NovelToon NovelToon
Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​"Jangan pernah jatuh cinta padaku, karena kontrak ini tidak menyertakan perasaan," itulah aturan nomor satu yang ditulis oleh Arga Dirgantara untuk istrinya.

​Selama dua tahun, Keysa hidup dalam bayang-bayang. Sebagai istri kontrak, ia adalah asisten yang tak terlihat, tameng perusahaan, dan sosok yang paling dibenci Arga karena dianggap sebagai penghalang kebahagiaan pria itu dengan wanita lain. Keysa sudah siap untuk menyerahkan surat cerai dan pergi selamanya.

​Namun, takdir punya rencana lain. Sebuah kecelakaan fatal menghapus memori Arga selama tiga tahun terakhir.

​Saat pria itu membuka mata, ia tidak lagi melihat Keysa sebagai 'istri kontrak' yang menyebalkan. Ia melihat seorang wanita yang dingin, cerdas, efisien, dan memiliki tatapan tajam yang membuat jantungnya berdebar tanpa alasan.

​"Siapa kau sebenarnya?" tanya Arga dengan nada posesif. "Dan kenapa setiap kali aku melihatmu, aku merasa aku adalah orang paling bodoh karena pernah membiarkanmu menangis?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​Bab 27: Kartu Truf di Meja Makan

​"Kirimkan sekarang. Aku akan mengurus sisanya," balas Keysa dingin, lalu memutuskan sambungan telepon sepihak.

​Keysa berjalan cepat menuju lemari pakaiannya. Di balik tumpukan kotak sepatu, ia menyimpan sebuah mesin cetak portabel berukuran kecil. Tak lama kemudian, b yukenda itu langsung berdengung pelan saat menerima kiriman berkas dari ponsel rahasianya. Dua lembar kertas putih keluar dari celah mesin.

​Mata Keysa menyapu deretan kalimat hukum di kertas tersebut. Semuanya tersusun sangat rapi dan menjebak. Judul besarnya tertulis sebagai 'Persetujuan Evaluasi Kesehatan Rutin Eksekutif', namun di sudut kanan bawah terdapat logo kecil dari lembaga psikiatri rujukan Pengadilan Negeri Jakarta. Jika surat ini ditandatangani, Arga secara hukum mengakui dirinya sangat waras, stabil, dan siap digugat cerai tanpa halangan dari rekam medis kecelakaannya.

​Keysa mengambil map biru tebal dari tas kerjanya. Ia menyisipkan dua lembar dokumen maut itu tepat di tengah-tengah tumpukan berkas persetujuan pengadaan barang dan laporan keuangan divisi pemasaran. Ini adalah taktik kamuflase dasar yang sangat brilian. Laki-laki itu pasti akan kelelahan membaca deretan angka triliunan rupiah dan menandatangani lembar sisanya secara otomatis tanpa banyak bertanya.

​Setelah merapikan kemejanya dan memastikan wajahnya kembali datar tanpa ekspresi, Keysa melangkah keluar kamar.

​Aroma roti panggang dan mentega langsung menyambut indra penciumannya. Arga sedang duduk santai di kursi meja makan kayu mereka. Laki-laki itu memakai kaus polo hitam, terlihat segar setelah mandi. Di atas meja sudah tersaji dua piring berisi roti panggang isi telur dan daging asap, lengkap dengan dua cangkir teh hangat yang asapnya masih mengepul.

​"Duduklah. Aku memesan sarapan ini dari restoran di lantai bawah apartemen. Tenang saja, rasanya sangat aman untuk perutmu," ucap Arga menyapa lebih dulu. Laki-laki itu menatap Keysa dengan tatapan lembut yang kembali membuat dada Keysa berdesir aneh.

​Keysa menarik kursi tepat di seberang suaminya. Ia sama sekali tidak menyentuh piring sarapannya. Perempuan itu justru meletakkan map biru tebal yang ia bawa tepat di sebelah cangkir teh Arga.

​"Makanlah nanti. Ada beberapa dokumen kantor yang harus kamu tanda tangani pagi ini juga," perintah Keysa datar. "Pihak vendor pengadaan material proyek butuh kepastian dana sebelum jam sepuluh."

​Arga menghela napas pendek. Ia menyesap teh hangatnya perlahan, membiarkan aroma teh menenangkan urat sarafnya. "Kita sedang berada di rumah, Keysa. Kamu baru saja sembuh dari demam tinggi. Bisakah kita menunda urusan pekerjaan setidaknya sampai piring ini kosong? Berhenti bersikap seperti robot pekerja sebentar saja."

​"Dunia bisnis tidak akan berhenti berputar hanya karena asisten CEO-nya sedang sakit demam," balas Keysa tajam. Tembok esnya sudah kembali utuh. "Tanda tangani sekarang, Arga. Kurir kantor sudah menunggunya di lobi bawah apartemen kita. Ini menyangkut pergerakan proyek bernilai ratusan miliar."

