ig : ellen.ok
GUYS NOVEL BARU : Dylanadea dan Devano
Season 2 udah ada ya guys✨ langsung cek profil!!
'IZZALASKA'
- Dia bukan yg pertama, tapi kuharap dia adalah yg terakhir -
•izza2020
kisah dua kembar sengklek tak identik. Rafiandra Reza Alexander dan Refiandra Izza Alexander.
kembara kembar nakal yg sering berantem dan adu pendapat, tapi tetap saling sayang, kompak, dan saling melindungi satu sama lain.
novel ini juga akan membawamu kembali merasakan indahnya masa-masa SMA dengan sahabat yg kocak, nyeleneh dan seru abis. tak hanya persahabatan saja, novel ini juga mengisahkan kehidupan cinta izza dan Refan, sahabat baik reza. yg awalnya berpandangan kalau cinta hanya akan merusak ketenangannya, akan membuat otaknya kacau, dan yg pasti akan berakhir tragis. namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan kembaran reza, yaitu izza. cewek bar-bar yg jutek dan dingin yg berani menegur bahkan melawan semua tingkah nakalnya disekolah. and then, akankah izza yg datang di GARUDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ellen.ok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28. fakta baru
"LO?" kaget izza dan cowok itu bersamaan dan saling menunjuk.
"ngapain lo disini?" tanya izza mendekat kearah cowok itu.
"harusnya gue yg nanya. tadi lu bilang lagi maen sama reza. ngapain lu disini hah?" tanya refan menatap tajam izza. yaps, cowok yg berlomba dengan izza tadi adalah Refan.
"leader Blood Wolf?" tanya izza memastikan.
"hahahahh ternyata cewek imut tetangga gue ini adalah devil girl yg ditakuti banyak orang ya? leader Black Diamond Girl" jawab refan terkekeh. sementara izza masih bingung dengan apa yg dia alami hari ini.
Refan yg selama ini ada didekatnya ternyata adalah leader dari gangster satu aliran yg selama ini selalu bekerja sama dengan gangster milik izza, meskipun bukan leader yg bertemu melainkan tangan kanan masing-masing.
'ck. leader BDG beneran cantik cuy'
'king racing kalah nih sama Queen racing'
'sejarah baru tuh king racing kalah'
'ganteng sama cantik serasi bett'
Refan mengerti kalau izza tak nyaman karena disana masih banyak orang yg sibuk ngebacott menurut imajinasi mereka wkwk:'v
"ngapain masih disini? balapan udah kelar" ucap refan datar dan mengedarkan pandangannya keseluruh orang disana dengan tatapan tajam dan dingin yg membuat semua yg ada disitu merinding dan memilih pergi dari arena balap itu.
"woyy andra!! ngelamun ae lu" teriak refan tepat ditelinga izza. izza yg kaget refleks langsung nampol kepala refan yg bahkan lebih tinggi dari pada dia.
"ck, nampol teross" gerutu refan mengusap-usap kepalanya.
"so-sorry kul..gue refleks" ucap izza merasa bersalah.
"refleks lu serem banget dah" ledek refan.
"lo nanya apa tadi?"
"katanya tadi maen sama reza, mana? lo malah balapan disini" tanya refan.
"gue disini" sahut reza yg datang bersama ilham, genta sudah ada disana bersama izza daritadi.
"lah elu disini ja? perasaan ada yg bilang mau vakum dari dunia balap deh" sindir refan.
"yee si otong!! gue emang udah vakum woy" sahut reza menonyor kepala refan.
melihat hal itu. kevin, tangan kanan refan langsung menodongkan pistol ke arah reza. hal itu tentu saja membuat genta dan ilham ikut menodongkan pistolnya ke arah kepala kevin. reza sempat spechless, izza masih tenang. sedangkan refan mengkode kevin agar menurunkan senjatanya.
"turunin vin" kata refan menatap kevin.
"tapi boss.."
"dia temen gue" ucap refan lalu kevin menurunkan pistolnya, begitupun dengan genta dan ilham.
