Slow update
Novel ini lanjutan dari Takdir Cinta Bella Season 1&2.
Kebahagiaan keluarga mereka semua semakin bertambah saat mengetahui istri mereka sedang hamil hasil dari buah cinta mereka. Mereka pikir kehidupan mereka akan berjalan dengan mudah dan mulus ternyata tidak banyak rintangan dan godaan yang menjadi bumbu kehidupan rumah tangga mereka.
Itulah yang di rasakan vino saat ini kehamilan citra membuat nya sangat pusing untuk menuruti semua kemauan citra, bukan hanya vino saja kedua sahabat nya juga mengalami hal yang sama. Mereka di wajib kan menuruti semua kemauan istri mereka tanpa bisa menolak nya sedikit pun.
Itu semua hanya segelintir kecil masalah yang mereka hadapi, orang-orang dari masa lalu mereka dan orang tua perlahan berdatangan untuk menguji kehidupan mereka.
Jangan lupa like komen dan vote ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Vino sangat terkejut saat tiba-tiba citra ambruk keatas tubuh nya, Ia membalik tubuh citra dan merasakan wajah citra menghangat dan mata nya sedikit bengkak akibat terlalu banyak menangis.
"Sayang.. citra.. sayang." ucap vino sambil menggoyang kan tubuh citra.
Wajah terlihat sangat panik saat citra sama sekali tidak merespon nya, saat ingin menghubungi dokter vino lupa bahwa hp nya sudah ia banting. Berteriak minta tolong pun percuma saja kamar yang ia tempati kedap suara.
Vino menangis sambil berusaha membangun kan citra, ia sangat menyesal karena telah membuat citra seperti ini.
"Sayang, bangun sayang!!." tangis vino sambil memeluk tubuh citra dengan sangat erat. Saat ini ia benar-benar merasa tidak berguna kaki nya yang lumpuh membuat nya tidak bisa berbuat banyak hal.
Vino mengambil minyak angin di samping ranjang nya, dan mengoleskan nya ke hidung dan leher citra, ia berharap dengan cara ini citra dapat tersadar.
Tak lama citra mulai membuka mata nya, sesuatu yang pertama kali ia lihat adalah Vino yang sedang menangis sambil memeluk nya dengan erat.
Citra langsung membuka mata nya dan kembali meminta maaf pada vino, ia membalas pelukan vino sambil menangis memohon ampun.
"Maaf, aku bodoh." belum citra menyelesaikan ucapan nya vino terlebih dahulu mencium bibir citra dan melum*t nya dengan lembut. Awal nya citra sangat terkejut dan lama-kelamaan citra membalas ciuman dari vino.
"Maaf, aku salah. Tidak seharusnya aku membentak mu." ucap vino sambil memeluk citra dengan erat. Ia sangat takut jika terjadi apa-apa pada citra dan kandungannya.
"Tidak, aku yang salah aku tidak jujur pada mu." ucap citra sambil mengusap air mata di wajah vino.
Mereka berdua saling berpelukan dan memperjelas apa yang sudah terjadi. Setelah citra menjelaskan semua nya dengan detail siapa yang memeluk nya dan di temui nya. Vino kembali memeluk citra dengan erat. Ia sudah menuduh istri nya tanpa mendengar kan penjelasan terlebih dahulu.
"Aku bodoh, aku hanya merepotkan mu, maafkan suami mu yang tak berguna ini." ucap Vino dengan menundukkan wajah nya.
"Tidak sayang, kamu tidak salah. Sudah kita lupakan masalah ini dan lain kali aku tidak akan pernah berbuat seperti ini lagi." ujar citra.
Vino memeluk citra dengan sangat erat ia sedikit merasakan rasa hangat di tubuh citra. Seperti nya citra sedikit demam akibat terlalu tertekan saat Vino marah pada nya. Maklum saja ibu hamil perasaan sudah pasti lebih sensitif.
"Kamu hangat." ucap vino.
"Kepala ku sedikit pusing." ucap citra.
"Aku pinjam hp mu." ucap vino.
"Seperti nya tertinggal di dalam mobil." ujar citra.
"Ya sudah nanti aku minta Andy untuk membeli kan ku hp baru, sekarang kamu tidur." ucap vino.
"Iya, aku ingin terus memeluk mu." ucap citra sambil memeluk vino dengan sangat erat.
Sebenarnya vino masih penasaran dengan orang yang bernama aska. Ia takut aska kembali dan merebut citra dari nya. Tetapi ia juga tidak ingin bertemu dengan aska dengan kondisi nya yang seperti ini sudah pasti aska akan mentertawakan dan menghina nya.
"Lebih baik aku menyuruh orang untuk mencari informasi tentang nya." batin vino dan mulai ikut memejamkan mata nya.
Sementara Stiven, aldy dan iqbaal sedang berkumpul di vins grup karena mereka mulai berhasil melacak siapa orang yang membuat vino dan andy celaka.
Iqbaal menjelaskan ke pada aldy dan Stiven secara detail. Mereka berdua terkejut saat tau siapa orang itu.
"Orang tua nya sudah mati, anaknya melanjutkan kejahatan nya." ucap andy dengan nada yang marah.
"Pasti ada yang memanfaatkan nya, ingat al terlalu banyak orang yang ingin menjatuhkan vins dan moonly grup. Pasti mereka semua tidak suka karena kita semakin sukses menguasai pangsa pasar." ucap stiven.
"Iya stiv, aku mengerti bahkan orang yang tidak kita kenal dan kita anggap tidak ada masalah dengan nya bisa saja mencari cara menjatuhkan kita. Aku yakin para mafia di luar sana sudah banyak merencanakan penghancuran vins dan moonly grup karena kita selalu membantu pemerintah untuk menggagalkan bisnis mereka." ujar aldy.
"Sekarang kita lacak keberadaan nya, percuma jika kita mengetahui orang nya tetapi tidak bisa menemukan nya." ujar stiven.
"Aku baru bisa melacak satu orang tangan kanan nya stiven, orang yang kita maksud belum bisa kita lacak." jelas iqbaal.
"Siapa orang itu." tanya aldy.
"Adrian, orang yang sama dalam penculikan citra, ternyata tanpa kita sadari ia berhasil keluar sebelum gedung itu hancur." jawab iqbaal.
"Tangkap dia dan siksa dia sampai mau membuka mulut nya." ucap stiven.