NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:229.3k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

#Visual Gus Zayn dan Keira..

.....

Sore harinya, halaman belakang pondok terasa lebih hidup dari biasanya. Beberapa santri putri sibuk menyiram tanaman, membersihkan dedaunan kering, dan mengganti air kolam kecil yang berada di dekat taman belakang. Termasuk Keira yang ikut juga.

Keira berdiri canggung di antara mereka sambil memegang selang air. Jujur saja... Ia masih belum terbiasa berada di tengah banyak orang seperti ini.

“Ning Keira, bunga yang itu belum disiram.” ujar salah satu santri putri sambil tersenyum ramah.

“Oh iya.”

Keira buru-buru mengarahkan selang ke arah bunga melati di sudut taman. Namun karena terlalu gugup, arah airnya malah menyembur terlalu kuat. “Ah!”

Cipratan air langsung mengenai beberapa santri putri di dekat sana.

Hening sepersekian detik.

Keira langsung panik. “Maaf! Saya nggak sengaja!”

Namun bukannya marah, para santri putri justru tertawa kecil. “Nggak apa-apa Ning.”

“Iya, santai aja.”

“Biar seru sekalian.”

Keira membelalak kecil. Ia tidak menyangka mereka akan merespons sehangat itu.

Dan sebelum ia sempat bicara lagi—

Byur!

“Ya ampun!!!” Keira terkesiap saat salah satu santri jahil malah membalas menyiram air ke arahnya. Tawa langsung pecah di taman belakang pondok itu.

“Ning Keira kena!”

“Balas Ning!”

Keira langsung panik sambil menahan tawa kecilnya sendiri. “Jangan— jangan disiram lagi!”

Namun detik berikutnya, suasana berubah makin ricuh. Air mulai saling menyiprat ke mana-mana. Tawa para santri memenuhi taman sore itu. Dan untuk pertama kalinya sejak datang ke pondok... Keira ikut tertawa lepas. Tanpa beban.

Sementara itu dari kejauhan, seseorang tengah berdiri di teras belakang ndalem sambil memperhatikan suasana taman.

Gus Zayn.

Pria itu diam dengan kedua tangan di belakang punggungnya. Tatapannya tertuju pada Keira yang sedang tertawa kecil sambil berusaha menghindari cipratan air.

Langkah Ummi Halimah tiba-tiba mendekat ke sampingnya.

“Jarang lihat Keira tertawa seperti itu ya semenjak datang kemari?” ujar beliau lembut.

Gus Zayn tersenyum tipis. “Iya ummi.”

Tatapannya masih belum lepas dari gadis itu.

Angin sore membuat ujung kerudung Keira sedikit berantakan. Pipi gadis itu memerah karena tertawa dan berlari kecil menghindari teman-temannya.

Namun di mata Gus Zayn...

Pemandangan itu justru terlihat sangat indah.

“Dia mulai nyaman di sini.” lanjut Ummi Halimah pelan.

Gus Zayn mengangguk kecil.

Dan entah kenapa...

Melihat Keira perlahan membuka dirinya membuat hati pria itu terasa jauh lebih tenang.

Tiba-tiba—

Bruk.

“Ah!”

Keira yang berjalan mundur sambil tertawa tidak sadar menabrak seseorang di belakangnya.

Tubuh gadis itu hampir tergelincir karena lantai taman yang basah.

Namun sebuah tangan sigap menahan pinggangnya.

Keira langsung membeku.

Jantungnya mendadak berhenti sesaat saat menyadari siapa yang menahannya.

Gus Zayn.

Pria itu berdiri tepat di belakangnya dengan tangan masih menahan tubuh Keira agar tidak jatuh.

Sedangkan suasana taman mendadak hening.

Para santri putri saling melirik.

Dan Keira... Sudah tidak berani menoleh sama sekali karena wajahnya pasti merah total sekarang.

Keira benar-benar tidak berani bergerak.

Tangannya masih mencengkeram ujung baju sendiri, sementara jantungnya berdetak begitu keras sampai ia yakin semua orang di taman itu bisa mendengarnya.

Sedangkan Gus Zayn masih menahan pinggangnya agar tidak jatuh.

“Sudah seimbang?” tanyanya rendah.

Keira buru-buru mengangguk kecil. “I-iya...”

Namun anehnya, pria itu belum langsung melepaskannya.

Tatapan Gus Zayn turun menatap wajah Keira yang memerah karena malu dan habis tertawa.

“Kamu kalau main air seperti anak kecil ya.”

Suara itu terdengar sangat dekat.

Membuat Keira makin kehilangan napasnya.

“S-saya tadi nggak sengaja...” gumamnya pelan.

Terdengar tawa kecil dari beberapa santri putri di belakang sana.

“Ning Keira malu tuh...”

“Diam kalian!” balas Keira spontan dengan wajah merah total.

Dan justru itu membuat semuanya makin tertawa.

Gus Zayn akhirnya melepaskan tangannya perlahan.

Namun sebelum Keira sempat menjauh—

Pria itu mengangkat tangan lalu membetulkan kerudung Keira yang sedikit miring karena tadi hampir jatuh.

Gerakannya tenang.

Lembut.

Dan sukses membuat suasana taman kembali hening beberapa detik.

Para santri putri saling melirik, mereka masih menganggap hal wajar karena Gus Zayn dan Keira sepupu.

Sedangkan Keira rasanya ingin menghilang saja saat itu juga.