"terus ngapain lo disini?" tanya refan menautkan alisnya.
"noh nemenin izza.. ngomongnya dia cuma mau nonton. eh malah ikut nyemplung" cibir reza sementara izza memutar bola matanya malas.
"gue terpaksa ja" kata izza datar.
"busett datar amat tu muka" ledek refan terkekeh.
melihat sikap refan yg berbalik 180' membuat kevin bingung.
'tumben si boss gak masang muka datar'
"lo gak punya kaca?" kata izza dingin.
"udah ngapa dingin datar lu... gak seru tau" ucap reza menonyor kepala izza, yg mendapat pelotototan dari izza. dan reza hanya cengengesan.
"Jadi yg selama ini jadi partner gangster gue itu gangster punya lo ndra?" tanya refan menatap izza yg masih menunduk sibuk dengan kaki dan aspal dibawahnya. izza mendongak, sepersekian detik pandangan mereka bertemu tapi izza cepat-cepat mengalihkan pandangannya.
'bisa gila gue kalo natap mata refan lebih lama' batin izza.
'hati gue makin gak ke kontrol kalo sama elo ndra' batin refan tersenyum.
"hmmm" izza hanya menjawab dgn deheman.
"kok lo gak pernah bilang ke gue fan!!" sungut reza kesal.
"bilang apa?"
"ya kalo elu leader BW gblk" maki reza kesal.
"gue lupa" jawab refan enteng.
"lupa pala lo peyang"
"yaudah sih re.. yg penting sekarang lo udah tau kan?" ucap refan.
"lo juga gak pernah ngasih tau gue kalo andra leader BDG yg selama ini gue pengen tau rupanya" sewot refan menjitak kepala reza.
disana, genta ilham kevin dan izza hanya menjadi penonton setia dari pertunjukan refan dan reza.
"yee itu kan rahasia adek gue,bukan rahasia gue ogeb!" gerutu reza kesal.
"lo berdua bisa diem?" tanya izza dingin.
"bi-bisa" jawab reza dan refan menelan ludahnya merasakan aura izza itu.
genta ilham dan kevin pun diam meriding karena izza berbeda kali ini.
"bagus!! ja.. balik" ajak izza.
"oke"
"Queen lah kita gimana?" tanya ilham polos dengan menunjuk dirinya dan genta.
"terserah. lo udah gede kan?" tanya izza balik.
"lo sih be*o! ya kita balik ke markas lah" gerutu genta kesal kepada sang adik.
"ya siapa tau" jawab ilham cengengesan.
"fan gue duluan" ucap reza sebelum pergi, refan mengangguk.
"ndraaa" panggil refan.
"apa?" tanya izza menaikkan sebelah alisnya. refan berjalan maju mendekati izza.
"di arena balap....." ucapan refan menggantung, yg membuat reza genta ilham dan kevin kepo akan kelanjutannya. berbeda dengan izza yg masih setia dengan mode datarnya.
"lo makin cantik, gue suka" bisik refan tepat ditelinga izza, hal ini membuat mode datar izza luntur berganti dengan komuk terkejutnya. tentu saja hal itu membuat yg lain kepo atas apa yg dibisikan refan ditelinga Queen racing itu.
"dasar gak waras!! gue duluan" ucap izza ketus, padahal hatinya sedang bergetar hebat.
refan terkekeh lalu mengangguk.
'bang*e si kulkas!! sa ae bikin gue dag dig dug' maki izza dalam hati.
"ayok ja" ajak izza, dan reza masuk ke kursi kemudi.
"lah taruhan mobilnya?" akhirnya kevin angkat bicara setelah dari tadi hanya diam menonton. refan juga nampak menunggu jawaban dari izza yg baru akan masuk ke mobil sport hitamnya.
"kasih ke mereka berdua" jawab izza menunjuk genta dan ilham dengan dagu.
"vin.. kasih" ucap refan.
"ambil" ucap kevin melempar kunci mobil yg tadi dipakai refan.
