NovelToon NovelToon
Sistem Ayah Super Tajir

Sistem Ayah Super Tajir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Diusir ke jalanan di tengah badai hujan bersama sepasang anak kembarnya yang menangis kelaparan, hidup Jiang Muchen hancur berkeping-keping saat istrinya memilih pergi demi gemerlap harta seorang tuan muda kaya.

Namun, tepat ketika keputusasaan nyaris menelan kewarasannya, "Sistem Ayah Super Tajir" tiba-tiba aktif, mengubah takdirnya dalam semalam dengan menjanjikan kekayaan tak terhingga hanya lewat satu syarat mutlak: membahagiakan anak-anaknya.

Kini, dengan kekuatan finansial yang perlahan mampu menggenggam ekonomi seluruh Kota Jiangcheng, Jiang Muchen bersumpah untuk membangun surga dunia bagi putra-putrinya, Zihan dan Ziyue, sembari memastikan siapa pun yang pernah menginjak-injak harga diri keluarganya... terutama sang mantan istri akan berlutut dalam penyesalan yang terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Suara tawa Tuan Muda Sun yang tadinya menggelegar perlahan mereda. Ia menyeka sudut matanya yang berair, lalu menatap kartu di atas meja marmer itu dengan dahi berkerut remeh.

"Kartu apa itu? Kartu anggota warnet jalanan? Atau kartu diskon supermarket kelontong? Astaga, perutku sampai sakit meladeni lelucon orang miskin."

Wang Li mencibir. Ia menjepit ujung kartu hitam itu dengan dua jari lentiknya, berniat melemparkannya tepat ke wajah Jiang Muchen.

Namun, sebelum lengannya sempat berayun...

Grep!

Sebuah cengkeraman kuat menahan pergelangan tangan Wang Li. Bersamaan dengan itu, aroma parfum mewah yang elegan dan dingin menyerbak ke udara, menutupi bau tajam dari pakaian basah Muchen.

"Berhenti."

Suara wanita itu terdengar sangat tenang, namun memancarkan wibawa absolut yang membekukan suasana.

Wajah ketus Wang Li seketika luntur menjadi seputih kertas. Ia menoleh patah-patah.

"N-Nona Su..." Wang Li tergagap ngeri. "M-Manajer Umum..."

Su Qingxue sama sekali tidak melirik resepsionis itu. Sepasang mata indahnya justru terpaku pada kartu hitam legam di atas meja. Napasnya tiba-tiba tercekat. Jantungnya berpacu gila-gilaan menghantam tulang rusuknya.

Sebagai petinggi di industri perhotelan internasional, Qingxue telah melihat ribuan kartu VIP bergengsi. Namun, benda bersimbol naga perak di hadapannya ini berada di dimensi yang sama sekali berbeda!

'Ini... Infinite Centurion Black Card!' Qingxue menjerit dalam hati. 'Kartu yang hanya dikeluarkan oleh Bank Global untuk individu dengan kekayaan bersih cair di atas sepuluh triliun! Kartu sakti yang bahkan ayahku sendiri seorang triliuner tidak punya kualifikasi untuk mengajukannya. Hanya ada kurang dari seratus orang di seluruh dunia yang memegang benda ini!'

Bruk.

Qingxue menghempaskan tangan Wang Li dengan kasar. Sikapnya yang terkenal dingin, angkuh, dan tak tersentuh seketika runtuh.

Di bawah tatapan puluhan mata di lobi, sang Dewi Bisnis Kota Jiangcheng itu merapikan jasnya, memutar tubuh, lalu membungkuk sembilan puluh derajat di hadapan Jiang Muchen. Postur itu membuat belahan dadanya sedikit mengintip dari balik kemeja sutranya, namun Qingxue sama sekali tidak peduli. Rasa hormat dan ketakutan mutlak sepenuhnya menguasai akal sehatnya.

"Tuan yang terhormat, saya mewakili pihak manajemen memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaksopanan staf kami." Suara Qingxue sedikit bergetar, merendah ke titik yang belum pernah ia tunjukkan pada siapa pun. "Saya Su Qingxue, Manajer Umum hotel ini. Merupakan sebuah kehormatan tertinggi bagi kami untuk menyambut kedatangan Anda di Grand Jiangcheng."