​Melihat keras kepalanya sang istri, Arga akhirnya mengalah. Laki-laki itu meraih pulpen perak mahal dari saku celananya. Ia membuka map biru tersebut dan mulai membaca halaman pertama. Matanya bergerak cepat menyapu deretan angka pengeluaran dari divisi pemasaran. Insting bisnisnya masih sangat tajam. Setelah merasa tidak ada kejanggalan dalam hitungan anggaran, Arga membubuhkan tanda tangannya yang tegas di sudut kertas.

​Keysa duduk diam memperhatikan setiap gerakan tangan suaminya. Wajahnya sedingin bongkahan es, matanya menatap lurus ke depan, namun jantungnya berdetak sangat kencang menabrak tulang rusuk.

​Arga membalik halaman kedua, ketiga, dan keempat. Laki-laki itu menandatangani berkas-berkas tersebut dengan ritme yang stabil dan monoton. Kepercayaan Arga pada Keysa terkait urusan operasional perusahaan memang luar biasa besar. Ia tahu persis istrinya adalah tameng pelindung paling tangguh untuk urusan administrasi Alvandra Group.

​Kertas kelima terbuka.

​Itu dia. Dokumen evaluasi medis yang dirancang khusus oleh Harris.

​Keysa menahan napasnya secara tidak sadar. Tangannya yang bertumpu di atas paha meremas kain celananya sendiri kuat-kuat. Sedikit lagi. Hanya butuh satu goresan tinta dari pulpen perak itu, dan jalan keluar menuju kebebasannya akan terbuka sangat lebar. Ia akan terbebas dari pernikahan beracun ini.

​Arga melirik sekilas ke arah judul dokumen tersebut. 'Persetujuan Evaluasi Kesehatan Rutin Eksekutif'.

​"Evaluasi kesehatan?" gumam Arga pelan, dahinya sedikit berkerut membaca deretan paragraf awal. "Sejak kapan divisi sumber daya manusia meminta persetujuan langsung dariku untuk jadwal pemeriksaan rutin? Biasanya pihak rumah sakit yang datang langsung ke kantor tanpa persetujuan formal seperti ini."

​"Itu prosedur baru pasca kecelakaanmu," jawab Keysa cepat. Suaranya sangat tenang, mekanis, dan terkontrol tanpa nada gugup sama sekali. "Komisaris dewan direksi butuh jaminan hitam di atas putih bahwa kesehatan fisikmu akan terus dipantau oleh dokter perusahaan setiap bulan. Kamu hanya perlu menandatangani bagian bawahnya sebagai bentuk persetujuan."

​Arga mengangguk pelan. Penjelasan istrinya terdengar sangat masuk akal dan rasional. Dewan direksi yang dipimpin oleh barisan paman-pamannya memang selalu mencari celah untuk meragukan kemampuannya memimpin setelah insiden kecelakaan lalu lintas tersebut.

​Laki-laki itu menurunkan pulpen peraknya, bersiap menggoreskan tanda tangan di atas garis hitam yang sudah disediakan. Ujung pena itu bahkan sudah menyentuh permukaan kertas putih tersebut, bersiap membuat lengkungan huruf pertama.

​Satu detik berlalu.

​Tiba-tiba, gerakan tangan Arga berhenti total.

​Insting pemangsa puncak yang bersemayam kuat di dalam darahnya mendadak berteriak memberikan peringatan bahaya tingkat tinggi. Ada sesuatu yang janggal dari susunan tata letak kalimat di kertas ini. Arga menarik kembali pulpennya dari atas kertas. Matanya yang tajam bak elang menyipit, menelusuri ulang seluruh isi dokumen itu dengan tingkat ketelitian yang luar biasa mengerikan.

​Tatapan Arga tidak lagi fokus pada isi tulisan persetujuan, melainkan pada logo-logo kecil dan cap bayangan yang tercetak samar di kertas tersebut. Pandangannya bergerak turun ke sudut kanan bawah, bergeser tepat di sebelah kolom tanda tangannya.

​Sebuah logo timbangan keadilan berukuran kecil beserta nama klinik psikiatri yang menjadi rujukan resmi pengadilan negeri tercetak samar namun sangat jelas di sana.

​Keheningan yang mencekik leher seketika turun menyelimuti ruang makan apartemen mewah itu. Udara pagi yang hangat terasa membeku.

​Arga mengangkat wajahnya perlahan. Rona hangat, senyum santai, dan tatapan lembut yang sejak semalam menghiasi wajahnya lenyap tak berbekas dalam hitungan detik. Semua itu digantikan oleh kilat kemarahan yang luar biasa gelap, buas, dan sangat berbahaya. Rahang laki-laki itu mengeras kaku hingga urat lehernya terlihat menonjol jelas menahan amarah yang meledak.

