NovelToon NovelToon
Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Showbiz / Reinkarnasi
Popularitas:538
Nilai: 5
Nama Author: ILikeAll9

Pernah gak sih kamu lagi enak enaknya tidur, eh bangun bangun malah pindah dunia. Ini adalah kisah seorang pemuda yang baru saja lulus dari masa SMAnya, dia berusia 18 tahun, namanya Ethan Lucifer.

Dia anak yang hidup sederhana bersama orang tuanya, Ayahnya bekerja di bengkel, Ibunya bekerja di warung kecil depan rumah mereka. Alias warung mereka sendiri, warungnya berupa warung makanan.

Ethan kadang akan membantu orang tuanya berjualan, dia juga memiliki adik perempuan yang saat ini baru duduk di kelas satu SMP, dan adik laki laki yang baru masuk SD tahun ini. Keluarga mereka beranggotakan 5 orang, dan selalu harmonis.

Pesan Author: Mungkin sebagian akan berbeda dari awal alur, tapi semoga tetap bisa menikmatinya, karena di karya ini terdapat bantuan dari Ai, mohon dimaklumi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ILikeAll9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C027: Fanclub Alfian & Fanclub Rafaello

...Selamat Baca...

POV: Elena Vance & Chloe Moretz

📍 GRAND CENTER MALL - SORE HARI

Langit di luar tampak agak mendung, angin musim semi berhembus pelan membawa udara yang sejuk namun terasa sedikit menyedihkan.

Di dalam Grand Center Mall yang megah, dua orang gadis berjalan dengan langkah yang tak bersemangat.

Elena Vance, seorang gadis berambut cokelat dengan tas kamera besar yang menggantung di bahunya, menatap layar kamera digitalnya dengan wajah datar.

Di sebelahnya, Chloe Moretz, sahabat karibnya, juga terlihat murung sambil memainkan ujung syalnya.

"Chloe..." panggil Elena pelan, suaranya terdengar lelah.

"Hmm?" jawab Chloe singkat, matanya menatap lantai keramik yang mengkilap.

"Beneran deh, aku rasa ini kali terakhir kita bawa kamera buat foto-foto idol ya..." lanjut Elena, menghela napas panjang.

"Aku capek, Chlo. Capek percaya, capek mengagumi, eh ujung-ujungnya di kecewakan. Grup favorit kita bubar cuma karena masalah narkoba... rasanya mimpi kita hancur banget."

Chloe menghentikan langkahnya, menatap sahabatnya dengan mata yang sedikit berkaca-kaca.

"Iya, Len... aku ngerti perasaan kamu. Aku juga kecewa berat banget. Rasanya males banget buka sosmed, males liat foto-foto lama. Kita... kita pensi aja ya jadi fangirl? Mulai hari ini, kita berhenti."

Elena mengangguk pelan, lalu mencoba tersenyum tipis.

"Yaudah, hari ini kita foto pemandangan aja. Foto lampu-lampu mall, foto orang lalu lalang, buat kenang-kenangan terakhir. Abis ini, kita hapus semua koleksi lama dan mulai hidup baru."

Mereka berjalan tanpa tujuan jelas, mencoba memotret ini itu, tapi rasanya semua gambar terasa hambar.

Tidak ada yang menarik, tidak ada yang membuat jantung mereka berdegup kencang seperti dulu.

"Gak ada yang bagus, Chlo..." keluh Elena sambil mematikan kamera sebentar. "Semua biasa aja."

"Tunggu, Len!" tiba-tiba Chloe menarik lengan Elena kuat-kuat, jari telunjuknya menunjuk ke arah tengah atrium mall yang luas.

"Itu... itu ada apaan tuh? Lihat orang-orang pada berkerumun! Pada angkat HP semua!"

Elena mengerutkan kening, lalu ikut mendekat. "Ada acara apa ya? Ayo kita liat sekilas."

Mereka berusaha menerobos kerumunan sampai dapat posisi yang lumayan bagus di barisan depan.

Jantung Elena tiba-tiba berdegup lebih kencang saat musik instrumental yang keras dan epik mulai terdengar menggema di seluruh sudut mall.

DUM... DUM... DUM... 🥁

Tiba-tiba, tujuh orang pemuda tampak berdiri tegak di tengah lingkaran cahaya.

Mereka semua mengenakan jaket kulit hitam, kemeja putih, dan dasi hitam yang membuat mereka terlihat sangat keren dan misterius.

"Heh? Mereka mau apa?" bisik Chloe penasaran.

Detik berikutnya, sosok yang berdiri paling tengah melakukan gerakan cepat melepas maskernya.

Saat wajahnya terlihat jelas...

Mata Elena membelalak lebar, tangannya secara refleks mengangkat kamera besarnya dan CLICK! CLICK! CLICK! tanpa henti.

"Ya Tuhan..." desis Elena tak percaya.

