Indigo Liar Anak Kyai.Bercerita gadis bar-bar dan terkesan liar yang tidak suka dengan peraturan.Yang suka berkelana dan berpetualang di dunia supranatural yang dimilikinya Lewat mata batinnya.
Hingga dijuluki detektif Indigo Liar.Yang terkadang membuat kewalahan penyewanya/kliennya. Seperti apa? sepak terjangnya didunia gaib yang membuat para dukun sakti pada takut.Karena ulahnya.
Simak cerita lengkapnya.Subcribe, like,komen.Pembacaku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Yani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27 Pertempuran Sengit Kubu Nisa Dan Sanggalangit 1.
"Ahhh....cah ayu pengantinku kamu makin cantik kalau marah .Aku suka auramu pantas saja siapapun? Yang menikahimu dan memiliki garis keturunan darimu akan menjadi abadi dan tak terkalahkan bahkan bisa hidup didua alam manusia dan alam gaib tanpa terluka dan batas waktu.Bahkan keturunanku akan menjadi anak yang paling sakti dan tak terkalahkan sebagai penerusku", Jawab sanggalangit penuh wibawa.
"Hahhh..kamu itu dibilangin kok ngeyel sih.Kita hidup dialam beda.lagipula aku masih terlalu muda untuk berkomitmen ", Seru Nisa dengan sikap cueknya.
"Apalagi? Aku gak suka diatur-atur tau. Heh raja siluman ular naga meskipun kamu nyaris sempurna dengan fisikmu yang rupawan dan menyerupai bentuk manusia.Namun matamu tetaplah mata ular naga yang bisa kulihat jelas wujud aslimu.Meski Datuk dan kedua temanku tak bisa melihat wujud aslimu.Jangan sia-siakan meditasi dan pertapaanmu yang beribu-ribu tahun untuk wujud sempurnamu dan ilmu yang kurasa sangatlah tinggi.Kembalilah kehabitatmu aku rasa para putri ular naga cantik berantri menunggumu untuk dijadikan istrimu.Apalagi? Statusmu raja Diraja para bangsa siluman.Meski kekuatanmu seimbang denganku tapi kita berada dialam manusia apalagi?kamu tak akan kuat menahan busur panah kalimasadaku yang sangat ditakuti bangsa siluman maupun jin", Gertak Nisa mengancam dengan sikap waspada karena lawannya kini memiliki energi kuat yang sama dengannya .
"Hem semakin menarik saja kamu bocah.Bahkan kamu bisa mengetahui wujud asliku lewat mataku. Baiklah siapa? diantara kita yang paling kuat bila aku kalah dan musnah kulepaskan kamu dan temanmu.Tapi bila kamu yang kalah kamu harus ikut aku beserta temanmu dan Datuk maung perak yang masih lupa kejadian waktu itu namun aku harap dia segera ingat siapa? Dirimu Nisa Cipta Rahayu putri dari kyai Busro dan nyai Busro yang masih memiliki garis darah leluhur dari kyai Amanah yang sangat sakti dan saleh itu", Seru gelegar Sanggalangit tersenyum penuh kemenangan karena kini dia menemukan bayi yang ingin dibesarkan dialamnya dan ingin dijadikan pengantinnya .
"Baiklah sanggalangit. Akan kumusnahkan dirimu dari alam ini .Datuk teman-teman bersiaplah kalian melawan makhluk ular naga ini beserta anteknya", Jawab Nisa dengan sikap waspada.
"Baik kanjeng putri ", Ujar Datuk maung perak bersiap.
"Baiklah Nisa", Seru Bram dan Hanum serius dengan sikap waspada.
Nisa pun sedikit tercengang dengan ucapan sanggalangit yang tahu latar belakangnya .Jadi kini Nisa secara tak sengaja tahu asal-usulnya.Ada rasa bahagia dihati Nisa mengetahui jati dirinya.
Sebuah cahaya hijau pekat menyala menyelimuti tubuh rupawan sanggalangit .Balatentaranya dan senopatinya yang berwajah manusia setengah ular terlihat meliuk- liuk dibelakang sanggalangit yang bermata merah menyala.
Disekitarnya hembusan angin puting beliung yang dingin mencekam mengelilingi medan pertarungan itu.
Tampak Bram dan Hanum pun bersiap dengan senjata mereka.Begitupun Datuk maung perak dengan cahaya peraknya dan kuku tajamnya yang setajam pedang.
Terlihat Nisa terdiam mengumpulkan tenaga dan telepatinya terhubung dengan Datuk maung perak dan kedua sahabatnya untuk saling berhubungan mengatur siasat.
"Datuk aku akan mengulur waktu untuk mengumpulkan tenaga dengan batu Delima merah dan menggunakan busur panah kalimasada agar bisa membunuh siluman keparat itu tepat dijantung dan hatinya sekali bidik.Karena dia energinya sebanding denganku.Aku akan memakai selendang sutra biru milik pangeran Abdul makubumi ini untuk menyembunyikan diriku.Jadi aku akan membuat semacam ilusi seperti diriku jadi aku mohon bertahanlah Datuk tolong jaga kedua sahabatku itu", Ucap Nisa hati-hati lewat telepati yang hanya bisa didengarkan oleh Datuk maung perak lewat mata batin yang dimilikinya yang terhubung langsung hanya dengan Datuk maung perak disaat dibutuhkan.
"Baik kanjeng putri saya akan berusaha.Saya akan memanggil panglima Limo 6 putraku dan pasukannya dari hutan larangan untuk membantu kita", Jawab Datuk maung perak dengan sangat hati-hati.
Subscribe, like, komen pembacaku karya ini belum menjadi karya pilihan editor jadi vote, subscribe like komen ya.. dukunganmu bisa membuatku lebih semangat update dan berusaha memberikan cerita yang menarik.
tulisannya aq bingung karna ada kata 'apa' pasti ada '? '
padahal dak perlu...
so untuk lain kali tolong dicermati lagi ya tor dalam penulisannya karna maknanya udah gk sampai ke pembaca ok thor
semangat.... /Angry//Angry/
"Apa dikunci tuan Sastro...?", tanya Nisa.