​Keysa menelan ludah kasar. Tembok pertahanannya bergetar hebat melihat perubahan wujud suaminya secara langsung. Laki-laki di depannya ini bukan lagi Arga yang memasak bubur gagal atau mengompres dahinya semalaman suntuk. Ini adalah wujud asli CEO Alvandra Group yang sangat kejam, tiran, dan sama sekali tidak bisa ditipu oleh tipu daya murahan.

​Arga menatap lurus menembus bola mata cokelat Keysa. Laki-laki itu mengangkat pulpen peraknya tinggi-tinggi di udara.

​Brak!

​Arga membanting pulpen perak tersebut ke atas piring keramik di depannya dengan kekuatan penuh. Piring berisi roti panggang itu retak terbelah menjadi dua bagian. Bunyi bantingan barang keras itu memekakkan telinga, menggema ke seluruh penjuru ruangan.

​"Kau mencoba menjebakku untuk menyerahkan status kesehatan dan kewarasanku sendiri ke pengadilan agar kau bisa lari dariku?!"

1
ElHi
trus kalo si Keysa sekeras buyutnya baja..lha Kon melumer dikitt aja buat Arga??? kok kyknya mustahilll🙈🙈😱😱
ElHi: buyutnya baja = mbahnya baja....baja msh kurang keras LG itu si Keysa karakternya. "Kon" typo...hrs nya Kpn...gitcuuh kakak🙈🤣
total 2 replies
Popy Ana
wooww luar biasa.. kira kira Gimana ni kelanjutan mereka berdua perang dingin atau perang panas ni...
Popy Ana
ayo key semangat, buktikan kamu wanita tangguh yg tidak akan hancur.. meskipun sering di lukai kamu tetep berdiri kokoh sekeras karang di lautan 🤭😁
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
perang baru saja di mulai 😏😏
Popy Ana
Keysa otw mengguncang dunia bisnis 🤭🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Bastian kamu nyari perkara aja 😏😏
Popy Ana
o, jadi berubah haluan cara Arga untuk mendapatkan Keysa lagi.. tidak dengan menahan tapi melepaskan nya untuk di kejar 🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
saya yakin pasti itu Keysa 🤗🤗
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ayo tunjukan Arga kl kamu sdh berubah dan layak berdiri di samping Keysa 💪💪
Popy Ana
👏👏👏 Akhirnya si monster balik.. lanjut Arga babat habis semua orang orang licik itu..
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bersihkan semua yg sdh jahat pd Keysa sejak dulu Arga kl kamu mau memperbaiki semuanya 😏😏
Savana Liora
sabar
Popy Ana
duh ini keposesifan Arga yg pertama setelah sembuh dari lupa ingatan Nya..
semoga Arga bisa meluluhkan hati Keysa walaupun harus menunggu waktu yg lama..
Popy Ana
sungguh dramatis sekali Arga nasibmu sudah bercerai kamu baru ingat semua masalalumu.. dan itu sangat baik untuk Keysa..
Popy Ana
ciyus arga gak mau ngamok dulu minimal banting kursi lah 😁🤣🤣
Popy Ana
aku mau nangis loh sumpah 🤭
Popy Ana: ini karma untuk Arga ya Thor 🤭
total 2 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Ratna liat anak sakit di rawat bkn tanya apa yg sakit ke Arga malah ngehina dan ngerendahin Keysa trus malah mau jodohin Arga lg 😏😏 ampun dah ada ya ibu seperti Ratna gak ada khawatir"nya sama anak sendiri 😏😏 skrng Arga pasti lbh dingin dan kejam deh sama orang tp dia akan lembut sama Keysa tp perjuangan Arga gak akan mdh buat bisa balik lg sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd pengen th kekejaman apa aja yg tlh Arga lakukan sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah skrng waktunya Arga berjuang buat luluhin hati Keysa secara benar bkn karna hilang ingatan atau ego semata karna sejujurnya dr awal saya setuju kl Keysa berjodoh dngn Arga karna mereka cocok cuma saya gak mau Keysa di perlakukan seperti itu oleh Arga jd Arga hrs di kasih pelajaran dulu Thor biar dia th arti kehilangan seorang yg benar" dia cintai dan arti penyesalan yg meruntuhkan semua egonya karna seorang Keysa 😏😏 jd nanti kl bisa Arga dan Keysa di persatukan lg tp jngn skrng karna kita jg hrs liat perjuangan Arga buat dapetin Keysa lg 😉😉
Savana Liora: belum tau ya kak. kita lihat saja nanti kemana ketikan othor membawa mereka
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah Arga skrng kamu thkan kenapa Keysa kekeh pengen pergi dr kamu skrng nikmatilah penyesalan mu karna ditinggal Keysa pergi 😏😏
Savana Liora: iya makasih ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!