Gea menerima tawaran bara yang mengajaknya menikah,walaupun ini awalnya hanya pernikahan kontrak namun gea berharap akan tumbuh cinta diantara mereka. Atau justru harapan gea harus pupus dengan kehadiran orang ketiga yang menyukai bara? Akankah hidup gea berubah atau justru ia akan semakin merasakan sakit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risti rika safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Mau berubah atau pun tidak saya rasa ini tidak ada urusannya dengan anda"ucap lucky
"Cih kau memang tidak ada berubahnya dari dulu"sahut winda lalu pergi dari sana
Lucky tak memperdulikan lagi,ia bersiap untuk pulang dan mengantar pesanan gea. Ia akan memberitahukan soal pertemuanya dengan winda kepada bara agar dia bisa waspada dan jangan sampai winda kembali mendekati bara lagi.
\~
Pagi harinya gea masih belum bangun juga dan sejak semalam mengeluh tidak enak badan,bara begitu khawatir dengan keadaan istrinya.
"Ada apa bara?"tanya sekar
"Gea sejak semalam mengeluh tidak enak badan ma aku begitu khawatir"jawab bara
"Astagfirullah ayo kita ke kamar"ucap sekar yang juga khawatir
Bara dan sekar langsung menuju kamar dimana gea berada,pintu terbuka dan gea tak ada ditempatnya. Bara langsung berjalan ke arah kamar mandi dan terkejut ketika melihat gea sudah pingsan disana.
"Ma gea pingsann"teriak bara
Bara langsung menggendong gea keluar,sekar langsung berlari dan meminta supir untuk menyiapkan mobil. Wajah gea begitu pucat,bara sangat khawatir karena ia tak pernah melihat gea seperti ini sebelumnya.
Mereka langsung masuk kemobil,sekar mengusap keringat dikening menantunya. Sekar juga tak lupa untuk mengabari kedua orang tua gea. Bara merasa perjalanan ini sangat lama,ia sudah begitu cemas dengan gea.
30 menit akhirnya mereka sampai dirumah sakit,bara langsung keluar dan menggendong tubuh istrinya. Suster yang berjaga didepan langsung menarik brankar untuk gea,mereka mendorong gea dan membawanya keruangan ugd.
"Mohon untuk menunggu diluar tuan"ucap suster tersebut
"Sabar bara jangan lupa untuk berdoa agar gea tidak kenapa-napa"ucap sekar
"Ma aku takut sekali ma"sahut bara
Sekar menepuk pundak putranya,ia tahu kekhawatiran bara. Ia juga ikut khawatir dengan keadaan menantunya. Cukup lama menunggu dokter pun keluar,bara sudah tak sabar ingin mendengar apa yang terjadi pada istrinya.
"Bagaimana keadaan istri saya dok?"tanya bara
"Istri anda tidak apa-apa tuan,hal seperti ini sangat biasa dirasakan oleh ibu hamil"jawab dokter tersebut tersenyum
"H-hamil?"tanya bara tak percaya
"Iya tuan istri anda hamil kebetulan saya adalah dokter kandungan. Hanya saja kehamilan istri anda cukup lemah maka dari itu saya sarankan untuk mengurangi aktivitas yang berat-berat dan menjaga pola makan"jawab dokter tersebut
"Alhamdulillah ya allah"ucap bara senang
Sekar bahkan sampai meneteskan air matanya mendengar ucapan dokter tersebut,ia sangat senang dengan kabar kehamilan menantunya. Bara langsung meminta izin kepada dokter untuk menjenguk gea,dokter pun mempersilahkannya.
"Sayang"panggil bara lembut
"Mas"sahut gea lirih
"Aku kenapa ada dirumah sakit mas? Aku gapapa kok"ucap gea
"Sayang terima kasih karena kamu sudah mau bersabar selama ini,kamu sedang hamil sayang. Kamu hamil anak kitaa"ucap bara tak mampu menahan air matanya
Deg!
Gea terdiam ditempatnya,matanya berkaca-kaca. Perlahan tangannya mengelus perutnya,ada nyawa didalam sana yang harus ia jaga.
