NovelToon NovelToon
Membangun Rumah Duka

Membangun Rumah Duka

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Nyta Yulaeha

Vayala seorang gadis berusia 29 tahun yang gagal menikah dengan mantan kekasihnya yang toxic dan memutuskan menikah dengan pria yang baru dikenalnya selama satu bulan.

impiannya membangun rumah tangga yang bahagia nyatanya hanya membangun rumah duka,pria yang terlihat baik,royal dan perhatian itu berubah menjadi kasar,perhitungan dan silent treatment sehingga membuatnya merasa kesepian dan sedih .

bagaimana Vayala menghadapi kehidupan rumah tangga yang membuatnya menderita itu...
apakah ia bisa bahagia dengan laki laki pilihan yang baru dikenalnya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyta Yulaeha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Fara

"Buruan mandi kita kerumah orangtuaku sekarang!"ucapnya keluar dari kamar dengan nada datar.

Sejak pertengkaran kemarin kami hanya diam dan tidur berlawanan arah,mataku Yang sedikit bengkak karena habis menangis semalaman membuatku merasa tidak bersemangat.

Sengaja aku tidak menjawab ucapannya hanya diam dan berpura pura tidak peduli ,tetap berbaring di kasur sambil memainkan handphone.

"Kenapa belum mandi ...kamu enggak mau ikut ?"tanyanya lagi setelah ia mandi dan berganti pakaian.

"ayo sayang temenin aku kerumah ibu,maafin aku kaya gitu kemarin abis kamu bikin kesel aku jadi aku emosi..nanti pulang dari sana kita jalan jalan deh biar kamu enggak bete lagi...",ucapnya lagi mencoba membujukku.

Melihat wajahnya yang memelas akhirnya aku pun luluh juga.."biar bagaimanapun dia itu suami".ucapku dalam hati beranjak bangun dari tempat tidur dan menurut padanya.

Ia menungguku di depan rumah dengan motor matic hitam yang siap membawa kami kerumah mertuaku.

Dalam perjalanan kami tidak lupa selalu membeli buah tangan untuk mereka,dalam waktu beberapa jam kami tiba disana.

Dengan langkah malu aku masuk kerumah itu dengan mengucapkan salam.

"tunggu sebentar ....lagi masak dulu...!!"seru ibu mertuaku yang berteriak dari arah dapur.

Ayah mertuaku segera keluar dan menyambut kami dengan sikapnya yang selalu dingin.

"kalian dari rumah?"tanya ayah mertuaku.

"iya yah...!"sahut Mas Bram duduk di papan panjang yang terbuat dari kayu buatan ayah mertuaku,walau mereka tinggal di perumahan yang cukup mewah mereka tidak mempunyai banyak barang seperti kebanyakan orang.

Hanya ada televisi LCD buatan lama berukuran 32 inc dengan kipas angin berdiri saja,ibu mertuaku pernah bercerita kalau ia sudah malas untuk memberi barang perabotan rumah karena ayah mertuaku jika sedang marah menghancurkan semuanya persis seperti suamiku mas Bram yang jika marah barang barang rumah kami yang jadi sasaran,apa itu suatu sifat atau penyakit keturunan,entahlah...

"yah itu si Fara hamil Udah tau ayah?"tanya Mas Bram memberitahu orangtuanya.

"kami sudah tau,anak itu hasil dari hubungannya sama pria yang bernama Roni..memalukan memang,dicorengnya muka kami sama si Fara!!"seru ibuku yang muncul dari dapur dengan raut wajah kesal.

"ini karena kamu yang selalu manjain mereka....!!!"serunya lagi dengan nada kesal menunjuk ayah mertuaku.

"Biar nanti kalau anaknya sudah lahir buang saja kepanti atau kasih orang!!"sahut ayah mertuaku dengan kesal.

Melihat mereka membahas Fara aku hanya menyimak saja,terlihat kedua mertuaku yang sedang kesal karena kelakuan anaknya.

"dirumahnya suka ada laki laki yang Datang?"tanya ibu mertuaku penasaran.

