NovelToon NovelToon
Junior Sandreas

Junior Sandreas

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wichan

Penerus Sandreas yang akan mewarisi semua kekayaan dan juga kekuasaan pada dunia. Kisah ini menceritakan sosok Kenzo Sandreas sebagai pewaris perusahaan Sandreas. Dan Krissta Sandreas sebagai anak tunggal Jack Sandreas. Perjalanan kedua peran ini berbeda untuk menghadapi kehidupan mereka di mulai dari Kenzo yang akan meneruskan perusahaan Sandreas dan Kriss akan menjadi orang biasa di sebuah sekolah khusus.

Kenzo dan Kriss memutuskan untuk menutupi identitas Kriss sebagai keluarga Sandreas di dalam sekolah dengan nama Kriss saja. Semua itu bisa dilakukan karena sang pemilik yayasan adalah keluarga dari pihak Caca.

Bella yang lebih memilih terjun di dunia publik sebagai artis ternama tapi menutupi diri dari status putri tunggal grup Sandreas.

Ketiga penerus Sandreas ini akan mengkisahkan kisahnya masing-masih baik kehidupan dan percintaan yang di bantu dengan generasi lainnya.


Kisah perjalanan hidup mereka akan segera dimulai termasuk kisah cinta mereka. Novel ini adalah kelanjutan dari I Love You Mr.Mafia.

Novel yang lebih memperlihatkan kisah Junior Sandreas yang akan memerankannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wichan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Target Cinta

Kejadian malam itu benar-benar tidak disengaja dan tanpa disadari oleh Bella. Bella saat itu benar-benar tidak sadarkan diri, dirinya mengigau mengingat bunda dan daddy nya. Ciuman tanpa sengaja yang terjadi di dalam kamar pasien membuat jantung Feng berdetak sangat cepat.

Seakan-akan waktu berhenti ketika kejadian tersebut. Ekspresi yang di tampilkan wajah Feng benar-benar terkejut dan tidak bisa menghindari jeratan Bella dengan mata tertutup Bella dan bibir Bella yang menempel pada bibir Feng. Feng mencoba untuk melepaskan bibir Bella dari bibirnya tapi Bella semakin memeluk tubuh Feng dengan erat. Feng benar-benar tidak bisa menghindari hal tersebut.

Selama 30 detik bibir mereka saling menyatu dan kemudian Bella membuka matanya dan melepaskan pelukannya. Bella hanya membuka matanya sebentar saja lalu membaringkan tubuhnya kembali diatas bantal. Feng yang merasa terbebas segera meninggalkan kamar di mana Bella dirawat. Feng berjalan dengan cepat ke arah ruangannya.

Feng mengambil gelas dan mengisinya dengan air mineral untuk menenangkan dirinya. Feng yang berkeringat dingin duduk di kursinya lalu meminum air mineral yang sudah diambilnya. Nafas yang tidak teratur dan jantung yang berdetak dengan cepat membuat Feng benar-benar tidak karuan. Feng mengingat kembali kejadian yang telah terjadi dan terus mengingatnya hingga insomnia yang dialaminya semakin parah.

Malam ini menjadi malam yang berat bagi Feng karena ia harus begadang atas apa yang terjadi di pada dirinya. Feng memang memiliki insomnia yang sering kambuh jika terlalu banyak pikiran. Dia telah membatasi dirinya untuk tidak mengkonsumsi obat tidur secara berlebihan karena hal itu tidak baik bagi tubuhnya.

Karena tidak bisa tidur, bank memutuskan untuk melanjutkan riset yang sedang ditanganinya. Yang menghabiskan waktu malam ini dengan banyak membaca artikel jurnal yang berkaitan dengan penelitiannya dan juga membaca beberapa buku kedokteran yang memiliki subjek sesuai dengan penelitiannya.

Sedangkan di kamar Bella, Bella kembali tidur nyenyak dalam tidurnya. Tidak berapa lama dari kejadian itu, asisten Bella masuk ke dalam kamarnya dan menjaga bela kembali.

