NovelToon NovelToon
22.23

22.23

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Balas Dendam / Contest / Tamat
Popularitas:223.1k
Nilai: 5
Nama Author: Okta Diana

"Kamu pahlawanku. Kamu cinta pertamaku. Kamu teman terbaikku. Tapi siapa sangka jika selama ini, kamu adalah anak dari pembunuh Ayahku." ~Pinky~

Dari pengkhianatan seorang pacar membuat Pinky Arkananta tak sengaja bertemu kembali dengan Arion.

Reyhan, Ayah tiri Pinky melarang keras Arion untuk mendekati anak-anaknya. Seperti merpati yang baik akan tau jalan pulang, ya begitulah kisah cinta mereka. Sekuat apapun Rey menjauhkan sepertinya akan percuma. Tapi, jika Pinky mengetahui kenyataan sebenarnya apakah cinta mereka akan tetap sama?

"Jika aku bisa memilih siapa orang tuaku, aku pasti tidak akan memilihnya sebagai Ayahku. ~Arion~

Ada juga Aero, adik Pinky yang menjadi rebutan tiga teman wanitanya!

Area 21+

Ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okta Diana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Namanya Arya

"Papa pulang ...." teriak Rey saat melangkahkan kakinya dari dalam mobil.

Deg

Lidah Pinky menjadi kelu, dia tak mampu menyambut teriakan Papa dan Mamanya. Rey langsung berjalan cepat memeluk Pinky, di susul juga oleh Kinan. Tidak ada reaksi dari anak perempuannya itu.

Arion, dia dua langkah mundur menjauhi Pinky dan Rey yang melepas rindu. Wajahnya nampak tegang. Dia terus memandangi Ayah dan Anak yang membuat hatinya bergetar. Dia juga ingin dipeluk seorang Ayah juga. Ayah yang selama ini bahkan dia tak tau dimana.

"Aero mana?" tanya Kinan pada Pinky. Pinky masih belum mampu menjawabnya.

Rey celingukan ke dalam restoran, "Aero ...." panggilnya dengan melambaikan tangannya.

Dia langsung berdiri menatap siapa yang memanggilnya. Matanya membulat ketika tau siapa yang memanggiknya. Apa ini mimpi? Kenapa Papanya pulang secepat ini? Lalu bagaimana nasib Kakaknya dan Arion di depan?

Aero berjalan gugup ke arah mereka. Kinan langsung memeluk erat anak laki-lakinya itu. Dia pun ikut terpaku sama dengan Kakaknya. Aero dan Pinky menatap ke arah Arion yang terus berusaha menyembunyikan perasaan takutnya. Bagaimana setelah ini? Apa dia akan dimaki-maki atau malah diusir oleh Papanya?

"Hei kalian kenapa? Gak seneng banget Papa dan Mama pulang?" tanya Rey dengan mengerutkan dahi.

"Pa-pa kenapa sudah pulang? Katanya lusa." Aero gugup.

Rey terkekeh, "Papa ingin bikin kejutan dengan kalian. Ya kan sayang?" Rey tersenyum pada Kinan lalu menatap dua anaknya yang terlihat tegang.

Aero memberikan senyum setengahnya. "Ayo kita masuk!" ajak Rey. Pinky masih terdiam menatap Arion. Bahkan Rey pun ikut menatapnya. Kini Rey dan Arion saling bertatap muka. Lalu apa yang akan Rey lakukan pada Arion?

Deg deg deg deg

"Dia siapa?"

Huft

Tiga anak itu akhirnya bisa bernapas lega. Sebenarnya Rey belum terlalu tua. Bahkan teman-teman Pinky dulunya banyak yang naksir pada hot daddy itu. Namun, ketampanan wajah Arion yang membuat orang pangling melihatnya termasuk Pinky cinta pertamanya.

Rey terus mengerutkan dahi. Kenapa anak-anaknya nampak tak seperti biasanya? Susah sekali untuk diajak berbicara.

"Hei siapa nama mu?" Akhirnya Rey bertanya langsung pada Arion.

"Sa-saya Ary ...."

"Arya ... namanya Arya Pa," sahut Aero dengan lantang.

Rey memautkan alisnya, "Arya?" tanya Rey ragu, Aero menganggukan kepalanya dua kali. Sedangkan Arion masih terdiam begitu juga Pinky.

Karena merasa sangat asing, ditambah lagi kebohongan Aero tentang siapa dirinya, Arion memutuskan untuk segera pergi dari sini. "Saya pamit pulang dulu Om?" Arion menunjuk arah parkir tempat motornya dengan ibu jarinya.

"Kok pulang?" Rey mengerutkan keningnya.

"Sudah dari tadi kok Pa," jawab Aero dengan berbohong lagi. Rey mengangguk kebingungan.

Arion melangkahkan kakinya perlahan keluar sesekali dia melirik ke arah Pinky yang terus terdiam. Dia menaiki motornya dan masih menatap keluarga itu dari tempat dia parkir. Raut wajah kecewa masih nampak begitu jelas di wajah Pinky. Andai Papa dan Mamanya tidak pulang sekarang mungkin dia bisa berduaan.

Rey mengajak keluarganya untuk segera pulang ke rumah jika memang mereka tak mau masuk dalam restoran. Wajah Aero kini sudah tak nampak tegang lagi. Dia berpikir semuanya sudah aman. Apa aman?

Tidak, ini malah menjadi awal dari sebuah kebohongan yang akan menuntut kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan yang pertama. Jadi bersiaplah untuk itu semua!

1
falea sezi
anak Kinan Rey bukannya Jr kok jd pinky aero/Shame/
Susi Andriani
pinky terlalu bodoh
Susi Andriani
anak si Kevin temen rey
Susi Andriani
halo kakak aku datang nih
Husnul Kholil
bagus
Devy
Aero dan pinky itu adiknya JR...?
Okta Diana: bukan. ini beda cerita
total 1 replies
Ayook--
😭😭😭g bisa brkata ap" thor, bab in sungguh mengandung banyak bawah....
fa_zhra
umur segitu msh labil.mengedepankan emosi drpd logika
V_nee ' wife Siwonchoi ' 🇰🇷
Udah baca dan tabur bunga dan ngopi disitu taaa 💃
Anindya Hamdan Syabani
sambil nunggu babang shaka aku mampir kesini,makasih ya thor udah bikin karya2 yg bagus,ttp semangat ya thor semoga author okta ttp sehat
NurIla Rahmatiah
duhh kata2nya Pinky ke papa Rey kejam syekaliii 😭😭😭
NurIla Rahmatiah
hmmm... tetep ga suka sih kalo kaya gini caranya pinky terkesan murah🤦✌️..
padahal ciuman aja belum pernah..eh ini sampe ngasih keperawanan.. terlalu sihh, syeremmm
itttti ajahh 🆘❀⃟⃟✵
otw ta🏃‍♀🏃‍♀🏃‍♀🏃‍♀🏃‍♀🏃‍♀🏃‍♀
Astuti Puji VaNolzky
lah nikahin aero donk thor..ga kasihan ya
Ririn Satkwantono
yaa... nama kinan nyelip...hihi
Ririn Satkwantono
mmpir.... nih aq thor.... ni br smpt bc....
Nenk Leela Poetrie Mawar
yahh kok sudah End gak tunggu Aero nikah dulu ke
Nenk Leela Poetrie Mawar
yahhhhhh
Nenk Leela Poetrie Mawar
pinky😭😭
Nenk Leela Poetrie Mawar
rumit sekali hidup mu pinky
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!