fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 24 latihan
Setelah 2 hari kemudian. Suasana di serikat masih ramai karena para kesatria dan juga kenici mengadakan pesta atas keberhasilan mereka menangkap bandit. Fadli tidak peduli dengan hal seperti itu. Ia justru sedang bingung mau melaksanakan misi apa.
(Status fadli)
Hp , 6000, mana 16.000. Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi, item :, pedang karat, pedang kuning, tongkat sihir, dan gelang penyembuh. Keuangan, 3 juta dan 3000 keping perak.
"Kei.. ada saran tidak misi apa yang harus aku ambil?" tanya fadli.
"Hem...saran saya lebih baik anda latihan saja tuan tingkatkan kapasitas mana," jelas kei dengan tegas.
"Benar juga, kalau begitu hari ini kita latihan saja di hutan," ucap fadli.
Ia pun segera berjalan menuju pintu keluar dari seikat namun, dewi tiba- tiba menarik dirinya, "mau kemana kamu ikut kami berpesta, ini pencapaian besar loh," kata nya dengan bau minuman yang masih menyengat.
"Bau sekali, minggir aku mau pergi latihan, " jelas fadli dengan kesal.
Ia pun keluar dari serikat dan segera pergi ke hutan untuk latihan.
Di hutan fadli kembali ke tempat dulu ia latihan. Yaitu di pinggir sungai dan dekat tebing bebatuan besar.
"Kei.. cara latihan agar mana meningkat bagaimana?" Tanya fadli.
"Maaf, seharus nya aku bilang dulu tadi sebelum ke sini, anu... tuan beli dulu air pemulihan mana di toko," jelas kei.
Mendengar itu fadli kembali bertanya, "jangan- jangan kamu sudah tau dari dulu?"
Kei.." tidak saya tau saat kita mencari cara melepas kutukan, setelah itu kan buku di perpustakaan kita baca semua jadi aku tau hal itu ada,"
"Hah... mau bagaimana lagi, kalau begitu ayo kita pergi ke kota dan segera beli air pemulihan mana," kata fadli sambil memberikan skil penguat pada tubuh nya.
Ia lalu wos... berlari sangat kencang hingga sampai di gerbang ibu kota. Ia masuk ke dalam dan segera masuk ke sebuah toko.
"Ini ya toko nya, " kata fadli dalam hati nya.
Tidak lama kemudian ia di hampiri oleh seorang pelayan toko.
"Silakan masuk dan cari yang anda butuhkan," kata pelayan toko itu.
"Anu,.. aku mau beli air pemulihan mana ada kan?" Tanya fadli.
"Tentu saja ada, kita memiliki 2 jenis, air yang biasa dan yang luar biasa. Yang biasa harga nya 1 keping perak dapat dua botol, kalau yang luar biasa satu keping perak dapat 1 botol saja," jelas pelayan toko itu.
Kei.." saran kita nilai dulu dengan skil penilai,"
"Boleh aku lihat dulu tidak?" Tanya fadli.
"Tentu saja boleh," jawab pelayan toko itu.
Fadli lalu di tunjukan dua botol yang beberda.namun saat melihat nya a terkejut karena isi nya sangat sedikit.
Kei.."selesai tuan, beli saja yang luar biasa, itu bisa memulihkan mana sebanyak 2000,"
Mendengar penjelasan kei fadli segera mengeluarkan uang. Ia lalu mengeluarkan 1 juta keping perak.
"Aku beli satu juta botol," kata nya terseyum.
"Baiklah kalau begutu kami akan menyiakan nya, tapi maaf bagaimana cara anda membawa 1 juta keping botol itu dengan tas sihir itu, aku tidak yakin muat," kata pelayan itu bingung.
"Benar juga bagaimana ini," tanya fadli ikut bingung.
"Kalau begitu toko kami punya satu produk lagi. Grobak sihir, ini dia gerobak nya tidak besar dan hanya perlu di tarik dengan lengan saja. Gerobak ini mampu menampung 3 juta barang bawaan, harga nya 1 juta keping perak," jelas pelayan itu.
Fadli, "kei apa dia berbohong?"
Kei... "tidak dia berkata jujur,"
Baiklah aku beli grobak itu juga paman," jelas fadli sambil memberikan satu juta keping perak lagi,"
Setelah itu ia pun keluar sambil membawa grobak nya, "grobak nya cukup kecil tadi ini bagus. Tulisan nya juga terpang pang jelas di layar, kita baru memasukan 1 juta barang ya, ya baguslah sekaran latihan. Oh iya kei uang kita berapa lagi?".
Kei..." menjawab, "1 juta keping perak dan 3000 keping perak,"
Fadli, "uang sangat mudah untuk di dapatkan sekarang latihan,"
Ia pun segera pergi kembali ke hutan. Sesampai nya di hutan fadli memutuskan untuk segera mulai latihan.
