NovelToon NovelToon
Inikah Cinta? (tahap revisi, semua bab)

Inikah Cinta? (tahap revisi, semua bab)

Status: tamat
Genre:Dosen / Tamat
Popularitas:180k
Nilai: 4.5
Nama Author: Secarik rindu di senja hari

Perjodohan yang dilakukan orang tua ku dan teman mereka membuatku terjebak dengan seorang Dosen killer. Dia meninggalkan aku di sebuah rumah besar miliknya, namun dia terus menafkahiku. Pria itu berjanji akan menceraikan aku setelah ia kembali.

Setelah 5 tahun, dia kembali dan meminta diriku untuk tetap bersamanya. Setelah aku menyanggupinya, tiba-tiba saja ada wanita yang datang dalam kehidupan kami dan mengaku sebagai istrinya.

Siapa wanita itu sebenarnya? Dapatkah kami mempertahankan rumah tangga ini hingga akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Secarik rindu di senja hari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Jadi ayah untuk Nazwa

"Astaga, kau mengajak ku mengobrol terus! Aku sampai lupa dan meninggalkan putriku," ucap Nathalie yang langsung beranjak meninggalkan Abidzar.

Abidzar langsung berlari mengikuti Nathaline dari arah belakang. Namun, wanita itu tiba-tiba saja berhenti setelah melihat putrinya bersama dengan seorang pria yang pernah ada di masa lalunya.

"Ada apa? Kau tidak ingin bertemu dengannya?" tanya Abidzar ketika menyadari bahwa Reyhans tengah berada di samping Putri Nathaline.

"Hatiku merasa belum siap Abi, bukan karena aku belum bisa melupakan dirinya, tetapi aku masih sakit hati kepadanya," ucap Nathaline yang masih memilih untuk mematung di tempatnya berdiri.

"Baiklah, aku menghargai keputusan dirimu," balas Abidzar.

Setelah cukup lama menunggu, Nazwa akhrinya menyadari kehadiran Nathaline. Gadis kecil itu langsung berlari dan menghampiri bundanya.

"Sayang, sudah bunda katakan jangan bicara dengan orang asing," ucap Nathaline dengan tegas.

"Tidak bunda, Nazwa merasa jika om itu bukan orang asing. Lihat wajah Nazwa, bukankah sedikit mirip dengan Om itu?" ucap Nazwa dengan polosnya hingga membuat Nathaline menjadi jengkel.

"Bisakah jangan membahas ayahmu dulu?" bentak Nathaline yang sudah mulai jemu mendengar putrinya selalu menyebut pria yang sangat ia benci.

Nazwa hanya tertunduk sedih ketika mendengar sang bunda membentaknya.

"Nathaline, jangan lampiaskan kekesalanmu kepadanya. Ia tidak tahu apa-apa!" ucap Abidzar menasehati, sementara Nathaline terlihat sangat menyesal atas perkataannya barusan.

"Maafkan bunda sayang, bunda sedang emosi. Nanti kita akan bertemu dengan ayah Nazwa ya, tapi untuk sekarang tolong jangan bahas ayah dulu," ucap Nathaline lembut berusaha menasehati putrinya.

Mereka kemudian pergi dari rumah sakit, Abidzar mengantar Nathaline dan putrinya kembali ke penginapan.

Dalam beberapa jam saja, Abidzar sepertinya sudah berhasil merebut hati gadis kecil itu. Gadis itu tampak sangat lengket dan manja dengan pria itu.

"Apakah om sudah mengenal bunda sejak lama? Jika begitu om saja yang jadi ayah Nazwa, bagaimana?" ucap gadis kecil itu dengan polosnya hingga membuat Nathaline menjadi bersemu malu.

Sementara itu Abidzar terlihat sangat senang mendengar ucapan dari putri kandung Nathaline itu.

"Baiklah, om akan jadi ayah untuk Nazwa. Tapi Nazwa harus tinggal di sini, bagaimana?" balas Abidzar sembari mengelus rambut gadis itu.

"Abidzar, jangan menjanjikan hal seperti itu kepada putriku." Nathaline terlihat tidak senang akan perkataan Abidzar barusan.

Abidzar hanya menatap Nathaline dengan wajah datarnya. Pria itu kemudian mendekat ke arah Nathaline. Wanita itu kemudian memalingkan wajahnya ketika Abidzar semakin mendekat ke arahnya.

"Aku bersungguh-sungguh dengan ucapanku Nathaline. Jika kau bersedia, sekarang pun aku sanggup menikahi dirimu," ucap pria itu dengan penuh keyakinan.