"wohoooo ini mobil ke 137 yg jadi mangsa Queen" ucap ilham kegirangan saat menangkap kunci mobil itu. genta menggelengkan kepalanya melihat tingkah adiknya itu.
"kita balik ke markas vin" ajak refan berjalan meninggalkan genta dan ilham, menuju ke mobil yg dibawa kevin tadi.
"woyy re.. tiati lu bawa andra!! awas lu kalo sampek lecet" teriak refan sebelum dia benar-benar hilang dibalik pohon besar samping jalan.
"bawel amat lu" teriak reza.
"kalian berisik. diem ae ngapa" gerutu izza.
"iyaiya oke ini jalan diem" ucap reza mengalah.
"ta, ham. kita duluan" kata izza dan kakak beradik itu mengangguk.
"oke Queen"
............
didalam mobil kevin
"dia semakin menarik" kata refan membayangkan izza saat balapan tadi.
"siapa fan?" tanya kevin.
"Queen nya BDG" jawab refan santai. yups, selain sebagai tangan kanan refan. kevin juga adalah sepupu dari refan sendiri, kevin adalah anak dari adiknya papa refan. David Dirgantara. didalam markas kevin akan memanggil refan dgn sebutan bos, sedangkan diluar markas mereka tetaplah sahabat dan sepupu.
"lo suka sama tu cewek?" tanya kevin heran.
"gue jatuh hati sejak pertama ketemu sama dia, waktu dia ngebentak gue dulu" ucap refan tersenyum tipis.
"dibentak? lo kenal sama dia?"
"dia tetangga sebangku gue. iya gue dibentak, dia beda dari yg lain" ucap refan tersenyum sendiri sementara kevin malah bergidik ngeri.
"bucin serem ya" ledek kevin.
"hahahhh udah lah cepetan sampe rumah vin.. gue gak mau telat besok sekolah"
"tumben takut telat? biasanya juga lu bodoamat" cibir kevin.
"gue udah tobat sekarang, kalo gue telat pasti ujung-ujungnya dibac*tin sama andra ntar"
"andra?"
"cewek tadi" jawan refan enteng.
"cowok yg gue todong tadi keknya gak asing, siapa dia fan?"
"itu reza temen gue. kakaknya andra, anaknya om Ricko Alexander" jelas refan.
"berarti leader BDG itu Refiandra Izza Alexander? anaknya om ricko yg selama ini dijaga identitasnya itu?" tanya kevin dan refan mengangguk.
"lah berarti reza itu kembarannya? Rafiandra Reza Alexander? pantesan mukannya gak asing buat gue"
"makannya lo kalo mau nodong pistol ke oramg itu pilih-pilih ngapa" ledek refan.
"inget vin. identitas dia masih disembuyiin, lo tau kan lo musti jaga itu?" kata refan memastikan.
"ngejaga rahasia udah jadi profesi gue kali fan. santai aja.. rahasia Queen BDG dan kesayangan lo itu aman sama gue"
jangan heran kalau kevin tau semua tentang Alexander, karena kevin adalah bagian dari keluarga David Dirgantara, sahabat baik dari Ricko Dirgantara. hanya saja kevin tidak pernah bertemu dengan anak perempuan ricko. yg tenyata adalah leader dari gangster bengis itu. partner dari BW sendiri.
"gila tuh cewek bisa bikin meleleh kutub utara" ledek kevin.
"terserah lu aja lah" balas refan malas.
---------
23.45 / mansion Alexander
"akhirnya kamu pulang juga beb" ucap seorang cowok yg sedang duduk disofa ruang tamu.
izza dan reza menoleh ke asal suara.
"ngapain lo disini?" bentak reza menatap tajam cowok itu. sementara izza sekarang sedang mengepalkan tangannya, ia tak pernah mengingkan kehadiran cowok didepannya itu.
"mau nemuin kesayangan gue"
jangan lupa like dan komen ya kak😚🤗🙏
mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥲȷᥲ ᑲᥲᥒggᥲ 🤣🤣🤣🤣🤣
mabar