Di hadapannya berdiri seorang pemuda dengan tinggi badan yang sangat menjulang, postur tubuh yang atletis dan tegap, serta wajah yang sangat tampan dengan tatapan mata yang tajam namun dingin.

"Chloe... lihat yang di tengah itu..." bisik Elena gemetar. "Tingginya... gila banget. Posturnya kayak model internasional!"

Itu adalah ALFIAN VALE.

Gerakannya mulai menari, kuat, presisi, dan sangat berkarisma. Setiap kali kamera Elena menangkap momennya, hasilnya selalu sempurna.

Aura yang dipancarkan pria itu begitu kuat hingga membuat Elena terpaku diam.

'Ini... ini apa rasanya? Jantungku berdegup kencang lagi...' batin Elena.

Belum sempat Elena pulih dari keterkejutannya, perhatian Chloe malah tertuju pada sosok lain yang berdiri tidak jauh dari Alfian.

"LEN!!! SAKIT KAH AKU!!!" teriak Chloe pelan sambil mengguncang-guncangkan badan Elena, matanya berbinar-binar bagai bintang.

"LIAT YANG RAMBUT MERAH ITU!!! YANG MATA KUNING ITU!!! YA AMPUN GANTENG BANGET DAN UNIK BANGET WOY!!!"

Itu adalah RAFAELLO ADRIAN.

Rambut merahnya yang cerah kontras sekali dengan kulitnya yang putih, dan matanya yang berwarna kuning keemasan membuatnya terlihat seperti karakter animasi yang hidup. Gerakannya lincah, energik, dan senyumnya sangat menular.

"SUARANYA JUGA BAGUS BANGET LEN!!! AKU MAU FOTO DIA TERUS TERUSAN!!!" teriak Chloe heboh sambil memotret dengan HP-nya tanpa henti.

Saat bagian inti lagu tiba, Alfian maju selangkah, mendekatkan mulutnya ke mic, dan suaranya yang berat, dalam, namun sangat merdu terdengar jelas:

"SHINE...!" 🎶

"GLEKKK..." Elena menelan ludah, bulu kuduknya meremang seluruh badan.

"Suaranya... dalem banget, bikin merinding. Ini anak manusia beneran apa pangeran yang turun ke bumi sih?!"

Penampilan berlanjut sangat sempurna. Mereka menari kompak, bernyanyi dengan energi yang luar biasa.

Terlihat interaksi seru antara Alfian, Lurian, Hans, Calvin, Zein, Kyle, dan tentu saja Rafaello yang sangat ceria.

Saat lagu berakhir, mereka berbaris rapi membentuk huruf S.

MC di samping mereka berteriak, "SIAPAKAH MEREKA?!"

Satu per satu mereka berteriak memperkenalkan diri dengan lantang:

"ALFIAN VALE!" 🖤

"LURIAN DASHYN!" 💙

"RAFAELLO ADRIAN!" ❤️

"HANS LORVEN!" 💜

"CALVIN KLEIN!" 🤍

"ZEIN JAMES!" 💚

"KYLE ANDERSON!" 🖤

"JANGAN LUPA UNTUK MENDUKUNG DAN PILIH KAMI!" teriak mereka sambil menunjuk ke arah kamera dan penonton dengan senyum menawan.

"SHINE THE STAR... TERANGI DUNIAMU! ✨"

Setiap nama dipanggil, penonton bersorak heboh. Elena dan Chloe ikut berteriak tanpa sadar, tangan mereka pegal memegang kamera tapi rasanya bahagia sekali.

Mereka berdua saling berpandangan, wajahnya memerah karena bersemangat, mata mereka berbinar-binar kembali seperti dulu, bahkan lebih terang.

"Chloe..." panggil Elena pelan, tersenyum lebar.

"Iya, Len?" jawab Chloe tak kalah senangnya.

"Sepertinya... Kita tidak jadi mundur menjadi Fangirl ya?"

"HAHAHA IYA BANGET!!!" jawab Chloe serentak sambil tertawa bahagia.

"KITA DAPET BARUAN!!! DAPET YANG LEVEL DEWA!!! GAK BAKALAN NYESEL DEH!"

🏠 KEMBALI KE APARTEMEN

Sepuluh menit kemudian, mereka berdua berlari kecil menuju apartemen kecil yang mereka tempati berdua.

Hati mereka berbunga-bunga, tas kamera terasa ringan meski isinya penuh foto-foto tadi.

Begitu pintu apartemen terbuka, mereka langsung melempar tas, colok kabel kamera ke laptop, dan langsung membuka sosial media dengan jari yang gemetar.

"Cari cepat Chlo! Mereka dari acara apa sih?! Gak mungkin orang biasa punya aura segitu!" seru Elena panas-penasan.

Mereka mengetik kata kunci di pencarian: "Anak tinggi jaket kulit nyanyi di mall", "Rambut merah mata kuning artis".

