NovelToon NovelToon
Galang With Lestari

Galang With Lestari

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:437
Nilai: 5
Nama Author: yourclvl

Lestari, adalah murid jurusan sastra tingkat pertama yang pendiam dan tertutup, ia menjalani hari-harinya tanpa pernah berniat menjadi pusat perhatian. Bersama dua sahabatnya, Indah dan Puspa, ia lebih nyaman menghabiskan waktu dengan aktifitas sama yang berulang dan terkesan monoton. walau demikian di jurusan sastra, lestari terkenal sebagai murid yang selalu ikut lomba sastra.

Berbeda dengannya, Galang merupakan murid IPS tingkat pertama yang ceria, aktif, dan terkenal hampir seluruh murid di SMA BlueSky. Galang juga aktif ikut lomba seputar jurusan, menggambar dan matematika

Pertemuan pertama bagi galang adalah ketika ia menyaksikan lestari diatas panggung, di pesta pengenalan murid baru.

walau awalnya lestari terkesan sulit didekati, namun perlahan hubungan mereka mulai menjadi dekat. Saat galang datang ke smp tempat dulu di bersekolah, atas permintaan gurunya dulu

galang malah kecelakaan dan hilang ingatan sementara. seperti apa hubungan cinta di antara mereka setelahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yourclvl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

fakta baru (2)

"lalu hal apa lagi yang kamu ketahui tentang mereka, ryu?" tanya galang dengan tatapan serius

"ada satu hal lagi, tapi ini tentang aku dan laras saja tidak ada hubungannya dengan kamu, galang" jawab ryu

"apa itu? Apa kamu bisa mengatakannya? Aku ingin tau" tanya galang penuh penasaran

"saat setelah tidur dengan ku, yang kamu pergoki kala itu, laras berbohong pada damar dan mengatakan bahwa ia berhasil menipumu dan tidur denganmu, aku tau karna sejak aku tau dia di perintah oleh damar, aku diam- diam mengikutinya"

"lalu? Apa damar percaya?" tanya Aga

"percaya, lalu ia mengabulkan keinginan laras, hal dari kesepakatan mereka" jelas ryu

"emangnya apa keinginan laras?" tanya galang lagi

"dia ingin tidur dengan putra, dan hamil anaknya, ini kejadian yang terjadi 5 bulan lalu. Tapi siapa sangka, ternyata laras di tipu oleh kedua orang itu, oleh damar dan putra" ujar ryu

"hahhh??"

"putra tidak tidur dengannya, ia berniat memanggil anak buahnya untuk meniduri laras. lalu entah karena apa, aku berpura- pura sedang mencari laras. Saat itu aku memakai hoddie dan celana tidur panjang saja, lalu putra memanggilku"

"dia berkata laras ada didalam dan sudah minum obat perangsang dengan sendirinya. Laras benar- benar berniat hamil anak putra. Lalu putra menyuruhku membawa laras. Tapi dia mengancam ku untuk tidak mengatakan kebenaran ini pada laras, jadi sampai saat ini laras tidak tau kebenaran apapun. dan menganggap malam itu, dia benar- benar berhubungan dengan putra" jelas ryu ngos- ngosan

"minum dulu my bro, sampw capek gitu ceritanya" ucap galang menyodorkan minum pada ryu

Aga dan top termenung dari tadi mendengar penjelasan dari ryu.

"hey, kalian berdua gapapa?" tanya galang pada mereka, sambil menggoyangkan tubuh mereka

"gila galang... Apa yang udah kamu perbuat sampai di perlakukan begini" ucap aga

"kalau bukan karena ryu jarang bohong, di bilang barusan cerita rekayasa juga aku bakalan percaya aja" jawab top

"iya setuju, terlalu kejam banget buat jadi kenyataan ini mah" ucap aga

"entah ya aku enggak ingat atau gimana, tapi ingatan masa itu seharusnya aku inget semua, kan kata dokter aku cuman lupa masa pas masuk sma sampai terbaru ini aja" jelas galang

"terus gimana? Ini enggak ada yang bisa ditanyain apa ya? Sumpah sadis banget itu cara mereka. Pasti enggak mungkin cuman sekedar dendam masalah citra, kan?" tanya top memastikan

"enggak mungkin, jujur janggal banget ini, untuk sekedar dendam karena masalah perempuan. Pasti ada alasan lain" jawab aga cepat.

"oh iya aku bisa tanya arkan" ucap galang tiba- tiba

"arkan siapa?" tanya ryu

mereka bertiga baru mendengar nama arkan, setelah sekian lama mereka mengenal galang. Mungkin adalah kali pertama galang menyinggung nama arkan ini.

