NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Larut malam setelah acara pesta usai, Mira dan putrinya di minta Diana untuk menemuinya di ruang kerja Adrian yang ada di lantai dua, saat masuk ke dalam Mira sudah merasakan perasaan tidak enak, apa lagi saat melihat tatapan Nyonya yang tak seperti biasanya.

''Nyonya, ada apa Nyonya memanggil kami berdua?'' tanya Mira, sedangkan Hana dia terus menundukkan kepalanya di belakang Ibunya, dia takut bertatap muka dengan Diana.

Dugaan Diana benar kalau Mira tidak tahu kejadian di kolam tadi, mungkin Mira sangat sibuk di dapur, sampai sampai dia tidak tahu ada kejadian apa di lokasi acara pikir Diana.

''Aku tidak akan bicara basa basi lagi, aku minta didik putrimu dengan benar, ingatkan dia akan statusnya di sini sebagai apa''

''Maksud Nyonya apa?, saya tidak mengerti'' tanya Mira bingung.

''Putrimu, dia sudah berani menjebak calon menantuku'' jawab Diana menatap tajam Hana, membuat Hana yang tak sengaja melihat tatapan tajam Diana padanya seketika menundukkan kepalanya, dengan tubuh gemetar karna takut.

Mira yang mendengarnya langsung terkejut, tidak mungkin putrinya berani menjebak Nona Helen pikirnya.

''Nyonya, tidak mungkin Hana berani menjebak Nona Helen'' ucap Mira tidak ingin menelan mentah mentah perkataan Diana.

Diana langsung menunjukkan kembali rekaman di ponselnya pada Mira. ''Putrimu, dia pura pura menjadi korban, agar Helen di nilai kejam oleh orang orang, padahal putrimu yang licik'' ucap Diana lalu menyimpan ponselnya kembali di genggamannya.

Sedangkan Mira dia tidak tahu harus bereaksi apa, karna terlalu terkejut, benarkah putrinya yang dia tahu sangat lemah lembut bisa melakukan hal licik seperti itu.

''Aku tidak tahu, kejadian ini yang pertama kalinya, atau sebelumnya memang sudah sering terjadi, hanya saja tidak di sadari oleh Velo'' ucap Diana.

Mira langsung bersujud di depan Diana, dia beberapa kali meminta maaf atas kesalahan yang di lakukan oleh putrinya.

''Nyonya, maafkan atas tindakan putri saya, saya pastikan Hana tidak akan mengulanginya lagi'' ucap Mira.

Kalau dirinya di pecat dan di usir dari kediaman Aditama, dirinya tidak tahu harus pulang kemana, karna dirinya tidak memiliki siapapun kecuali Hana, dan gaji bulanannya selama ini selalu dia berikan pada putrinya untuk membeli kebutuhan putrinya, dirinya sama sekali tidak punya tabungan.

''Untuk kali ini, aku akan mengampuni perbuatan putrimu, mengingat kamu sudah lama mengabdi di keluarga Aditama, tapi jika kejadian seperti ini terulang lagi, aku terpaksa akan memecatmu'' tukas Diana dengan tegas.

''Terimakasih Nyonya, terimakasih'' ucap Mira.

Lalu Diana beralih menatap Hana yang berdiri dengan kepala tertunduk.

''Untuk kamu Hana, mulai besok jangan lagi berangkat atau pulang sekolah dengan Velo lagi, jauhin Velo, dia sudah memilik tunangan, jangan ganggu hubungan mereka berdua'' tukas Diana tegas.

Hana mengepalkan tangannya. ''Baik Nyonya'' ucapnya dengan menggertakkan giginya.

"Gue harus bilang sama Velo, gue yakin Velo pasti juga bakal nolak keputusan Nyonya Diana nyuruh gue untuk jauhin dia" batin Hana dengan sangat yakin.

Esok harinya Hana sehari penuh tidak menunjukka diri di depan Velo, lalu esok harinya lagi tepatnya hari senin Hana sengaja berangkat pagi pagi sekali dengan menaiki taksi yang sudah di pesannya melalui aplikasi, selama di perjalanan menuju sekolah Hana terus tersenyum, dia yakin kalau saat ini Velo pasti sedang kebingungan mencari keberadaannya, Hana terus menatap ponselnya menunggu telfon dari Velo, tapi sayangnya sampai dirinya tiba di sekolah, tidak ada satupun telfon ataupun pesan Velo di ponselnya.

