NovelToon NovelToon
Kejaran Cinta Zarania

Kejaran Cinta Zarania

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:589.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yuni Maryuni

Zarania permata, nama yang terdengar indah dan cocok dengan sifat periang dari sang pemilik nama yang baru berusia 17tahun namun siapa yang menyangka dibalik itu semua dia harus hidup dengan kekejaman dari ibu tiri beserta anaknya yang berusia sama dengan Zarania.


Zara menyukai seorang lelaki yang bernama Davi dan ternyata adalah sepupu dari temannya yang bernama Saipul yang pada kenyataannya memiliki perasaan terhadap Zara, meski awalnya Ipul mengelak tentang perasaanya itu sendiri, hingga akhirnya Zara pun menjatuhkan pilihannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuni Maryuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 27

Sekian lama mencari diantara gerombolan anak-anak muda yang berkumpul akhirnya Zara melihat Rian, teman Davi yang kemarin bersamanya.

Gadis itupun bergegas untuk menghampiri pemuda itu dan menanyakan keberadaan Davi yang sejak tadi tidak terlihat juga oleh matanya.

"Rian." panggilan Zara sontak saja membuat bukan hanya Rian yang menengok ke arahnya, tapi juga teman-temannya yang sedang berkumpul bersamanya.

Dan bisik-bisik pun mulai keluar dari mulut mereka, entah membicarakan apa, namun yang dari tatapan mata mereka Zara tahu bahwa dirinyalah yang tengah jadi perbincangan mereka.

Tak mau ambil pusing Zara langsung saja mendekati Rian yang sudah berdiri menunggu kedatangan dirinya.

"Ngapain ke sini malam-malam?" pertanyaan yang langsung terlontar dari mulut Rian yang sejak mendengar suara Zara langsung merasa kaget karena kekasih dari temannya itu sudah ada di tempat itu, Rian sangat tahu bahwa Zara sedang mencari seseorang dan tentu saja seseorang itu dia tahu benar siapa.

"Davi mana?" langsung mengajukan pertanyaan yang sudah bisa di tebak oleh Rian.

"Nggak ada." sahut Rian namun wajahnya menampakkan keraguan yang membuat Zara merasa curiga.

"Pulang sana, udah malam." usir Rian seraya kembali duduk, terlihat sekali bahwa dia tidak ingin berlama-lama berbicara dengan Zara karena dia tidak mau sampai keceplosan bicara.

Zara terus saja melihat Rian yang mengabaikan dirinya dan melanjutkan obrolan tak jelas dengan teman-temannya yang tidak Zara kenal.

Tatapan Zara membuat Rian jadi salah tingkah disertai dengan tubuhnya yang bergerak gelisah, dia tidak nyaman karena Zara terus berdiri di tempat semula padahal dia sudah memintanya untuk pergi dari tempat itu.

"Udahlah kasih tahu aja." kata Ari yang memang sejak tadi mulutnya sudah sangat gatel ingin memberitahukan dimana Davi berada saat ini.

Ucapan Ari tentu saja membuat Zara makin penasaran dan semakin mendesak Rian untuk memberitahu dirinya ada dimana Davi.

"Mana Davi Rian?!" tanya Zara dengan suara yang kencang dan tegas agar Rian berkata jujur padanya.

Tindakan Zara itu membuat Rian mendengus kesal.

Dan sebelum Rian berkata rupanya Ari sudah lebih dulu berkata pada Zara dan menunjukkan keberadaan Davi sekarang.

"Noh Davi di sana." tunjuk Ari ke tempat yang cukup gelap dan ada sebuah bangunan gazebo yang sepertinya memang sering dijadikan tempat untuk berkumpul oleh anak-anak muda itu, karena saat kemarin datang bersama Davi gazebo itu tampak begitu ramai dengan suara-suara nyanyian yang diiringi oleh petikan gitar.

Tanpa banyak berpikir dan bertanya dengan siapa Davi di sana Zara pun lantas menggerakkan kakinya dengan cepat menuju tempat itu yang terlihat sepi.

"Ngapain lu kasih tahu sih Ri!?" Rian tampak berbicara pada Ari yang tadi malah dengan sengaja menunjukkan di mana Davi berada.

"Ya biarin ajalah, biar dia lihat si Davi kayak gimana." sahut Ari dengan entengnya.

"Dari awal kan Davi emang nggak ada perasaan apa-apa sama dia, niatnya cuma buat bikin Saipul marah doang, jadi biarin aja tuh cewek tahu kayak apa si Davi." lanjut Ari lagi.