"arkan adalah orang kepercayaanku, dia adalah orang pemberian ayahku, dia sudah mengikuti ku sedari aku masih berusia 3 tahun" jelas galang pada mereka bertiga

"ohoo horang ada mah beda ya, orang kepercayaanmu cuman satu kah?" tanya top

"ada tiga, cuman arkan yang paling sering berbicara denganku. karena selain orang kepercayaanku, untuk urusan selain sekolah, dia yang membantuku mencari tau, selain urusan perusahan. Untuk perusahaan ada paman praditya yang membantuku mengurusnya" jelas galang lagi

Lalu ia berjalan menjauh ini menyuruh seseorang disana yang bernama arkan, untuk menemuinya di kosan aga. Tak lama sekitar tiga menit, ada orang yang menekan bel. Begitu galang lihat, ternyata itu benar adalah arkan.

"selamat sore tuan, apakah ada yang perlu saya lakukan?" tanya arkan sambil membungkuk.

"duduklah dulu kak, ada yang mau aku tanyakan"

"baik tuan"

Begitu melihat sosok arkan, aga, top, dan ryu tak mengalihkan pandangan darinya

"lang"

"kenapa ryu"

"pesuruh apa yang seganteng ini deh? Aku yang laki aja naksir..."

"ngawur aja kamu ini, ryu. Oh ya kak mereka temanku. Aku mau tanya soal damar dan kembarannya. Apa kakak tau?" tanya galang

"tau tuan, apa yang ingin anda ketahui"

"panggilan seperti biasa aja kak, mereka sahabatku, bukan cuman teman biasa" ucap galang

"bilang kek lang dari tadi, capek nih tegak mulu, haii adik- adik yang manis salam kenal ya" sapa arkan ramah, lalu mengambil camilan di depannya

Sikap arkan jauh berbeda saat galang mengatakan mereka bertiga sebagai sahabatnya. Sebenernya arkan sudah mengenal ketiganya. ia bersikap formal karena ingin tau maksud ia dipanggil dan dikenalkan untuk apa. Agar ia bisa menyesuaikan dengan situasi yang seharusnya

"apa dendam mereka berdua padaku kak?" tanya galang yang langsung ke inti permasalahan

"sulit dijelaskan dengan satu alasan lang, soalnya alasannya lumayan rumit dan beraneka ragam. tapi yang pasti baik damar maupun putra. Mereka iri dengan kedudukanmu sebagai cucu pertama yang mewarisi perusahaan langsung diusia sedini ini" jelas arkan

"emang umur berapa ka arkan?" tanya aga

Arkan melirik galang, seolah meminta persetujuannya, ia harus menjawab apa. galang mengangguk seraya 'katakan saja'

"umur 12 tahun"

"ORANG GILA MANA YANG UDAH PUNYA PERUSAHAAN DIUMUR SEGITU GALANG" teriak ketiganya histeris

"cuman meneruskan, lagi pun itu titipan almarhum kakek" jelas galang

"tanpa kemampuan, tidak mungkin almarhum tuan besar menyerahkan perusahaan terbesarnya padamu, galang" ucap arkan

"lebih besar dari perusahaan ayahnya?" tanya top penasaran

"tentu saja omsetnya setara 3 perusahaan tuan retno, tiga kali lipatnya baru sama dengan hasil dari perusahaan yang dimiliki galang"

"orang gila apa sih temen kita ini..."

"ga logic banget sumpah... Iri.."

"kalau ada yang bilang ini karangan, aku pun percaya saking mustahilnya..."

Begitulah ucap ketiganya.

"kamu tau alasan paling besar si kembar damar dan putra membenciku enggak kak?" tanya galang yang masih penasaran

"emangnya apa lagi? tentu aja karna uang. Karena keberadaanmu mengancam uang mereka. Setidaknya itu yang keduanya fikirkan. Kamu mungkin tidak ingat karena amnesia, tapi saat kamu mengungkap pasar gelap yang dijalankan putra tahun lalu. Itulah yang menbuat putra membantu damar membalas dendam padamu"

"kalau untuk damar si bocah manja itu, dia cuman dendam kesetanan karena iri padamu saja. Tapi emang agak berlebihan sih emosinya yang meluap- lupa itu" jelas arkan kemudian.

"pasar gelap? Anak semuda dia punya pasar.gelap?" kali ini ryu yang bertanya

"kalau denganku memang dia termasuk muda, tapi kalau dengan kalian tidak terlalu muda harusnya. Karena usianya tahun ini 22 tahun, sedangkan aku 27 tahun, dan kamu galang baru 16 kan tahun ini?" ujar arkan

Mereka semua kaget, terutama galang. setau mereka damar seumuran dengan mereka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!