"Pertama aku akan melatih diriku dengan tongkat sihir ini, kei beri tau aku jika mana kita tersisa 1000 lagi ini siklus pertama," jelas fadli.
"Baik, mengaktifkan tongkat sihir selama mungkin sampai mana terisa 1000,tuan silakan gunakan 3 sihir dari tongkat itu sesuka tuan saya akan beri tau jika mana tuan berkurang sampai 1000," jelas kei.
Fadli terseyum ia segera ia segera menyerang tebing batu di depan nya dengan sihir api, angin dan air yang terus di keluarkan dari tongkat sihir itu.
10 menit kemudian, "hah...hah...hah... gia cape banget tapi inu bagus, sekarang aku akan minum air pemulih mana nya dulu," kata fadli sambil mengeluarkan botol ladi grobak sihir nya. Ia lalu meminum beberapa botol dan bersiap untuk latihan lagi.
"Oh ia kei apa mana aku sudah meningkat?" Tanya fadli memastikan.
"Aturan, saat latihan tuan tidak boleh membuka status, mana tuan juga akan saya rahasiakan, latihan saja sampai air pemulih mana itu habis," jelas kei dengan tegas.
"Begitu ya, kalau begitu kei aku akan mengeluarkan ribuan panah sihir sekarang, tapi aku akan membuat panah nya tidak tajam setelah itu aku tembakan ke langit, itu adalah cara terbaik untuk langsung menghabiskan mana dengan cepat," jelas fadli.
"Baik akan saya hitung dulu berapa banyak panah sihir yang harus tuan lakukan agar mana terkuras drastis,....... menghitung selesai, silakan tuan lepaskan 20 ribu panah sihir ke udara," jelas kei.
Fadli terseyum ia segera mengarakan lengan nya ke udara dan langsung melepaskan 20 ribu panah sihir, wos hujan panah sihir terjadi dedauanan dan ranting pohon banyak yang berjatuhan, "gawat ini kei meski pun aku sudah membuat ujung panah nya tidak tajam tetap saja banyak kerusakan ah.. apa ini dada aku terasa sesak," kata fadli dengan napas ter engah- engah.
"Itu adalah epek samping saat mau kehabisan mana, segera minum air pemulih mana," jelas kei.
Fadli segera meminum beberapa botol dan duduk istirahat, "maaf tuan minum lagi belum penuh," perintah kei. Fadli kembali meminum beberapa botol sampai mana nya penuh kembali. "Aku sudah tau mana aku bertambah banyak tadi kamu masih belum mau memberi tau aku?" Tanya fadli.
"Tidak, silakan lathan lagi, dan saran pergi lah ke air terjun, di sana tuan bisa melepaskan panah air ke arah air terjun. Agar tuan tidak merusak area sekitar," jelas kei.
Fadli terseyum senang karena memiliki patner yang hebat. Ia lalu berkeliling di hutan untuk mencari air terjun yang besar. Setelah menemukan air terjun itu fadli pun mulai berlatih dengan menembakan panah air ke arah air terjun tanpa henti ia terus melakukan itu ribuan kali sampai malam hari tiba. Ia memilih untuk tidur di tenda. Ke esokan hari nya ia terus belatih tanpa henti di tempat itu. Setelah latihan selama 3 hari ia pun pulang karena air pemulihan mana sudah habis.
"Status open" kata fadli sambil berjalan pulang.
Status fadli.
Hp, 6000. Mana 1.000.000,Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi,
item :, pedang karat, pedang kuning, tongkat sihir, dan gelang penyembuh. Keuangan, 1 juta dan 3000 keping perak.
"Gila mana aku meningkat sampai 1 juta hah... satu juta? Ini bagus aku bisa bertarung tanpa memikirkan mana, tapi nyama aku 6000," kata fadli tertawa.
"Tuan anda sudah sangat kuat saran saya takluk dungeon, anda pasti bisa sendirian," jelas kei.
"Ya.. aku juga tau aku kuat, aku hanya perlu menggunakan skil panah air lalu memakai skil penguat 100 kali lipat, itu akan menghancurkan sebuah bukit kecil," kata fadli.
"Benar, karena mana tuan sudah banyak jadi tuan tidak perlu khawatir," kata kei.
"Untuk sekarang aku mau pulang dulu dan istirahat tidur lelah sekali, selain itu gara- gara terus meminum air pemulih mana aku jadi agak mual," kata fadli.
Ia pun segera kembali ke kota, saat tiba di gerbang kenici sudah bersiap dengan beberapa kesatria. Dia menatai fadli dengan marah. "Sialan kamu kami kau pergi mencari kamu, kami kira kamu hilang," kata nya memukul kepala fadli. "Aku mau pulang mau tidur lelah jangan tanya apa pun," kata fadli dengan nada mengancam. Ia pun segera pulang ke penginapan nya dan tidur dengan tenang.