Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 27
Sudah berlalu beberapa menit sejak Shasya keluar dari ruangan Adrian. Hanya ada keheningan yang menyelemuti keduannya. Dimana Adrian terlihat seolah mengacuhkan Kayla dan ketakutan yang membuat Kayla enggan untuk bersuara.
Adrian bahkan kini malah sibuk dengan dokumennya tanpa memperdulikan Kayla yang duduk berada tidak jauh darinya.
Kayla bahkan masih merunduk takut, memperkirakan hal buruk yang akan terjadi dalam pikirannya.
Sungguh Kayla sadar bahwa dia memang salah, tingkahnya kekanakan dan betapa bodohnya mau terpancing oleh Shasya. Walau begitu dia tidak menyesal telah jambak-jambakan sebab hal itu sudah membuat kelegaan tersendiri dalam dirinya.
Tapi sekarang malah ketakutannya makin menjadi bersamaan dengan Adrian yang tiba-tiba saja menghentikan pekerjaannya lalu berdiri sambil melepaskan jasnya kasar dan menaruhnya secara sembarang.
Kayla perhatikan Adrian berjalan keluar, tidak lama selang beberapa saat Pria itu kembali masuk dengan membawa beberapa bungkusan yang entah apa isinya.
Langkah Adrian yang menuju padanya membuat Kayla makin ketakutan, jantungnya terasa seakan mau melompat dari tempatnya serta kulitnya mulai mengeluarkan peluh.
"Apa yang kau pikirkan saat bertengkar tadi hahh!! Kau coba membuktikan apa Key? Kehebatan bahwa kau pandai berkelahi! Dasar bodoh, gara-garamu tubuh istriku jadi penuh memar dan cakaran begini."
Adrian meletakkan beberapa bungkusan yang berada dijinjingnya ke atas meja kemudian dia pun duduk disamping Kayla. Lantas membuka salah satu bungkusan yang ternyata isinya adalah kotak p3k.
Kayla diam tidak berani bergeming sambil meremas jari tangannya.
Tanpa babibu Adrian langsung menarik Kayla mendekat padanya dan dengan telaten mengobati beberapa luka dibagian wajah, leher serta tangan Kayla.
"Lihat ulahmu ini Kayla, apa kau tidak merasa sakit?" Kesal Adrian tidak sengaja menekan luka cakar di wajah Kayla. Hal itu membuat Kayla meringis tapi tidak berani protes.
"Aku pikir dengan membiarkanmu melapiaskan kecemburuanmu padaku cukup membuatmu merasa lega. Tapi nyatanya aku salah. Aku lupa, bahwa wanita yang jadi istriku adalah gadis manja yang tidak akan pernah merasa puas."
Adrian selesai mengobati luka Kayla.
"Sekarang gantian, giliranmu yang mengobati keningku!" Perintah Adrian dengan wajah datar.
Kayla menoleh perlahan menghadap Adrian. Dengan gemetar dia arahkan tangannya guna mengobati luka yang berada di kening Adrian.
"Kau lihat. Bahkan aku belum sempat mengobati luka dikeningku, tapi kau sudah melukai dirimu sendiri."
Sudut mata Kayla mengeluarkan air mata yang semakin deras. Biarlah dikatai cengeng. Dia sudah tidak dapat menahannya lagi. Adrian terus-terusan membentak dan mengomelinya tanpa henti.
Sontak saja hal itu membuat Adrian terkejut, "Kau menangis?" Tanyanya dengan ekspresi bodoh.
Adrian kebingungan tidak tahu harus berbuat apa pasalnya ini pertama kalinya dia membuat seorang wanita dewasa menangis.
Kalau yang menangis itu Miya, hal itu mudah saja baginya. Kalau permen, boneka tidak mendiamkan Miya maka dia akan menyerahkan Miya untuk didiamkan oleh Bi Ina. Tapi masalahnya sekarang yang berada di posisi itu adalah Kayla bukan Miya.
Suara tangisan Kayla yang semakin kencang membuat Adrian dengan spontan mengikuti nalurinya, memeluk dan mengusap-usap punggung Kayla untuk menenangkannya.
"Ini salahmu berhenti menagis Key. Atau aku akan... "
"Hhuuaaaa, hiks hiks...!" Ucapan Adrian terhenti saat Kayla makin menjadi. Dia menangis dalam pelukan Adrian, menumpahkan banyak air matanya seraya menyeka ingusnya yang ikut keluar pada kemeja navy yang Adrian kenakan.
"Haiss, kau jorok sekali.. Aku punya tisu Key, kau seka ingusmu pakai itu saja."
Kayla tidak menjawab dan malah dia malah makin histeris.
"Kau boleh menggunakannya." Ucap Adrian pasrah tapi tidak rela.
TO BE CONTINUED
28-02-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar.. 😆
Dan seperti biasa.. Mohon dukungan vote-nya ya gaes.🙏😍😍