Deg.

Tindakan Su Qingxue bagaikan sambaran petir di siang bolong.

Tuan Muda Sun membelalakkan matanya hingga nyaris melompat dari rongganya, rahangnya seolah baru saja menghantam lantai. Di belakang meja, tubuh Wang Li bergetar hebat. Kakinya berubah menjadi jeli hingga ia terjerembap duduk di lantai pualam.

Dewi bisnis yang terkenal tak pernah tunduk pada pejabat tinggi manapun ini... membungkuk hormat pada seorang gelandangan basah kuyup?!

Di tengah keterkejutan semua orang, Jiang Muchen hanya menatap Su Qingxue dengan ekspresi sedatar papan. Berkat Aura Ketenangan Mutlak, pria itu tidak menunjukkan sepercik pun nafsu saat melihat kecantikan dan tubuh memikat di hadapannya.

Mata Muchen menatap Qingxue seolah wanita itu hanyalah bongkahan batu bata. Hal ini justru membuat Qingxue merinding sekaligus semakin kagum.

"Manajer Su," suara Muchen akhirnya memecah keheningan. Nadanya pelan dan santai, namun setiap suku kata yang keluar terasa seperti godam yang menghantam dada. "Sepertinya hotelmu memiliki standar pelayanan yang sangat unik. Resepsionis ini menolak kehadiranku, dan pria buncit di sebelahku ini merasa udara di lobi terlalu kotor karena napasku."

Wajah cantik Qingxue seketika menegang. Ia berputar, menyorot Wang Li dengan tatapan yang bisa membunuh orang.

"Wang Li, kau dipecat." Suara Qingxue kembali menjadi es. "Bereskan barangmu malam ini juga. Dan jangan pernah perlihatkan wajahmu lagi di industri perhotelan manapun di Jiangcheng. Aku sendiri yang akan memastikan namamu masuk dalam daftar hitam seumur hidup."

"N-Nona Su! Tolong ampun, Nona! Saya tidak tahu! Tolong beri saya satu kesempatan lagi!" Wang Li meratap histeris, bersimpuh memeluk kaki meja marmer.

Namun Qingxue menganggapnya udara kosong. Wanita itu beralih menatap Tuan Muda Sun yang kini meneguk ludah kasarnya.

"Tuan Muda Sun," desis Qingxue tajam. "Saya juga menyarankan Anda segera angkat kaki dari hotel kami. Mulai detik ini, keanggotaan VIP Keluarga Sun dicabut permanen. Keamanan! Antar Tuan Sun keluar."

"Apa?!" Wajah Sun memerah karena marah dan malu. "Su Qingxue, kau berani mengusirku demi gembel ini?! Ayahku adalah relasi bisnis ayahmu!"

"Bahkan jika ayahmu yang berdiri di sini detik ini juga, aku akan tetap melemparnya ke selokan luar jika dia berani menyinggung tamu terhormat kami," potong Qingxue tanpa ampun. "Seret dia."

Sret!

Dua petugas keamanan bertubuh kekar yang tadi sempat diintimidasi oleh aura Muchen, kini menemukan sasaran empuk untuk melampiaskan ketegangan mereka. Keduanya langsung meringkus lengan Tuan Muda Sun dan teman wanitanya yang menjerit-jerit, menyeret mereka keluar menembus dinginnya badai.

Setelah lobi kembali sunyi dari hama perusuh, Qingxue memutar tubuhnya. Ia kembali memasang senyum paling manis dan tulus yang sangat langka. Senyuman itu membuat wajahnya secantik bunga persik yang mekar di awal musim semi.

"Tuan, Presidential Suite di lantai puncak telah kami persiapkan untuk Anda. Jika Anda berkenan, izinkan saya secara pribadi mengawal Anda serta putra-putri Anda yang sangat menggemaskan ini ke atas," tawar Qingxue lembut, matanya melirik sekilas ke arah Zihan dan Ziyue.

