JANGAN COBA COBA PLAGIAT
KALAU TIDAK MAU KENA PELANGGARAN HAK CIPTA... 😡
Gimana jadinya seorang pria yang menyandang status ceo, di perusahaan terbesar di asia, yang tegas,cuek ,galak jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis cantik yang magang di perusahaan milik keluarganya,...
akankah pria itu bisa memiliki hati gadis tersebut ?
Gadis cantik berambut panjang idaman para laki laki, yang kini sedang mengurus surat magang di perusahan sanjaya company, di perusahaan itu dia mendapatkan boss yang sombong dan galak, dan juga aneh, yg selalu bikin dirinya kewalahan dengan sifat dan sikap bossnya itu, padahal dia bisa saja magang di perushaan kakanya tapi dengan pendiriannya yang kuat, bahwa dia tidak ingin mendapatkan perlakuan istimewa jika magang di tempat sang kaka, karna itu dia memilih magang di perusahaan sanjaya company.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 26
aduhhhhh pasti bakal marah (batin kinar).
kinar langsung masuk ke ruangan vano, berdiri menunduk , tak berani menatap mata kekasihnya itu.
"kenapa diam?, kenapa nunduk kaya gitu?, apa lantai lebih menarik dari pada aku?" tanya vano dengan nada tegas.
"kamu nyeremin kalau marah" ucap kinar memalingkan wajahnya.
"aku gini juga karna kamu sayang" sahut vano.
"emang aku ngapain?" tanya kinar
"kamu pikir aja sendiri , salah kamu itu apa ke aku" vano duduk di sofa dengan gaya coolnya.
"iya deh maaf yangg , kan kita lagi di kantor" kinar mengakui kesalahannya.
"aku gak peduli mau di kantor atau di luar kantor , gak boleh formal , INGET GAK BO LEH FOR MAL" vano mengingatkan kinar sembari menekankan kata katanya.
kinar hanya bisa mangut mangut mendengarkan ucapan vano, kalau di lawan nanti nambah parah lagi.
dasar boss bucin (ucap kinar dalam hati).
"kamu jangan gibahin aku ya yangg, walaupun kamu gak ngomong aku bisa tau" ucap vano menatap lekat wajah kekasihnya itu.
"kok kamu tau yangg... ehh maksud aku kok kamu sok tau banget sihh ,mana ada aku gibahin pacar sendiri" ngelak kinar dengan memanyunkan bibirnya.
gemes banget sih (batin vano)
"gak usah monyong monyong gitu bibirmu yangg, aku gak bakal cium juga" kata vano
"siapa juga yang monyong ,ini namanya manyun bos" kinar mulai kesal dengan vano.
"siapa juga yang mau dicium, sok tau banget" gerutu kinan.
"gak usah ngedumel gitu sekretaris ku sayang" vano langsung menarik kinar agar duduk di sofa samping dirinya.
vano menatap kinar sangat intens, jarak mereka sangat dekat, perhatian vano teralih ke bibir mungil milik kekasihnya itu.
kinar yang ditatap aneh oleh vano menjadi salah tingkah.
"kenapa kamu liatin aku kaya gitu" tanya kinar.
vano hanya diam, dan tangannya mulai menyentuh bibir kinar dan mengusapnya dengan lembut.
"kamu ngapain sih yangg" menatap aneh vano
vano mendekatkan wajahnya ke kinar, jarak mereka sangat dekat ,hidung mereka mulai berasentuhan, saat keduanya sudah memejamkan mata tiba tiba pintu terbuka.
"woiiiiii mau apa lo" teriak kenan di ambang pintu
kinar dibuat terkejut oleh teriakan sang kaka, setaunya kenan di singapur seminggu tapi ini belom ada seminggu.
ya elah gagal (batin vano)
"kak ken" panggil kinar yang langung berdiri dari duduknya.
"baby kemarilah" kenan merentangkan tangannya agar kinar memeluknya. tentu saja kinar paham dan cepat memeluk sang kaka...
"kak ken kok udah pulang?" tanya kinar heran.
"tentu saja baby, aku ingin menjagamu dari serigala yang ingin memangsa mu" ucap kenan melirik ke arah vano.
"ngapain lo liatin gue gitu" kata vano yang menatap balik kenan.
"ngapain lo deket deket sama adek gue hah" tanya kenan ketus.
