan Xarena.

" om Adit sudah menceritakan semuanya,tante berterimakasih sekali sama kamu sudah mau menemani dan menjaga Xarena,kalau tidak keberatan bagaimana kalau kamu makan siang disini saja nak,tante bakal masakin masakan yang special buat Daniel "

" bagaimana ya tante...sebenarnya saya.....mau dong,nggak mungkin saya nolak " jawab Daniel yang kini sudah menanggalkan kewibawaan dia sepenuhnya.

" apa ini benar-benar sikap calon ketua mafia ..." gumam Xarena pelan mengejek Daniel.

" ini adalah teknik bertahan di depan calon mertua ala calon ketua mafia " balas Daniel.

" dih...." ejek Xarena lagi yang kali ini lengkap dengan expresi julid tingkat dewa andalannya.

" dih jugaaaa... " balas Daniel dengan wajah sumringah karna tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya karna merasa di terima oleh Rani dan Aditya.

Jujur,sebenarnya Xarena cukup kebingungan dengam sikap yang di tunjukan Daniel padanya,sangat berbeda dengan Daniel yang di kenalnya dulu,seorang pria yang berwibawa,tegas bahkan terkesan cuekxwalaupun saat hanya berdua dengannya.

Namun sekarang sikapnya justru berubah 180' di hadapan dirinya yang saat ini dalam wujud Queen,tentu itu membuat Xarena ragu dengan apa yang di ucapkan Daniel padanya,apakah benar ia mendekati Queen hanya karna Queen mirip dengannya dulu,ataukah Daniel memang sudah tertarik dengan Queen sedari lama.

Yang Xarena tak tahu adalah,ini cara Daniel untuk menebus semua perlakuan dingin Daniel pada dirinya yang dulu,mungkin semasa hidupnya Daniel bersikap tegas dan dingin padanya karna terhalang jabatan Daniel yang sebagai wakil sekaligus calon pemimpin di organisasi mereka,karna itu Daniel harus selalu menjaga wibawanya.

Namun sekarang di hadapan Queen,Daniel seolah bebas menjadi dirinya yang sebenarnya,karna Queen tidak punya ikatan dengan BLACKDIAMOND.

1
Dede Mila
kirain novel langsung abis ternyata novel up...
Dede Mila
emang sih ya kalo udah cinta ya jadi buta😂😂😂😂😂💃💃💃💃💃
Dede Mila
yaaah kasihan banget Pamella
Noul
ceritanya bagus thor, ada lucu2nya juga..
Dania
semangat tor
Murni Dewita
👣
r.v❤️🇰🇷
hish dasar mokondo s leon parasit😴
kriwil
si kain kafan itu umur berapa kok mau ikutan daftar ke unifersitas dimana queen mau kuliah
kriwil
anak an mafia tapi mudah di kadalin sama si kadaleon ,mafia cap micin apa mafia cap gorengan
kriwil
padahal ular demitnya di masion kolor ijo tapi bilang nya lebih aman
kriwil
apa xarena anak aditya yang ilang di culik mungkin kakak si Queen makanya bisa menerobos jiwanya ke queen
kriwil
makanen sana sampai habis leonelia mokondo daniella🤣
kriwil
kasus satu aja blm kelar udah sibuk di gabung gabungkan kisini kesana
kriwil
bisu dong si pamela
kriwil
orang kaya ini kenpa pada goblok melihara ular 🤣
kriwil
bapak emak nya kqueen aja yang goblok masak percaya sama kacung nya ketimbang anak nya
Reka Cantika
lanjutkan Thor lagi
kriwil
munta tuh atmnya ke enakan si leon miskin🤣
kriwil
otaknya queen mungkin udah musnah makanya ga ada ingatan buat xarena
kriwil
lagian bapak nya si queen kan orang kaya raya masa iya sampai anak nya mati ga tau kejahatan leon kerjaanya ngaoain aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!