NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Misteri / Horor
Popularitas:81.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Sedikit perhatian

Suasana agensi Purnama semakin tidak karuan saja karena saat ini memang para member telah terpecah belah dan mereka memiliki pikiran tersendiri, tidak ada yang bisa memahami pikiran mereka masing-masing karena sekarang telah memiliki tersangka dan tidak ingin bergerombol terlalu dekat agar nanti tidak terjadi permasalahan yang jauh lebih serius lagi.

Semua ini tentu saja karena ulah dari siluman Berduri itu sehingga tidak ada yang saling percaya satu sama lain untuk mengungkap Siapa yang telah membuat masalah, semua masih menjadi teka-teki bisu dan tidak ada yang bisa menjawab teka-teki tersebut sehingga mereka masih kebingungan dan tidak tahu harus bagaimana.

Arya terdiam sendirian karena dia telah menemukan bau amis dari siluman yang ada di dalam Rawa itu sehingga dia memilih untuk tetap diam dan mencari tahu sendiri, sebab bila memang ada penghianat di dalam agensi maka itu akan menjadi masalah ketika dia menceritakan semua kepada yang ada di sana.

Bahkan Arya saja sama sekali tidak bercerita kepada Purnama tentang apa yang telah dia cium dari air berlendir itu, Entah kenapa Arya merasa ragu untuk menceritakan masalah tersebut karena terlihat jelas bahwa saat ini Purnama terus memihak di Bagaskara dan menuduh bahwa siluman ular Ungu bisa saja menjadi tersangka yang telah membuat Desa ini gempar.

Jalak adalah tersangka utama dalam misi kali ini sehingga semuanya terdiam karena ada yang percaya namun ada juga yang masih merasa ragu, sebagian yang percaya itu karena mereka dulu juga tahu bahwa siluman ular Ungu memiliki masa yang begitu kelam dan juga jahat sehingga bisa saja dia kembali lagi.

''Kau juga merasa ragu dengan Kekasihku?'' Arini muncul dan bertanya langsung kepada Pangeran ular ini.

Arya menggeleng pelan ketika tangan dia menyentuh berlendir seperti air liur namun dia juga tidak tahu itu tadi apa, cepat Arya bangkit berdiri untuk memastikan dan ternyata itu memang sesuatu seperti tapak kaki.

''Itu tapak kaki siapa?'' Arini bertanya karena dia juga melihat itu.

''Lendir ini berbau sama seperti yang telah aku cium kala itu.'' Arya yakin dengan aroma yang dia dapat.

''Lalu maksud kau ini sekarang dia adalah penunggu? dia datang ke sini!'' Arini semakin merasa kaget tidak karuan.

''Bisa saja dia datang bukan karena ingin berkunjung tapi dia memang penghuni agensi ini.'' Arya berkata dengan sangat yakin.

Arini menatap Arya karena dia juga tidak tahu Apakah Pangeran ular ini ada di pihak ratu ular atau Dia memiliki tersangka sendiri, dalam situasi seperti ini maka semua memang terasa begitu rumit dan menegangkan sehingga mereka tidak bisa bersikap sembarangan untuk mengambil keputusan yang ada.

''Ini memang bau lendir ular.'' Arini juga tahu bahwa itu adalah aroma yang sangat familiar.

''Ya memang pelaku dari Ini semua adalah ular.'' Arya berkata dengan sangat tegas.

''Kau seperti sedang merasa Curiga dengan seseorang?'' Arini menatap Pangeran ular itu.

Arya menggeleng karena tidak mungkin pula dia mau mengatakan kepada Arini bahwa Sebenarnya dia memang telah memiliki kecurigaan tersendiri, bukan kepada Bagaskara atau pun kepada ular Ungu Karena firasat dia malah mengatakan ini terhadap orang lain sehingga dia juga bingung kenapa bisa memiliki perasaan seperti itu di dalam hati ini.

Arini yang melihat Arya diam saja maka dia tidak memutuskan terus bertanya karena mungkin saja firasat itu masih tersimpan di dalam hati pria itu, mau mendesak juga tidak mungkin karena bisa saja Arya merasa curiga dengan Arini sehingga dia memutuskan untuk tetap diam dan mencari tahu masalah itu sampai dapat.

''Arah utara.'' Arya berkata pelan.

''Arah utara tidak ada yang menghuni, Jalan arah selatan dan Bagas arah timur.'' ujar Arini.

''Kau benar, justru yang menghuni arah utara adalah gadis itu.'' Arya berkata dengan serius dan serta memiliki rasa kecewa.

''Nefertari?!'' Arini kaget karena ada memang member baru di agensi mereka yang berasal dari laut dalam arah utara.

''Entah itu ulah dia atau ulah saudara dia yang lain namun yang jelas kita harus menyelidiki terlebih dahulu.'' Arya berkata pelan karena dia juga masih belum yakin.

''Kan Nefertari itu bukan ular, Ar.'' bantah Arini kembali karena dia memang bukan seorang ular.

Arya terdiam karena dia juga tidak tahu harus bagaimana untuk menghadapi situasi yang ada di depan mata itu, terlalu banyak yang harus dia curigai kepada orang-orang di sini sehingga bingung juga harus bagaimana untuk menangani masalah yang ada agar permasalahan tersebut bisa segera selesai tanpa harus menuduh orang sembarangan.

"Entah lah." Arya berlalu pergi begitu saja karena dia pun tidak tahu harus berkata apa.

