Follow Instagram @cherry.apink
*** Alert!
Season 1
Terpaksa menikahi pria dingin pilihan Ayahnya. Adeline Maryvonne tidak kuasa menolak perjodohan itu. Keadaan ayahnya, memaksa dia untuk menerima perjodohan tersebut.
Pria dingin bernama Marvin Frederic, bahkan tidak menatapnya. mungkinkah mereka akan saling jatuh cinta?
Siapa sangka cinta hadir terlalu cepat, dia menyentuhku, membuatku berdesir..
Cerita manis nan romantis.
sekedar membuat lengkungan di bibir pembaca.
Season 2
Araabella Islean Frederic putri dari Marvin frederic dan Adeline maryvone.
harus menerima kenyataan bahwa jodohnya adalah seorang CEO TAMPAN Blasteran Korea.
Dannis Chin pria dingin yang memesona, akankah Araabella sanggup mencairkan sikap Dannis yang lebih dingin daripada Gunung Es itu.
Arsel Louvain, adalah kembaran Araabella. mereka berdua seringkali bertengkar. seperti tom and jerry yang tidak pernah akur. namun sesekali mereka terlihat sangat manis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apple Cherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ingin Memeluk Part 2
"Kamu suka baca?" Tanya Marvin
"Suka" jawab Adeline.
"Kalau mau Baca, kamu pilih aja buku yang kamu suka siapa tahu ada disitu." Marvin menunjuk rak buku berukuran cukup besar yang ada di kamarnya.
"Banyak sekali bukunya Kak." Adeline tertegun menatapi buku buku yang tebal tertata rapi di dalam rak buku berukuran besar itu.
"Cuma koleksi saja bukan apa-apa." Sahut Marvin.
"Tidak dibaca sama kakak?" Eline mengerutkan kening.
"Sebagian saja kalau sedang merasa bosan." Jawab Marvin.
"Suka buku apa?" Tanya Marvin pada Adeline.
"Hmm aku suka buku Novel, karena aku paling suka cerita Fiksi." Adeline tercengir lagi.
"Novel?" Marvin memiringkan kepalanya melihat Adeline sebentar. lalu berpaling lagi ke arah Buku yang ia pegang.
"Iya Novel yang bergenre Romance seperti itu aku sangat suka, apalagi sambil mendengarkan lagu kesukaanku jadi lupa waktu."
"Lagu Apa?" Tanya Marvin penasaran.
"Boyband Korea kau Tahu? Mereka tampan." Adeline tersenyum.
"Hah? Boyband?" Marvin terkekeh
"Dasar kamu anak kecil!" Celetuk Marvin.
"Cih! Dia saja yang terlalu Kaku sampai tidak tahu Boyband yang sedang Hits dasar Tua" Gumam Adeline.
Marvin melanjutkan aktifitasnya membaca buku. sesekali Melirik Adeline yang masih bengong sambil berbaring.
"Kenapa diam?" Ucap Marvin.
"Bingung mau ngomong apa" Jawab Adeline seadanya.
"Dasar Anak kecil" Celetuk Marvin terkekeh.
"Anak kecil apanya. Kalau aku hanya anak kecil. apa yang dia ingin lakukan tadi sore!" Adeline menutup mulutnya secepat mungkin.
"Kamu ngomong apa?" Tanya Marvin
"Enggak Kok. Hanya mengingat beruang kutub yang sudah Jinak" Sahut Adeline
"Oh" Marvin membulatkan mulutnya lalu kembali membaca.
"Dasar Es Balok!"
Malam itu Adeline pertama kali nya secara sadar tidur di samping suaminya.
Malam sebelumnya Adeline sudah tertidur duluan jadi tidak menyadari bagaimana rasanya tidur berdua dalam satu ranjang yang sama dengan seorang Pria dewasa.
"Astaga kenapa aku tiba tiba merasa gugup" Adeline menatap langit langit kamarnya sambil berusaha memejamkan matanya.
Marvin yang masih membaca Buku. Lalu tiba tiba menutup bukunya dan menaruh nya di meja dekat Ranjang tidur nya.
"Apa kau sudah mengantuk? " Tanya Marvin
"Lumayan" Jawab Adeline yang sebenarnya belum mengantuk
"Baiklah kalau begitu tidurlah" Ucap Marvin
"Iya. Selamat Tidur Kak" ucap Adeline pelan sambil membelakangi Marvin. sejujurnya Saat itu Adeline merasa sangat Gugup tidur di samping suaminya itu sampai sampai Jantungnya terus berdebar debar tidak beraturan.
"Apakah dia mendengarnya.. suara jantungku yang berdebar debar ini" Celoteh Adeline dalam hatinya berusaha menenangkan diri.
"Dia sedikit Lucu" Ucap Marvin dalam hatinya.
"Kau sedang Malu?" Tanya Marvin.
"Siapa?" Tanya Adeline pura pura tidak mengerti.
"Siapa Lagi!" Celetuknya.
"Oh" Eline terkekeh sendirian.
Marvin yang tidur menatap punggung istrinya terbayang wajah Adeline yang sangat menggemaskan memakai piyama tidurnya yang kebesaran.
Tanpa disadari ia mendekati Adeline dan memeluk tubuh Adeline dari belakang. Sontak Adeline terkaget dan membuka mata nya sangat lebar.