"emang kenapa kalau gue deket sama pacar sendiri, salahnya dimana?" jawab vano
"baby, kamu harus jelasin sesuatu sama aku" ucap kenan menangkup kedua pipi adiknya.
"iya kak ken, aku sama vano udah balikan" kinar menjelaskan semua yang terjadi saat kenan di singapur.
"gue mau ngomong sama lo berdua" kenan menujuk vano dengan dagunya.
"oke" singkat vano
"baby kamu tunggu di luar bentar ya" ucap vano di angguki oleh kinar.
kinar keluar ruangan vano agar kakanya dan kekasihnya itu bisa leluasa untuk berbicara.
"langsung aja van ,maksud lo apa ajak adik gue balikan lagi, belom puas lo nyakitin dia?" tanya kenan menatap tajam vano.
ingin rasanya kenan menghajar vano, saat teringat ucapan vano yang menghina sang adik ,belom lagi vano yang sedang jalan dengan wanita lain saat dia baru putus dari kinar adiknya.
"bukannya kinar udah cerita barusan ke lo" jawab vano
"gue butuh jawabn dari mulut lo ,bukan dari adek gue"
"jujur gue nyesel ken, gue terbawa emosi saat denger mama kecelakaan dan nyebut nama kinar gue sempet gak percaya kalau kinarlah yang nabrak mama, tapi emosi gue ngalahin semuanya ken" ucap vano dengan raut wajah menyesal.
"saat lo nyakitin adek gue ,rasa percaya gue ke lo sedikit hilang van, walaupun lo sahabat gue ,tapi adek gue segalanya ,kebahagian adek no 1 dari apapun,"
"lo tau sendiri kan van ,kinar hanya punya gue sekarang ,tanggung jawab gue, sebelum papa gue meninggal dia berpesan sama gue, kalau gue harus jaga kinar, bahkan dari dulu sampe sekarang gue gak pernah bentak dia ,marah sama dia, bahkan melukai fisiknya" ucap kenan panjang lebar dan melanjutkan ucaoannya lagi "dan lo yang cuman kekasih adek gue dengan tega membentak, menghina dia ,mungkin kinar di depan gue terlihat biasa saja ,tapi saat dia sendiri dia terus nangis, dia terus bilang pada dirinya sendiri kenapa niatnya menolong malah dijadikan tersangka, kenapa kebaikan dia di salah artikan oleh orang yang dia cintai, gue yang melihat adek gue nangis pun gak tega" ucap kenan dengan mata berkaca kaca.
"ken gue minta maaf , gue gak bermaksud nyakitin kinar ,gue cinta sama dia ken, lo gak tau gimana tersiksa gue saat putus dari kinar"
"gue tau, gue tau semuanya van, bahkan saat lo mabuk karna masalah lo dan kinar ,gue tau van" kata kenan.
"lo mata matain gue" vano menatap tak percaya pada kenan.
"bisa dibilang begitu, gue lakuin itu demi baby" ucap kenan dengan tersenyum mengingat adik kesayangannya.
"ken ,gue minta maaf sama lo atas perliku gue di cafe waktu itu"
"gue udah lupain itu van ,karna gue udah puas hajar lo waktu itu ,tapi" belom selesai kenan dengan ucapannya vano sudah bicara.
"tapi apa" tanya vano cepat.
"ehhh kampret ,gue belom kelar ngomong".
"hehehe maap ken , monggo lanjutkan" ucap vano
"tapi gue masih ragu dengan kesetiaan lo ke kinar, bisa bisanya lo jalan sama cewek lain sementara adek gue nangis tiap malam karna lo"
"lo salah paham ken, itu jesika mantan klien gue, dia jatuh terus gue tolong, tapi lo malah mikir lain dan hajar gue".
"gue udah tau" ucao kenan acuh
"terus ngapa lo curiga ke gua *****"
"gue cuma ngerjai lo doang" tawa kenan langsung keluar saat melihat wajah kesal vano.
HAY GUYS 🙋♀️🙋♀️🙋♀️🙋♀️
MAAF BILA MASIH ADA TYPO BERTEBARAN YA 🙏🙏🙏
JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE DAN LIKE JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITAKU 😁
JANGAN LUPA JUGA BACA NOVEL AKU YANG JUDULNYA :
WANITA PEMIKAT HATI
KINAN DAN VANDO
THANK YOU 🙏🙏🙏
Jesika berulah lg