''Kasian juga aku melihat Arya, padahal sebelumnya aku berharap dia bisa bersama dengan gadis itu tapi malah sekarang berakhir dengan cara seperti ini.'' Arini berkata dengan hati lemas.

Arya sendiri segera meninggalkan kawasan tersebut karena dia tidak mau bila sampai perasaan yang ada di dalam hati ini semakin menjadi saja, Jujur saja selama beberapa hari belakangan dia memang telah menyimpan perasaan yang cukup aneh di dalam hati ini namun Berusaha tetap dia kontrol agar tidak semakin kemana-mana, dan ternyata sekarang malah terjadi lagi hal seperti ini di depan mata.

''Kamu mau kemana?'' Arya menegur langkah Nefertari yang ada di depan mata dia.

''Em?'' Nefertari agak kaget karena dia juga sedang sibuk mencari tahu apa yang telah terjadi.

''Aku ingin berbicara dengan dirimu sedikit.'' Arya mendekat dan mengajak Gadis itu Berbicara masalah yang telah terjadi saat ini.

''Kok wajah Dia sangat galak seperti itu sehingga membuat aku merasa tidak tenang.'' batin gadis ini di dalam hati.

''Kau berasal dari laut utara kan?'' tanya Arya sambil menatap dengan pandangan begitu tajam.

''Benar.'' Nefertari kembali mengangguk.

''Apa saja yang ada di dalam laut utara itu? Apakah iblis yang ada di dalam sana juga bermacam-macam?'' Arya bertanya tak berkedip dari wajah Nefertari.

''Tidak, kami hanya ada satu macam saja dan itu semua seperti manusia sehingga kami terlihat tidak ada berbeda dari manusia itu.'' jujur Nefertari.

''Benarkah? Apakah tidak ada jenis ular yang masuk ke dalam laut utara juga!'' Arya agak tidak percaya dengan hal itu.

Nefertari menggeleng dengan sangat yakin karena memang tidak ada ular yang seperti itu di dalam laut utara sana, mereka sama seperti manusia lain sehingga tidak mungkin bila ada jenis iblis yang bisa masuk ke dalam laut utara untuk menyebabkan masalah atau bahkan menetap di laut itu.

''Kau merasa curiga bahwa siluman ular yang ada di Rawa itu berasal dari laut aku?'' Nefertari sudah tahu arah tujuan Arya.

''Dalam keadaan seperti ini maka curiga itu bukan masalah besar karena aku juga masih berusaha mencari tahu.'' Arya tidak menutupi fakta bahwa dia memang merasa curiga.

''Padaku juga?'' Nefertari bertanya dengan suara yang sangat lembut.

''Aku tidak menyangkal karena memang kau adalah member baru sehingga siapa saja bisa curiga kepada dirimu, saran dari aku sekarang Maka jangan menimbulkan sikap yang tidak biasa.'' Arya berkata demikian dan sambil bangkit berdiri.

Nefertari yang Mendengar hal itu tentu saja menjadi tersenyum kecil walau Arya merasa curiga kepada dia namun Setidaknya masih ada sedikit perhatian dari duda berkarat itu, sebagai seorang gadis maka perhatian sekecil itu saja sudah mampu membuat dirinya merasa sangat tenang dan juga bahagia sekali.

Selamat pagi, hari ini Author nggak bisa update banyak karena ada salah satu keluarga yang meninggal ya.

1
Ayuk Witanto
kenapa iblis ini ngincar keluarga Bu ita
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Eli Rahma
lanjuut
Nurr Tika
mga ja da member purnama yg datang menolong mereka
Nurr Tika
lanjut
Nurr Tika
nasib kanigara kaya arya dan purnama dulu ga di akui oleh ibunya
Nureliya Yajid
lanjut
Nureliya Yajid
lanjutkan
vania larasati
lanjut kak
Tri Lestari
bawa ke lembah dulu put si mel mel da
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
terluka aja masih bisa keliling cari mangsa ..luar biasa ular buruk rupa ini 🤣
Ayuk Witanto
bikin gregetan si Melda....awas ya kalau ketahuan.kamu bakal di masukan ke lembah Kematian
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
luka koyak selebar itu dan si Melda tetap hidup luar biasa ...pasti ada andil iblis lain kan
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
wkwk suek berarti kau ular buluk dapet ibu kaya Melda 🤣...kasian aduh kasian
Fanita Aini
kira kira, Kanigara ini bisa nggak ya jadi iblis baik seperti Dewa iblis waktu dulu yang pernah jadi Iblis jahat tapi berubah menjadi iblis yang baik di saat sudah mendapatkan teman-teman dan keluarga yang baik seperti di agensi Purnama? mudah-mudahan bisa lah ya
Betri Betmawati
anak setan itu dh bikin ulah lagi itu
Pur cepet datang itu buk Ita Sama anak nya dalam bahaya
jeakawa loving❤️
edan kamu gara,minimal sembuh dulu atuh baru bergerak lagi,itu pinggang gimana pula lah kau🤔
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
selamat siang kak thor
nahh kan udah cari mangsa lagi kanigara, cari perkara mulu perasaan bikin hiiih gemes, kak thor kanigara ini udah besar atau masih kecil anak-anak begitu?
Betri Betmawati
anak nya keluar dari perut mka perut nya garis2 gitu atau dari pusat nya,
jeakawa loving❤️
wah makin penasaran ja siapa bapaknya gara🤔siluman gelap celup langsung otw 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!