NovelToon NovelToon
Sistem Kaisar Surgawi

Sistem Kaisar Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: OhMyZy

Selama 18 tahun, Bai Chen hidup sebagai anak selir yang tidak dianggap di faksi kecil Benua Barat. Ia disiksa, dihina, dan jalur Dao-nya dihancurkan oleh klannya sendiri tanpa ampun, membuatnya dianggap sebagai sampah abadi.
Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-18, saat ia terbaring sekarat di ruang bawah tanah yang dingin, sebuah suara mekanik dingin berdering di kepalanya:
[Sistem Penguasa Dao Diaktifkan. Memperbaiki jalur Dao yang hancur. Sinkronisasi dimulai...]
Dalam sekejap, hambatan tubuhnya musnah. Dari titik terendah sebagai manusia fana, ia melompat langsung ke Ranah Void Dao!
Menggabungkan logika sains modern dan kekuatan sistem absolut, Bai Chen menembus batasan dunia kultivasi yang kolot. Ia membumihanguskan para musuh yang merendahkannya, mengguncang 5 Klan Kuno di Benua Tengah, hingga berdiri di puncak pertempuran kosmik yang membelah dunia demi menjadi Kaisar Surgawi mutlak yang tak tertandingi!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OhMyZy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Frekuensi Netral Kosmik dan Pemurnian Total Inti Patung Suci

Suasana di pelataran Kuil Agung Lingyin perlahan-lahan kembali pulih dari keheningan mencekam. Ratusan biksu senior, pengurus kuil, serta tetua bela diri Sekte Buddha masih bersujud massal di atas lantai pualam putih, menatap sosok Bai Chen dengan pandangan penuh rasa takjub, kagum, dan rasa hormat yang teramat sangat. Di hadapan mereka, patung Buddha raksasa yang tadinya diselimuti oleh kabut hitam pekat kini memancarkan pendaran cahaya keemasan hangat yang menenangkan seluruh penjuru pegunungan.

Master Kongkong, Ketua Sekte Buddha yang berada di ranah Void Dao, perlahan bangkit dari sujudnya. Dengan tubuh yang masih sedikit gemetar akibat sisa-sisa kelelahan mental, ia melangkah mendekati Bai Chen, lalu merangkapkan kedua tangannya di depan dada sebagai bentuk penghormatan tertinggi seorang murid kepada gurunya.

"Yang Mulia... tindakan luar biasa Anda hari ini telah menyelamatkan kelangsungan spiritual seluruh Benua Selatan dari kehancuran total," ucap Master Kongkong dengan suara bergetar tulus. "Atas nama Sekte Buddha dan seluruh makhluk di wilayah ini, kami menghaturkan rasa terima kasih yang tidak terhingga."

Bai Chen menoleh sekilas, menyambut ucapan tersebut dengan senyuman tipis yang sangat tenang. "Master Kongkong, bangunlah. Apa yang kulakukan tadi bukanlah keajaiban magis, melainkan sekadar penyelarasan frekuensi energi yang salah tempat."

Tepat setelah kalimat itu meluncur dari bibir Bai Chen, sistem di dalam kepalanya langsung memberikan respons balik berupa kilatan cahaya transparan.

[Ding! Misi Sampingan Berhasil Diselesaikan: Membersihkan Anomali Energi Hitam di Patung Buddha Raksasa.]

[Mendapatkan Hadiah: 20.000 Poin Sistem + Peningkatan Kapasitas Inti Meridian Spiritual (Sinkronisasi 100%).]

[Misi Lintas Benua Tahap Pertama Selesai: Akar Jiwa Es Seribu Tahun dan Giok Embun Surga berhasil terintegrasi ke dalam pangkalan data kosmik Inang.]

Gelombang energi kosmik murni tiba-tiba mengalir deras ke dalam meridian tubuh Bai Chen, menyapu seluruh titik sirkulasi vitalnya dan mempersiapkan fondasi mutlak untuk menyambut tantangan terberat berikutnya: terobosan menuju ranah Dao Surgawi.

Sebelum Master Kongkong sempat berkata apa-apa lagi, suasana di udara tiba-tiba bergemetar halus. Angin pegunungan berhembus lembut, membawa aroma harum bunga lotus putih yang bermekaran seketika di sekeliling pelataran kuil.

Dari arah koridor utama kuil yang diselimuti kabut tipis, sesosok bayangan tua melangkah keluar dengan anggun. Sosok itu mengenakan jubah biksu berwarna putih bersih tanpa sulaman emas, membawa sebuah tasbih giok putih di tangan kirinya, sementara ekspresi wajahnya memancarkan kedamaian mutlak yang menyatu dengan alam semesta.

Ia adalah Biksu Suci Fuhai, leluhur agung tertinggi dari Sekte Buddha di Benua Selatan yang berada di tingkat puncak Ranah Dao Surgawi!

Kehadiran Biksu Suci Fuhai seketika membuat seluruh biksu dan pengurus kuil yang masih bersujud segera merundukkan kepala mereka semakin dalam. Master Kongkong sendiri buru-buru membungkuk hormat menyambut kedatangan sang leluhur.