''Ck, Velo kemana sih?, apa jangan jangan dia sudah tahu kalau gue berangkat duluan'' gumam Hana.

''Ya, benar, Velo pasti sudah tahu kalau gue berangkat duluan, makanya dia tidak menghubungi gue'' gumam Hana yang sangat yakin dengan asumsinya tentang Velo.

Padahal saat ini cowok itu sudah standby di depan kediaman Atmajaya, menunggu calon istrinya untuk berangkat sekolah bareng.

''Selamat pagi, Nona Muda'' sapa Velo saat Helen muncul dari dalam.

''Ngapain loe ke sini?'' ketus Helen.

''Jemput kamu lah, masa mau jemput Pak Ndut'' sahut Velo.

''Ayo berangkat, nanti telat'' ajak Velo sembari membukakan pintu mobil untuk Helen.

''Loe habis kebentur apa sih, tiba tiba baik banget sama gue?'' ketus Helen sembari masuk ke dalam mobil Velo.

Velo hanya tersenyum sembari menutup pintu mobilnya, setelah itu dia berjalan mengitari depan mobil, dan masuk ke dalam jok kemudi dan menjalan kemudinya menuju sekolah.

Selama di perjalanan Helen diam diam melirik Velo yang tengah fokus mengemudi, Helen merasa sejak Velo datang ke rumahnya dan terjebak hujan saat itu, sikap Velo padanya setelah itu berubah, dia tidak ketus dan acuh lagi saat bicara dengannya, dan lagi biasanya pria itu lama sekali untuk membalas pesan darinya, tapi sekarang Velo membalas pesannya lebih cepat dari membalikkan buku.

''Aku tahu, kalau aku tampan, gak usah segitunya menatapku'' cletuk Velo.

''Cih'' decak Helen membuat Velo terkekeh kecil.

''Tumben loe gak bawa si Hana?'' tanya Helen penasaran.

''Aku ingin berduaan sama kamu, jadi gak usah tanya tanya Hana'' jawab Velo.

''Oh, ok'' sahut Helen, lalu menatap keluar jendela, tapi diam diam Helen mengulum senyum, rasanya senang sekali akhirnya tunangannya sekaligus pria yang di cintainya, mau berduaan dengannya tanpa membawa Hana di sisinya.

"Ma, akhirnya keinginan Helen untuk berduaan satu mobil dengan Velo kesampaian juga, tidak apa walaupun hanya sebentar, setidaknya sudah membuat Helen bahagia" batin Helen tersenyum.

Beberapa saat kemudian akhirnya mereka tiba di HSI, Velo langsung memarkirkan mobilnya di parkiran khusus mobil, semua murid HSI yang berlalu lalang terkejut saat melihat Helen keluar dari dalam mobil Velo, mungkin mereka sudah biasa melihat Helen pulang bersama Velo dan itu karna Helen yang memaksa, namun kali ini yang membuat mereka terkejut karna Velo membukakan pintu mobil untuk Helen, dan juga melindungi kepala Helen agar tidak terbentur, benar benar perlakuan yang sangat manis.

Dalam hitungan detik forum HSI langsung gempar, saat ada yang memosting foto mereka berdua, banyak yang memuji tindakan Velo pada Helen yang sangat romantis, namun banyak juga yang mencaci Helen, mereka menuduh kalau Helen yang memaksa Velo melakukan itu semua.

''Loe kesambet apa sih?, hari ini aneh banget tau gak'' tukas Helen sembari berjalan beriringan dengan Velo masuk ke gedung sekolah, mereka berdua tidak perduli dengan tatapan para murid yang di lalui oleh mereka.

''Aku gak kesambet apa apa, hanya ingin memperbaiki diri saja'' sahut Velo.

Helen mengerutkan dahinya. ''Memperbaiki diri gimana maksudnya?''

''Ada deh'' sahut Velo.

''Ck, gak jelas'' decak Helen, membuat Velo tersenyum.

Sedangkan Hana yang sedang menunggu Velo di dalam kelas, langsung menggertakkan giginya saat melihat berita panas di forum HSI.

"Sialan, kenapa Helen bisa berangkat bareng Velo, gue yakin pasti Helen yang maksa Velo untuk jemput dia" batin Hana marah, dia tidak berani meluapkan amarahnya, karna kondisi kelas saat ini lumayan ramai, citranya sebagai gadis lemah lembut tidak boleh sampai tercoreng.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!