Adeline mulai berkeringat dan jantungnya terus berdebar debar. Marvin yang menyadari istrinya itu belum tidur langsung melepaskan pelukan nya dan berbalik membelakangi Adeline.
"Ternyata Belum tidur" Gumam Marvin.
Kini Mereka berdua saling membelakangi satu sama lain.
Namun entah kenapa Adeline merasa Ada dorongan yang sangat kuat.
ia ingin sekali memeluk Marvin dari belakang.
akhirnya Adeline memberanikan diri untuk berbalik. dipandang nya punggung Marvin lalu dengan sediki keraguan ia memeluk suaminya itu dari belakang.
"Aku memeluknya.. bagaimana ini"
Marvin yang tadinya berusaha memejamkan Matanya langsung terkaget merasakan pelukan Adeline.
ia terdiam sebentar merasakan Pelukan dari Gadis kecil yang sudah menjadi istrinya itu.
"Kau belum tidur?" Tanya Marvin
"Belum Kak" Jawab Adeline
"Memangnya Nggak Ngantuk?" Tanya Marvin yang bermaksud berbalik badan. Namun Adeline menahan pelukanya.
"Jangan berbalik kumohon" Pinta Adeline yang Malu jika Marvin berbalik melihat Wajah pink merona nya.
"Kenapa?"
"Aku Malu!"
"Baiklah" Jawab Marvin yang mulai membelai tangan Adeline dengan Lembut.
"Gitu Aja Malu," Gumam Marvin cekikikan sendiri.
"Eline.." Panggil Marvin. sebelum nya seingat Marvin ia belum pernah memanggil istrinya dengan Nama Akrab itu
Adeline merona mendengar Marvin memanggil dirinya dengan Nama "Eline" Yaitu nama Panggilan Akrab nya.
"Eline.." Marvin mengulangi panggilan nya Karena tidak mendengar jawaban dari Adeline istrinya.
"Yaa" Jawab Adeline pelan
"Aku ingin berbalik sekarang. Boleh Ya?" Pinta Marvin memohon karena sudah tidak tahan ingin melihat wajah istrinya yang pasti sangat menggemaskan pikirnya.
"Tapi Aku sangat Malu" Jawab Adeline ragu
" Tidak Apa apa. Aku suka melihat mu saat Malu" Jawab Marvin Membuat Adeline malah semakin merasakan Debaran yang lebih hebat lagi.
"Kenapa dia jadi Manis gitu" Gumam Adeline.
Entahlah apa yang ada dalam fikiran Marvin saat ini. ia hanya merasa tertarik untuk berdekat dekatan dengan Adeline saat ini. meskipun sebelumnya ia tidak pernah merasa tertarik sama sekali.
"Baiklah kau boleh berbalik" Ucap Adeline
Lalu Marvin pun berbalik ke arah Adeline. dan menatap wajah istrinya yang memerah karena Malu.
"Tidurlah" Ucap Marvin
"Bagaimana bisa tidur!" Jawab Adeline
"Kenapa?" Tanya Marvin
"Bagaimana bisa tidur kalau kau terus menatap ku seperti itu" Ucap Adeline
"Kemarilah.. " Pinta Marvin agar Adeline memeluknya
Adeline yang Malu tapi juga sudah menahan diri karena ingin sekali memeluk suaminya itu akhirnya memberanikan diri memeluk dada bidang Marvin yang sangat hangat. Adeline menghirup Aroma tubuh suaminya itu sangat Harum. lalu Adeline merasa Malu dan menenggelamkan Wajah nya Ke Dada Bidang Marvin.
Marvin yang tidak bisa mengotrol dirinya mengeratkan pelukan nya sambil mencium kepala Adeline sesekali menghirup Aroma wangi Shampo di Rambut Adeline.
"Rambutmu Wangi" Ucap Marvin.
Adeline tidak bergeming hanya terus memeluk Marvin dengan Erat nya. Lalu terdengar suara Nafas Adeline. Marvin menatap ke arah wajah Adeline. ternyata Adeline sudah tertidur pulas.
"Lucu sekali dia sudah tertidur sangat cepat" Marvin kembali menciumi Rambut Adeline dan membaringkan Adeline kembali ke tempat tidurnya.
"Kau kenapa Marvin!" gumam Marvin merasa aneh dengan dirinya sendiri.
Marvin menatap wajah Gadis yang berada di sampingnya itu dengan penuh perhatian.
membelai pipi Adeline pelan karena tidak ingin membangunkan Adeline. Namun Adeline tidur dengan sangat nyenyak Akhirnya Marvin menutup tubuh Adeline denga selimut sambil mengecup kening Adeline lembut
"Selamat Tidur Eline" Ucap Marvin
_______________________________
Readers : Thor Kok cepet amat udah jatuh cinta aja!
Author : Lah bocah kemarin nanya kapan jatuh cintanya kan?
Readers : Emang ya?
Author : Tau Ah Gelap!
Readers : Belum bayar listrik pasti tuh!
Author : Di tamatin sekalian aja lah biar cepet kelar!
Readers : Jangan Thor masa Tamat. baru juga seuprit.
Author : Yaudah Jangan lupa Like dan komentarnya dulu.
Readers : Siap Thor.. !! 😍😍
Author : Makasih Readers 😍😍😘