Nathaline tampak sangat terkejut mendengar perkataan dari sahabatnya itu langsung. Awalnya ia mengira jika pria itu hanya sekedar bercanda, tetapi ternyata pria itu benar-benar bersungguh-sungguh terhadap dirinya.

...***...

Sudah tiga minggu semenjak kedatangan Nathaline kembali ke negara asalnya tersebut, hari ini ia akan memenuhi janjinya kepada sang putri untuk mempertemukan gadis itu dengan ayah kandungnya.

Nathaline merasa sangat gugup saat ini, ia benar-benar tidak tahu apa yang harus ia katakan jika bertemu dengan pria yang telah menghianati dirinya itu, nanti.

Namun, untungnya Abidzar bersedia untuk menemani dirinya. Setidaknya pria itu sanggup menguatkan dirinya.

"Bunda, setelah Nazwa bertemu dengan ayah nanti. Nazwa akan memeluknya dan mengatakan jika Nazwa sudah memiliki ayah baru sekarang." Perkataan gadis itu di sambut gelak tawa dari Abidzar dan Nathaline.

Nathaline dan Abidzar memang sudah memutuskan untuk menikah bulan depan, restu dari putri Nathaline dan juga orang tua dari Abidzar juga sudah mereka dapatkan.

Mereka sudah tidak memiliki alasan lain lagi untuk menunda pernikahan mereka. Nathaline juga sangat yakin jika Abidzar adalah pilihan terbaik untuk dirinya dan putrinya.

Ia mempercayai jika pria itu akan sanggup menjadi seorang suami dan sosok ayah yang penyayang bagi putri kecilnya.

"Sudah sampai, ayo kita turun dan beritahukan kepada ayah Nazwa tentang kabar bahagia ini," ucap Abidzar sembari menggendong putri Nathaline di atas punggungnya.

Mereka kembali melanjutkan langkah menuju ke kediaman Reyhans. Nathaline tampak terdiam sejenak melihat pemandangan dari rumah itu, tidak ada yang berubah semenjak ia meninggalakan rumah itu.

Bunga mawar merah yang ia tanam juga masih tumbuh dengan subur di halaman rumah itu. Bahkan, tampak sangat terawat dan semakin indah.

"Nathaline, kau baik-baik saja?" tanya Abidzar yang melihat Nathaline masih mematung di tempatnya berdiri tadi.

Wanita hanya menggelengkan kepalanya saja, kemudian kembali bergegas menghampiri Abidzar dan Putrinya yang sudah berada di depan pintu.

Beberapa kali mereka membunyikan bel rumah tersebut, tetapi belum kunjung ada yang membuka kan pintu, mereka bahkan lelah berdiri dan menunggu di sana selama beberapa menit.

Saat mereka hendak beranjak pergi dari sana, tiba-tiba saja ada seorang pria yang membukakan pintu masuk rumah tersebut. Mereka semua terdiam dan saling menatap beberapa detik.

"Bukankah om yang bertemu dengan Nazwa di rumah sakit waktu itu? Bunda, apakah om ini adalah ayah Nazwa?" gadis kecil itu mengoceh dalam gendongan Abidzar dan bertanya kepada Nathaline.

"Iya, dia adalah ayah Nazwa," ucap Nathaline pelan, setelah sekian lama terdiam, sembari memalingkan wajahnya seolah enggan menatap wajah pria yang masih kebingungan itu di depan pintu

"Pantas saja bunda mengatakan jika Nazwa tidak boleh tinggal bersama ayah. Rupanya karena ia memiliki seorang putra yang lemah dan cengeng." Gadis itu berkata dengan polosnya.

Reyhans masih terdiam dan tampak kebingungan ketika mendengar ucapan Nathaline dan gadis kecil yang ia temui di rumah sakit beberapa minggu lalu.

"Apa maksud dari ini semua Nathaline? Apakah gadis kecil ini adalah putriku? Bagaimana bisa kau merahasiakan hal sebesar ini?" tanya Reyhans setengah tidak percaya.

"Apa perdulimu? Kau tidak berhak lagi atas putrimu," ucap Nathaline.

Mereka semua kembali larut dalam hening beberapa saat. Reyhans kemudian mempersilahkan mereka semua untuk masuk, dan membicarakan hal tersebut dengan jelas.

