Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permainan dimulai
Terasa sangat aneh, Alex terus menatap Maria yang sekarang sudah berubah. wanita itu benar-benar berubah tidak seperti Maria beberapa minggu yang lalu. hari ini Alex sudah berada di salah satu perusahaan milik Fathan. pria itu terus menatap istrinya, seorang wanita yang sudah menggugat cerai Alex namun pria itu tidak tahu kalau Maria telah melakukan hal itu. sedikit demi sedikit Fathan akan membuat batas antara Maria dan Alex, pria itu benar-benar tidak ingin Maria terus-menerus dekat bersama mantan suaminya tersebut.
"Maria apa yang terjadi denganmu?" tanya Alex kepada Maria dengan nada suara yang begitu lembut. terasa Maria begitu asing dihadapan Alex saat tutur kata bahkan cara memandang Maria benar-benar tidak bisa diungkapkan oleh Alex.
"Dengar ya mas, kita sekarang berada di perusahaan Mas Fathan. sekarang kau bersikaplah seperti seorang partner bisnis, kau tidak usah bersikap seperti kita ini suami istri." ucap Maria.
Alex terus saja terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Maria, berulang kali wanita itu membuat Alex benar-benar tertusuk hatinya dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh Maria.
"Mengapa Maria benar-benar sudah berubah, dalam satu minggu terakhir ini dia benar-benar berubah drastis, apakah dia marah karena melihat kejadian itu." guman Alex dalam hati sembari menatap wajah istrinya tersebut.
"Aku tidak akan bersedia untuk melepaskanmu jika kau ingin pergi dariku." guman Alex dalam hati.
Tatapan mata Maria menatap Alex sembari tertawa saat menatap wajah Alex yang sangat kebingungan. Bagaimana tidak pria itu benar-benar seperti seorang pria yang terjebak pada situasi yang sangat menakutkan, istrinya tidak pulang setelah dari Bali, tiba-tiba bersikap seperti mereka tidak saling mengenal. tentu saja Alex sudah kebingungan, pria itu hendak mendekati Maria namun Maria selalu menolaknya.
Waktu telah berjalan, akhirnya rapat yang ada di perusahaan alat setelah selesai namun yang terlihat Alex terus saja menatap istrinya.
"Sayang, Kau tinggal di mana? kenapa kau tidak pulang kerumah?" tanya Alex kepada Maria.
"Di suatu tempat Mas, aku tidak akan pulang kerumah mas. karena kemarin kau tidak pulang kan jadi aku kesepian." jawab Maria.
"Sekarang Aku sudah pulang, jadi pulang lah ke rumah." pinta Alex.
"Maafkan aku Mas, kemungkinan besar Aku tidak bisa pulang karena aku harus selalu stand by di perusahaan ini. kau mengerti kan kalau Mas Fathan sekarang melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan besar
" jawab Maria.
"Tapi sayang, kau harus pulang kerumah.. tidak baik bagi seorang istri tidak ada di rumah suaminya." ucap Alex.
Maria ingin tertawa terbahak-bahak di hadapan Alex, suami apa? mana bisa lex dikatakan suami Jika suami yang begitu dicintai oleh Maria ternyata pria itu sering sekali menghianati Maria.
"Maaf Mas, Aku tidak bisa pulang sekarang.. mungkin kau bisa berkunjung sesekali ke apartemen, lagipula aku sudah meminta Mbok Darmi untuk tinggal bersamaku. kamu ngerti kan kalau aku Aku tidak bisa hidup sendiri." jawab Maria.
Terlihat sekali kalau Maria menyembunyikan sesuatu, bahkan tutur kata Maria benar-benar begitu kasar apalagi penolakan itu seperti penolakan seorang wanita yang telah dikhianati.
"Sebaiknya kau kembali saja Alex, karena Maria sudah tinggal di apartemen milik perusahaan ku. jadi kau tidak usah khawatir." ucap Fathan.
"Alex menatap wajah Fathan, ada sesuatu kejanggalan ketika Fathan mengatakan kalau Maria sudah tinggal di apartemen milik perusahaan nya, sedangkan Maria sendiri adalah seorang wanita yang sudah bersuami.
"Apakah tempat itu sangat bagus Tuan?" tanya Alex.
"Tentu saja itu sangat bagus, beberapa minggu yang lalu terlihat Maria benar-benar sangat depresi karena kau tidak pulang-pulang. jadi dia memintaku untuk mencarikan sebuah hotel, Tentu saja aku tidak akan membiarkan hal itu jadi aku meminta Maria tinggal di salah satu apartemen yang biasa digunakan oleh para tamu perusahaan." jawab Fathan. ternyata Fathan sekarang sudah mulai mengikuti permainan Maria, pria itu sepenuhnya akan mendukung Maria.
Satu minggu kemudian
Akhirnya surat perceraian Maria sudah jadi, sebuah surat yang telah dikirimkan oleh Maria ke perusahaan milik Alex.
"Tuan, ada sebuah paket untuk anda." ucap sekretaris Alex.
Terlihat Wanita itu sangat terkejut saat di dalam kantor milik bosnya itu sudah ada seorang wanita yang pakaiannya sudah tidak terlihat rapi lagi.
"Paket dari siapa?" tanya Alex.
"Saya tidak tahu Tuan, Tapi kelihatannya ini sebuah surat." jawab sekretaris Alex.
Akhirnya Alex mengambil surat tersebut, tatapan matanya terus menatap sebuah amplop yang berwarna coklat. dengan sengaja Maria memasukkan surat perceraian dari kantor agama itu berlapis2 karena dia ingin membuat Alex benar-benar terkejut dengan hadiah yang dikirimnya pagi itu.
** bersambung **