Dan... TERTEMUKAN!!!

🔝 TRENDING TOPIC 1: SHINE THE STAR FLASH MOB

🔝 TRENDING TOPIC 2: ALFIAN VALE CENTER MATERIAL

🔝 TRENDING TOPIC 3: RAFAELLO UNIQUE VISUAL

"WOOOHOOO!!!" teriak mereka berdua serentak.

Elena langsung membuka akun resmi @ShineTheStar_Official. Ada postingan pengumuman besar yang baru saja diunggah beberapa menit yang lalu:

📢 [PENGUMUMAN RESMI] ✨

MISI SPESIAL: FLASH MOB SURPRISE! 📸

Hari ini kami telah menyebarkan ke 14 titik berbeda di seluruh kota untuk menemui kalian!

📍 Grand Center Mall

📍 Alun-Alun Kota

📍 Stasiun Sentral

📍 Pusat Perbelanjaan Utara & Selatan

📍 Dan banyak titik lainnya...

Apakah kalian beruntung bertemu dengan kami hari ini? 👀

Nantikan penampilan terbaik mereka di Episode Perdana yang akan segera tayang!

#ShineTheStar #SurpriseMission #100Contestants #FindYourStar

"Wah, ternyata mereka keliling kota ya! Beruntung banget kita ketemu di mall!" seru Chloe takjub.

Di bagian komentar, sudah ribuan orang bercerita pengalaman mereka:

💬 @fans_at_station:

"GILA AKU KETEMU DI STASIUN!!! Pas aku lagi nunggu kereta tiba-tiba mereka muncul! Suaranya live enak parah, gerakannya kompak banget! Langsung jadi fans dadakan!!! Tim Beta keren abis!!!"

💬 @city_square_girl:

"Aku lihat di Mall! Yang namanya Hans Lorven sama Lurian Dashyn itu visualnya bener-bener kayak keluar dari komik! Gak nyangka ada acara sekeren ini di negara kita! Langsung subscribe channelnya!"

💬 @shopper_love:

"Di Mall juga ada!!! Tim Alpha is real monster! Alfian Vale itu 13 tahun tapi tingginya 178cm?! Itu manusia apa pangeran?! 😭❤️ Suaranya juga emas banget!"

Membaca komentar itu, Elena dan Chloe makin yakin kalau mereka menemukan "harta karun".

"Jadi namanya Shine The Star ya..." gumam Elena sambil melihat foto-foto hasil jepretannya di layar laptop. Foto Alfian yang sedang fokus menari, pencahayaannya sempurna, auranya keluar semua.

"Dia... dia spesial, Chlo. Aku bisa rasakan. Matanya itu lho... tajam tapi sedih gitu. Aku harus pantau dia terus."

Sementara itu Chloe sudah membuka foto-foto Rafaello.

"Rafaello Adrian... nama yang secantik wajahnya. Unik banget gak ada yang bisa dibandingin! Energinya positif banget, bikin hati adem. Aku harus update tiap detik tentang dia!"

📸 LAHIRNYA FANDOM BARU

Semangat mereka kembali 100%, bahkan lebih membara dari sebelumnya.

Elena langsung duduk manis di depannya komputer, membuka aplikasi desain, dan mulai membuat akun fansite khusus.

Nama Fansite: ✨ VALE_OF_STAR ✨

Nama Fandom: VALORIANT

Elena mengetik dengan cepat di bio akun barunya:

"📸 Official Fansite for Alfian Vale ✨

Capturing every moment of his shine.

Since Grand Center Mall incident ✨

We will support you until the end!

#VALORIANT #AlfianVale #ShineTheStar"

Selesai membuat, dia menoleh ke arah Chloe yang juga sibuk dengan laptopnya.

"Kamu bikin apa tuh, Chlo?"

"Aku bikin akun buat Rafaello dong!" jawab Chloe bangga.

Nama Akun: ❤️ RAFAELLO_WORLD ❤️

"🔥 Protect Rafaello Adrian at all cost! 🔥

Unique Visual & Energy King!

We love you more than anything!

#RedStar #RafaelloAdrian"

Elena tersenyum lebar, lalu mengulurkan tangannya ke arah Chloe.

"Jadi kesepakatan kita... kita gak pensi ya?"

Chloe menyambut uluran tangan Elena, menjabatnya erat.

"GAK JADI PENSI!!! MALAH KITA AKAN JADI FANS YANG PALING AKTIF! KITA DUKUNG MEREKA SAMPAI DEBUT NANTI!"

"MULAI HARI INI, SHINE THE STAR ADALAH SEGALANYA!!!" teriak mereka berdua serentak, lalu tertawa bahagia.

Di luar apartemen, malam mulai turun, tapi di dalam hati kedua gadis itu, ada cahaya baru yang baru saja menyala, lebih terang dari sebelumnya. ✨🌌

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!