Mereka berbincang-bincang cukup lama, berbagai pertanyaan yang memenuhi isi kepala Reyhans telah terjawab oleh Nathaline. Pria itu kini mengetahui bahwa Nathaline tengah mengandung saat mereka terlibat masalah yang cukup rumit saat itu.

Reyhans menitihkan air matanya saat putri kecilnya memeluk dirinya untuk pertama kalinya. Ia bahkan merasa sangat bersalah kepada gadis kecil itu karena tidak bisa menjadi ayah yang baik.

"Dimana istri dan anakmu Rey? Aku tidak melihat mereka sedari tadi," tanya Abidzar tiba-tiba.

Namun Reyhans hanya tertunduk sedih. Ia mulai menceritakan semua yang telah ia alami bertahun-tahun lalu. Vanny meninggal saat melahirkan putra pertama mereka, karena wanita itu sempat terjatuh ketika mereka berdebat tentang sesuatu.

Reyhans membesarkan putra kandungnya seorang diri selama bertahun-tahun, ia juga sudah bangkrut karena ayahnya mengetahui jika ia bercerai dengan Nathaline dan lebih memilih Vanny.

Pria itu benar-benar menderita semenjak kepergian Natahaline dari kehidupannya.

...Next.......

...Jangan lupa tinggalkan jejak❤...

1
ana kristianti123
kok sedih lho aku😭
Ndi Inkong
sedihx,,,
you_are_nana1485
Hai para readers, terima kasih sudah mampir dan baca novel ini sebelumnya. Author sudah selesai revisi dan alunya banyak berubah, jika alur sebelumnya Reyhans mempertahankan dua istrinya, sekarang author bikin cerai aja deh😅
Terima kasih atas kritik dan sarannya.
Ekasri.
Authour tega banget sih sm kita pembaca, yg bener2 tertarik dengan kisahnya, kenapa ujung2nya ada unsur poligami bgini, trs mana letak tegas para org tua dan menrtua yg mendukung Nathalien sebgai korban ke egoisan laki2 dlm cerita ini.😭
you_are_nana1485: sip kk, di tunggu saja ya. Author belum sempat revisi ulang, baru sampai BAB 30. jadi di mohon bersabar ya
total 3 replies
Ekasri.
😭😭😭Rehayan jahat banget...Lo bagusnya author tolong donk percapat bpknya tau kelakuan rehyan yg bejat itu.😭
Ekasri.
kurang ajar banget tuh Dosen, istrinya ditinggalin, malah terayu sm sekeretaris gila bin pelakor., Authour paling nyesek deh aku baca novel klu udah ada cwo yg mempermainkan perasaan cwe. ,😭
Niken Hapsari
ceritanya kok aneh ya
you_are_nana1485: lagi dalam tahap revisi kak. ada perubhn dri tahap alur
total 1 replies
Bee
nathalin kapan bahagianya thorr,bpk nya aja udh benci dia kasian sekali dia
Fitri Sri Dewi
kok ceritanya mengenai poligami.. hal yg paling aku benci seumur umur..
Heni Yuhaeni
tinggalin aja rayhan nya, biar dia rasa nya gimana, kasian nathalin, rayhan tega banget suh... ternyata kelakuan nya lebih parah dari wanita nakal.
Heni Yuhaeni
aqu berdoa, semoga yg membuli nathalin dapet bulian jga dari orang lain..
Heni Yuhaeni
aqu baca nya nyesek ya, nathalin di buli, di acuhkan sama ayah nya, ayah nya cuma ingin nathalin nikah sama rayhan, bukan karna kasih sayang.. heran ko ada ayah seperti ayah nathaline
Heni Yuhaeni
semiga yg membuli nathalin dapet buliyan jga nantinya, biar dia gimana rasanya di buly
Heni Yuhaeni
reyhan g sadar klo dia yg gila, udah tau si nathaline mabuk, masih di anggap gila, dia sendiri yg normal, masih ngatain orang mabuk..
Heni Yuhaeni
ko ada ya.. ayah seperti ayah nathaline, kasian nathaline, semoga bahagia di akhirnya ya..
Zaida Cantik
ya ampunn... sederhana sekali penyelesainya,omgggg ini pengalaman pribadi ato gmn thor😂
Zaida Cantik
ya iyalahhh,5 tahunn laki2 mana tahann
Putry Centil
dasar laki" egois, maunya menang sendiri,
benci aku sama Reyhans
Putry Centil
minta cerai saja ,
ko jdi gini si, uda ngga seruh lgi
Putry Centil
aku bencih sama Reyhans , dasar laki " pleyboy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!