"aku enggak lihat Bu,aku kan kerja!"ucap mas Bram .

"kamu Vayala apa pernah lihat laki laki itu dirumahnya?".

"saya enggak tahu Bu...saya sudah jarang main ketempat Fara"sahutku pelan.

"kenapa memang jarang main?".

"enggak papa Bu...hanya sekarang saya lebih sering dirumah"ucapku lagi.

Ibu mertuaku hanya mengangguk,"Bram kamu sering sering kerumah Fara lihat laki laki itu,usir kalau sampai laki laki itu dirumahnya!!"seru ayah mertuaku dengan nada tajam.

"iya nanti aku lihat yah!".sahut mas Bram.

"biarin aja si Fara kalau mau nikah sama pria itu yah...biar anak itu ada bapaknya"ucap ibuku lagi.

"aarrgh...orang lakinya juga enggak bener itu...dia cuma mau numpang di rumah Fara,kaya enggak ada laki laki lain aja!!"seru Ayah mertuaku lagi.

Mas Bram menerima pesan mertuaku hanya menjawab iya,ia pun tampak kesal dengan cerita orang tuanya mengenai laki laki yang menghamili adiknya itu.

Sebelum pulang Mas Bram meminta uang pada ayah mertuaku dengan alasan uang gaji yang diterimanya tidak cukup untuk kebutuhan sehari hari kami.

"kamu ini minta uang terus kerjanya...ayahmu itu sudah menyekolahkan kamu sampai sarjana cari duit sendiri,dikata orangtuamu ini banyak hartanya...ayahmu dulu kerja keras untuk nafkahin kamu dan adik adik kamu sekarang kamu sudah besar masih minta aja!!!"seru ibu mertuaku dengan kesal.

"kalau ada uang juga aku enggak minta Bu,pengeluaran tuh banyak..apalagi kontrak kerjaku tidak diperpanjang bulan ini,bentar lagi aku jadi pengangguran lagi!"sahut mas Bram mencari alasan.

"anak ini payah yah..rejekinya enggak kaya Fadil adiknya..!!",ucap ibu mertuaku berbicara dengan suaminya.

Mendengar perkataan nya membuatku benar benar merasa tidak enak,mas Bram memang salah karena terus meminta uang pada mereka tapi ucapannya membuatku merasa sakit juga rasanya ,apalagi aku juga tidak berpenghasilan dan berharap dari mas Bram saja.

"ayah enggak ada uang!"ucap ayah mertuaku dengan santai.

Karena merasa suasana rumah ini terasa panas aku memberi kode kepada mas Bram agar segera pulang.

Mas Bram yang hanya dimarahi dan mendengar keluhan mertuaku segera berpamitan pulang.

"Mas kamu ngapain si minta duit lagi sama mereka kan kamu jadi di omelin,udah mikirin Fara tambah mikirin kamu...!"ucapku yang duduk di belakangnya.

"mereka memang pelit ,buat Fara sama Fadil aja selalu dikasih sedangkan aku kaya anak tiri padahal uang ayah abis jual tanah itu masih banyak!"celetuk mas Bram sambil mengendarai motornya..

"ya gimana dah tau orangtua kamu kaya gitu masih aja...apalagi mereka lagi pusing sekarang sama si Fara"ucapku.

Sebelum sampai kerumah kami singgah sebentar ke rumah Fara,terlihat seorang pria sedang duduk di ruang tamu rumahnya.Dengan hati hati mas Bram berbicara dengan Fara dan pria itu secara pribadi.

"kalau emang lu mau serius sama adek gue ya nikahin abis lahiran jangan ditunda atau kalau enggak lu mesti masuk penjara karna udah hamilin adek gue!"seru mas Bram memberi ancaman.

...****************...

1
falea sezi
😒 adik ipar g tau diri
Nyta Yulaeha: /Facepalm/
total 3 replies
partini
nyesek sekali sinopsisnya
Nyta Yulaeha: selamat membaca kakak ../Bye-Bye/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!