“Gus...” suaranya nyaris seperti bisikan malu.

“Kerudungmu berantakan.” jawab Gus Zayn santai.

Setelah rapi, pria itu menurunkan tangannya pelan.

Namun tatapannya masih belum lepas dari wajah Keira.

“Kamu senang?”

Pertanyaan itu membuat Keira sedikit terdiam.

Lalu perlahan, gadis itu mengangguk kecil.

“Iya.”

“Capek?”

“Sedikit.”

Gus Zayn menghela napas kecil lalu menoleh pada para santri putri yang masih sibuk menahan senyum.

“Sudah, jangan terlalu sore main airnya.”

“Iya Gus.” jawab mereka kompak.

Namun setelah itu, salah satu santri putri tiba-tiba berkata jahil,

“Gus, Ning Keira tadi ketawa terus dari tadi.”

Keira langsung panik. “Eh jangan ngomong gitu!”

“Tapi bener kan Ning?”

“Nggak juga!”

Gus Zayn menatap Keira beberapa detik sebelum akhirnya tersenyum tipis.

“Bagus kalau begitu.”

Keira menatapnya bingung. “Bagus?”

“Karena akhir-akhir ini kamu lebih sering tersenyum.”

Deg.

Kalimat sederhana itu kembali membuat hati Keira melembut.

Gus Zayn lalu melangkah sedikit mendekat.

“Dan saya lebih suka melihatmu seperti tadi.”

Angin sore berhembus lembut di antara mereka.

Sedangkan Keira hanya bisa diam mematung dengan wajah merah dan jantung yang terus berdebar tidak karuan.

Karena semakin hari...

Pria itu semakin pandai membuatnya salah tingkah hanya dengan kata-kata sederhana.

1
Cah Dangsambuh
astaghfirllah al kenapa aktifnya sudah terbentuk dari balita ya 🤣🤣🤣 nah lho mas ojol kena hukuman dari al lagian kenapa ikutan main mobilan juga
Cah Dangsambuh
obrolan hangat penghantar tidur
Cah Dangsambuh
allahu akbar ya allah ya karim kenapa adik mo di kasih nama ayam atau ojol sih al kamu tuh lucu atau memang lagi ngelawak🤣 tar manggilnya ning ayam /gus ojol bapakmu aja kalo manghil ibumu bikin lumer seantero jagat mosok kamu mo manggil adiknya ayam/ojol 🤣🤣🤣
Julia and'Marian: hahaha
total 1 replies
Dokkan Battle
GUS GUS AGUS
Cah Dangsambuh
iiiih seneng banget masih ada panggilan zaujati kirain dah bener bener pergi kata kata yang bikin candu🤭,,,semangat kak
Cah Dangsambuh
ga papa kak toh endingnya dah pas bertata ga ngegantung,semoga kisah alfian lebik seru dari abinya ,tapi gus zayn jangan di bikin tua kak🤭 aku suka banget debgan karakternya baiknya pol polan sabarnya kelewatan romantisnya bikin ikutan edan🤭🤭🤭💪💪💪💪💪
Cah Dangsambuh
yasalaam al kamu nyaman ya tidul sama mas ojol sampe kebawa ngimpi,,,keyra anakmu kwi lho ga mau kasih kesempatan mas ojolnya zizah buat icip icip dikit🤭
Marini Suhendar
Awas Ya Al..pagi" d omelin abi sama umi😄
Cah Dangsambuh
kak mo nanya,,kemarin notif up dari jam 1 siang tapi bolak balik di bukablum ada nah ada bisa ku baca tadi malam trus ini ada notif up lagi lagi lum nongol apa hpku yang lemot atau gimana kak aku ga sabar buka tapi nihil terus,,maaf soalnya aku gaptek banget🙏🙏🙏🙏
Cah Dangsambuh: oke makasih berarti hpku yg tua🤣🤣🙏
total 3 replies
Cah Dangsambuh
al kamu ganggu bibi ya tar malah umi sama abi kamu yang punya malam panjang,atau jangan jangan ini ide abi kamu supaya kamu gangguin bibi🤣🤣🤣
Marini Suhendar
aihh...aku yg senyum "😄😄😄
Cah Dangsambuh
ahirnya oenantian panjang walaupun banyak rintangan takdir allah tetap memilih dan mereka tetap bersatu dalam takdirnya,di jum'at hari yang begitu agung mereka mengikrarkan janji di hadapan allah SWT yuk yang nunggu nunggu beberapa hari kita langsung meluncur kondangan👍👍👍💪💪💪
Cah Dangsambuh
ya allah saking groginya sampe berulang ulang. awas raka besok harus lancar ya🤭🤭👍
Cah Dangsambuh
yuk kita siapin baju yang bagus uang yang banyak buat kondangan ke umi
Cah Dangsambuh
kurang kak,ujug ujug berganti bulan padahal pingin juga tau proses sadar dan pemulihan sampe ke persiapan lamaran tapi yowislah ga papa masih terima kasih mas ojolnya selamat dan menepati janjinya untuk mbanya💪💪💪🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
Alhamdulillah rasanya ikutan dag-dig-dug....
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga ada keajaiban...
dewi
mewek AQ thor bacanya.....
Rio Mario
Alhamdulillah
pdm
baca smp bab ini kok ikut mewek... pdhl blm tau permasalahannya apa. berasa lg motong bawang merah /Cry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!