'Anak-anak ini... pakaian mereka sangat murah dan kebesaran, tapi wajah mereka begitu jernih dan manis,' batin Qingxue penasaran. 'Siapa sebenarnya pria ini? Mengapa sosok pemegang kartu tertinggi di dunia membiarkan dirinya dan anak-anaknya kehujanan di jalanan? Pasti ada rahasia besar di baliknya.'

Ketertarikan yang bisa berakibat fatal bagi hatinya sendiri mulai bersemi tanpa ia sadari.

"Tolong tunjukkan jalannya," jawab Muchen singkat. Ia mengambil kembali kartu hitamnya dan mengeratkan genggamannya pada si kembar.

Ting!

Lift pribadi berlapis emas meluncur mulus tanpa suara, membawa mereka menembus lantai lima puluh. Pintu lift terbuka, langsung terhubung dengan sebuah penthouse masif seluas lima ratus meter persegi.

Hawa hangat dari lantai marmer berpemanas langsung menyambut kaki mereka. Jendela kaca panorama raksasa membentang luas, memamerkan lautan lampu Kota Jiangcheng dari titik tertinggi. Perabotan dari kayu mahoni langka dan sofa kulit premium memancarkan kemewahan di setiap sudut.

"Ayah... ini besar sekali!"

Ziyue melepaskan genggaman tangan ayahnya. Gadis kecil itu berlari-lari kecil di atas karpet Persia yang setebal awan, tawanya pecah berderai.

Di belakangnya, Zihan berusaha mempertahankan wajah datar dan kerennya. Namun mata bulat anak laki-laki itu tidak bisa berbohong. Ia menatap sebuah kolam renang air hangat dalam ruangan di sudut penthouse dengan mulut sedikit terbuka.

Melihat kepolosan anak-anaknya, gumpalan es di dada Muchen perlahan mencair. Ia menoleh menatap Qingxue.

"Manajer Su, bisakah kau membelikan beberapa setel pakaian anak-anak? Pilihkan bahan terbaik yang paling ramah untuk kulit mereka, dan beberapa pakaian ganti untukku. Kau bisa memperkirakan sendiri ukuran kami." Muchen memberi instruksi dengan nada seorang ayah yang lembut namun mutlak. "Setelah itu, siapkan hidangan hangat terbaik yang dapur kalian miliki. Anak perempuanku sangat menginginkan kue kukus yang manis. Pastikan itu ada di meja."

"Tentu saja, Tuan. Saya akan mengurus semuanya secara pribadi. Seluruh permintaan Anda akan tiba dalam dua puluh menit," jawab Qingxue sambil membungkuk anggun. Ia mencatat setiap silabel ucapan Muchen di kepalanya, sebelum undur diri menuju lift.

Sepeninggal Qingxue, Muchen langsung membawa si kembar ke kamar mandi utama yang berlapis marmer hitam. Ia memandikan Zihan dan Ziyue dengan air hangat yang menenangkan otot-otot kaku mereka. Suara gemercik air dan tawa canda si kembar menggema di ruangan itu, perlahan menghapus mimpi buruk tentang hujan badai dan tatapan hina manusia di luar sana.

Setengah jam kemudian, di meja makan panjang beralaskan taplak sutra, Ziyue dan Zihan makan dengan sangat lahap.

Di hadapan mereka tersaji deretan hidangan tingkat dewa: sup abalon hangat, potongan daging sapi Wagyu A5 panggang yang meleleh di mulut, dan tentu saja, satu keranjang bambu berisi bakpao kukus manis berbentuk kelinci gemuk yang masih mengepulkan asap.

Muchen, yang kini sudah mandi dan mengenakan jubah mandi sutra yang nyaman, duduk menemani mereka. Ia menopang dagu, memandangi wajah polos si kembar yang belepotan noda saus dengan sorot mata penuh kasih sayang.

Ding!

[Mendeteksi bahwa Ziyue dan Zihan merasa sangat hangat, kenyang, dan bahagia.]

[Misi Harian Pertama telah diselesaikan dengan tingkat kesempurnaan 100%.]