"Kami menyambut kedatangan Leluhur Suci," ucap Master Kongkong serempak dengan para biksu lainnya.

Biksu Suci Fuhai menghentikan langkahnya tepat di hadapan Bai Chen. Sepasang mata tua yang memancarkan kebijaksanaan ribuan tahun itu menatap lurus ke arah Bai Chen dengan sorot penuh penghargaan dan pencerahan batin. Sebagai seorang ahli di ranah Dao Surgawi, ia mampu melihat jauh melampaui batasan fana; ia bisa merasakan bahwa pemuda di hadapannya bukanlah manusia biasa, melainkan perwujudan dari hukum tertinggi alam semesta itu sendiri.

"Anak muda..." suara Biksu Suci Fuhai bergemerincing lembut bagaikan aliran air mata air pegunungan, sangat menenangkan jiwa. "Meditasiku di gua terpencil tadi malam terganggu oleh pergerakan energi kosmik yang masif. Dan ketika aku keluar, aku mendapati bahwa beban kutukan yang selama seratus tahun membelenggu inti spiritual Benua Selatan telah diselesaikan oleh tanganmu."

Bai Chen menatap lelaki tua renta itu tanpa rasa gentar sedikit pun. Ia menangkupkan tangan membalas salam sang leluhur. "Biksu Suci Fuhai terlalu memuji. Aku hanya membantu menetralkan getaran asing yang salah menempel di tempat ini."

Fuhai tersenyum ramah, garis-garis kerut di wajahnya tampak melembut. "Pengetahuan tidak pernah salah tempat, anak muda. Apa yang kau miliki adalah pencerahan sejati yang melampaui batas-batas doktrin kuno kami."

Ia mengibaskan lengan jubah putihnya perlahan. Dari dalam lipatan jubah tersebut, sebutir giok suci berwarna hijau zamrud bercorak teratai putih melayang mulus ke udara, mendarat dengan ringan tepat di telapak tangan Bai Chen. Giok itu memancarkan pendaran cahaya spiritual yang sangat murni dan menyejukkan.

"Ini adalah Token Giok Suci Benua Selatan," ucap Biksu Suci Fuhai penuh makna. "Simpanlah benda ini baik-baik. Dengan token ini, seluruh pintu kuil, jalur pegunungan, dan sumber daya spiritual di Benua Selatan akan terbuka lebar untukmu tanpa syarat. Kapan pun kau membutuhkan bantuan, token ini akan menjadi saksi sumpah kesetiaan Sekte Buddha kepadamu."

Bai Chen menerima token giok suci tersebut, lalu mengangguk hormat. "Terima kasih, Biksu Suci. Token ini akan sangat berguna."

Setelah perbincangan singkat yang penuh makna di pelataran kuil, Bai Chen tidak berlama-lama tinggal di kompleks Sekte Buddha. Misi utamanya di Benua Selatan telah selesai secara sempurna, dan sistem di dalam kepalanya mulai memberikan peringatan dini mengenai akumulasi poin dan ambang batas terobosan kosmik yang sudah di ambang pintu.

Beberapa jam kemudian, Bai Chen meninggalkan wilayah pegunungan Kuil Agung Lingyin. Ia berjalan tenang menyusuri jalur perbatasan terpencil yang terletak di antara Benua Utara dan Benua Selatan—sebuah kawasan lembah purba yang dikelilingi oleh ngarai curam dan diisolasi oleh dinding dimensi alam yang sangat tebal.

[Ding! Peringatan Sistem: Akumulasi Poin Misi dan Energi Kosmik Telah Mencapai Batas Jenuh Maksimal!]

[Syarat Terobosan Menuju Ranah Dao Surgawi (Ranah 8) Telah Terpenuhi Sepenuhnya.]

[Mulai Mengaktifkan Ujian Kesengsaraan Kosmik (Tribulation) dalam waktu: 3... 2... 1...]

Begitu suara mekanik sistem berdengung keras di dalam kepalanya, langit di atas lembah terpencil itu mendadak mengalami perubahan cuaca yang sangat ekstrem secara drastis.

Langit biru yang tadinya cerah seketika dirobek oleh pusaran awan hitam legam yang berputar kencang membentuk lingkaran badai raksasa. Sambaran petir kesengsaraan berwarna keemasan dan ungu tua menyambar-nyambar beringas di antara awan, memancarkan gelombang destruktif yang meremukkan batu-batu tebing di sekitarnya menjadi debu halus.

KBOOM!

Tekanan gravitasi kosmik menindas bumi dengan sangat kuat. Bagi kultivator biasa, ujian tribulation semacam ini adalah momen paling menakutkan yang bisa merenggut nyawa dan menghancurkan jiwa mereka berkeping-keping jika gagal melewatinya.

Namun, Bai Chen hanya mendongakkan kepalanya perlahan, menatap sambaran petir kesengsaraan yang turun menghantam ke arahnya dengan senyuman tipis penuh percaya diri.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bikin tubuh leluhur itu jadi boneka perang
Uranenantios: greget ya wkw
total 1 replies
OhMyZy
rat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!