"Tapi kan gue kasihan sama tuh cewek, dia nggak tahu apa-apa tentang Saipul sama Davi tapi malah dilibatkan, nggak lucu banget, nah sekarang si Davi malah mojok sama Si Dinda, kan gila." Rian berkata geram mengingat Davi yang diam saja ketika Dinda menggeret nya ke gazebo gelap yang biasa mereka tempati.

"Ya karena gue juga kasihan sama tuh cewek makanya gue kasih tahu, biar dia nggak usah ngejar-ngejar Davi lagi, lu denger sendiri kan? tadi si Davi juga bilang kalau gertak tuh cewek buat putus, tapi itu cewek malah nggak mau." ucap Ari mengingatkan Rian tentang yang tadi dikatakan oleh Davi pada mereka.

Rian menjadi diam dan dalam hatinya turut serta membenarkan pernyataan Ari kali ini.

Sebaiknya memang Zara harus tahu tentang seorang Davi agar tidak semakin sakit hati nantinya.

Rian menatap punggung Zara yang terus berjalan ke arah gazebo tempat di mana Davi berada sekarang ini dan entah sudah sampai melakukan apa dengan Dinda.

Tentu kelakuan orang yang sedang tidak sadar akan melakukan tindakan yang berlebihan.

Rian tahu Davi dalam keadaan tidak sadar karena habis menenggak alkohol hampir setengah botol hingga membuatnya tidak sadarkan diri dan itu dimanfaatkan oleh Dinda untuk bisa berduaan dengan Davi, dia tahu pasti jika sudah seperti itu pasti di rumahnya Davi habis mendengar kata yang menyinggung perasaannya.

Meski tadi teman-temannya itu sudah berusaha mencegah Davi untuk tidak mengikuti ajakan Dinda tapi karena tengah tak sadar efek minuman, Davi malah memarahi teman-temannya itu dan meminta mereka untuk tidak ikut campur dengan urusannya.

*************

1
Fiera
Luar biasa
davil_14
👍👍
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
zara2 zara 😂
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
dah lm ga baca, baru baca lg bbrp hari ini
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
tp aku tetep suka adit rianti
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
cerita zara mah berat, otor sungguh teeerrrr..... bikin zara banyak ga bahagia nya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ➣⃗𝐩𝐎𝐨ӀӀ̶꒷≛ °ㅤ
Yaampun Zara
emang mood ibu hamil sesuatu banget ya tetapi setuju kalau minta pulang dan Ipul wajib anterin.. kasihan orang tua Davi dan benar sampai rumah biar wajah tampan Davi dibuat babak belur biar lupa ngomelin Zara. Tetapi aku yakin Davi nggak bakal Marah yang ada bahagia sekali karena istri dan calon anaknya ternyata baik² saja.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ➣⃗𝐩𝐎𝐨ӀӀ̶꒷≛ °ㅤ
Tissu ku abis niech, butuk kanebo buat ngelap yg netes. biar gampang meresnya..

Alamat begadang u/ marathon ini..
Wina Imelda
makasih mba yuni sudah memberikan cerita yang sangat menarik, dengan awal cerita cinta anak remaja biasa yang akhirnya makin lama cerita makin seru dan langsung baca maraton (2 hari kelar).
alur cerita yang ga ketebak, bikin penasaran, bikin perasaan jadi kaya roller coaster karena ikut kebawa suasana cerita.
semangat terus mba yuni dalam berkarya ☺️☺️☺️
Ketut Wiraksini
langsung cekidot mba Yuni, meluncur 🤩
Candy
akhirnya Happy Ending ya kak Yuni..
senangnya 🤗
okky maria
astaga thor, kamu ke platform sebelah aja aku ikutin🤣
mbak mpieeeeee😃
aku selalu dkung krya kak yuni,,,
tpi cerita raffan sma deefa kya nya unsurnya beda dari yg sblumnya,lbh agamis,tpi ad humornya uga
Tika
Cusss
Moms Una
lope sekebon buat teh Yuni
Halisa Fauzan
siap mbak yuni...
aq selalu dukung semua karya karya ny mbak yuni..
selalu ngangenin d hati 😘
semangat terus mbak yuni..💪
Fiera
siaap otewe, semangat Kakak....💪🏻😘
Yayoek Rahayu
siaap...
Lesmiaw Amoi
lope..lope buat mba Yuni.., mangatz.. 💪💪☕🌹😘
Diana Susanti
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!