"Mas kamu gak bohongkan?"tanya gea
"Engga sayang kamu memang hamil,tolong dijaga kandungannya ya. Dokter mengatakan jika kandungan kamu lemah,kamu jangan bekerja lagi ya"jawab sekar
"Mama aku hamil hikss! Akhirnya aku hamil jugaa"tangis gea
Pecah sudah tangisnya,sudah lama ia menanti kehamilan ini. Bahkan pikiran buruk terus menyerangnya saat itu.
"Kamu sudah memberitahu mama dan papa mas?"tanya gea
"Sudah dan mereka sedang dalam perjalanan kesini"jawab bara mencium tangan gea
Tak ada hal yang lebih membahagiakan dari apapun. Kehadiran buah hati yang selama ini dinantikan oleh mereka telah hadir dirahim ibu yang hebat dan kuat seperti gea. Bara berjanji akan selalu menjaga gea dan juga calon anak mereka sebaik mungkin.
\~
Kabar kehamilan gea sudah sampai ditelinga caca dan lucky,kedua orang itu juga merasa bahagia karena akan mendapatkan keponakan.
"Alhamdulilah"ucap elsa
"Kenapa?'tanya fandi
"Gea hamil"jawab elsa tersenyum
"Serius? Alhamdulilah aku juga ikut senang mendengarnya"ucap fandi
"Jangan meminta dia untuk bekerja lagi atau kamu akan ditebas oleh bara"sahut elsa tertawa
Kini mereka sedang berada disebuah taman,mereka sedang beristirahat karena lelah berolaharga.
"Apa maksud kamu bara itu bara mantan ku elsa?"tanya seseorang mengejutkan elsa dan fandi
Elsa dan fandi menoleh ke arah winda,rupanya wanita itu juga jogging ditaman ini.
"Iyaa dia sudah menikah"jawab elsa jujur
"kamu serius? Tidak mungkin kan bara yang katanya begitu mencintai gue menikah"ucap winda tak percaya
"Buat apa gue bohong semua orang juga tahu kali kalo dia emang udah nikah"sahut elsa
"Apa dia masih sama seperti dulu? em maksud ku miskin?"tanya winda
"Kaya atau pun miskin gue rasa itu gak ada urusan lagi sama lo win. Mau dia kaya juga emang nya kenapa? Lo mau dekatin dia lagi? Jangan terlihat banget deh jadi cewek matrenya"jawab elsa ketus
"Maksud lo apa? Gue juga gak mungkin kali mau sama bara. Masa gue harus mungut sampah yang udah gue buang dulu"ucap winda lalu pergi dari sana
"Brengsek banget tu cewe merasa paling cantik kali ya,pokoknya kamu juga harus jadi garda terdepan untuk gea dan bara"ucap elsa kesal
Fandi hanya menganggukkan kepalanya,ia sebenarnya tidak paham dengan apa yang terjadi saat ini.
\~
Gea sudah kembali kerumah diantar oleh reo dan ayu. Kedua orang itu masih sibuk bekerja namun jika dihari libur mereka menyempatkan untuk bertemu dengan gea.
"Mama senang banget akhrnya mama dan papa akan punya cucu"ucap ayu
"Kita semua juga senang,hal ini sudah sangat lama kami nantikan"sahut bara tersenyum
Bara sedari tadi tak lepas menggenggam tangan gea,gea pun tak marah ia justru merasa senang. Gea juga tak hentinya tersenyum,merasa bahagia karena saat ini hidupnya benar-benar sudah lengkap.
"Kamu harus jaga kesehatan gea,kamu gak usah kerja lagi. Kamu juga harus banyak istirahat ingat kata dokter kandungan kamu itu lemah dan dijaga baik-baik"ucap ayu
"Iya ma maksih ya udah mau datang"sahut gea
"Tidak masalah sayang jika kamu ngidam sesuatu jangan sungkan untuk minta ke kami"ucap ayu
Sekar dan bara tersenyum,sepertinya saat ini ayu dan reo akan sering berkunjung. Hubungan gea dan kedua orang tuanya sudah mulai membaik walaupun tak sepenuhnya.
"Aku ingin istirahat"ucap gea yang masih merasa sedikit pusing
"Istirahatlah bara kamu temani gea"sahut sekar
Bara menganggukkan kepalanya,ia menuntun gea dengan pelan ke arah kamarnya. Bara sudah mengatakan kepada lucky jika ia tidak akan masuk kerja,sampai kondisi gea membaik.