Mona adalah seorang janda beranak satu ,wajahnya yang cantik dan pekerjaannya yang seorang buruh pabrik membuatnya jadi incaran para pria hidung belang, dia juga selalu jadi hinaan para wanita yang suaminya mengganggunya ,hingga akhirnya ada seorang pemuda baik hati yang kasihan terhadapnya kemudian menikahinya secara siri
"maaf mba aku gak tau tindakanku ini benar atau salah aku hanya gak tega melihat mba dihina padahal suami mereka lah yang gak bermoral dan aku lebih gak tega melihat anak mba menjadi sasaran kebencian aku.." Farrel tidak berani meneruskan kata katanya
"aku mengerti terimakasih sudah mau melindungi kami" ucap Mona dengan sedih
"aku merasa bersalah menikahi mba tapi gak bisa cinta sama mba dan lagi.."wajah Farrel terlihat bersalah
kisah seorang wanita yang memaksakan diri untuk tetap waras ditengah tekanan yang memaksanya untuk gila
"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N.N.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28 ketakutan nyonya Ratna
nyonya Ratna kaget mendengar perkataan Natasya
"apa magsudmu Natasya?"ucap nyonya Ratna beranjak berdiri dan mengerutkan dahi
Natasya terlihat bingung melihat reaksi nyonya Ratna
"Bu,,Bu,, bukankah harusnya saya yang bertanya apa magsudnya kenapa membiarkan Farrel menikah padahal saat itu masih berhubungan dengan saya dan kenapa Tante tidak memberitahu saya" Natasya menangis tersedu
nyonya Ratna semakin dibuat bingung mendengar perkataan Natasya ditambah lagi Natasya yang menangis tersedu
"aku tidak mengerti sebenarnya apa yang terjadi ,,,Farrel,, menikah" nyonya Ratna duduk lalu memijat kepalanya kemudian dia melihat ke arah Natasya yang menangis
"Natasya berhentilah menangis Tante tidak tau kenapa kamu tiba tiba mengejutkanku dengan mengatakan Farrel menikah,saat ini Farrel sedang meniti karir tapi kenapa kamu mengatakan omong kosong seperti itu" nyonya Ratna tampak sedikit kesal
Natasya terdiam dari tangisnya mendengar ucapan nyonya Ratna
Natasya lalu mendekat ke arah nyonya Ratna dia berjongkok lalu tangannya memegang tangan nyonya Ratna
"Tante aku tidak bicara omong kosong,,aku mendengar langsung" ucap Natasya lembut tanpa tangis
nyonya Ratna memandang wajah Natasya lekat
lalu Natasya mulai bercerita
"saat itu kami sudah putus,,tapi karena saya merasa merindukan Farrel, saya berencana untuk menemuinya tapi saat Farrel sudah ada di depan mata saya malah tidak punya keberanian untuk mendekatinya jadi saya memutuskan untuk mengikutinya saja" ucap Natasya
nyonya Ratna memperhatikan wajah Natasya yang tertunduk
"saya terus mengikutinya sampai dia makan disebuah cafe dengan rekan bisnisnya dan pada saat itu ada pekerjanya yang menanyakan kabar tentang anak istri Farrel lalu rekan bisnisnya juga ikut bertanya apakah Farrel sudah menikah dan Farrel menjawab iya sudah menikah,,itu adalah awal aku mengetahui Farrel sudah menikah tante" ucap Natasya jujur
nyonya Ratna mencoba mengatur emosinya dia tidak melihat kebohongan di wajah Natasya namun di satu sisi dia masih tidak terima dengan pembicaraan Natasya
"Natasya tante tidak pernah menikahkan Farrel dan Tante semakin tidak mengerti kenapa Farrel bicara begitu ini hal yang sulit untuk dipercaya"
"saya juga merasa tidak percaya jadi saya pun saat itu memberanikan diri menemui Farrel dan menanyakan kebenaran pernikahannya lalu Farrel dengan tegas membenarkan pernikahannya dan tidak mau menjelaskan alasan dia menikah saat....." Natasya tak bisa melanjutkan ucapannya dia menangis mengingat kejadian saat itu
"jika begitu yang di ucapkan Natasya,apa itu artinya benar Farrel sudah menikah dan punya anak,,dan itu artinya dia menikah tanpa sepengetahuan kami orang tuanya,,dan itu kapan,,?oh,,ya tuhan" batin nyonya Ratna pikirannya menjadi berkecamuk
"Natasya,,natasya"
"iya tante"
"sepertinya Tante harus pulang sekarang" nyonya Ratna merasa kepalanya pusing
"maaf Tante maafkan saya" ucap Natasya sambil menangis
nyonya Ratna tidak menjawab dia langsung pulang tanpa menoleh ke Natasya
@@@@
saat nyonya Ratna berada di dalam mobil
"sopir kita pulang sekarang"
"baik nyonya"
kemudian nyonya Ratna menelpon Farrel,, hanya berdering dan tidak ada jawaban disana kemudian nyonya Ratna melakukan panggilan telpon lagi dan masih tidak ada jawaban
"anak itu kenapa dia tidak mengangkatnya" nyonya Ratna sangat gelisah
"jika kabar itu benar adanya lalu papah mengetahuinya pasti dirumah akan terjadi kekacauan yang luar biasa dan bagaimana dengan para nyonya sosialita itu aku bisa kehilangan muka dihadapan mereka" batin nyonya Ratna sambil memejamkan mata dia tidak kuasa membayangkan kenyataan yang baginya sangat mengerikan
"ya tuhan apa yang harus aku lakukan" ucap nyonya ratna dengan penuh khawatir
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...