NovelToon NovelToon
Legenda Pedang Naga Puspa

Legenda Pedang Naga Puspa

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Fantasi Timur / Spiritual / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:160k
Nilai: 4.9
Nama Author: Dede Cahya Agung

Prolog
Arya Geni seorang pemuda berumur lima belas tahun mengalami kehilangan ingatan sejak usia lima tahun menyebabkan dia tidak mengetahui keberadaan keadaan orang tuanya.

Bakat dan potensinya harus terkubur karena dia memilih jalan untuk menjauhi dunia persilatan yang dianggapnya hanya tempat pembunuhan dan ajang memperkuat diri.

Arya Geni tersadar semua kelemahan dan kebodohannya selama ini dia menjadi manusia paling tidak berguna saat melihat orang yang dicintai terbunuh didepan matanya sendiri.

Ki Mahasyura orang yang menyelamatkannya ternyata pemilik Pedang Naga Puspa yang telah lama menghilang dari dunia persilatan.

Ki Mahasyura menilai bakat dan potensi pemuda itu sama dengannya bahkan lebih besar melampaui bakat yang dimilikinya.

Terus ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dede Cahya Agung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berlatih Jurus Pedang Naga Puspa

Sepuluh hari berlalu Arya Geni berlatih meningkatkan tenaga dalam dengan dibimbing oleh Ki Mahasyura.

Hari itu setelah selesai bermeditasi Arya Geni diajak Ki Mahasyura menuju salah satu ruangan yang belum pernah dia temui sebelumnya. Bahkan dia baru menyadari bahwa gua tersebut memiliki ruangan rahasia yang sangat luas.

Terlihat Ki Mahasyura membawa dua buah ranting pohon.

"Sekarang dengarkan baik-baik, Ilmu pedang ini dinamakan jurus pedang naga puspa, terdapat dua belas tingkatan jurusnya, semakin tinggi tingkatannya maka semakin sulit pula menguasainya. Ilmu pedang ini menitikberatkan pada kelenturan, kecepatan dan penempatan posisi mu. Saat kau menghadapi lawan yang tangguh perhatikan gerakan kakimu, terutama langkah terakhir sebelum pedangmu mengenai lawan mu," Ki Mahasyura memperagakan dasar dari jurus pedang naga puspa kepada Arya Geni menggunakan ranting di tangannya.

"Kau harus menggunakan kecepatan mu di saat yang tepat dan harus tahu kapan saat harus melambat, kapan harus meningkatkan kecepatan mu. Semuanya tergantung sikap dan kecepatan lawan yang dihadapi. Bersatulah dengan pedang mu dan rasakan kehadirannya, ketika kelenturan, kecepatan, ketepatan bersatu dalam irama pedangmu maka jurus ini hampir tidak ada celah,"

Ki Mahasyura melepas energi dari rantingnya dengan cepat, lalu batu didekatnya terbelah dengan rapi. Arya Geni memperhatikan dengan seksama dan merasa takjub dengan kehebatan jurus pedang naga puspa.

"Apa kau paham Geni? atau aku terlalu cepat memperagakannya?" Ki Mahasyura bertanya karena melihat Arya Geni hanya diam tidak berkomentar.

"Tidak kek, aku hanya bingung kenapa kakek bisa menguasai jurus pedang milik perguruan ku, apa kakek mengenal kakek Ranubaya" tanya Arya Geni bingung.

Ki Mahasyura hanya tersenyum, "Anggaplah aku mengenalnya, sekarang peragakan yang tadi sudah aku tunjukkan," ucap Ki Mahasyura melemparkan ranting ke arah Arya Geni.

Mata Ki Mahasyura terbelalak melihat pemuda itu mampu memperagakan apa yang ia telah tunjukkan sebelumnya.

"Sungguh bakat yang langka semoga suatu saat kau akan membawa dunia persilatan ke dalam kedamaian" gumam Ki Mahasyura dalam hati sambil tersenyum menatap Arya Geni berlatih.

Enam purnama berlalu Arya Geni berada di dalam jurang tanpa dasar berlatih kitab naga puspa dibawah bimbingan Ki Mahasyura. Perkembangan ilmu pedangnya sudah berkembang sangat pesat kini dia sudah menguasai jurus pedang naga puspa tingkat lima.

Terlihat Arya Geni sedang berlatih tanding dengan gurunya. Hawa panas menyelimuti mereka berdua. Mereka sangat lincah saling bertukar serangan.

Walau gerakan Arya Geni semakin cepat namun Ki Mahasyura mampu mengimbangi setiap gerakan lawannya. Dia berusaha menekan dan sesekali memberikan arahan.

"Hahahaha aku bangga kau mampu menguasai jurus pedang naga puspa secepat ini Geni" ucap Ki Mahasyura setelah selesai berlatih tanding.

"Ini semua berkat bimbingan guru," balas Arya Geni

"Aku tidak salah menurunkan ilmu pedangku pada dirimu, bakat dan potensi mu begitu besar" gumam Ki Mahasyura menatap takjub muridnya.

*****

Hari itu terlihat Ki Mahasyura tengah duduk bersila bermeditasi.

Kedua matanya terbuka dia menatap pemuda yang sedang berlatih tidak jauh dari tempatnya.

"Geni kemarilah" ucap Ki Mahasyura memanggil pemuda itu.

"Iya Kek," balas Arya Geni menghentikan latihannya kemudian dia melangkah mendekati lelaki tua itu.

Arya Geni kemudian duduk menghadap gurunya.

Pria paruh baya itu nampak memandangi Arya Geni dengan seksama sebelum dia berkata kepada pemuda itu.

1
Anang Wahyudi
kapan updatenya tor
Irwandy Kamal
berulang-ulang jatuh ke jurang, dan selalu selamat, sungguh keberuntungan yang luar biasa🤣🤣
Teguh Pambudi
Luar biasa
kristian tian
luar biasa
keren
Buruk
Ahmad Huda
sangat bagus ceritanya..... lanjut..... bang.. .
Roni Sakroni
dapat ilmu baru lg
Roni Sakroni
penawaran jadi suaminya ya
Roni Sakroni
jatuh cinta sejuta rasanya
Roni Sakroni
luar biasa
Roni Sakroni
ha...ha...ha....salah tingkah
Roni Sakroni
kisah yg bagus untuk dibaca
Adriant Van Hallen
bagus
Eko Haryanto
agak mirip sama kisah di buku sebelah thor,cuma beda nama tokoh dan masa.
Teh Gelas
mantap... nunggu lanjutan
Eko Haryanto
mantap
Eko Haryanto
mantap nih thor,baru nemu lagi dirak buku
Eko Haryanto
awal dari buku ABM sama pedang naga api yah thor
Jagat
Keren...lanjut sampai tamat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!