"Apakah tadi ada pemeriksaan malam hari untuk pasien?" Ucap Melly saat melihat ada map yang tertinggal di tempat tidur Bella.

Merry mengambil map tersebut dan meletakkannya di meja samping tempat tidur Bella. Melly mengecek keadaan Bella yang belum sadarkan diri dan ia merasa bahwa mungkin efek obatnya masih sedang bekerja. Melly melanjutkan membaca majalah yang berada di dekat sofa untuk menjaga Bella sepanjang waktu. Namun, waktu sudah menunjukkan tengah malam dan Melly merasa lelah kemudian tertidur di sofa.

Keesokan harinya, Bella terbangun dari tidurnya dan melihat keadaan sekitar.

"Apakah aku dirumah sakit?" Tanya Bella dalam hatinya.

"Apakah tadi malam aku sedang bermimpi mencium seorang pangeran tampan berjuba jas kedokteran?" Ucap Bella dalam hatinya mengingat kejadian tadi malam.

Saat Bella melihat sekitar dan melihat ada map yang sama seperti dalam mimpinya. Bella segera turun dari tempat tidur untuk mengambil map tersebut. Memastikan apakah itu hanya mimpi atau kenyataan. Bella berdiri dan sedang memikirkannya, kemudian Marry terbangun dan menyapa Bella.

"Kapan nona sadar? Maaf tadi malam aku ketiduran dan tidak menjaga nona dengan baik." Ucap Melly.

"Tidak apa-apa, bisakah aku bertanya kepadamu tentang sesuatu?" tanya Bella kepada Melly.

"Apa yang ingin anda tanyakan nona?" tanya Melly kepada Bella.

"Apakah kau ada meninggalkanku di dalam ruangan sendirian?" tanya Bella.

" Ada nona sekitar 30 menit saja karena saat itu saya saya sedang kelaparan. saya pergi ke kantin rumah sakit untuk mengisi perut lalu segera kembali ke kamar anda." Jawab Melly dengan jujur.

"Siapa yang menangani ku? Apakah dokter tampan dan masih muda?" tanya Bella yang kembali duduk di atas ranjangnya.

"Sepertinya begitu nona karena apa yang saya lihat di rumah sakit ini bahwa ada seorang dokter yang sangat populer karena ketampanan dan sifatnya yang dingin kepada semua orang namun sangat jenius di bidangnya." Jawab Melly.

"Oh." Jawab Bella dengan tersenyum.

"Ada apa nona?" Tanya Melly kepada Bella.

Melly yang belum mendapatkan jawaban dari Bella, tiba-tiba dokter Feng masuk ke dalam kamar Bella dan memeriksa keadaannya. Saat itu dokter Feng bersama dengan suster yang mendampinginya untuk memeriksa seluruh pasien yang ditanganinya termasuk adalah Bella yang sebagai pasien dirinya.

Saat Feng memasuki kamar pasien yang dihuni oleh Bella dengan penampilan menggunakan masker sehingga wajahnya tidak terlihat oleh Bella. Feng membuka gorden jendela sehingga cahaya matahari menyinari wajahnya. Saat itu juga bela memperhatikan wajah Feng yang ditutupi oleh masker tersebut, Bella lebih memperhatikan mata yang ada di wajah Feng.

"Tidak salah lagi mata itu adalah mata yang aku lihat tadi malam." Ucap Bella dalam hatinya ketika memperhatikan Feng yang membuka jendela.

"Tatapan mata yang menyembunyikan kebencian, kesepian dan juga ambisius yang ada pada dirinya. Aku sudah memutuskan bahwa kau akan menjadi target cintaku. Tatapan itu sama seperti Abang Kenzo dan juga Kriss, hanya bedanya tatapan itu tidak mencerminkan kesepian." Jawab Bella dalam hatinya sendiri.