[Mengirimkan hadiah: Keterampilan Mengemudi Tingkat Dewa telah berhasil ditanamkan ke dalam saraf memori motorik Host. Sebuah mobil SUV Dartz Motorz Prombron anti-peluru kustom seharga 20.000.000 RMB telah diparkir di garasi VIP hotel ini. Kunci fisik dan seluruh dokumen legalitas kendaraan berada di dalam laci nakas kamar utama.]

Muchen tersenyum tipis merasakan aliran informasi baru masuk ke dalam otaknya dengan mulus. Uang, koneksi, kekuatan... semua ini baru permulaan.

Malam semakin larut. Si kembar akhirnya tertidur pulas di atas ranjang king size yang empuk, tenggelam dalam balutan piyama sutra lembut hasil pilihan Su Qingxue.

Muchen berjalan mendekati jendela kaca panorama. Ia berdiri diam, memegang gelas kaca berisi air hangat. Matanya menatap tajam ke arah gemerlap hiruk pikuk Kota Jiangcheng di bawah kakinya.

'Lin Yueran. Zhao Qiming.'

Rahang Muchen mengeras.

'Kalian pikir kalian bisa tertawa di atas angin hanya dengan sedikit kekayaan receh Keluarga Zhao? Bersiaplah. Aku akan membuat kota ini berlutut menyembah di bawah kaki anak-anakku, dan aku akan memastikan kalian berdua menontonnya dari selokan yang paling kotor.'

Jdarrr!

Kilas petir menyambar di luar jendela kaca, menerangi raut wajah tampan Jiang Muchen yang kini tak lagi memancarkan kelemahan, melainkan dominasi absolut seorang penguasa sejati.

1
Luna
nikah dulu woy ,,,,
Seung
kok ngga nyambung? 😂
Luna
1 miliar Dollar jadi berapa triliun itu 😱😱😱😱😱😱
Mu Lin@42443
chp 15 dan 16 sama, lalu chp 14 ke 15 kayak di lewatin, dari gudang, tiba tiba udh berantem di kaki villa
Luna
calon ibu sikembar cie cie
Was pray
kok diekspor? berarti tenaga pengajarnya dibuang ke eropa dong .... 🤭🤭🤣
RaMna Hanyonggun Isj
Ceritanya sama persis dgn cerita sebelah dgn titik komanya hanya beda di disni yg di Usir Cowok di sebelah Cewek yg di Usir
💫Penjelajah Novel💫
saran jangan terlalu banyak membuat cerita. fokus ke 1 - 2 aja dulu. setelah tamat baru buat lagi. nanti banyak yg gak ke urus kek yg sudah2🙏
Luna
👏👏👏👏pak dudaku keren👍
Fajar Fathur rizky
cepat bantai bayangan abu
Luna
semoga lolos Thor,,, beberapa akhir ini banyak novel favorit ku yg gagal kontrak 💪
Yui: makasih kak dukungannya😊, iyah ntah apa yang merasuki Aplikasi ini
total 1 replies
💫Penjelajah Novel💫
tolong up 10 bab/hari thor. jangan nanggung gini 🤣
Yuliana Tunru
linna kau terlalu pede ya jgn kau kita jiang vm.orang biasa ditunghu kejutan krn niat jahatmu
Yuliana Tunru
👍👍👍 jiang munchen kau bagai eewa kematian bagi orang2 jqhat
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Dewiendahsetiowati
cerita dicerai di hari tua aku kembali menjadi nona muda kok dihapus ya thor
Yui: mau direvisii kak😊
total 1 replies
Yuliana Tunru
benar2 pembalasan yg mutlak 👍👍
Luna
lah ngapain kamu nyalahin tuan muda Zhao kan elu yg gatal dulu Lin🤣🤣🤣🤣
Luna
request kalo bisa si mantan istri diteror sampai gila yh Thor🤣🤣🤣
Luna: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
total 2 replies
Yuliana Tunru
gmn lin msh bangga dan sombong sdh meninggalkan ank2 dan mantan suami miskin mu siap2 jd gbel dan sasaran amukan pacarmu 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!