Suster yang mendampingi Bella memeriksa alat infus yang digunakan oleh Bella apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Feng mendekati ke arah Bella untuk memeriksa keadaannya apakah racun yang diakibatkan oleh ubur-ubur sudah hilang sepenuhnya. Stetoskop yang berada di leher Feng diarahkan ke jantung bela untuk memeriksa denyut jantungnya. Bella sejak tadi hanya memperhatikan gerak-gerik yang dilakukan oleh Feng terhadap dirinya.

Wajah Feng mengarah ke suster yang mendampinginya dan suster tersebut memberikan hasil pemeriksaannya bahwa infusnya baik-baik saja dan sudah diganti. Feng sama sekali tidak mengeluarkan suaranya hanya memberikan kode kepada suster tersebut.

"Nona maaf jika saya harus menaikkan kain celana anda karena untuk diperiksa oleh dokter Feng." Ucap suster kepada Bella dan saat itu suster menaikkan kain celana Bella untuk memperlihatkan bekas sengatan ubur-ubur.

Bella hanya diam saja dan terus memperhatikan Feng. Sedangkan Feng melakukan tugasnya dengan lembut memeriksa bekas sengatan ubur-ubur yang berada di di betis Bella. Sengatan itu masih meninggalkan bekas berwarna merah dan menurut Bella itu sangat gatal. yang mengarahkan wajahnya kepada Bella untuk memastikan apakah sengatan itu masih sakit ketika dipegang atau ada rasa yang yang dirasakan oleh Bella saat ini.

"Gatal dan perih." Jawab Bella.

"Apakah masih terasa pusing?" tanya Feng.

"Saat ini sudah tidak ada lagi rasa pusing tapi entah beberapa jam yang akan datang." Jawab Bella.

"Dokter, kapan nona Bella bisa keluar dari rumah sakit ini?" tanya Melly kepada dokter Feng.

"Kau akan diberikan obat kepada suster setelah sarapan pagi. Teratur lah meminum obatnya pagi, siang dan sebelum tidur. Dan istirahat yang cukup, hal itu akan mempercepat penyembuhan mu. Sekitar 3 hari perawatan di rumah sakit ini kau sudah bisa kembali ke rumah." Jawab Feng.

1
Aya Vivemyangel
Q emang lupa gmn cerita di novel i lope u mr.mafia krn dah luammmaaaaaaaaa bgt bacay , tp baca ini jd mikir ,, laahh gmn dgn si caca ini dl dnovel awal gmn kok kyk g ngrti apa" gt ,
Mgkn emang gini y ceritay 😂😂 maap thor cmn komen aja 😁😁
Lanjut baca deh 🙏
lady daisy
riki ke rom thor, tlng lah thor jgn typo
lady daisy
caca ke bella thor, tlng jgn typo thor
Pak Etek
author maaf y, ceritanya satu satu aja, jg barengan, kelasnya kriss pagi hari, ceritanya barengan dg masuknya Bella ke RS pada malam hari
bellariusnovella
urm..smpai sini,bnyk skali kslhn ejaan...bisa d prbaiki lgi ya..
Andriani
semangat
Wichan606
semangat nulis ya Wil 😂
Lilian
👍👍👍
Denniza
Emangnya KENZO lg ngorder mknan thoooorrrr..mkanya hrs telponan ma gojek?!?
Aurora Almera
woww ceritanya seru dan bagus kakak
Anonim
ada gak sesi ke 3 ya hahha
Elin Elin jenong
zafira anak'a richad kya'a
Elin Elin jenong
kaya ny murid nya copra itu c kris🤭
Elin Elin jenong
biarkan feng skrg yg ngejar2 bela💪
Elin Elin jenong
aku lebih suka cerita belaa😉
Elin Elin jenong
apakan zafira anak'a richad🤔
Anonim
sambung y bgus juga
Wichan606
ok
pembaca dalam hati
berharap kisah krisss dilanjut
pembaca dalam hati
WKWKWKW terlalu baik juga enga baik brayy ga semua org yg dibaikin bakalan tau diri oke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!